
Sinta yang merasa malu dan emosi saat itu karena di permalukan oleh Ayu di banyak orang, Ayu bukan ingin memalukan mertuanya itu tapi Sinta sendiri yang mau memulainya semua.
sampai di rumahnya Sinta terus terusan marah dan menceritakan semua yang terjadi di pasar oleh Rika dan Rehan,mereka berdua kaget lebih lagi parahnya Rehan karena udah sebulan ini dia tidak pernah ketemu dengan Ayu lagi,dia sangat senang kalau mendengar itu .
"ibu kesel tau sama Ayu ,berani sekali dia mempermalukan ibu di banyak orang,dasar istir kamu itu makin gak tau diri aja." marah Sinta
"emangnya ibu gak ngelawan dia gitu? kok kalah sih Sama perempuan aneh seperti itu."ucap Rika dengan santai
di sisi lain Rehan hanya memikirkan bagai mana caranya agar bisa ketemu dengan Ayu dan membawanya pulang ,sedangkan untuk menghubunginya saja dia tidak bisa .
"Rehan kamu kenapa malah bengong? jangan bilang kamu mikirin perempuan tak tau diri itu."tanya Sinta dan membuat sadar dari lamunannya sendiri
"sudahlah Bu ,buat apa aku mikirin Ayu,kan sekarang udah ada Desi yang jauh lebih cantik dari pada ay1u"jawab rehan bohong agar ibunya tidak bertanya yang lain lagi.
"kalau begitu cepat kamu ceraikan si Ayu itu baru nikah dengan Desi"ucap Sinta
"gak semudah itu Bu ,ibu sabar aja nanti aku akan menikah dengan Desip.
****
"kenap ketika aku sudah merasa bahagia ada saja orang yang tak suka dengan aku"batin Ayu dan duduk di depan televisi.
"Yu..kamu kenapa kok ngelamun aja dari tadi?" tanya Nita
"hmm gak Nit,aku cuman berpikir kenapa mereka begitu senang melihat aku tersiksa terus,pada hal kan aku sudah tidak lagi bersama keluarganya."jelas Ayu
"makanya kamu urus cepat surat cerai kalian jadi mereka gak akan berani gangguin kamu lagi "ucap Nita yang di balas anggukan oleh Ayu
"aku gak tau apa apa dengan begituan Nit"lanjut Ayu
"kalu itu gampang yang penting kamu mau pisah sama Rehan." lanjut Nita dan di balas anggukan oleh Ayu
dua hari berlalu Ayu sudah mengajukan perceraian di pengadilan,tinggal tunggu suratnya saja keluar . hari ini Nita dan Ayu rencana mau pergi jalan jalan di mall
__ADS_1
"Yu maaf ya kalau aku hanya bisa bawa Ibrahim jalan jalan saja ."ucap Nita
"kamu ngomong apa sih Nit, harusnya aku yang bilang begitu karena Ibrahim kan anak aku,dan Sampai sekarang baru kali ini dia bisa keluar untuk jalan jalan begini" lanjut Ayu yang melihat Ibrahim sangat bahagia walau hanya keliling saja.
"Nit..aku mau ke toilet dulu,aku titip Ibrahim dulu ya." lanjut Ayu dan berlalu pergi untuk mencari toilet
sepanjang jalan Ayu gak sengaja nebrak seseorang, karena orang itu seperti buru buru jadi gak sengaja mereka tabrakan.
brak..
"auuuu..."kata Ayu dan hampir jatuh kelantai tapi masih bisa menahan diri nya
"maaf aku gak sengaja"ucap laki laki itu dan berusaha mengumpulkan tumpukan kertas yang dia bawa tadi,Ayu pun membantu nya karena gak enak .
saat Ayu membantu mememungut kertas kertas tersebut laki laki itu malah menatap Ayu Karen baginya perempuan yang ada di depannya ini sangat tidak asing baginya.
"kamu Ayu kan"ucap Aldi
Ayu kaget karena laki laki itu menyebut namanya ,seketika Ayu kembali menatap laki laki itu ternyata teman sekolahnya dulu .
"kamu itu makin cantik aja."lanjut Aldi di balas senyum oleh Ayu
"udah lam kita gak ketemu, sekitaran 7 tahun deh."ucap Aldi
Aldi sangat bahagia bisa ketemu dengan Ayu Karen sejak SMA dia suka tapi masih ragu untuk mengungkap kannya ,Aldi hanya memikir kalau tidak akan ada perempuan mau sama dia jika belum sukses.maka dari itu setelah lulus Aldi sangat serius kerja.
"ayo aku traktir kamu makan ,udah lama tau aku cariin kamu tapi aku jga gak tau kalau kamu tinggalnya di mana"ucap Aldi tanpa sadar membuat Ayu membulatkan matanya karena kaget Aldi selama ini nayariin dia
"iya tapi aku panggil panggil anak aku dulu sama temen aku,soalnya tadi aku tinggal."lanjut a"yu
det
harapan Aldi sudah tak ada lagi untuk bisa bersama dengan Ayu,seketika raut wajah Aldi yang tadi bahagia berubah menjadi datar tanpa ekspresi.
__ADS_1
"kamu udah nikah?"tanya Aldi karena ingin memastikan kalau Ayu sudah menikah atu belum
"iya aku udah nikah, tapi ya begitu..."ucap Ayu tapi di potong oleh Aldi
"begitu ke Napa?" tanya Aldi
"rumah tangga aku sekarang lagi berantakan jadi aku udah pisah sama suami aku."jawab Ayu dan Aldi sangat bahagia mendengar itu
"ya udah aku panggil anak aku dulu nanti mereka kelamaan nunggunya"lanjut Ayu dan berjalan menuju di mana Nita tadi dan Ibrahim masuk di salah satu penjual baju anak.
tak butuh waktu lama Ayu dan Nita sudah jalan menuju ke Aldi ,Ayu sudah menceritakan kalau dia ketemu dengan teman sekolahnya dan di ajak makan , sebenarnya Nita tidak mau tapi Ayu yang maksa karena katanya kesihan oleh Aldi jadi mau tidak mau Nita ikut saja selagi di traktir.
"kenalin ini Nita teman aku"ucap Ayu
"Nita..."
"Aldi..."
di saat mereka makan hanya heningan yang ada , Karena Aldi tidak tau harus bilang apa Sakin bahagianya bisa bertemu dengan perempuan yang dia sayang waktu SMA.setelah mereka selesai Aldi pamit duluan karena masih ada janjian dengan temannya,tapi belum jauh Aldi baru sadar kalau belum minta nomor Ayu.ia segera berlari dengan cepat agar Ayu belum jauh
"Ayu..."teriak Aldi
"kenapa apa ada yang ketinggalan?"tanya ayul
"iya ada ,aku lupa minta nomor kamu"ucap Aldi dan sedikit malu,yang mana membuat Ayu tekekeh
"ya ampun aku kira apaan sampai lari seperti itu kak"lanjut Ayu dan mengambil ponsel Aldi yang tadi ia berikan ke Ayu
"nih udah"ucap Ayu
"makasih ya ,nanti lain kali lagi baru ketemu soalnya aku masih ada janjian dengan teman aku".lanjut Aldi dan jalan menuju parkiran.
"sepertinya temen kamu itu suka deh sama kamu ." lanjut Nita dan berjalan
__ADS_1
"gak mungkin lah kak Aldi suka sama aku, liat aja pakaian nya yang rapi begitu pasti dia orang kaya mana mau sama aku,apa lagi dengan satausku sekarang."ucap Ayu
"kalau laki laki benar sayang gak akan melihat dari segi itu Yu..kita liat aja deh nanti aku yakin dia itu suka sama kamu."titah Nita dan di Ayu hanya mengangkat kedua punggungnya.