Tak Sanggup Hidup Denganmu

Tak Sanggup Hidup Denganmu
laki-laki sederhana


__ADS_3

"hiks... kak aku mohon bangunlah, kakak tidak pantas seperti ini. "ucap Ayu tidak kuat menahan tangisnya. ia mulai sesegekan, lalu ia menutup wajahnya dengan kedua tangannya.


Melihat Ayu yang menangis sesegukan Aldi langsung tersenyum, lalu ia bangkit sejajarkan dirinya dengan Ayu.


"Ayu.. "panggil Aldi lembut membuat Ayu langsung tersadar.


"Maaf kak... aku terlalu cengeng. "ucap Ayu sambil menunduk membuat Aldi menggeleng.


"nggak kok, kamu menangis karena emang itulah isi hati kamu, hati kamu sangat rulus Ayu, kamu sangat mudah tersentuh dan sangat mudah kasihan. "ujar Aldi membuat Ayu mendongak. detik kemudian pandangan mereka bertemu.


"kakak aku bukan perempuan yang pantas buat kakak, masih banyak di luar sana yang mau sama kakak, "ucap Ayu membuat Aldi tersenyum lali melipat kedua tangannya.


"justru kalau aku nikah sama orang lain aku yang tidak adil pada diriku sendiri, karena aku dari dulu sejak ketemu sama kamu, aku udah jatuh cinta, namun waktu itu aku sadar bahwa aku masih pelajar dan madih belum bisa mempersunting kamu.


Jika saja wsktu itu aku sudah mapan sudah jelas aku mencari kamu dan mempersungting kamu.


Tapi tidak ku lakukan karena prinsipku menikahlah setelah kamu merasa mampu lahir dan batin, kerena pernikahan itu bukan main-main. Aku hanya ingin menikah sekali seumur hidup jika Allah mengizinkan, dan aku ingin menjadikan istriku bagaikan putri di kehidupanku dengan harapan dia juga mau menjadikanku sebagai pangeran di kehidupannya. "ucap Aldi panjang lebar, mebuat Ayu benar-benar tidak kuat menhan tangisnya.


"kak.. hiks.. udah aku nggak bisa dengarnya, "ucap Ayu sambil melambai lambaikan tangannya mengatakan jangan di terusjan.


"jika Rehan selama pernikahan kalian hanya membuatvkamu sakit hati, semoga aku bisa mengobati luka di hati kamu. "lanjut Aldi membuat Ayu langsung menggeleng.


"udah kak," ucap Ayu, ia merasa lututnya lemas seketika, Ayu berjongkok manutup wajahnya dengan kedua tangannya.


inu benar-benar kali pertamanya ia di buat luluh dan baper oleh laki-laki.


Aldu yang melihat Ayu berjongkok langsung ikut duduk di hadapan Ayu, ia mmeperhatikan wanita itu sambil tersenyum itu benar-benar membuktikan jika hati Ayu sangat-sangat lembut.


"Ayu"

__ADS_1


"udah ya kak, make up aku luntur, padahal udah capek-caprk di dandanin oleh Nita. "ujar Ayu dengan nada kesal lalu kembali menghapus air matanya.


Aldi yang melihat itu malah senyum lalu mengambilkan tisu untuknya.


"besar harapanku kamu mau menerimanya, karena ini adalah impian ku sejak sma. "lanjut Aldi dengan nada memalas mebuat Ayu diam sejenak.


"aku bukannya nggak mau kak tapi aku mikirin kakak, apa kata orang seorang Aldi yang mapan dan kaya raya menikah dengan perempuan sepertiku." lanjut Ayu membuat Aldi lagi-lagi mendengus kesal.


"sudah berapa kali aku bilang jangan pikirkan apa kata orang tapi pikirkan hati kecil kamu, tanyakan hati kamu ikuti perasaan kamu.


orang lain cuman menilai dari luar saja yang akan menjalani ini semua kita berdua Yu, susah senang, manis pahitnya hanya kita yang rahu. " ucap Aldi membuat Atu langsung diam.


"kakak mau ngasih waktu nggak?"tanya Ayu mulai bernego yang di balas anggukan oleh Aldi.


"tentu saja Ayu aku bukan tipe orang yang pemaksa, 7 tahun aku menunggu kamu. ya walau pun dulu aku sempat berpikir itu sudah tidak mungkin lagi dan sudah benar-benar sudah tidak bisa di gapai.


Apa lagi posisi kita yang tidak ada sinyal sedikit pun, tidak ada informasi sedikit pun tebgtang kamu.


Jika aku todak memiliku kamu, maka nama kamu akan tetap akan tersimpan di hati aku selamanya." terang Aldi air mata Ayu lagi-lagi banjir.


"udah.. hiks.. aku minta maaf jika aku menyakiti kakak, aku bisa membayangkan perjuangan kakak untuk bisa sukses,karena hanya ingin menikah dengan orang yang kakak sukai."lanjut Ayu membuat Aldi langsung mangangguk mantap.


"iya betul, aku melakukan ini semua selama bertahun-tahun hanya berharap ini Ayu cukup kita yabg di pisahkan selama 7 tahun, aku berharap ini tidak terulang lagi untuk yang kedua kalinya." lagi-lagi kata-kata Aldi membuat Ayu benar-benar tidak bisa berkata apa-apa lagi.


di saat orang lain meremehkan dan tidak menganggap keberadaannya di dunia ini karena ia berasal dari kaluarga miskin. ternyata ada orang yang setia menunggu nya bahkan mendoakannya setiap hari.


"aku butuh waktu kurang lebih 3 hari kak, aku ingin istiharat. " ucap Ayu yang di balas anggukan oleh Ayu.


"siap tidak apa-apa, seminggu pun bahkan sebulan itu masalah." jawab Aldi membuat Ayu langsung tersenyum.

__ADS_1


"ambil ini Ayu, "ucap Aldi sambil menyodorkan kotak kecil ke depan Ayu membuatsang empu bingung


"ini apa kak? " tanya Ayu membuat Aldi langsung tersenyum


"kamu buka ini, ketika kamu sudah yakin lahor batin menerimaku karena Allah Ayu. pakailah ini di saat peresmian projet di kantorku minggu besok. aku harap kamu bersedia datang ke kantorku. " lanjut Aldi membua ayu mematung.


"ke kantor kakak"


"hum.. kamu mau kan?"


pinta Aldi membuat Ayu bingung


"kakak yakin sama aku,menikah dengan mas Rehan ,ia bahkan tidak pernah membawaku ke kantornya walaupun sekedar mengenalkan pada teman-teman nya.


Dari situ aku berpikir kau memnag tidak layak datng di tempat seperti itu dan itu bukan tempatku, sekarang kakak malah mengajakku datang ke kantor kakak.


kakak yakin dengan semua itu? aku takut kakak menyesal atau malu saat aku datang. "terang Ayu panjang lebar mambuat Aldi menggeleng kuat.


"enggak demi Allah aku nggak pernah merasa malu dan menyesal kamu datang. justru aku bwrharap dengan hati yang sangat dalam, please datang.. bawa Nita dan Ibrahim itu tidak masalah. "lanjut Aldi membantah ucapan Ayu.


"toh kamu disana bisa melihat hal yang tak di duga-duga. "lanjut Aldi, Ayu yabg mendengar itu malah bingung.


"hal yang tak di duga-duga, apa kakak? "tanya Ayu penasaran membuat Aldi langsung tersenyum.


"tunggu tanggal mainnya."lanjutnya


setelah semuanya terasa amam Ayu dan Aldi lanjut makan bersama. selama makan, tidak ada yabg spesial hanya kadang canda tawa dan sedikit rasa canggung di antara mereka berdua.


Hari menungjukkan pukul 22:00 ,Aldi mengantarkan Ayu kembali pulang ke runah Nita.

__ADS_1


"terima kasih ya kak udah di ajak makan, udah di antering pulang juga. "ucap Ayu yang di balas anggukan oleh Aldi.


__ADS_2