SYSTEM'DAN GADIS PANTI

SYSTEM'DAN GADIS PANTI
Istri?


__ADS_3

Lesya yang mendengar suara perkelahian di luar tidurnya merasa terganggu dan mulai membuka matanya


"Kenapa sangat berisik" ucap Lesya datar


Lesya memaksakan untuk bangun dari tidurnya dan mulai berjalan keluar dari kamarnya saat ia mengintip dari balik pintu nya ia melihat anggota nya yang berkelahi dengan orang orang asing yang mengunakan topeng


"Aku harus turun tangan sendiri" gumam Lesya yang mengambil masker di dalam laci nya dan berganti pakaian menjadi serba hitam


Lesya keluar dari kamarnya dengan pakaian hitamnya dan juga masker nya


"Siapa kalian" ucap Lesya dingin


"Queen Devil of Death senang bertemu dengan Anda saya tidak menyaka jika Anda akan langsung turun tangan" ucap nya Lesya yang mendengar itu tetap menatap datar lawan bicaranya sampai akhirnya Lesya memberikan sebuah pukulan untuk lawannya


Bugh Bugh Bugh


"Agrh sial" umpat nya


Lawan nya yang mendapat pukulan dari Lesya tak tinggal diam ia membalas pukulan Lesya namun Lesya bisa menghindari pukulan tersebut


Cukup lama mereka berkelahi hingga akhirnya lawan mereka pergi anggota Lesya yang melihat mereka pergi berniat untuk mengejarnya namun Lesya melarangnya


"Tidak perlu di kejar obatin saja luka kalian" ucap Lesya mulai berjalan keluar markas


"Baik Queen" balas semua anggota nya


Lesya lebih memilih pergi ke taman yang berada di negara A tersebut ia mengendarai mobil yang berada di markasnya itu hingga sampai di sebuah taman


Lesya yang sudah sampai disebuah taman duduk di kursi taman yang kosong ia juga membeli air


"Sistem Siapa mereka tadi" ucap Lesya dalam hati


[Musuh host[


"Musuh? tapi kenapa mereka setara dengan anggota ku"


[Karena mereka adalah mantan anggota tentara host]


"Ini apa mereka juga yang mengirimkan sebuah kotak itu"


[Benar Host]


"Apa nama Mafia mereka sistem"


[Host perlu mencari tahu sendiri]


Lesya yang mendengar ucapan sistem berdecak kesal karena ia sudah berusaha untuk mencari siapa dalang nya tapi masih saja tidak ketemu dengan jawaban nya


Lesya yang tengah asik melamun dikagetkan dengan sebuah tepukan di bahu nya


Puk "Nona" ucap seseorang


"Tuan Xavier" balas Lesya


"Jangan manggil ku tuan panggil saya Vian saja" ucap Vian Lesya tersenyum kemudian ia mengangguk


"Sedang apa kamu disini" tanya Vian


"Hanya mencari suasana baru" balas Lesya


Mereka berdua terdiam tidak ada suara yang keluar dari mulut mereka hanya hembusan angin dan juga suara kendaraan bermotor


"Dia sangat cantik" ucap Vian dalam hati


"Sistem apa kamu tidak mempunyai misi untuk ku" ucap Lesya dalam hati


[Saat ini belum ada host]


"Kenapa tidak ada sistem"

__ADS_1


[Karena host belum menemukan misi yang tepat untuk host]


"Haruskah seperti itu"


[Ya host]


"Baiklah aku akan menunggu mu memberikan ku misi yang menarik"


[Selamat menunggu host]


"Ya ya terimakasih atas ucapannya sistem"


[**Sama sama host]


[Ding misi terpacu beli semua Kue di Kakek tua kemudian bagikan]


Hadiah: -


Waktu : 4 jam


Hukuman : Host akan muntah muntah selama satu hari penuh**


"Sistem apa apaan ini"


[Sebuah misi yang host harapkan]


"Sistem baru saja kau bilang tidak ada misi tapi sekarang"


[Lakukan saja host jika tidak ingin terkena hukuman]


" Baiklah"


Lesya yang mendapatkan misi mulai beranjak dari tempat duduk nya untuk mencari Kakek penjual kue tersebut


"Kau ingin kemana" tanya Vian


"Emm aku akan mencari Kakek penjual kue" ucap Lesya


"Ahh tidak tidak aku harus pergi permisi" ucap Lesya yang pergi dari sana


Lesya yang akan menuju mobil melihat sebuah ATM karena ia sudah tidak memiliki uang tunai ia pergi untuk mengambil uang terlebih dahulu setelah mengambil uang nya Lesya tidak sengaja melihat seorang Kakek yang duduk di pinggir jalan


Lesya mengamati Kakek tersebut ia melihat jika Kakek itu berjualan kue seperti apa yang sistem katakan


"Nahh ketemu" gumam Lesya menghampiri Kakek tersebut


"Permisi Kakek" ucap Lesya ramah


"Iya nak apa ingin beli kue " tanya Kakek itu Lesya mengangguk


"Iya kek saya mau beli semua Kue nya boleh?" ucap Lesya


"Apa kamu serius nak" ucap Kakek itu tidak percaya


"Saya serius kek apa boleh" tanya Lesya


"Tentu saja kalau gitu Kakek bungkus kan terlebih dahulu" ucap Kakek tersebut mulai membungkus kan kue tersebut


Lesya hanya melihat Kakek tersebut memasukan kue ke dalam kantong plastik ia tersenyum ke arah Kakek tersebut


"Ini nak sudah selesai" ucap Kakek tersebut Lesya yang melihat sudah ada banyak kantong plastik yang berisi roti tersebut tersenyum


"Emm berapa totalnya kek" tanya Lesya


"Semua nya 2.500.000 nak " ucap Kakek tersebut


"Sebentar kek" ucap Lesya


Lesya mengeluarkan uang yang ia ambil dalam ATM tadi ia mulai menghitung lagi uang nya tersebut

__ADS_1


"Aduhh kok aku cuma ngambil 2.000.000 sihh" gumam Lesya


Lesya yang kekurangan uang bingung ia ingin kembali lagi ke atm tapi ATM tersebut sudah sangat ramai dan banyak antrian disana ia melihat sekitar dan menemukan Vian


"Apa aku pinjam uang dulu ya" gumam Lesya , Lesya yang telah yakin memberanikan dirinya untuk meminjam uang kepada Vian


"Kek ini ada 2.000.000 Kakek pegang dulu saya mau ambil uang dulu kek" ucap Lesya pergi dari sana


Lesya yang melihat Vian sudah mendekati mobilnya berlari agar tidak tertinggal oleh Vian akan tetapi tiba tiba sebuah mobil melintas membuat Lesya terserempet mobil itu


Tin tin tin


Brukk


"Shittt sakit" gumam Lesya mengeluh sikunya yang terluka


Vian yang melihat Lesya terserempet mobil menghampiri Lesya


"Apa kamu baik-baik saja " ucap Vian khawatir


"Aku baik baik saja " ucap Lesya yang mulai berdiri di bantu dengan Vian


"Kenapa kau berlarian" tanya Vian


"Aku mengejar mu" ucap Lesya Vian yang mendengar ucapan Lesya mengerutkan keningnya


"Mengejar ku?" tanya Vian


"Iya aku ingin pinjam uang karena jika aku mengambil di ATM lagi antrian ATM nya sangat panjang" ucap Lesya menunjuk ke arah ATM tersebut Vian yang melihat arah tunjuk Lesya mengangguk paham


"Baiklah berapa yang ingin kamu pinjam" Tanya Vian


"500.000 ribu saja " ucap Lesya Vian yang mendengar itu mengangguk dan kemudian mengeluarkan uang yang seperti Lesya ingin kan


"Baiklah terimakasih aku akan mengembalikan nya " ucap Lesya


"Tidak perlu jadi lah istriku maka kau tidak perlu mengembalikan uang tersebut" ucap Vian tersebut kearah Lesya , Lesya yang mendengar ucapan Vian bingung


"Apa maksudnya" tanya Lesya


"Akan ku jelaskan besok , kita akan bertemu di kafe dekat Taman kota besok pukul 7 malam apa kamu paham" ucap Vian


"Ya aku paham aku pergi dulu" ucap Lesya beranjak dari sana Vian yang melihat kepergian Lesya Hanya tersenyum


Lesya yang sudah mendapatkan uang kembali lagi ke Kakek penjual kue tersebut dan memberikan uang tersebut kepada kakek itu


Setelah Lesya sudah membayar ia membagikan kue tersebut hingga habis tak tersisa karena Lesya yang sudah lelah memilih untuk kembali ke markasnya


[**Ding misi berhasil]


[Ding misi terpacu menjadi istri Vian Xavier dan memiliki anak dari nya untuk mendapatkan sebuah kebenaran]


Hadiah : - Sebuah kebenaran yang mengejutkan host


Waktu : -


Hukuman** : -


Lesya yang mendengar pemberitahuan sistem dengan spontan mengerem mobil nya


"Sistem ini apa lagi"


[Misi host]


"Kenapa harus sampai menjadi istri nya"


[Itu sebuah keharusan jika host ingin mengetahui sebuah kebenaran]


"Kebenaran apa yang kamu maksud sistem"

__ADS_1


[Sistem tidak bisa memberi tahu host sekarang]


Lesya yang mendengar itu menghela nafas dan kemudian melanjutkan perjalanan nya untuk pulang ke markasnya


__ADS_2