SYSTEM'DAN GADIS PANTI

SYSTEM'DAN GADIS PANTI
Kamu adalah aku


__ADS_3

Sore hari Lesya memilih untuk pergi ke suatu restoran bersama Fai dan juga Elsa, Lesya memesan meja VIP karena ia tidak ingin rencananya diketahui oleh siapapun


"Nona apa ada hal penting" Tanya Fai


"Aku ingin kalian mencari tahu tentang Hendarso Baskoro dia memiliki perusahaan Baskoro Grub, aku ingin kalian mencari tahu secepat mungkin" Tutur Lesya


"Baskoro Grub" gumam Elsa yang masih dapat di dengar Lesya dan juga Fai


"Apa kamu mengetahui sesuatu?" tanya Fai yang diangguki Elsa


"Nona sebelum saya pergi kesini saya sempat mendapat email kerja sama dengan Baskoro Grub" Ucap Elsa

__ADS_1


"Apa kamu membawa laptop mu" tanya Lesya


"Saya hanya membawa iPad saya Nona, namun email itu sudah saya pindahkan kedalam iPad itu" ucap Elsa, Lesya yang mendengar itu tersenyum tipis


Lesya berfikir seperti nya akan mudah untuk menghancurkan Hendra karena Hendra sendiri yang datang padanya "Sebelum itu sepertinya aku harus mencari identitas keluarga Baskoro" batin Lesya


"Aku ingin kamu mencari tahu identitas keluarga Baskoro dengan sangat rinci aku tidak ingin ada yang terlewat sedikit pun, Kak Fai bantu lah kak Elsa" ucap Lesya pada Fai dan juga Elsa


Setelah menghabiskan makanan mereka Lesya kembali ke panti untuk menjemput Alaska karena sebelum ia kembali ia sudah meminta Elsa untuk mencarikan nya rumah yang nyaman untuk nya tinggal sampai misi yang ia punya selesai


"AKU TIDAK INGIN DI ADOPSI HANYA KARENA RASA KASIAN" Suara yang begitu keras namun sangat tegas itulah yang Lesya dengar setelah ia turun dari mobilnya, tak ingin berlama lama Lesya langsung masuk ke dalam panti ia dapat melihat Alaska namun berbeda dengan yang tadi siang karena wajah bocah itu sekarang tampak marah

__ADS_1


Belum sempat mengeluarkan sepatah kata pun Alaska langsung menghampiri Lesya yang saat itu masih berdiri di depan pintu masuk


"Hey nona Anda pikir saya apa, Anda ingin mengadopsi saya hanya karena rasa kasihan bukan" ucap Alaska begitu dingin, Lesya tidak langsung menjawab ia masih terkejut karena melihat Alaska yang berbeda drastis di depan matanya dimulai dari nada bicara dan juga tatapan yang begitu tajam


"Hey apa yang salah jika saya mengadopsi kamu" balas Lesya dengan tenang namun terkesan tegas, karena Lesya juga tidak ingin membuat Alaska ketakutan dengan suaranya


"Salah, Salah jika Anda hanya ingin mengadopsi saya hanya karena rasa kasian karena saya tidak butuh itu" balas Alaska


"Untuk apa saya mengadopsi kamu hanya karena rasa kasihan jika saya mengadopsi seseorang hanya karena rasa kasihan maka ada banyak orang yang lebih menyedihkan dari kamu, Alaska dengar kan kakak, kakak mengadopsi kamu karena kakak merasa bahwa kamu adalah kakak dimasa kecil Kakak tidak ada yang lain" Ucap Lesya dengan tenang hal itu mampu membuat mulut Alaska terbungkam namun berbeda dengan mata anak itu yang saat ini tengah berair membendung tangisnya, Lesya yang sadar akan hal itu membawa Alaska keluar dan masuk ke dalam mobilnya, Lesya memeluk erat tubuh bocah berumur 6 tahun itu


Ada rasa sedih ketika melihat Alaska yang menangis meski Lesya baru mengenal Alaska bangun Lesya sudah mengetahui bahwa Alaska adalah bocah yang kuat dan jarang menangis namun hari ini Lesya merasa bahwa dirinya telah membuat Alaska menangis

__ADS_1


__ADS_2