
"Nona ini makan siang untuk Anda" ucap gladis memberikan makan siang untuk Lesya
"Hmm kau juga pergi lah untuk makan siang" balas Lesya
"Baik nona saya permisi" ucap gladis yang mulai melangkah pergi dari sana
Lesya hanya terdiam menatap makanan nya tersebut entah mengapa tiba tiba saja perasaan nya jadi tidak enak
"Apa anggota mafia ku sudah mulai bekerja disini" gumam Lesya
Tok tok tok
"Masuk" ucap Lesya
"Salam nona" ucap Fai
"Salam ada apa" tanya Lesya
"Nona untuk anggota kita akan mulai bekerja besok pagi apa itu tidak masalah" ucap Fai
"Itu tidak masalah bagi ku kau boleh pergi" ucap Lesya Fai yang mendengar itu mengangguk dan pergi dari sana
Selepas pergi nya Fai Lesya memilih untuk memakan makanan yang gladis bawakan tadi tapi belum selesai ia memakan makanannya sistem memberikan informasi yang membuat Lesya terkejut
[Host harap berhati-hati banyak kalangan mafia yang sudah mengetahui berdiri nya Devil of Death 2 membuat nyawa host dalam bahaya]
"Apa mereka mengetahui aku pemimpin nya"
[Tidak sama sekali host tapi mereka akan terus mencari tahu tentang siapa pemimpin Devil of Death 2]
"Baik aku mengerti emm sistem pasang kan hadiah ku kemarin"
[**Ding pemasangan Skil Hacker akan di mulai dari]
__ADS_1
10%
30%
70%
90%
100%
[Ding pemasangan berhasil**]
"Arghhh" teriak Lesya yang menahan rasa sakit di kepala nya itu
Setelah beberapa saat rasa sakit itu mulai mereda membuat Lesya bisa bernafas lega karena itu
"Huuu kenapa ini lebih sakit sistem"
[Saya tidak tahu host apa host akan memasang Skil pembunuh berdarah dingin]
[**Ding pemasangan Skil pembunuh berdarah dingin di mulai dari]
10%
30%
70%
90%
100%
[Ding pemasangan berhasil**]
__ADS_1
"Ehh kenapa ini tidak sakit sama sekali sistem"
[Karena Skil ini hanya akan membuat Host semakin kejam dalam membunuh seseorang]
Lesya yang mendengar itu mengangguk untuk mengiyakan ucapan sistem
Tok tok tok
"Masuk" ucap Lesya
"Nona di bawah ada beberapa orang yang menyandera karyawan dengan mengunakan senjata tajam dan juga pistol" ucap gladis
"Apa" ucap Lesya kaget
Lesya yang mendengar ucapan gladis langsung turun ke bawah karena ia juga tidak mungkin membiarkan karyawan nya itu mati sebelum itu Lesya telah membawa pistol yang ia selipkan di baju nya
Langkah Lesya terhenti ketika ia melihat karyawan nya yang begitu ketakutan karena ancaman dari orang orang yang membawa senjata itu
"Apa mau kalian" ucap Lesya dingin
"Tuan kami ingin Anda tunduk kepadanya" ucap salah satu dari orang orang tersebut
"Aku tidak akan tunduk kepada kalian" ucap Lesya tenang tapi kenyataannya ia tidak setenang itu karena ia sendiri menghawatirkan karyawan nya tersebut
"Jika kau tidak mau maka aku akan menghabisi karyawan mu ini" ucap orang itu yang akan mulai menarik pelatuk nya
Dor Dor Dor Dor Dor
Bukan karyawan nya yang mati tapi orang orang itu yang telah mati karena di tembak oleh Fai dan juga Lesya
"Bereskan semuanya" ucap Lesya datar Fai hanya mengangguk paham
Lesya yang baru saja menghabisi orang tersebut memilih untuk pergi ke sebuah kafe di dekat kantor nya tersebut , guna menenangkan hati dan juga pikiran nya tersebut
__ADS_1
Lesya hanya berjalan kaki dari kantor menuju ke kafe itu karena jarak yang tidak terlalu jauh membuat Lesya memilih untuk berjalan kaki