Tak Sanggup Hidup Denganmu

Tak Sanggup Hidup Denganmu
rencana ualng tahun


__ADS_3

" nah sekalian aja kalau begitu, kita pergi bareng ke ulang tahunnya Ibrahim dulu . mungkin setelahnya baru acara makan-makan atau bagaimana? "saran Aldi membuat Rehan diam sejenak.


' benar juga apa kata Aldi, dengan aku ikut ke sana otomatis kan Ayu pasti bakal kaget, mau nggak mau dia nggak bisa nolak dan itu adalah kesempatan untuk bisa ketemu dia'. ucap Rehan dalam hati.


" boleh deh, kalau gitu nanti hari Sabtu kabarin aja," jawab Rehan yang dibalas anggukan oleh Aldi.


Di sisi lain Ayu Tengah sibuk menulis cerita, sedangkan Nita sedang ada urusan keluar rumah.


sekarang Ia hanya berdua bersama putranya yang sedang bermain di dekatnya.


"Umi..." Renge Ibrahim membuat Ayu langsung menoleh lalu tersenyum.


"Kenapa nak? mau apa?" tanya Ayu lalu meletakkan ponselnya, membuat Ibrahim langsung mengendus-endus.


" Umi..."


Ayu semakin tersenyum, ia tahu pasti Ibrahim ingin meminta sesuatu namun Ibrahim takut mengatakannya.


" mau apa sayang? di depan ada jajanan kah? "tebak Ayu dibalas anggukan oleh Ibrahim.


"es klim Umi..."jawabnya dengan muka polos membuat Ayu langsung terkekeh.


"Ya udahlah Ayo Umi temani belinya." ajak Ayu membuat Ibrahim langsung mengangguk sambil lompat-lompat.


tanpa membuang waktu, ia dan Ibrahim keluar dari rumah menghampiri penjual es krim tersebut.


"Ibrahim mau rasa apa? "tanya Ayu lalu menggendong Ibrahim melihat es krim tersebut.


"rasa stobrli umi.. "jawab Ibrahim dengan semangat, membuat Ayu tersenyum lalu mengangguk.


Tanpa mereka sadari, ada sepasang mata yang tengah memperhatikan mereka dari kejauhan, Iya itu adalah Rehan .


Di dalam mobil Rehan terus memperhatikan gerak-gerik kayu dan Ibrahim.


'mentang-mentang udah kerja Ayu menjadi Royal begitu,' ucap dari dalam hati ia tidak turun dari mobil melainkan hanya ingin memastikan, Apakah benar Ayu tinggal di sekitaran sini atau tidak .


namun detik kemudian Rehan langsung kaget melihat mobil Aldi masuk ke dalam halaman rumah yang ditempati Ayu , ia memperjelas penglihatannya dan benar saja itu Aldi.


" Ngapain Ali ke sini? kurang kerjaan sekali." gumam Rehan merasa tidak suka dengan itu.


"hei kalian beli apa ?" tanya Aldi yang baru saja turun dari mobilnya, membuat Ayu tersenyum lalu menunjuk putranya.

__ADS_1


" biasa Kak, anak kecil ini merengek kalau melihat ada jajanan yang lewat." jawab Ayu lalu kembali menuntun Ibrahim masuk ke dalam rumah.


" Oalah, jajan mulu. "ucap Aldi sambil mengusap kepala Ibrahim yang berada di gendongan Ayu .


" Di rumah ada siapa yuk? "


"nggak ada siapa-siapa Kak, Cuman aku sama Ibrahim aja Nita lagi keluar" jawab Ayu membuat Aldi berpikir sejenak .


" Ayu nggak tahu kenapa saya pengen banget ngerujak nah ini saya udah beliin buah-buahnya sama bahan-bahan buat rujaknya.


kamu mau nggak bantuin saya buatin, kita di teras aja sekalian liatin Ibrahim. "terang Aldi membuat Ayu langsung terkekeh


" Kakak lagi ngidam? "tanyanya membuat Aldi terkekeh.


" Pengennya, cuman masalahnya belum ada istrinya hahaha, "ujar Aldi Sambil tertawa membuat Ayu geleng-geleng .


"Ya udah kalau gitu sebentar ya Kak, aku ambilin dulu cobeknya sama tempat-tempatnya. lanjut Ayu dibalas anggukan oleh Aldi.


sekarang Aldi sedang mengeluarkan buah tersebut dari mobilnya, tidak sengaja Aldi melihat ke arah mobil Rehan yang berada di seberang jalan. dia langsung berpikir sejenak


' Bukannya itu mobil Rehan ya'? ucap dalam hati, Namun ia tidak menunjukkan Jika ia melihat Rehan .


" Om ... "


"Iya kenapa ? tanya Aldi lalu ia menuju melihat Ibrahim.


"Om es krimnya atuh... "Ucapin Ibrahim sambil menunjukkan es krimnya di tanah, membuat Aldi langsung terkekeh.


"Oalah es krimnya jatuh ya sayang, ya udah kalau gitu Ibrahim mau lagi nggak?" tanya Aldi lalu ia mengangkat Ibrahim ke gendongannya.


" nanti Umi malah kalau banyak makan es krim." Jawab Ibrahim membuat Ali menaikkan alisnya sebelah.


" Ya udah nggak papa, nanti Om yang bilang sama Umi kamu, Ayo beli lagi. "lanjut Aldi lalu ia membawa Ibrahim kembali membeli es krim.


dari dalam mobil Rehan hanya bisa berandai-andai, apalagi melihat sekarang kondisi Ibrahim yang dipenuhi jajan dan kemewahan.


berbeda waktu bersamanya, bahkan untuk jajan pun sepertinya Ibrahim tidak pernah.


Kenapa harus berakhir seperti ini sih? Tuhan kau benar-benar tidak adil .umpat Rehan sambil meremas setir mobil.


" Kak ." Panggil Ayu membuat Aldi menoleh . Kalian

__ADS_1


"lagi ngapain? beli apa lagi?" tanya Ayu begitu melihat Ibrahim dan Aldi masuk kembali.


" ini tadi Ibrahim es krimnya jatuh." jawab Aldi membuat Ayu mangut-mangut.


" Kakak bisa buka buahnya nggak?" tanya Ayu


"bisalah gini doang mah gampang, Saya di rumah aja masak setiap hari masak. "jawab Aldi membuat Ayu menganga tidak percaya.


" ah masa sih, seorang Aldi masak?" tanya Ayu membuat Aldi langsung mengangguk.


"masak yu, bukannya mbok nggak kerja ya cuman saya lebih suka masakan saya aja." jawab Aldi membuat Ayu mengangguk.


" jarang-jarang loh ada cowok yang suka masak apalagi udah sibuk dengan dunia pekerjaan pasti nyari yang praktis. "Puji Ayo membuat Aldi tersenyum .


" kamu ingin punya suami yang bisa masak? "tanya Aldi membuat Ayu mendongak sekilas, lalu kemudian mengganggu.


" kalau dikasih rezekinya mah dapat suami yang begitu Alhamdulillah aku mah kalau ya tidak pun tidak apa-apa ." jawab Ayu membuat Aldi mangut-mangut .


"Saya pikir kamu bisa menikah dengan saya." jawab Aldi dengan nada bercanda, membuat Ayu langsung tertawa.


" Kakak kalau bercanda suka kelewatan, Iya kali nikah sama kakak ."ucap Ayu membuat membuat Aldi langsung menggeleng, lalu ia mulai mengambil rujak tersebut.


"ummm... Asem segar...". ucap Aldi begitu ia mencicipi 1 buah.


" kamu nggak makan? tanya Aldi bingung, karena Ayu dari tadi hanya membuka dan mengulek bumbunya.


" aku nggak bisa makan asem kak, lihat Kakak makan rujak aja rasanya aku udah ke aseman.


paling aku makannya nanti yang manis-manis aja, kayak jambu dan sebagainya tapi nggak pakai bumbu rujak. lanjut Ayu membuat Aldi langsung mengedipkan bahunya sambil memakan mangga muda tersebut.


Ayu melihat itu sesekali merinding, karena Aldi tampak sangat menikmati tanpa rasa asam sedikit pun.


"Gimana persiapan ulang tahun Ibrahim buat Sabtu besok? "tanya Aldi, membuat Ayu langsung diam sejenak.


"Ya gitulah kak, lagian juga ngundangnya cuman anak-anak di sekitaran sini Kak, "jawab Ayu membuat Ali mengganggu.


karena sudah tidak kuat melihat adegan tersebut Rehan langsung memilih pergi


begitu ya sampai di rumah Rehan langsung menghempaskan tubuhnya di ranjang, rasanya kepalanya sangat pusing hari ini, bukan karena pusing dengan kerjaan, tapi karena pusing melihat Ayu semakin dekat dengan Aldi.


"Aldi kunjungi Ayu setiap hari apalagi kalau bukan ada maunya, aku sudah tidak bisa berpikir jernih sekarang." gumamnya sambil menjebak rambutnya.

__ADS_1


__ADS_2