
"Siapa" tanya Vian singkat, Lesya yang tau kemana arah pembicaraan mereka tersenyum kecil
"Rekan kerja, kita baru saja menandatangani kerja sama" jawab Lesya jujur
"Marcell sepertinya menyukai mu" ucap Vian menatap tajam Lesya
"Tidak mungkin dia menyukai ku, kita baru saja bertemu Vian, dan Tuan Marcell hanya rekan kerja ku saja" ucap Lesya, Vian yang mendengar itu menggeleng pelan
"Tidak kah kamu ingat Lesya bahwa pertemuan kita juga karena sebuah pekerjaan dan apa kamu lupa jika saya menyukai mu sejak kita pertama kali bertemu, lalu bagaimana ketidak mungkin itu jika wajah cantik mu itu dapat dengan mudah membuat orang jatuh cinta" ucap Vian dengan datar
"Ketidak mungkinan itu ada disini" ucap Lesya memegang dada Vian, dan dengan seperti itu Lesya dapat merasakan denyut jantung Vian, Vian yang diperlukan seperti itu wajah nya memerah malu sungguh ia tidak akan menyangka bahwa Lesya akan seperti ini
"Ekhem , sudah mari kita bahas kerjasama nya" ucap Vian mengalihkan pembicaraan
"Ehh kamu sudah tidak marah" tanya Lesya
"Tidak" balas Vian singkat yang diangguki Lesya
Mereka membahas tentang kerja sama mereka dan menandatangani kontrak
"Aku akan mengajak Lheo untuk ke rumah ku, apa tidak masalah" tanya Vian
"Tidak, kalau begitu mari pulang bersama" ucap Lesya berjalan ke arah mobilnya begitu pun dengan Vian yang menuju mobilnya namun bedanya Lesya menyetir sendiri sedangkan vian dengan seorang supir, tak membutuhkan waktu lama mereka sudah sampai di kediaman Lesya
"Kak ian kenapa bisa bersama kak Lesya" tanya Lheo
__ADS_1
"Memang kenapa apa masalahnya aku bersama calon istri ku" ucap Vian
"Ckk, aku hanya bertanya" kesal Lheo
"Sudah sudah, kita bisa bersama karena sebelumnya kita ada meeting bersama" ucap Lesya
"Ohh seperti itu, kak aku minta izin untuk pergi ke rumah kak ian apa tidak masalah" tanya Lheo
"Tidak, jaga diri mu baik baik disana jangan merepotkan kak ian" ucap Lesya mengingatkan Lheo
"Siap kak" ucap Lheo
"Kalau begitu kita pergi dulu" pamit Vian
"Ya berhati hati lah jika ada hal buruk segera telfon aku" ucap Lesya yang Diangguki Vian dan juga Lheo
[Host, apa host sudah siap untuk mengingat masalalu host tahan menengah]
Lesya yang mendengar itu hampir saja tersedak makanannya dan dengan cepat ia segera minum
"Hampir saja aku tersedak karena mu sistem"
[Maaf host]
"Ya, memang bisa dilakukan sekarang"
__ADS_1
[Tentu saja bisa host, hanya saja waktu yang dibutuhkan lebih lama dari sebelumnya dan resiko host kehilangan kesadaran juga dapat mempengaruhi host]
"Sepertinya sangat beresiko"
[Benar host, karena ingatan ini lebih mengejutkan dari sebelumnya]
"Benarkah, aku akan melakukannya namun beri aku waktu, lagi pula aku juga ingin tau kenapa ibu begitu keras kepada ku dulu"
[Baik host, gunakan waktu host sebaik mungkin agar host tidak buang buang waktu]
"Ya sistem terimakasih"
[Sama sama host]
Lesya yang sudah memutuskannya, langsung mengirimkan pesan kepada Lheo
...Di chat ...
^^^...*Lheo Kau akan kembali jam berapa?...^^^
Jika aku menginap di rumah kak ian apa tidak masalah kak? karena disini banyak sekali perangkat komputernya aku sangat menyukainya
^^^^^^Baiklah jika ingin menginap disana, jangan merepotkan kak ian, jika terjadi sesuatu segera hubungi kakak^^^^^^
Baik kak*
__ADS_1
Lesya yang sudah mendapat jawaban dari Lheo tersenyum bukan ia tidak ingin Lheo kembali karena menurutnya jika Lheo tidak disini, Lheo tidak akan merasa khawatir jika nanti akan terjadi sesuatu padanya