Tak Sanggup Hidup Denganmu

Tak Sanggup Hidup Denganmu
Aldi tidak tenang


__ADS_3

'Benarkah Aldi membawa Ibrahim ke depan sana? tidak malukah Ayu membawa anakku ke depan sana?" ucap Rehan dalam hati , tiba-tiba ide jahil muncul di otaknya.


Rehan langsung mencari tempat duduk di belakang Nita.


"Nita," panggil Rehan membuat Nita kaget lalu menoleh ke belakang.


deg!


"apaan?"tanya Nita ketus membuat Rehan langsung menyilang kan kedua kakinya.


"tolong bilang sama Ayu,kalau saya ingin membawa Ibrahim ke rumah saya."ucap Rehan dengan santainya membuat Nita langsung mengerutkan keningnya.


"maksud kamu apa?" tanya Nita memperjelas ucapan Rehan.


"sepertinya kamu juga tahu kalau Ibrahim itu anak saya,jadi nggak ada salahnya kalau saya ingin membawa anak saya pulang.


Apa lagi dengan sekarang posisi Ayu sudah menikah dengan orang lain. menurut saya tidak ada salahnya kalau Ibrahim bersama saya,saya yang akan membiayai anak saya." terang Rehan panjang lebar. Seolah-olah merasa Ayah paling baik membuat Nita langsung tersenyum miring, ingin rasanya ia mempermalukan Rehan di hadapan orang banyak.


Nita langsung geleng-geleng tidak habis pikir dengan cara pikir Rehan masih sampai-sampainya mencari kesempatan dalam kesempitan.


"are you crazy? buka mata kamu lebar-lebar Rehan... kalian sudah lama bercerai,tidak sekalipun kamu memberi nafkah pada Ibrahim.


Sela beberapa tahun setelah bercerai,yang mencari nafkah Ibrahim adalah Ayu dan Aldi.


saya tahu kok pasti kamu ingin membuat Ayu tertekan, supaya Ayu tidak bahagia dengan pernikahannya. Karena memikirkan Ibrahim iya kan? saya tahu akal licik kamu Rehan.


Biarkan Ayu bahagia Rehan, cukup kamu menyakitinya selama kurang lebih 4 tahun .


kalau kamu benar-benar mencintainya,kamu akan membiarkan tersenyum. Walaupun itu tidak bersama kamu, Samapi sini paham?


Jadi tolong buang niat-niat buruk kamu itu bersyukur kamu di undang ke acara ini tidak usah membuat Maslah." cecar Nita dengan tegas membuat Rehan langsung terdiam.


" Dan satu lagi untuk beberapa hari ini, Ibrahim tidak akan bersama Ayu dan Aldi tapi Ibrahim bersama saya.


jadi kalau kamu ingin bertemu dengan Ibrahim,datang ke rumah saya tidak perlu ke rumah Aldi." lanjut Nita lalu ia kembali hadap depan melihat keluarga kecil yang sedang berbahagia itu.


deg!


"Ibrahim bersamamu?"


"iya memangnya kenapa,kamu pengen kan Ibrahim bersama Ayu. Biar kamu setiap hari ke sana cari-cari alasan untuk mengganggu Ayu,kamu pikir saya nggak tahu akal busuk kamu."lanjut Nita membuat Rehan kembali diam.

__ADS_1


'orang baik emang sellau ada cobaan tapi sebisa mungkin aku akan bantu kamu yu, aku nggak akan membiarkan laki-laki brengsek ini menghancurkan kebahagiaanmu,'ucap Nita dalam hati,tanpa ia sadari Edi memperhatikan dirinya sedari tadi.


***


Sore hari semua tamu undangan sudah pulang ,karena acara juga udah selesai.


Tinggallah Nita,Ayu,Edi dan Aldi di dalam serta orang yang di gaji Aldi untuk membersihkan semua peralatan yang di pakai.


"Kalian pulang saja biar Ibrahim bersamaku," ucap Nita membuat Ayu merasa tidak enak.


"Tapi Nita...


"shut...nggak ada tapi-tapian Ayu,bawa dia pulang kak."suruh Nita membuat Aldi berpikir sejenak.


"Tapi kamu yakin Ibrahim sama kamu secara kan ada kami orang tuanya?"tanya Aldi memastikan yang di balas anggukan oleh Nita.


"iya kak,justru kalau Ibrahim sama kalian,kalian jahat sih menurut aku.


Karena aku sendiri di rumah,dengan ada Ibrahim aku ada teman.


Tolong lah kalian berbagi karena kalian sudah ada dua, masa aku sendiri."terang membuat Aldi mengangguk.


"Ya sudah, tapi kalau misalnya kamu ada kerjaan atau bagai mana bilang saja biar saya jemput Ibrahim."lanjut Aldi membuat Nita mangut-mangut.


" iya ayo nanti malam kita ke pasar malam bareng om juga ." timpal Edi membuat Nita kaget.


"mau anti ." jawab Ibrahim lalu mendekati Nita membuat Nita langsung menggendong anak kecil itu.


"harus mau dong, nanti ini kita main permainan kayak kemarin kan?" lanjut Nita yang dibalas anggukan oleh Ibrahim Ayu hanya bisa tersenyum bahagia melihat kedekatan Nita dan putranya.


"


" kalian janjian? jadi maksudnya kamu bawa Ibrahim itu biar ada obat nyamuk gitu atau biar nggak canggung?"goda Aldi membuat Nita langsung melotot .


"shut up, nggak usah ke mana-mana . sana kalian pulang sebelum Ibrahim pengen sama Ayu lagi ."ujar Nita membuat Aldi langsung tertawa begitu juga dengan Ayu.


" ya udah, kalau gitu kasih aja ah yu kasihan nanti dia nangis nggak ada teman, "ucap Aldi pada Ayu yang dibalas anggukan oleh Ayu.


" iya kan nggak papa "jawab Ayu.


setelah itu Aldi langsung memboyong Ayu ke rumahnya, sepanjang perjalanan hanya ada kecanduan di antara mereka.

__ADS_1


padahal mereka sudah sering keluar berdua sebelum menikah. namun kali ini, entah kenapa Ayu merasa lebih berbeda saja terlebih Aldi sudah sah menjadi suaminya.


"yuk," panggil Aldi sambil menggenggam tangan Ayu, membuat Ayu kaget lalu menoleh.


"kenapa kak?" tanya Ayu.


" makasih ya," lanjut Aldi lalu ia mencium tangan istrinya itu membuat Ayu malu.


" aku nggak nyangka akhirnya impian aku dari SMA terkabul juga, menjadikan kamu sebagai istriku . lanjut lagi membuat Ayu tersenyum.


"makasih kak, "ucap Ayu pelan.


tidak lama kemudian mereka sampai di rumah Aldi, ini adalah kali pertama ayu menginjakkan kaki ke rumah ini. karena sebelumnya Aldi belum pernah mengajaknya ke sini.


"ayo turun, ini rumah kita." ajak Aldi dibalas anggukan oleh Ayu lalu turun dari mobil aldi langsung berdiri di belakangnya, lalu tiba-tiba ia menutup mata mata Ayu dengan kain membuat Ayu kaget.


"kak... "


"shut... aku ingin kamu tutup mata dulu ya . ucap Aldi lalu ia menuntung Ayu berjalan ke dalam rumahnya.


ceklek!


Aldi membuka pintu lalu kembali menuntun Ayu masuk ke dalam, kemudian ia kembali menutup pintu


" sebentar,' bisik Aldi membuat Ayu hanya mengangguk mengikuti arahan suaminya itu


sekitar 2 menit Ayu menunggu, namun belum ada tanda-tanda Aldi menyuruhnya membuka penutup matanya.


" kakak... "


"iya sayang sebentar kok ."sahut Aldi membuat Ayu tersenyum mendengar panggilan itu .


" oke..."


"sekarang kamu pegang ini " suruh Aldi lalu menandakan ketangannya Ayu. kemudian ia meletakkan sesuatu di tangan Ayu membuat Ayu langsung mengangguk.


" udah siap? "bisik Aldi membuat Ayu bergidik ngeri lalu ia mengangguk.


"bismillah, "ucapan Aldi membuka penutup mata Ayu. Ayu yang merasakan itu perlahan membuka matanya. hal yang pertama kali ia lihat adalah kue yang begitu indah di tangannya dengan tulisan


[selamat datang di kehidupanku Ayu]

__ADS_1


ayu yang membaca itu langsung tersenyum, lalu mendongak melihat Aldi membuat Aldi sedikit menunduk dan


cup!


__ADS_2