
Disisi lain markas Diamond Black
"Bagaimana?"tanya King Diamond Black
"Sudah King, Queen dari Devil of Death 2 sudah menerima surat tersebut"balas anggotanya
"Bagus, pergilah" ucap King Diamond Black
"Baik King permisi" pamitnya
Setelah kepergian anggotanya pemimpin dari Diamond Black tersenyum dengan penuh arti
"Lihat saja saya akan membuat mu tunduk" gumamnya tersenyum "Apakah Queen dari Devil of Death juga mempunyai sistem sama seperti ku?" tanyanya
[Saya tidak mengetahuinya Tuan]
"Bagaimana bisa kamu tidak mengetahuinya sistem" tanyanya
[Walaupun sistem tahu, saya juga tidak akan memberitahukan kepada Tuan]
"Kenapa begitu"
[Karena itu peraturannya]
"Ckk"
[Yang harus Tuan tahu hanyalah satu hal, lawan Tuan saat ini bukan lawan yang biasa, ia juga sama sama kuat sama seperti Tuan, jangan lengah dan perkuat keamanan tentang identitas tuan agar dia tidak dapat mengetahui identitas tuan]
"Bagaimana jika dia mengetahui identitas ku"
[Misi tuan yang sebelumnya akan gagal, dan tuan harus menerima hukumannya]
"Apa hubungannya misiku dengan Queen Devil of Death"
__ADS_1
[Tentu saja semua itu berhubungan, semua misi yang sistem berikan itu ada kaitannya di masa depan]
"Kenapa semakin hari kau semakin membuat semuanya menjadi rumit, tidak bisakah kau menghilang saja haaa"
[Saya akan menghilang jika tuan tidak memilih saya nanti, tapi untuk sekarang saya tidak dapat menghilang karena misi tuan belum berhasil]
"Saya bahkan tidak pernah memilih mu"
[Inilah Takdir Tuan]
"Bicara dengan mu itu sia-sia saja"
[Terima kasih tuan atas pujiannya]
"Sistem bodoh, saya tidak memuji mu"
[Tapi saya menganggap itu sebagai pujian tuan]
Selepas percakapan sistem dan pemimpin dari Diamond Black tersebut, kini pemimpin itu tengah sibuk dengan pikirannya sendiri karena memikirkan apa yang sistem tadi ucapkan
" Aku ingin tau apa hubungannya misi ku dengan Queen Devil of Death, dan apa maksudnya menghilang jika aku tidak memilih nya nanti" batin pemimpin tersebut
"Arghhh ini benar benar membuat ku muak, kenapa sistem itu tidak memberi taunya" kesal pemimpin tersebut
[Ding Tuan berhentilah mengeluh dan cepat lakukan misi mu]
"Ckk kenapa kau memerintah ku haa"
[Tuan Anda sangat berisik, lebih baik segera selesaikan misi tuan lebih cepat agar tuan mengetahui semuanya]
"Ckk baik, kini kau sendiri yang berisik"
Kembali ke Lesya
__ADS_1
Lesya yang sedang melamun karena memikirkan siapa pengirim surat tersebut dikagetkan dengan gladis yang tiba-tiba masuk kedalam ruangannya
"Nona tuan Xavier sudah menunggu di ruang meeting" ucap gladis
"kau mengagetkan ku" ucap Lesya
"Maaf nona, apa anda akan langsung ke ruang meeting atau Anda akan tetap di sini nona" tanya gladis
"kita ke sana sekarang" balas Lesya yang diangguki gladis
Lesya dan gladis berjalan untuk menuju ke ruang meeting
"Selamat siang nona" sapa Vian Xavier
"Siang tuan, silahkan duduk" balas Lesya
"Ini adalah berkas berkas kerja sama kita anda bisa mengecek nya lagi dan jika ada kesalahan Anda bisa katakan kepada saya" ucap Vian menyodorkan berkas kerja sama
"Baiklah saya akan mengeceknya terlebih dahulu" balas Lesya yang diangguki Vian
Vian yang melihat Lesya yang begitu serius dalam memeriksa berkas kerja sama tersebut tersenyum penuh kehangatan
"Lesya, gadis ini sangat cantik dan juga menawan, saya benar benar jatuh cinta kepadanya" batin Vian
°°°°°°°°°°°°
Hai kakak kakak semua maaf karena baru bisa update sekarang
bukan bermaksud ngilang atau gimana karena sekarang Author bener bener baru sibuk sekolah jadi mohon dimaklumi dan dimaafkan
Ohh ya sebisa mungkin nanti Author bakal rajin update setiap Sabtu atau Minggu atau mungkin kalau Author lagi gak terlalu sibuk
buat kalian yang masih setia nunggu cerita aku makasih banget ya kak 🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏
__ADS_1