
Bugh Bugh Dorr Dorr
laki laki tersebut menghabisi musuh musuh yang menyerang Lesya, Lesya yang melihat siapa laki laki tersebut dibuat kaget karena lagi dan lagi mereka bertemu tanpa sengaja
"Apa kamu baik baik saja" tanya nya yang di angguki Lesya
"Nona apa anda baik baik saja" tanya Fai
"Aku baik baik saja tidak perlu khawatir" ucap Lesya "Terima kasih Al karena kamu sudah membantu saya" ucap Lesya kepada Sekala yang menolong nya tadi
"Tidak masalah, Emm untuk apa kamu ke sini" Tanya Sekala
"Untuk menemui seorang" ucap Lesya
"Biar saya antar dari pada kamu harus pergi mengguna kan taksi" tawar Sekala , Lesya yang mendengar itu terdiam sejenak dan melihat ke arah Vian
Vian yang dari kejauhan melihat kedekatan Lesya dan juga Sekala merasa cemburu karena kedekatan mereka berdua
"Baiklah tapi kita harus ke rumah sakit apa itu tidak masalah" tanya Lesya
"Tentu tidak masalah" ucap Sekala tersenyum yang di angguki Lesya
__ADS_1
"Fai tolong bantu aku membawa Vian" ucap Lesya yang di angguki Fai
Sekala yang melihat Lesya membopong Vian menatap nya dengan tatapan yang sangat sulit diartikan
"Tuan ayo cepat kita ke rumah sakit" ucap Fai yang diangguki Sekala
Mereka pergi ke rumah sakit terdekat di bandara tersebut agar dapat lebih cepat membawa Vian ke rumah sakit karena kondisi nya yang semakin buruk dan membuat Lesya khawatir
"Suster tolong" ucap Fai
Suster yang melihat mereka langsung membawa Vian ke UGD guna melakukan penanganan
Lesya yang menunggu Vian di luar UGD, ia sangat khawatir tentang keadaan Vian karena bagaimanapun juga Vian begitu karena menyelamatkan nyawanya
[Tentu host karena tuan Vian adalah laki-laki yang kuat]
Lesya yang mendengar ucapan sistem tersenyum senang karena Vian tidak mengalami luka yang serius
"Emm Lesya" ucap Sekala yang membuat Lesya menoleh
"Kenapa" ucap Lesya
__ADS_1
"Kalau boleh tau siapa laki laki tadi" tanya Sekala yang membuat Lesya mengerutkan keningnya
"Dia Vian calon suami ku" ucap Lesya
Sekala yang mendengar jawaban Lesya terdiam ada rasa sakit yang ia rasakan ketika mendengar jawaban Lesya namun ia juga tidak berhak akan hal tersebut
"A-ah Iya memang kalian akan menikah kapan" tanya Sekala
"Mungkin 2 bulan lagi tapi aku juga tidak bisa memastikan nya" ucap Lesya
"Ah baiklah" ucap Sekala dengan suara pasrah
"Nanti aku akan mengirimkan undangan ku kerumah mu" ucap Lesya
"Baiklah terimakasih sebelum nya, kalau begitu aku pergi dulu" ucap Sekala pamit
"Baiklah aku juga mengucapkan terimakasih karena mau mengantarkan ku kerumah sakit ini" ucap Lesya tersenyum
"ya sama sama" ucap Sekala melangkah pergi dari sana
Sekala yang baru beberapa langkah pergi meninggalkan Lesya merasa sangat berat karena ia kembali terpisah oleh Lesya
__ADS_1
"Ini sangat lucu, saya mencari kamu kemana pun namun ternyata kamu sudah dalam dekapan orang lain" batin Sekala ia tersenyum miris karena takdir yang mempermainkan dirinya "Lesya saya harap kamu akan selalu bahagia" batin Sekala benar benar pergi
Sekala pergi dari sana dengan perasaan yang sangat sulit diartikan karena hari ini ia baru saja mengetahui bahwa seseorang yang selama ini ia cari telah memiliki pendamping dalam hidup nya