
Setelah kepergian Carolina, Lesya menghela nafasnya ia benar benar di buat kesal dengan kedatangan Carolina di perusahaan nya
"Sepertinya aku harus memberikan peringatan lebih untuk anak itu, agar dia tidak mencelakakan seseorang yang berada di sekitar ku" gumam Lesya menghela nafas
Disisi lain King dari Diamond Black
"Tuan untuk apa anda berpindah ke sini" tanya bawahnya
"Untuk mencari tahu siapa Queen Devil of Death" ucapnya "Bangun juga mafia ku disini, aku ingin dalam waktu dekat ini sudah ada" lanjut nya
"Baik tuan" ucap bawahnya pergi
"Sistem apa tidak bisa kamu memberikan ku petunjuk sedikit pun"
[Tidak bisa Tuan, Tuan harus mencari tahu sendiri siapa Queen nya]
"Ckk kamu tidak berguna, lebih baik aku pulang" ucapnya
[Sistem itu berguna Tuan, hanya saja misi kali ini tuan harus mencari tau nya sendiri tanpa bantuan ataupun petunjuk dari sistem]
"Hmm, apa dia sama kuatnya dengan ku"
__ADS_1
[Tidak Tuan, tuan lebih kuat dari pada nya]
King dari Diamond Black terdiam beberapa saat, ia benar benar tidak mengerti tentang misi apa yang tengah ia jalani saat ini, jika dirinya lebih kuat bagaimana bisa ia tidak bisa mencari tahu nya
"Jika aku lebih kuat, tapi kenapa sangat sulit untuk mendapatkan informasi nya"
[Karena lawan Tuan kali ini jauh lebih berat dari sebelumnya, dan juga Tuan harus berkorban untuk mendapatkan sebuah jawaban nya]
"Berkorban? berkorban akan hal apa"
[Suatu saat nanti sistem akan memberikan sebuah pilihan dan tuan harus memilih salah satu dari pilihan tersebut]
Kembali ke Lesya
"Apa belum ada perkembangan" ucap Lesya
"Belum Queen, mereka mempunyai pertahanan yang kuat untuk melindungi siapa pemimpin mereka" ucap anggotanya
"Baiklah, teruskan tugas mu dan jaga kesehatan kalian semua, aku akan pulang terlebih dahulu" pamit Lesya pergi
Lesya mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi karena ia ingin segera pulang dan beristirahat, tak membutuhkan waktu yang lama untuk sampai di rumahnya
__ADS_1
"Udah pulang kak" ucap Lheo yang diangguki Lesya, Lesya yang ingin melanjutkan langkahnya terhenti ketika ia melihat Lheo yang tengah menyantap dessert box yang ia buat kemarin
"Apa itu enak" tanya Lesya
"Tentu kak, rasanya sangat pas tidak kemanisan dan juga tidak terlalu tawar, memang ini kakak beli dimana" tanya Lheo
"Aku membuat nya kemarin jika enak makanlah namun sisakan untuk kak ian mu itu agar dia juga bisa merasakan nya" ucap Lesya mengusap rambut Lheo
"Ya, aku akan menyisakan untuk nya ketika dia pulang nanti" ucap Lheo yang masih memakan dessert box nya
"Ehhh memang Vian belum pulang" tanya Lesya
"Belum kak mungkin masih mengurus perusahaan nya" ucap Lheo
"Baiklah kakak masuk dulu" ucap Lesya yang diangguki Lheo
Lesya yang sudah berada didalam kamarnya langsung membuka laptopnya dan mengecek apakah data yang ia minta sudah dikirim kan apa belum
"Ini datanya" gumam Lesya mengerutkan keningnya "Sedikit aneh, namun aku akan mencoba nya" lanjut nya
Jari jemari lentik Lesya dengan lincah mengetik sesuatu di laptopnya ia mencoba untuk membobol data tersebut namun sekeras apapun Lesya berjuang dan mencoba hasilnya tetap saja gagal hingga akhirnya laptop yang ia gunakan mengeluarkan asap dan meledak seketika itu juga
__ADS_1
"Data mereka sangat susah untuk ku bobol" gumam Lesya masam karena ia tidak bisa membobol nya "Keahlian ku bahkan tidak berguna sama sekali, keamanan mereka sangat kuat" lanjut Lesya kesal
Lesya yang kesal karena ia gagal meretas data dari King Diamond Black memilih untuk pergi membersihkan diri dan pergi beristirahat setelah itu