
Vian yang melihat Lesya terdiam menggenggam tangan Lesya dengan erat , Lesya yang tangannya digenggam menoleh kearah Vian dan tanpa sadar mata mereka saling bertemu
"Saya tahu ini memang sedikit mendadak apalagi jika kita baru saja saling mengenal tapi ini kenyataannya saya mencintai mu sungguh" ucap Vian meyakinkan Lesya , lagi lagi Lesya hanya mampu terdiam
"Sistem bagaimana ini" ucap Lesya dalam hati
"Terima saja host karena ini juga termasuk dalam misi host"
"Baiklah aku akan menerimanya, tapi bolehkah aku bertanya pada mu sistem"
"Apa yang ingin host tanyakan"
"Apa Vian benar-benar mencintai ku atau hanya sekedar ingin mengetahui lebih jauh identitas ku"
"Dari yang sistem lihat dia memang benar-benar mencintai host tanpa adanya unsur lainnya"
"Baiklah terimakasih sistem"
"Sama sama host"
Vian yang melihat Lesya kembali melamun menghela nafasnya
"Lesya" kejut Vian
"Ehh iya ada apa" tanya Lesya polos
"Kamu belum menjawab pertanyaan saya" ucap Vian menghela nafasnya
"Emm baiklah aku bersedia menjadi istri mu" ucap Lesya tersenyum , Vian yang mendengar ucapan Lesya merasa senang
__ADS_1
"Terima kasih pernikahan kita akan diadakan 2 bulan kedepan apa tidak masalah" tanya Vian kepada Lesya
"Tidak masalah , namun aku mempunyai satu adek mungkin kamu harus meminta izin kepadanya terlebih dahulu" ucap Lesya yang mengingat tentang Lheo adeknya
"Baiklah saya akan ikut kamu untuk kenegaraan I bertemu dengannya" ucap Vian yang diangguki Lesya
°°°°°°°°°°
Lesya yang sekarang sudah kembali dari kafe langsung merebahkan tubuhnya di atas ranjang untuk beristirahat
Pagi tiba Lesya yang sudah terbangun dan menyelesaikan ritual paginya memutuskan untuk pergi ke perumahannya agar ia tidak merasa bosan nantinya jika harus terus menerus di dalam markas
Lesya yang sudah sampai langsung menuju keruangan nya setibanya Lesya disana Lesya dikejutkan dengan banyaknya berkas berkas yang sudah menumpuk di atas mejanya tersebut
"Nona Anda sudah datang" ucap gladis
"Ya seperti yang kamu lihat" balas Lesya yang membuat gladis tersenyum canggung
"Baiklah siapkan berkas berkas untuk meeting nanti" ucap Lesya
"Baik nona Saya permisi terlebih dahulu" pamit gladis meninggalkan ruangan Lesya
Sepeninggalnya gladis Lesya sudah disibukkan dengan menandatangani berkas berkas tersebut
Lesya yang merasa pegal pada jari tangan nya memutuskan untuk beristirahat sejenak
Tok tok tok
"Masuk" ucap Lesya dari dalam
__ADS_1
Lesya menoleh yang mendapatkan Fai dengan membawa sebuah amplop berwarna coklat
"Nona ini ada sebuah amplop untuk Anda " ucap Fai menyodorkan amplop nya Kepada Lesya
"Apa ini" tanya Lesya
"Saya juga tidak mengetahuinya Nona" balas Fai
"Hmm kau boleh pergi" ucap Lesya
"Baik nona saya permisi terlebih dahulu" pamit Fai
Lesya yang sudah penasaran membuka amplop itu ia mendapatkan sebuah surat dan juga foto foto yang menurut Lesya aneh
"Hai Queen bagaimana kabarmu hari ini? Semoga kamu selalu sehat karena saya King Diamond Black ingin berduel dengan Anda , Tunduklah kepada ku agar nyawa mu tetap aman karena jika menjadi musuh ku saya tidak bisa menjamin keselamatan Anda Queen" ucap Lesya membaca isi surat tersebut , Lesya melihat banyaknya foto foto darah , pistol , pisau , bahkan potong potong tubuh manusia
"Sistem apa maksudnya"
"King dari Diamond Black ingin membuat Anda tunduk host"
"Siapa sebenarnya King dari Diamond Black itu sistem"
"Host harus mencari tahu sendiri tentang King Diamond Black tersebut"
Lesya yang mendengar ucapan sistem hanya mampu menghela nafasnya ia sendiri sudah mencari tahu siapa pemimpin dari Diamond Black namun tidak ada hasil yang ia dapatkan
°°°°°°°°°°°°°°
Hai kakak kakak Author kembali😂
__ADS_1
Maaf baru bisa update lagi karena Author sok sibuk😁🙏