
Lesya yang melihat reaksi Lheo kepada Vian menggeleng pelan
"Tidak biasa nya Lheo seperti ini" ucap Lesya dalam hati
Lesya terus memperhatikan keduanya yang sampai sekarang masih menatap tajam satu sama lain
"Berhentilah menatap seperti itu" tegur Lesya kepada Lheo dan juga Vian
"Kak jangan menikah dengan dia" ucap Lheo yang membuat Lesya bingung
"Kenapa memangnya, apa ada masalah" tanya Lesya
"Dia itu rekan kerja Daddy, karena kerja sama dengan dia perusahaan Daddy sekarang berkembang" jelas Lheo
"Daddy mu membangun perusahaan lagi" tanya Lesya mengerutkan keningnya
"Iya beberapa bulan yang lalu Daddy membangun perusahaan lagi" ucap Lheo
Lesya terdiam begitu sibuknya dia pada perusahaan nya yang berada di Negara A sampai sampai ia tidak tau bahwa Daddy nya sendiri sudah membangun perusahaan
"Memangnya kenapa" tanya Vian
"Tidak apa apa, Ohh ya kamu tidur di sebelah kamar Lheo Apa itu tidak masalah" ucap Lesya
"tidak masalah sama sekali" ucap Vian tersenyum kecil
"Kak masih begitu banyak kamar kosong kenapa harus bersebelahan dengan kamar ku" protes Lheo tak terima karena kamar Vian berada di sebelahnya
"Terserah kakak sekarang kalian berdua pergi lah beristirahat" ucap Lesya yang diangguki keduanya
Lesya pergi ke kamarnya dan duduk di balkon kamarnya ia melihat langit malam penuh dengan bintang
"Sistem apa benar Rey membangun perusahaan lagi"
[Benar host, Namun host tidak perlu khawatir Karena perusahaan host jauh lebih besar dari nya]
"Hmm baiklah lagi pula aku juga tidak menghawatirkan hal tersebut"
[Itu bagus hoat, host bukankah sudah lama host tidak melihat status host]
"Ehh benar juga, sistem tampilkan status ku sekarang"
[Baik host, silahkan katakan Status]
"Status"
STATUS
Nama : Qalesya Viviana
Kesempurnaan 100%
Umur : 18 tahun
Status : • CEO
• Queen mafia
• Pemilik sistem
__ADS_1
Jumlah uang : Unlimitid
Aset :
• Perusahaan Alle Grup di negara I
• Perusahaan Alle Grup di negara A
• Queen Devil of Death
• Bar The King
• 2 Hotel Allegra
• 2 Restoran Alle Food
• RS Allegra
• Perumahan Pondok Kasih
• Mobil : - Rolls-Royce Boat Tail
- Lamborghini Veneno Roadster
- Ferarri LaFerrari
- Rolls-Royce Phatom
- Audi A 8L
Keahlian :
• Skill Menembak
• Skill Memasak
• Skill Hacker
• Skill Pembalap profesional
• Skill Bela diri
• Pembunuh berdarah dingin
"Ini jauh berbeda dari sebelumnya, apa panel status ini berubah"
[Benar host karena host melakukan pembaruan semuanya juga ikut berubah]
"Baiklah terimakasih sistem"
[Sama sama host]
Lesya yang tengah ingin tertidur kembali terbangun karena panggilan telepon dari Elsa
"Haloo nona maaf mengganggu nona malam malam" ucap Elsa dari sebrang telfon
"Tak apa, apa Ada masalah kak?"
"Tidak nona, saya hanya ingin bertanya apa nona membeli saham bar the King karena baru saja manajer dari the King menelfon saya"
__ADS_1
"ya aku membelinya kamu urus berkas berkas perpindahan nama jadi atas nama ku"
"Baik nona, kalau begitu selamat malam nona"
"Ya"
Lesya yang sudah terbangun sulit untuk tidur kembali sedang kan jam menunjukkan pukul 11 malam, Lesya yang jengah memutuskan untuk pergi keluar menggunakan mobilnya
"Hufttt sudah lama aku tidak keliling mengunakan mobil ini, sepertinya sedikit bermain main sebelum nantinya aku akan menikah itu bukan suatu masalah" gumam Lesya yang mulai memasuki mobilnya
Lesya mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi namun saat ia baru saja melewati lampu merah ia tidak sengaja berpapasan dengan mobil Lamborghini hitam
Lesya yang ingin menguji keahlian nya lagi mencoba untuk menginjak gas dengan kecepatan tinggi saat ia melihat di kaca mobilnya ia sudah tidak mendapati mobil Lamborghini itu, Lesya yang haus memilih untuk berhenti di supermarket terdekat dan membeli minum dan juga satu buah coklat
Lesya keluar sambil memakan satu Batang coklat nya saat sudah berada di luar Lesya melihat seorang gadis yang mengecek ke mobilnya
"Hey nona sedang apa kamu" tanya Lesya sambil menghabiskan coklat nya
"Siapa pemilik mobil ini" tanya gadis itu
"Aku pemilik nya memang kenapa" tanya Lesya
"Benarkah" ucap gadis itu tak percaya
"Emm memang kenapa jika aku pemilik nya" tanya Lesya
"Tidak apa apa, hanya saja aku kagum dengan cara mengendarai mu apa kau tau kamu berkendara layaknya seorang profesional, bahkan aku yang seorang pembalap mobil pun bisa kamu kalahkan, Wahh itu sangat mengagumkan" kagum gadis itu
"Terimakasih atas pujian mu tapi kamu juga tidak kalah hebat" puji Lesya pada gadis itu
"Terima kasih oh ya perkenalkan nama ku Friska Emili Duncan kamu bisa memanggil ku Riska" ucap Riska
"Aku Qalesya Viviana kamu bisa memanggil ku Lesya, kamu dari keluarga Duncan" tanya Lesya
"Ya aku anak bungsu keluarga Duncan aku mempunyai satu kakak laki laki tapi sayangnya dia pergi ke negara A bahkan kami sudah tidak mengetahui kabarnya lagi setelah ia pergi 5 tahun lalu" jelas Riska
"Benarkah siapa nama kakak mu itu" tanya Lesya
"Emm Vian Xavier Duncan itu namanya" ucap Riska , Lesya yang mendengar itu mengerutkan keningnya "Apa Vian ku dan kakaknya adalah orang yang sama" ucap Lesya dalam hati
"Sudah jangan membahas kakak ku, bagaimana kalau besok kita pergi ke area balap kita menjadi satu tim dan akan melawan musuh ku kau mau ikut kan" tawar Riska pada Lesya , Lesya yang mendengar tawaran Riska terdiam sejenak "Sepertinya besok malam aku tidak ada acara apapun" ucap Lesya dalam hati
"Ya besok aku akan datang Emm kamu ingin ku jemput atau bagaimana" tanya Lesya
"Jemput aku saja, mari kita bertukar nomor agar esok aku bisa menghubungi mu" ucap Riska yang diangguki Lesya
Mereka berdua pulang ke rumah masing masing, Lesya yang baru saja pulang kerumah terkejut karena mendapati Vian yang duduk di ruang tamu sambil menyilang kan kakinya
"Dari mana kamu tau ini pukul berapa" tanya Vian
"I-ini pukul 2" uca, kamup Lesya gugub, Lesya yang seakan akan ketahuan oleh suaminya karena pulang larut dan tanpa ijin membuat nya gugub karena sebelumnya ia tidak pernah di marahin oleh siapapun jika ia pulang larut seperti ini, mungkin dulu saat di panti ada yang akan memarahinya mungkin juga menghukumnya
"Memang dari mana kamu, membawa mobil malam malam itu berbahaya apa lagi jika kamu keluar sendirian seperti ini" ucap Vian
"Aku tidak bisa tidur tadi karena itu aku pergi mencari angin" ucap Lesya, Vian yang mendengar itu menghela nafasnya
"Baiklah sekarang pergilah untuk beristirahat" ucap Vian mengusap kepala Lesya
"Emm kamu juga pergi lah tidur, jika merasa tidak nyaman kamu bisa memanggil ku atau Lheo" ucap Lesya yang diangguki Vian
__ADS_1
Setelah itu mereka berdua pergi beristirahat di kamar masing masing