
Lesya yang bosan memilih untuk pergi keluar sebentar namun saat ia ingin keluar ia melihat seorang yang sangat tidak asing baginya
"Aku seperti pernah melihatnya, namun dimana" batin Lesya
Lesya mencoba terus menerus untuk mengingat kembali siapa laki laki yang ia lihat tadi hingga ia teringat oleh 1 orang yang dulu pernah ia temui
"Nathan, kakak dari Yohan aku harus mengejarnya" ucap Lesya
Lesya mengejar Nathan dengan langkah pelan namun pasti yang membuat Lesya terdiam dan terhenti adalah saat Nathan berhenti di ruangan UGD dan di depan ruang itu ada Yohanes
Lesya berjalan mendekat ke arah mereka, Yohan yang Sadar akan kehadiran Lesya berdiri dari duduknya
"kau bagaimana bisa disini" ucap Yohan
"Dimana Ale" tanya Lesya yang tidak di jawab oleh Yohan
"NATHAN DIMANA ALE" ucap Lesya penuh penekanan
"Siapa gadis ini datang datang bicara seperti ini, sangat tidak sopan" ucap Syamita mamah Yohan
"Diamlah karena saya tidak bicara dengan Anda" ucap Lesya dingin
Tidak Ada yang menjawab pertanyaan Lesya tentang dimana Ale hingga dokter keluar dari ruang UGD
__ADS_1
"Dengan keluarga pasien" ucap dokter tersebut
"saya Daddy nya" ucap Yohan
Lesya hanya diam sambil mengamati apa yang terjadi di hadapannya saat ini
"Begini tuan kondisi tuan Ale saat ini sangat kritis karena benturan yang cukup keras" ucap dokter tersebut
Lesya yang mendengar ucapan dokter tersebut melotot tak percaya dengan apa yang baru saja ia dengar saat ini
"Hey apa maksud mu siapa Ale" tanya Lesya
"Dokter Anda bisa pergi biar saya yang menjelaskan" ucap Nathan
Lesya benar benar berharap bahwa seseorang orang yang di dalam bukan lah putranya yang selama ini ia rindukan
"Aku harus mencari gadis itu" ucap Vian
Vian mencari keberadaan Lesya hingga ia menemukan Lesya di depan ruang UGD
kembali ke Lesya
"Ale jatuh dari tangga dan sekarang kondisi nya kritis seperti yang kamu dengar tadi itu kenyataannya" ucap Nathan
__ADS_1
Lesya yang mendengar itu merasakan sesak di dadanya sakit saat ia tau bahwa seseorang yang ia harapkan kini masuk rumah Sakit dengan kondisi yang kritis
tubuh Lesya yang kehilangan keseimbangan membuatnya hampir jatuh namun dengan sigap Vian menangkap Lesya
"Apa kamu baik baik saja" tanya Vian yang mendapatkan gelengan langsung dari Lesya
Lesya yang masih merasakan sesak di dadanya menangis di pelukan Vian , Vian yang tidak tau apa yang terjadi menatap tajam ke arah Yohan, Nathan dan Syamita
"Maaf ale mommy tidak dapat menjaga kamu, seharusnya mommy tidak pernah mengembalikan kamu ke orang tua kandung kamu" batin Lesya
"Apa yang kalian lakukan sehingga membuat Lesya menangis" tanya Vian Dingin
"Maaf tuan kami sama sekali tidak melukai Lesya" ucap Yohan
Vian yang mendengar itu tidak percaya karena Lesya yang menangis hingga sesenggukan membuat Vian khawatir dengan gadis itu
"Lesya apa yang terjadi mengapa kamu menangis" tanya Vian
Lesya yang mendengar itu mendongak menatap manik mata Vian hingga mata keduanya bertemu, Vian dapat melihat dari mata Lesya bahwa gadis itu sedang merasakan rasa sakit di hatinya
"Putra ku dia kritis" ucap Lesya
Vian yang tidak tau siapa putra Lesya tetap mencoba menenangkan Lesya agar gadis itu berhenti menangis
__ADS_1
"Berdoa lah agar putra mu baik baik saja" ucap Vian Lesya yang mendengar itu berbalik dan langsung menampar wajah Yohan
Plakk