Tak Sanggup Hidup Denganmu

Tak Sanggup Hidup Denganmu
histeris para tamu undangan


__ADS_3

"nggak usah kak."tolak Ayu


"nggak apa-apa yu, dari pada kamu jatuh nanti kamu makin malu..."bujuk Aldi membuat Ayu kembali menunduk.


Tanpa membuang waktu Aldi langsung menggendong Ayu ala bride style, membuat semua tamu undangan ada yang menutup matanya,ada yang menjerit,ada yang mengigit jari dan lain sebagainya.


Sedangkan Ayu yang mendengar itu, ia tidak mau melihat ke bawah melainkan kedua tangannya dia kalungkan di leher Aldi.


"Jangan lihat tamu, lihat aku aja."ucap Aldi yang di balas anggukan oleh Ayu.


"Aa...tidak mataku ternodai,sumpah ini nggak banget sih pemandangan bikin iri..."histeris mereka saat terlihat Aldi dengan santainya menggendong Ayu sambil turun tangga


"Sumpah ... berasa nonton drama Korea nggak sih,tapi ini melebihi malah nyata di depan mata,"


"tidak...tidak aku jadi pengen nikah juga..."


Berbeda dengan Rehan yang melihat itu langsung merasa panas,ia bahkan membuka kancing kemeja atasnya lalu melonggarkan dasinya.


Entah kenapa setiap kali melihat Ayu dan Aldi,ia selalu merasa suasana menjadi panas dan tenggorokannya terasa seperti di gurun pasir.


'akh...aku rasa aku harus keluar dari gedung ini,Ayu sepertinya sengaja membuatku cemburu.' ucap Rehan sambil mengepalkan tangannya.


Sedangkan Sinta Desi dan Rika hanya bisa gigit jari melihat pemandangan yang begitu romantis.


Tidak bisa di pungkiri Desi benar-benar melihat pemandangan itu. Walaupun bibirnya berusaha untuk memaki-maki Ayu,tapi hatinya tidak bisa bohong, dia juga ingin di perlakukan seperti itu


"Ma kayaknya aku pengen nikah deh," ucap Rika tiba-tiba membuat Sinta menoleh.


"Maksud kamu?" Tanya Sinta sedikit tidak suka.


"iya aku pengen kayak gitu juga ma...


Deg!


"nggak usah ngada-ngada kamu,nyari di mama laki-laki kayak gitu zaman sekarang." Imel Sinta membuat Rika langsung mencebikkan bibirnya.


"Lah itu kak Ayu dapat,"


"Beda itu,kayaknya dia bikin pelet sama ke dukun,"jawab Sinta membuat Rika mengangguk.


Lain halnya dengan Desi yang masih setia mendumel ,karena melihat kemesraan Ayu dan Aldi didepan sana.


Saat ini menoleh ke samping,ia langsung kaget tidak mendapati Rehan di situ.


"Lah ke mana dia?" gumam Desi sambil celingak-celinguk.


Di depan sana,Aldi dan Ayu tengah duduk manis di pelaminan sambil sesekali mereka becanda.

__ADS_1


"Ibrahim lihatin kita kak,"ucap Ayu membuat Aldi menoleh.


"mana?"


"itu di sana di gendong Nita,"tunjuk Ayu membuat Aldi mengikuti arah tangan Ayu, detik kemudian bibirnya tersenyum melihat Ibrahim bengong melihat mereka.


"Aku jemput ya kayaknya dia pengen sama kita." usul Aldi membuat Ayu berpikir sejenak.


"kak yakin? nggak jadi bahan omongan orang nantinya?" tanya Ayu lagi membuat Aldi menaikkan alisnya sebelah.


"kok jadi bahan omongan orang, kan emang kenyataan nya kamu punya anak."lanjut Aldi membuat Ayu mangut-mangut.


Aldi melambai-lambaikan tangannya mengisyaratkan agar Ibrahim datang ke depan, namun anak kecil itu tidak berani.


Nita dan Edi yang asik ngobrol, tidak menyadari kalau Aldi manggil-manggil Ibrahim.


"Kayaknya mereka lagi ngobrol serius kak," ucap Ayu membuat Aldi menghabiskan nafas panjang.


"iya ih...kasihan Ibrahim minta di turunin itu tapi Nita kayaknya nggak sadar. Ya sudah kalau begitu aku jemput dulu ya." Lanjut Aldi yang di balas anggukan oleh Ayu.


Bibirnya tersenyum saat melihat Aldi turun dari pelaminan demi menjemput anaknya.


"eh...eh pak Aldi kok turun dari pelaminan?"


"ngambil tisu kali,"


"enggak tahu kayaknya mau menghampiri seseorang,lihat deh mau ke sini..."


"ini tamu kenapa teriak-teriak Mulu dari tadi?"gumam Nita sambil menoleh ke belakang.


"nggak tahu tuh,kayaknya mereka baper banget ngelihat Ayu sama Aldi."jawab Edi membuat Nita mangut-mangut.


"ekhem..."deheman Aldi namun mereka belum juga sadar.


"om...sapa Ibrahim membuat Nita dan Edi kembali menoleh ke depan.


"astaghfirullah...kakak ngapain sampai kesini?" tanya Nita kaget melihat Aldi yang sudah ada di depannya.


"seru amat ngobrolnya sampai nggak hadap depan segalanya," ledek Aldi membuat Edi terkekeh.


"orang kita gibahin kamu di sini." jawab Edi.


"ya udah ,sini Ibrahim saya bawa ke depan biar kalian lebih leluasa ngobrolnya." lanjut Edi membuat Nita kaget.


"ih ngapain,kalian berdua aja di depan," tolak Nita.


"nggak tega lihatnya,dia ngeliatin kami terus. Sini udah nggak papa,saya bawa ke depan sekalian orang-orang tahu kalau ini anak saya." lanjut Aldi lalu mengambil alih Ibrahim dari gendongan Nita.

__ADS_1


"kamu yakin kak? di sini ada mertua dan keluarga Rehan takutnya nanti di hujat ." ujar Nita membuat Aldi terkekeh.


"Biarin aja sih, orang yang menghujat, karena nggak mampu,jadi biasanya menghujat doang."lanjut Aldi mmebuat Nita mau tidak mau mengangguk.


"Ya udah terserah kakak dah gimana baiknya aja." ujar Nita mengalah.


"ET...itu pak Aldi gondong anak kec? apa itu anak dari istrinya?"


"Kayaknya iya deh, secara kan istrinya kemarin kalau nggak salah janda."


"so sweet banget nggak sih dapat suami kayak gitu,hatinya baik banget."


"sama kayaknya istrinya juga baik banget deh lihat,mukanya kalem dan polos."


"udah pasangan tercicok dah,anaknya juga imut."


"ngapain sih segala jemput Ibrahim,pamer banget padahal nikah sama janda doang,"ucap Sinta dengan julidnya membuat Rika mangut-mangut.


'ini Aldi kayaknya suka banget di puji orang,gak malu apa seorang CEO nikah sama janda punya satu anak.' ihar Desi dalam hati seolah-olah jijik melihat Ayu.


Sampai di pelaminan Aldi langsung mendudukkan Ibrahim di tengah-tengah mereka,Ayu yang melihat itu menunduk melihat anaknya.


"Ibrahim ngapain tadi nak disana?" tanya Ayu lalu mencium pipi mungil itu.


"ain umi,"


"main? main apa sayang?"tanya Ayu sambil mengusap pipi anaknya tersebut.


"obil,"jawab Ibrahim sambil menunjukkan mobil kecil di tangannya membuat Ayu mengangguk sambil tersenyum.


"om.."panggil Ibrahim membuat Aldi menoleh.


"panggilnya jangan om tapi Abi coba?"ujar Aldi membuat Ibrahim diam sejenak.


"Abi..."lagi-lagi Aldi mengajari Ibrahim.


"Abi,"jawab anak kecil itu membuat di terkekeh,lali mengangkat Ibrahim ke pangkuannya.


"Nah...pinter,nanti Abi beliin robot sama Ibrahim ,mau?"ujar Aldi membuat Ibrahim mendongak.


"Koboy?" ulang Ibrahim yang di balas anggukan oleh Aldi.


"hu'um Ibrahim mau robot kan?"tanya Aldi yang di balas anggukan oleh Ibrahim.


"mau om.."


"ET...A..

__ADS_1


"Bu" sambung Ibrahim membuat Ayu tersenyum melihat keduanya.


Rehan yang baru saja datang dari toilet , langsung mematung melihat Aldi Ayu dan Ibrahim di depan sana.


__ADS_2