
"Pak saya tidak terima anak saya dibuat seperti ini, saya mau anak ini di keluarkan dari sekolah"
"Nyonya Anda tidak bisa seperti itu Lesya melakukan itu hanya untuk membela dirinya"
"Heyy, membela diri apa sampai seperti ini, kau pikir aku tidak tahu jika anak asuh mu itu sepertinya iri dengan putriku ini"
"Sudah sudah, saya akan mengeluarkan Lesya dari sekolahan, dan mulai besok ia sudah tidak perlu lagi untuk ke sekolah"
"Bapak tidak bisa seperti ini dong ini kesalahan saya yang pertama, apa tidak dapat toleransi"
"Apa hak mu mengatur ku, orang yang kamu lukai itu Adalah donatur terbesar disekolah ini"
"Hanya karena saya tidak memiliki apa apa bapak sampai mengeluarkan saya"
"Sudah kau boleh pergi"
__ADS_1
"Baik, jika begitu saya dan Lesya Permisi"
Lesya dan ibu Tika kembali ke panti jujur Lesya benar benar kecewa dengan perilaku gurunya itu hanya karena uang gurunya itu memilih mengeluarkan Lesya padahal ini pertama kalinya Lesya membuat kesalahan
Lesya yang baru saja duduk di sofa panti nya langsung mendapatkan ceramah dari Bu Tika
"LIHAT LESYA, LIHAT APA YANG TELAH KAMU LAKUKAN HAAAA, SEPERTI INI SAMA SAJA KAMU MENGHANCURKAN MASA DEPAN MU SENDIRI"
"Ibu, ibu tidak perlu membentak ku seperti itu, ini kesalahan Azkia, dia duluan yang memulai semuanya, aku hanya membela diri ku sendiri apa itu salah"
"Baiklah, maafkan aku"
Setelah Lesya kembali ke kamarnya Bu Tika juga masuk ke kamarnya setelah mengunci pintu kamarnya tanpa ia sadari air matanya sudah mengalir begitu saja
"Aku gagal, aku gagal, aku gagal, hiks hiks"
__ADS_1
"Lihat mas aku gagal mendidik nya, aku gagal membuat nya menjadi gadis yang tangguh, aku gagal"
Bu Tika menangis sambil memeluk sebuah foto laki laki yang tak lain adalah foto almarhum suaminya dulu, ia masih begitu ingat saat terakhir suaminya itu ia meminta untuk menjaga Lesya dan mendidik nya agar Lesya menjadi gadis yang tangguh dan juga mandiri, namun sekarang ia sudah gagal ia tidak dapat membuat Lesya menjadi gadis yang seperti itu
"Maaf mas, maafkan aku, aku tidak bisa memenuhi permintaan terakhir mu"
Ibu Tika menangis sejadi jadinya di dalam kamarnya tanpa ada seorang pun yang tau akan hal tersebut, di semua mata anak asuhnya ibu Tika selalu keras dan tidak adil pada Lesya namun sebenarnya tidak, ada suatu hal yang harus ia lakukan agar Lesya menjadi seorang gadis yang tangguh dan mandiri
Sedangkan Lesya tengah terdiam di kamarnya karena tindakan yang telah ia lakukan tadi, Lesya benar benar tidak habis pikir dengan jalan pikiran guru nya tersebut karena mereka lebih memilih mengeluarkan Lesya karena ia tidak mempunyai apa apa
[**DING pengingat masa lalu tahap menengah telah berakhir]
[Tetap jaga kesadaran host, jangan terlalu memikirkan apa yang baru saja host lihat ini**]
Lesya lagi lagi hanya terdiam ia menatap langit langit kamarnya dengan mata yang sudah berlinang air mata, ia sendiri tidak pernah tau jika ibunya tersebut memiliki tujuan lain pada dirinya sendiri yang selama ini tidak pernah ia ketahui
__ADS_1