
[Ding Misi terpacu Luluhkan hati Yohanes]
Hadiah : -
Hukuman : Putra host tidak diterima oleh Yohanes
Waktu : 5 bulan
Lesya yang tengah duduk di tempat tidur itu tersentak kaget dengan pemberitahuan sistem
"Sistem apa maksudnya ini "
[Apa host tidak memahami tentang misi itu]
Lesya diam ia sebenarnya memahami akan tetapi ia sendiri masih bimbang dengan apa yang ia pahami
"Emm tidak aku tidak paham sistem bisa kau jelaskan"
[Misi dibuat karena sistem merasakan sesuatu tentang putra host , host harus bisa meluluhkan hati Yohanes agar putra host diterima oleh Yohanes untuk misi kali ini sistem memberikan host waktu ]
Lesya terdiam ia tidak bisa membalas ucapan sistem mulutnya seakan membisu karena sistem memberikan misi yang sulit untuknya
"Bagaimana aku melakukannya laki-laki itu terlalu dingin dan cuek apa aku bisa meluluhkan laki laki seperti itu ehh tapi tunggu" Lesya berhenti berbicara dan memikirkan sesuatu "Sistem bilang Ale tidak akan diterima oleh Yohanes berarti Ale benar-benar putra Yohanes " ucap Lesya menyadari nya
Lesya terdiam sambil menatap Ale yang tengah tertidur pulas itu , waktu 5 bulan adalah waktu yang singkat pikir Lesya "5 bulan waktu yang cukup singkat untuk meluluhkan hati seorang tapi disaat 5 bulan kedepan juga Ale berumur 1 tahun " ucap Lesya tersenyum
"Sekarang aku harus benar benar merelakan Ale pergi dengan Yohan karena Yohan adalah ayah kandung Ale aku harap Yohan bisa menyayangi Ale seperti aku menyayangi ale" ucap Lesya "Ehh tapi dimana ibunya Ale kenapa tidak ikut melakukan tes DNA pasti dia sangat senang karena bisa bertemu dengan putra nya yang hilang " gumam Lesya tersenyum getir
__ADS_1
Lesya yang masih sibuk melamun pun tersadar karena tangisan Ale
Oekk oekk (suara tangisan Ale )
"Ehh suttt sayang " ucap Lesya sambil menggendong Ale Lesya yang melihat Ale tak kunjung diam membuatkan susu untuk Ale dan langsung meminumkan susu itu
"Mom" ucap Ale tersenyum melihat kan gusinya yang sudah terdapat gigi gigi kecil itu
"Iya sayang mommy disini" balas Lesya tersenyum
"Emfruttttt ded ded ded " ucap Ale yang berbicara dengan susah sampai air liur nya keluar
"Haha anak mommy ngomong nya susah banget ya " ucap Lesya tertawa
Lesya bermain bersama Ale sampai Ale tertidur dalam gendongan nya itu Lesya langsung merebahkan tubuh Ale di kasurnya dan ikut tertidur di disamping Ale
Disisi lain
"Kenapa aku bisa bermimpi tentang gadis itu" pikir Yohan
Yohan beranjak dari tempat tidur nya dan membasuh wajahnya dengan air setelah membasuh wajahnya ia turun untuk pergi makan malam
Di ruang makan itu sudah terdapat Natan kakak nya dan Papah serta mamah tirinya
"Yohan mamah baru saja akan memanggil mu" ucap mamah Yohan bernama Syamita Yohan tidak membalas ucapan mamah tirinya itu ia memilih untuk langsung duduk di kursi nya
"Kau tidak sopan Yohan " ucap papah yohan bernama Tama lagi lagi Yohan tidak membalas ucapan itu ia lebih memilih diam
__ADS_1
Natan yang melihat itu hanya diam ia tahu bahwa Yohan tidak menyukai Papahnya menikah dengan Syamita begitu pun dengan dirinya yang sebenarnya tidak menyukai Syamita
"Maaf ya adek kalian tidak bisa ikut karena ia ada tugas kuliah" ucap Syamita seolah akrab dengan Yohan dan Natan
"Kami tidak peduli" balas Natan datar syamita yang mendengar itu diam dan tanpa siapapun sadari dia mengepalkan tangannya di bawah meja
"Natan Aurora juga adek mu" ucap Tama tak suka dengan ucapan Natan
"Adek ku cuman Yohan dia hanyalah anak selingkuhan papah dengan dia " ucap Natan marah sambil menunjuk ke arah Syamita
"KAUUU" Ucap Tama terpotong karena gebrakan meja makan
Brakkk
"Bisa kah anda diam tuan Tama Anda sangat tidak sopan berkunjung ke rumah saya" ucap Yohan datar dan menatap tajam ke arah Tama dan juga Syamita
"Aku ini ayah mu jika kau lupa Yohanes Anglagra" ucap Tama tak suka
"Tapi semenjak ibu ku meninggal kau bukan lagi ayah ku" ucap Yohan yang meninggal kan ruang makan itu
"Bagaimana pun juga papah mu adalah ayah kandung mu Yohan " ucap Syamita Mita yang mendapat tatapan tajam dari Natan
"Kalian masih disini atau kalian lupa pintu keluar nya atau perlu ku panggil kan seseorang untuk mengantarkan kalian untuk ke pintu keluar" ucap Natan santai
"Papah sama mamah pamit jaga dirimu " ucap Tama pergi dari sana
"Sialan aku akan membalas semuanya" batin seseorang
__ADS_1
•••••••••••••••••••
Maaf kalau Author beberapa hari ini jarang dobel update 🙏