
10 menit berlalu, Lesya yang tadinya membantu Alaska membuat sebuah lukisan kini gadis itu menyuruh Alaska untuk tidur siang
"Sistem apa sudah siap"
[Sudah host, namun sistem ingin memberikan sedikit informasi terlebih dahulu]
"Ya, sampaikan lah"
[Ramuan ini memiliki efek yang negatif, seperti siapapun yang meminumnya maka akan tiba tiba terdiam, letih, dan tidak bersemangat lagi, namun jika efek itu sudah bekerja maka orang yang meminum itu tadi akan langsung kehilangan nyawanya, dan keluarga orang itu akan berduka bahkan sampai bisa frustasi hingga bunuh diri, jadi apakah host ingin mengambilnya atau tidak]
"Efeknya ke seluruh keluarga? lalu bagaimana dengan anak ke 3 keluarga Baskoro"
[Dia juga akan merasakan efek itu, tapi sistem tidak tahu apakah ikatan mereka kuat atau tidak, jika ikatan mereka kuat maka anak itu bisa saja frustasi dan bunuh diri]
__ADS_1
"Baiklah sistem aku akan mengambil racun itu"
[Baik host, silahkan ambil di dalam lemari host, sistem sudah menyimpannya di sana]
"Baik sistem, terimakasih karena sudah membantu ku"
[Itu sudah tugas sistem host, jika host kesulitan dengan misi yang sistem berikan maka mintalah bantuan pada sistem, sistem akan membantu host sebisa mungkin]
"Ohh benarkah lalu aku harus melakukan apa untuk kedepannya?"
"Ohh seperti itu, Baiklah aku akan melakukan ke tahap selanjutnya"
[Semangat host, sistem di dalam diri host]
__ADS_1
Lesya hanya terkekeh pelan karena ucapan sistem karena hal itu benar sistem berada di dalam diri Lesya entah sampai kapan sistem akan berada disana
Lesya masuk ke dalam kamarnya ia membuka lemarinya dan mengambil racun yang sistem berikan tadi, botol yang bermotif marmer itu sangat indah dengan ukuran yang kecil membuatnya lebih cantik
"Mari ke tahap selanjutnya" gumam Lesya dengan senyum miring yang menyeramkan
Malam harinya Lesya sudah bersiap untuk pergi ke rumah utama keluarga Baskoro ia sudah merubah tampilan nya ia bahkan tidak lupa untuk mematikan semua kamera cctv yang berada di rumah keluarga Baskoro
Lesya pergi menggunakan mobilnya namun ia memarkirkan mobilnya jauh dari rumah itu, Lesya tidak langsung masuk ke dalam rumah tersebut ia masih memantau para bodyguard yang berjaga di gerbang utama, Lesya sudah menyiapkan pistolnya yang mengunakan peluru berupa obat bius
Lesya yang sudah ahli dalam menembak karena mendapatkan keahlian itu dari sistem dapat memudahkan Lesya untuk menembak para bodyguard tersebut, tak selang beberapa menit ketiga bodyguard itu sudah jatuh pingsan
Lesya masuk melewati pintu depan karena Lesya juga tidak tahu dimana letak pintu yang lain selain pintu utama, Lesya menyusuri semua ruangan di dalam rumah tersebut dengan mengendap-endap setelah cukup lama akhirnya Lesya menemukan kamar Risna dan Hendra
__ADS_1
Lesya melihat 2 botol minum yang berada di samping kanan kiri tempat tidur itu, di botol itu ada sebuah ukiran nama Risna yang berada di sebelah kiri tempat tidur, Lesya tersenyum miring akhirnya ia menemukan apa yang ia cari
Dengan cepat Lesya menuangkan semua racun yang telah sistem berikan tadi, Lesya yang sudah selesai memasukkan racun itu langsung segera pergi dengan membawa bekas botol racun tersebut karena Lesya tidak seceroboh itu hingga meninggal jejak