
Setelah perjuangannya membujuk Alaska agar ingin tinggal dengan nya kini ia dan Alaska sudah pindah ke rumah yang baru saja Lesya beli dan untuk sementara ini Lesya memilih untuk tinggal di sana dalam beberapa waktu karena ia juga harus menyelesaikan misi yang sistem beri sekaligus ia ingin bersenang-senang di sana
"Al sementara kita tinggal di sini dulu ya, kalau urusan kakak sudah selesai kita pindah ke kota A disana ada kak Lheo dan Juga kak Vian pasti mereka akan sangat senang bertemu dengan mu" Tutur Lesya
"Tapi Al takut mereka tidak menyukaiku, bagaimana jika mereka membenci ku" ucap Alaska dengan nada sedih
"Mereka tidak akan membenci mu, dan akan aku pastikan kamu akan bahagia bersama ku, itu janji kak Lesya" ucap Lesya memberikan jari kelingking nya
"Janji ya kak" ucap Alaska yang juga memberikan jari kelingking nya
Lesya tersenyum hangat ia sudah berjanji pada dirinya untuk membahagiakan Alaska ia juga ingin menjadi kakak yang baik untuk Alaska dan juga Lheo
Pagi itu di kota B Elsa sudah berada di rumah Lesya dengan membawa berkas berkas yang telah ia prin
"Nona ini adalah berkas berkas kerja sama yang belum di tandatangani" ucap Elsa
"Ini perusahaan Baskoro Grub" tanya Lesya menaikkan sebelah alisnya
__ADS_1
"Benar nona mereka mengirim berkas kerja sama tentang pembangunan Mall di kawasan ini" ucap Elsa
"Buat janji makan siang dengan mereka hari ini di restoran dekat sini, biar aku yang mengurusnya nanti" ucap Lesya
"Baik nona, nanti akan saya kabari kembali" ucap Elsa yang diangguki Lesya
Hari yang sudah siang itu Lesya pergi ke salah satu restoran ternama karena Elsa yang telah membuatkannya janji makan siang dengan Hendraso Baskoro, Lesya tidak pergi sendiri ia membawa Alaska bersamanya karena ia tidak mungkin membiarkan Alaska sendirian dirumah tanpa adanya penjagaan
Dari kejauhan Lesya sudah dapat melihat Hendra yang duduk bersama seseorang dengan berjalan angkuh sambil menggandeng tangan Alaska Lesya mendekati meja Hendra
"Selamat siang Tuan, maaf membuat Anda menunggu" ucap Lesya
"Saya Qalesya Viviana Allegra dan ini adek saya Alaska Gerald Allegra" ucap Lesya, Alaska yang diperkenalkan kepada seseorang hatinya menghangat karena ucapan Lesya
"Baiklah Nona kita akan membicarakan tentang kerja sama kita, apa Nona sudah membaca nya" tanya Hendra
"Saya sudah membacanya namun saya belum mengambil keputusan" ucap Lesya
__ADS_1
"Nona percayalah bahwa semuanya akan menghasilkan begitu banyak uang" ucap Hendra antusias, Lesya yang mendengar itu mengerutkan keningnya "Bapak bapak gila uang ternyata" ucap Lesya dalam hatinya
"Bukan masalah uang Tuan, yang saya permasalahkan adalah tentang kejujuran, tanggung jawab" ucap Lesya
"Saya jika berbisnis selalu jujur dan bertanggung jawab nona Anda tidak perlu khawatir seperti ini" ucap Hendra, Lesya terdiam ia fikir ini adalah salah satu jalan untuk menghancurkan Hendra melewati bisnis Pembangunan Mall ini karena jika bisnis Mall ini gagal perusahaan Hendra akan gulung tikar karena semua asetnya akan habis
"Sistem apa yang aku pikirkan apa itu benar"
[Benar Host]
Lesya yang mendapatkan jawaban dari sistem tersenyum tipis ia akan segera bisa menghancurkan Hendra dengan kerja sama bisnis ini
"Baiklah tuan saya terima kerjasama ini" ucap Lesya menandatangani berkas tersebut
"Terimakasih nona senang bekerja sama dengan Anda" ucap Hendra menjabat tangan Lesya dan bergantian dengan Galang
Setelah pembahasan kerjasama itu mereka memutuskan untuk pulang setelah menyelesaikan makan siang mereka
__ADS_1
"Kak bapak tadi terlihat licik, kakak berhati hatilah" ucap Alaska yang membuat Lesya terkejut karena bocah berumur 6 tahun itu bisa membaca situasi tadi, Lesya bahkan heran bagaimana bisa bocah ini sangat pintar
"Iya Al, kakak sudah tau itu kamu tidak perlu khawatir kakak akan berhati hati dalam bertindak" ucap Lesya yang diangguki Alaska