SYSTEM'DAN GADIS PANTI

SYSTEM'DAN GADIS PANTI
Meminta ijin


__ADS_3

Lesya terbangun dari tidurnya sekitar pukul 8 menurut nya ini sudah sangat siang karena biasanya ia tidak pernah bangun siang seperti ini, Lesya yang sudah siap pergi turun kebawah untuk mengisi perutnya yang sudah lapar setelah selesai makan ia pergi ke ruang keluarga dan, ia melihat Vian dan juga Lheo bermain PS bersama


"Kalian sangat akur" ucap Lesya


"Akur apanya aku dan dia hanya bertanding jika di antara kami ada yang kalah harus membelanjakan apa pun yang kita mau" jelas Lheo


"Ehh bukan kah itu akan sangat menguntungkan bagi pemenang" ucap Lesya


"Ya karena itulah peraturan yang kita buat" ucap Vian yang fokus pada permainan nya


"Baiklah semoga kalian berhasil" ucap Lesya


Lesya hanya duduk sambil melihat Vian dan juga Lheo bermain PS ia jenuh dan bosan namun ia tidak tau apa yang harus ia lakukan agar tidak bosan, saat ia mulai memainkan ponselnya tiba tiba ada sebuah pesan masuk dari Nomor yang tidak ia kenali


Di dalam chat


...0**877-xxxx-xxxx**...


"Haii aku Riska, jangan lupa menyimpan nomor ku"


^^^^^^"ya aku akan menyimpan nya"^^^^^^


"Bagus nanti jangan lupa ya, oh ya nanti kamu datang kerumah ku pukul 4 saja karena aku harus memperkenalkan kamu pada orang tua ku"


^^^^^^"Memang nya harus seperti itu?"^^^^^^


"Ya, itu membantu ku untuk tidak kena marah orang tua ku"


^^^"Ohh Baiklah, aku harus menjemput mu dimana?"^^^


"Kamu datang saja di Perumahan Permata Sari dan rumah nomor 1 jika nanti di gerbang masuk kamu ditanya oleh satpam kamu bilang saja jika kamu Adalah tamu ku"


^^^"Baiklah, nanti aku akan datang"^^^


"Ya, aku menunggu mu"

__ADS_1


End


Lesya tidak membalas pesan Riska lagi, kini ai memikirkan bagaimana caranya agar ia bisa mendapatkan ijin dari Vian maupun Lheo


"Ekhem nanti sore aku akan pergi bertemu dengan teman ku" ucap Lesya, Vian dan Lheo yang mendengar ucapan Lesya langsung menghentikan permainannya dan berbalik menghadap Lesya


"Mau kemana?, sama siapa?, laki laki atau perempuan?" tanya keduanya bersamaan


"Hanya pergi di rumah teman ku dia Riska dan pastinya dia perempuan" bohong Lesya, Lesya takut jika dirinya nanti jujur akan pergi untuk balapan tidak akan di ijinkan oleh Vian dan Lheo maka dari situ Lesya memilih berbohong


"Baiklah Kakak Hati hati ya" ucap Lheo


"Hmm, ambil ini untuk keperluan mu nanti" ucap Lheo memberikan kartu ATM pada Lesya


"ehh tidak perlu, aku sudah ada lagi pula aku juga sudah ada penghasilan jadi tidak perlu memberikan ku ATM" tolak Lesya


"Tak apa ambil lah" ucap Vian lagi namun di tolak oleh Lesya lagi


Lheo yang malas mendengarkan perdebatan Lesya dan Vian mengambil ATM Vian "Jika kalian tidak ada yang mau biar aku yang ambil, kan lumayan bisa untuk uang saku ku" ucap Lheo tersenyum


"Tak apa biarkan saja" ucap Vian santai


"Ehh benar kah, kamu tidak marah jika aku mengambil ATM ini" tanya Lheo


"Tidak sama sekali, lagi pula aku ini pengusaha nomor 1 di negara A jadi uang segitu tidak masalah untuk ku" ucap Vian tersenyum


"Wahh jika seperti itu sebaiknya kita ke Mall sekarang untuk berbelanja" ucap Lheo penuh semangat


"Untuk apa kesana" tanya Vian


"Jelas untuk berbelanja, kamu harus mengalah dan membiarkan aku menang" ucap Lheo enteng


"Kamu berbicara seperti itu karena aku lebih ahli dalam bermain ini bukan" tebak Vian tersenyum


"Ya ya ku akui kamu memang jago dalam permainan ini" ucap Lheo yang mendapat senyuman tipis dari Vian

__ADS_1


"Sudah lanjutkan permainan kalian jangan ribut ataupun berdebat aku akan pergi ke kamar ku dulu" ucap Lesya pergi


Lesya yang baru saja tiba di kamar langsung dikejutkan dengan pemberitahuan sistem


[**Ding]


[Misi terpacu, Menangkan balapan nanti malam, dan buat orang yang melihat balapan terkagum kagum]


[Hadiah : Sistem akan Di-update kembali]


[Hukuman** : - ]


"Aku harus memenangkan balapan ini?"


[Benar host, namun jika host tidak menang itu juga tidak masalah]


"Baiklah aku akan berusaha"


[Semangat host]


Jam sudah menunjukkan pukul 3 sore kini Lesya sudah siap dengan pakaian yang sederhana dan rambut yang di biarkan tergerai bebas, saat ia turun dan ingin menuju ke garasi ia berpapasan dengan Vian dan juga Lheo


"Kalian berdua ingin kemana" tanya Lesya


"Kita ingin pergi ke mall kak untuk berbelanja" ucap Lheo


"Memangnya dalam permainan tadi kamu menang" tanya Lesya


"Tidak, adek mu ini menyerah karena dia tau aku lebih hebat dari nya" ucap Vian


"Wah wahh Lheo ternyata kamu bisa menyerang juga" ejek Lesya


"Iss apa sih kak, kita pergi dulu ya babay" pamit Lheo dan Vian, mereka berdua pergi menggunakan mobil Lamborghini Veneno


setelah kepergian Vian dan Lheo, Lesya langsung bergegas untuk pergi ke alamat rumah Riska dengan mengendarai mobilnya dan melajukan nya dengan kecepatan tinggi

__ADS_1


__ADS_2