Tak Sanggup Hidup Denganmu

Tak Sanggup Hidup Denganmu
pengganggu malam pertama.


__ADS_3

'' Oh ya Mas aku pinjam ponsel dong, ponselku Nggak tahu taruh di mana, Mau numpang telepon dulu."


" um... aku aja yang telepon, sana kamu dengerin.''


sebelum beranjak dari kursi Desi melihat Rehan sekilas yang tampak menutup-nutupi ponselnya.


" Kamu belum tidur Mas? "Tanya Desi lagi membuat Rehan mendongak lalu menggeleng sekilas.


" Belum, masih belum ngantuk Mungkin sebentar lagi." jawab Rehan membuat Desi mangut-mangut kemudian ia masuk kembali.


melihat Desi sudah masuk ke kamar Rehan langsung menghela nafas lalu menyandarkan punggungnya di kursi.


"untung dia nggak curiga.' ucap Rehan dalam hati


setelah memastikan Desi sudah tidak datang lagi Rehan memberanikan diri menghubungi Ayu....


Drat! drat!


Aldi melihat ponsel Ayu bergetar tanpa membuang waktu ia langsung mendekati ponsel tersebut.


"Ayu.... "Panggil Aldi.


" Iya Mas, "sahut Ayu yang sedang di kamar mandi.


"kamu ngapain?"


" Mandi Mas. "jawab Ayu.


"nih lagi ada telepon. "


"dari siapa Nita? "Lanjut Ayu.


"bukan yu."


" Terus siapa? "tanya Ayu lagi membuat Aldi manyunkan bibirnya sejenak melihat Ayu.


Rehan


deg!


'Ngapain Mas malam-malam begini? Jangan bilang dia ingin menghancurkan Rumah tanggaku .' ucapan dalam hati lalu ia kembali melihat Aldi.

__ADS_1


"Angkat aja Mas, aku malas ngomong sama dia. Kalau Mas males ngomong juga blokir aja nggak apa-apa ." suruh ayu membuat Aldi menaikkan alisnya sebelah.


"Are you serious? "Tanya Aldi memastikan dibalas anggukan oleh Ayu.


"Iya Angkat aja kalau nggak blok," lanjut Ayu lalu ia kembali masuk ke kamar mandi


melihat hal itu bukannya marah Malah senyum-senyum bertepatan dengan telepon tersebut berakhir.


"Rehan... Rehan Apalagi sih, kamu takut istri kamu saya sentuh? hiks... Dasar laki-laki nggak jelas ." gumam Aldi lalu ia kembali meletakkan ponsel tersebut di meja.


setelah Aldi hendak bangkit dari duduknya, tiba-tiba ponsel Ayu kembali bergetar membuat Aldi mengurungkan niatnya untuk bangkit.


[ Halo Ayu] sapa Rehan Dengan semangat karena ia melihat Ayu mengangkat teleponnya.


[Halo. ]


D e g!


Rehan langsung tersadar jika mengangkat telepon itu bukanlah Ayu melainkan Aldi.


[Aldi?]


[ Iya saya, ]jawab Aldi dengan santai membuat Rehan langsung berpikir ke mana-mana Ayu di mana? sampai-sampai kamu yang angkat teleponnya. ]tanya Rehan membuat Aldi langsung menaikkan alisnya sebelah.


[ada nih di ranjang samping saya, ]jawab Aldi membuat Rehan langsung mematung.


'apa? tidak bisa tunggu waktu jam 10.00-an gitu baru Aldi melakukan hal itu. sekarang masih pukul 08.00 malam Masak Dia sudah menggauli Ayu?' ucap Rehan dalam hati mulai menggebu-gebu


hening!


[Halo Rehan,] lanjut Aldi membuat Rehan langsung tersadar.


[iya, ]


[Ayu geseran dikit sana sayang. ]ucap Aldi pura-pura mendesah membuat Rehan langsung berdiri memperjelas pendengarannya


[kamu udah ngantuk? masih jam 08.00 lewat loh, jangan dulu] lagi-lagi Aldi ngomong sendiri membuat Rehan yang awalnya ingin berniat mengganggu malam pertama Ayu Malah terbalik.


Tut!


' akh... Apa yang mereka lakukan, Kenapa Aldi seperti binatang, tidak Bisakah ia menahan nafsunya. 'umpat Rehan tiba-tiba merasa gerah

__ADS_1


untuk beberapa saat ia terdiam membayangkan Ayu di bawah kungkungan Aldi, detik kemudian ia menggeleng-gelengkan kepalanya.


" Akh... Apa yang kupirkan, aku bisa gila lama-lama memikirkan ayu terus."ucapnya sambil menarik nafas dalam-dalam.


" Mas... "Panggil Desi membuat Rehan menoleh, detik kemudian ia memotong melihat Desi memakai lingerie hitam.


entah apa yang terjadi padanya, tiba-tiba ia melihat wajah Desi samar-samar berubah menjadi wajah Ayu .


tanpa membuang waktu ia langsung mendekati Desi membawa istrinya itu ke dalam lalu kembali menutup pintu. Desi melihat Rehan terpencil langsung tersenyum miring, Iya tahu pasti Rehan sedang memikirkan Ayu makanya Desi berinisiatif mengalihkan pikiran Rehan.


'Aku tak akan membiarkanmu menggagalkan malam pertama Ayu dan Aldi, karena aku sangat tidak setuju Jika kamu kembali lagi bersama Ayu.' ucap Desi dalam hati .


lain hanya dengan Aldi malah ketawa dengan jadikan setelah melihat Rehan memutuskan sambungan .


"kira-kira apa yang dia pikirkan? aku rasa ia sudah berpikir ke mana-mana hahaha ...Rehan -Rehan, saya bukan tipe cowok yang gampang marah cuma gara-gara hal sepele seperti ini. "ucap Aldi sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.


Aldi tahu jika Rehan menghubungi Ayu hanya untuk memanas-manasi dirinya agar ia dan Ayu bertengkar.


"kak," Panggil Ayu tiba-tiba membuat Aldi yang sedang tertawa kaget lalu ia mendongak sambil tersenyum.


"kakak kenapa kok ketawa-ketawa? "tanya Ayu bingung yang dibales gelengan oleh Aldi.


"hum... Jangan bohong Kak, aku dengar kok tadi .Kakak jahilin Mas Rehan kan?" lanjut Aldi membuat Aldi terkekeh


ngapain coba dia nelpon malam-malam begini, apa coba tujuannya kalau bukan untuk memanas-manasi kita berdua supaya bertengkar atau enggak dia berniat menggagalkan malam pertama kita, Iya nggak? "ucapan Aldi yang di balas anggulkan oleh Ayu.


" Iya Kak, makanya aku bilang blokir aja kau mah malah diangkat." jawab Ayu membuat Aldi geleng-geleng tidak mengerti lagi dengan jalan pikiran Rehan.


" nggak usah biarin aja, aku senang kok bikin dia panas dingin, nanti kita tukaran ponsel aja. aku beliin kamu ponsel baru ke yang ini aku yang pake kamu mau ya?" lanjut aldi membuat Ayu bingung kemudian ia menggangguk.


"panas dingin maksudnya? jangan bilang kakak..." Tebak Ayu yang dibalas sanggupan oleh Aldi.


" Astaga kakak.. "ujar Ayu sambil terkekeh membuat Aldi berdiri lalu menarik pinggang Ayu ke dekatnya.


" kenapa ?kamu nggak suka aku manas-manasi dia? tanya Aldi dengan tatapan selidik membuat Ayu menggeleng.


"bukan nggak suka, tapi malu. "jawab Ayu lalu menunduk membuat tali terkekeh.


"ngapain malu, atau dia juga nggak ada malunya nelpon orang malam-malam begini udah tahu orang baru nikah ." ujar Aldi sambil mengusap pipi Ayu membuat Ayu langsung bucing .


"Boleh nggak aku buka jilbabnya?" tanya Aldi lembut, karena dari tadi Ayu belum memperlihatkan rambutnya pada Aldi.

__ADS_1


untuk sesaat Ayu diam, lalu detik kemudian ia mengangguk melihat mata elang suaminya itu . kemudian ia mengangguk pertanda setuju jika Aldi melepas jilbabnya. melihat Ayu mengangguk Aldi langsung tersenyum, lalu mencium pipi istrinya Itu sekilas sambil tangannya bergerak melepaskan jarum pentul dan terpasang di jilbab Ayu.


Ayu merasakan itu hanya diam sambil tangannya bertengger di pinggang aldi. begitu jilbabnya terlepas, tiba-tiba Ayu menunduk takut Tidak sesuai harapan Aldi, membuat Aldi langsung menarik perempuan itu dalam pelukannya.


__ADS_2