
ia mengecup bibir mungil itu membuat Ayu langsung mematung.
"hehe...maaf main cium aja, abis aku udah lama banget greget sama kamu."ujar Aldi membuat Ayu tersipu malu.
"Dah...sini aku pegang kuenya sekarang kamu nyalain lampu, "suruh Aldi menuntun Ayu ke dekat stop kontak.
Tanpa membuang waktu Ayu langsung menekan stop kontak tersebut, membuat ruangan yang awalnya gelap menjadi terang menderang bersamman dengan Ayu mematung melihat keindahan ruangan tersebut.
Aldi yang melihat itu langsung meletakkan kue di meja tamu lalu ia berjalan ke belakang Ayu.
Kemudian ia melingrkan tangannya di pinggang istrinya itu membuat Ayu kaget, lalu menoleh ke samping.
"ini rumag kamu Ayu, hanya kamu yang berhak menjadi ratu di rumah ini, semoga pernikahan kita awet hingga maut memisahkan kita. "bisik Aldie membuat Ayu langsung menuduk tidak kuat menahan air matanya.
Aldi melihat itu langsung melepas pelukannya lalu ia berjalan ke depan Ayu, perlahan tangannya mengangkat dagu istrinya tersebut .
"Jangan menagis sayang, aku datang membawa kamu ke sini untuk bahagia bukan untuk menangis.
Aku gak ingin melihat kamu sedih lagi, mari kita buka lembarang baru sayang. "ucap Aldi dengan lembut sambil mengusap air mata istrinya tersebut membuat air mata Ayu semakin deras.
Pasalnya ini kali pertamanya ia di perlakukan oleh laki-laki layaknya sebagai ratu, selama ini ia selalu merasa dirinya adalah beban karena Rehan salalu mencaci makinya.
"Hari ini saya MUHAMMAD ALDI BAGASKARA hanay di miliki AYU AZZAHRA seorang.
Tegur aku debgan kata-kata romantis jika aku salah, begitu pun denganku. Aku sangat menghargai perempuan Ayu, aku lemah melihat orang yang kucintai menangis karenaku. "lanjut Aldi membuat Ayu tidak tahu harus bagai mana, rasanya ini adalah momen terbahagia di dalam hidupnya.
"Apa kamu bersedia menjadi istriku seutuhnya Ayu?" lanjut Aldi membuat Ayu langsung mengangguk-anggukkan kepalanya.
karena ia sudah tidak sanggup untuk berbicara, ucapan Aldi seolah-olah mampu menghapus luka-luka di hatinya yang selama ini terkubur. melihat Ayu mengangguk, Aldi langsung memulai menarik pinggang Ayu lebih menempel dengannya kemudian satu tangannya menarik tengkuk Ayu pelan.
"bismillah, :ucap Aldi hampir tidak terdengar, lalu ia menempelkan bibirnya ke bibir Ayu, membuat Ayu langsung menutup matanya lalu tangannya melingkar di pinggang Aldi.
untuk beberapa saat keduanya terhanyut dalam aktivitas halal mereka itu, hingga detik kemudian Aldi mengakhirinya karena melihat istrinya itu mulai kehabisan nafas.
"Terima kasih,"ucap Aldi yang dibalas sanggupan oleh Ayu lalu ia menunduk sedikit.
__ADS_1
"kamar yuk, kita ganti pakaian dulu."ajak Aldi lalu ia menggenggam tangan Ayu membawa istrinya itu ke kamar .
ceklek!
begitu pintu kamar terbuka lagi-lagi Ayu terpanah melihat kamar yang sudah dirias sedemikian rupa.
bunga mawar yang berhamparan di atas ranjang membuat pipi Ayu langsung memanas, membayangkan aktivitas yang akan terjadi di sana nanti.
"Hehe... maaf ya Sepertinya itu ulah Mbok Sumi dan Mbok Atik." ucap Aldi yang balas anggukan oleh Ayu.
"cantik," Puji Ayu membuat Aldi senang lalu ia melihat wajah istrinya tersebut.
"Tapi kamu lebih cantik, "jawabnya membuat Ayu mendongak lalu mereka berdua terkekeh.
"kamu mau ganti baju duluan? "tanya Aldi membuat Ayu berpikir sejenak .
" Kayaknya kakak aja deh duluan, aku hapus make up dulu." jawab Ayu membuat Aldi mengangkut .
" Oke Sayang, "lanjut Aldi sambil mengedipkan matanya, membuat Ayu langsung melotot.. kemudian dia mengalihkan pandangannya karena merasa malu.
10 menit kemudian, Aldi keluar dari kamar mandi dengan handuk yang melilit di pinggangnya.
Ayu yang tidak sengaja melihat itu dari kaca, membuatnya langsung mengalihkan pandangannya Aldi melihat Ayu menumbuk langsung bingung Nggak sadar kalau dirinya terlihat di kaca.
"aku nggak sengaja.. tapi kalau kamu mau lihat nggak papa kok. "ujar Aldi membuat Ayu langsung melotot lalu ia berbalik, Dia mengira Aldi sudah memakai kaos atau semacamnya
" Astagfirullah... Pakai baju Kak .omel Ayu membuat Aldi terkekeh .
"nggak apa-apa yu, lihat aja udah halal kok." goda Aldi membuat Ayu merasa pipinya semakin panas.
"Kakak..."ujar Ayu membuat Andi terkekeh.
"maaf... maaf, Jadi nggak sabar nunggu hari gelap." lanjut Aldi menggoda Ayu membuat Ayu benar-benar tidak menyangka Aldi berani mengatakan itu padahal mereka baru menikah.
" Udah ih, aku mau mandi dulu.'' lanjut Ayu hendak melangkah menuju kamar mandi.
__ADS_1
Namun nangkanya terhenti saat Aldi menahan tangannya, tiba-tiba jantungnya berdegup kencang saat merasakan tubuh aldi mengenai bahunya.
"Kakak mau ngapain? "tanya Ayu gugup membuat Aldi terkekeh geli.
"mau buka resleting baju kamu istriku."bisik Aldi membuat Ayu langsung menghembuskan nafas panjang .
" kamu kira Emang mau ngapain hem?'' lanjut Aldi membuat Ayu langsung buru-buru meninggalkan Aldi yang masih menertawai dirinya .
sampai di dalam kamar mandi, ayu langsung berdiri di balik pintu sambil memegangi dadanya.
' duh... kenapa aku jadi deg-degan begini aku mah padahal ini bukan yang pertama kalinya untuk ku tapi perlakuan Kak Aldi lembut membuatku benar-benar Gugup, Dia sangat romantis.' ucap Ayu dalam hati sambil memejamkan matanya lalu menggeleng-gelengkan.'
" yu belum mandi juga masih ada yang perlu aku bantu?'' tanya Aldi tiba-tiba, membuat Ayu tersadar, lalu ia buru-buru menyalakan Keran membuat Aldi terkekeh.
***
di sisi lain menunjukkan pukul 19.00, Rehan dan Desi baru saja selesai makan malam.
setelah selesai makan Entah kenapa Rehan merasa tidak tenang, sekarang Iya sedang duduk di balkon kamar.
' kira-kira Ayu dan Aldi lagi ngapain ya? apa aku chat Ayu aja ya?' ucap Rehan lalu ia berdiri sambil mondar-mandir.
"lagi ngapain Mas?'' tanya Desi tiba-tiba membuat Rehan kaget lalu ia berhenti.
"bisa nggak kamu jangan bikin kaget,'' ucap Rehan sambil mengusap dadanya.
'' Lagian kamu mondar-mandir nggak jelas kayak lagi banyak hutang aja,'' ujar Desi membuat Rehan langsung menghembuskan nafas panjang lalu duduk kembali.
'' Enggak, ini lagi mikirin kerjaan kantor aja besok harus ngebahas apa sama klien,'' jawab Rehan bohong membuat Desi diam sejenak.
" besok kamu ngantor Mas? kan besok hari Minggu.'' Timpal Desa membuat Rehan tersadar lalu ia mengalihkan pandangannya sejenak
'' Iya, besok ada rapat internal aja sama klien di luar sih.'' ujar Rehan lagi supaya tidak ketahuan.
' aneh banget deh Mas Rehan, kayaknya ada yang disembunyiin sama dia' ucapnya dalam hati, Desi sambil berusaha melihat ponsel Rehan.
__ADS_1
'' Oh gitu kirain di kantor gumam Desi pulang sambil matanya sesekali melirik ponsel Raihan.''