
"mau anti.. "jawab Ibrahim lalu Iya memeluk kaki Nita.
"Ya udah kalau gitu Ibrahim ganti baju dulu ya baru kita pergi." suruh Nita yang dibalas anggukan oleh Ibrahim, lalu ia berlari ke arah kopernya mencari baju.
"Kamu yakin mau bawa Ibrahim ke pasar malam?" Tanya Ayu yang dibalas anggukan oleh Nita.
" Iya ayu, aku akan bawa dia ke pasar malam sekalian aku juga refreshing untuk banget di rumah." jawab Nita membuat Ayu mengangguk.
"Maaf ya gara-gara aku pergi kamu direpotin begini." ujar Ayu yang dibalas gelengan oleh Nita.
Tit tit tit
" Duh... Udah sampai lagi bentar lagi lipstiknya dikit lagi." lanjut Nita lalu mengoleskan lipstik tersebut di bibir Ayu.
" Dah Masya Allah perfect banget."ucap Nita sambil memutar-mutarkan Ayu
"Ya sudah kamu sana berangkat mumpung Ibrahim Lagi fokus nyari baju." suruh Nita yang dibalas sanggulkan oleh Ayu lalu ia mengambil tas kecilnya.
"Aku berangkat yanita titip Ibrahim."lanjut Ayu yang dibalas anggukan oleh Nita.
"Iya beb have fun ya." ucap Nita lalu memperhatikan Ayu yang mulai jauh.
'Masya Allah kamu cantik banget ayu spek Bidadari banget sih.' guman Nita lalu ia mulai mendekati Ibrahim yang sudah membongkar pakaiannya.
Begitu Ayu sampai di teras Aldi langsung mematung melihat penampilan Ayu, sedangkan Ayu yang melihat tatapan itu langsung menunduk.
"Masya Allah Ayu, Bajunya cocok banget buat kamu, bikin kamu tambah cantik."Puji Aldi membuat Ayu mengangguk sekilas.
"Terima kasih Kak."
" Ya sudah kalau gitu kita berangkat ya, biar pulangnya nggak malam banget .ajak Aldi yang dibalas sanggupan oleh Ayu
tanpa membuang waktu mereka langsung berangkat ke restoran yang sudah dipesan khusus oleh Aldi untuk mereka berdua.
sampai di restoran tersebut Ayu Bingung kenapa tak ada orang di dalamnya.
"kok restorannya kosong apa tutup?" tanya Ayu membuat Aldi menoleh lalu tersenyum.
__ADS_1
"Enggak kok, ayo masuk." ajak Aldi lalu menarik kursi mempersilahkan Ayu duduk terlebih dahulu.
kemudian satu pelayan datang ke depan meja mereka, membuat Aldi menulis pesanan mereka.
"ini beneran kosong Kak?" ulang Ayu membuat Aldi kembali menoleh lalu memperhatikan wajah cantik itu.
"saya sengaja mengosongkan buat kamu. "
D e g!
" mengosongkan? Maksudnya Kakak bayar semuanya?"tanya Ayu bingung sedangkan Aldi yang ditanya seperti itu hanya bisa mengangguk.
"Ya begitulah,"jawab Aldi membuat Ayu menganga.
"Kakak ngapain ngelakuin semua ini? pasti bayar karyawan, terus bayar restoran kayak gini mahal Kak. apalagi yang harusnya rame terus kakak kosongkan Kakak bayar berapa banyak?" cacar Ayu Iya benar-benar tidak mengerti lagi dengan jalan pikir Aldi yang selalu banyak menghabiskan uang untuknya.
"ya nggak papa yuk, Lagian ini restoran saya kok." lanjut Ali membuat Ayu langsung menaikkan kedua alisnya.
"restoran Kakak? punya kakak? "ulang Ayu merasa bingung yang dibalas anggukan oleh Aldi membuat Ayu mrnganga.
"Ayu udah nggak apa-apa kok,kamu nggak usah bahas itu lagi, sekarang makan dulu mungkin atau sembari nunggu makanan aku boleh nanya sesuatu nggak?" tanya Aldi sambil mengatur nafasnya.
" masa indah kamu udah habis nggak sih Ayu?" tanya Aldi membuat Ayu langsung menoleh dan mengangguk.
"udah Kak, sejak aku keluar dari rumah Mas Rehan kan itu udah hampir 2 bulan baru urus surat cerai.
Sekarang aku juga gajian di aplikasi aja jalan 4 bulan ini." jawab Ayu membuat Aldi langsung mengangguk paham.
" kenapa nanya masa indah Kak? "Tanya Ayu lagi, terlihat Aldi sedikit bingung untuk menjawabnya.
" saya ada niatan untuk nikah Ayu." ucap Aldi yang dibalas anggukan oleh Ayu sambil mengajukan jempol.
" Bagus dong Kak harusnya Kakak nikah dari umur berapa gitu." jawab Ayu membuat Aldi langsung menggigit Bibir bawahnya sejenak.
"Iya tapi saya pengen nikahnya sama... "Aldi menggantung ucapannya takut Ayu merasa tersinggung, sedangkan Ayu mendengar itu malah langsung melipat kedua Tangannya di atas meja
"sama? sama pacar Kakak? mantan tanda tanya atau lagi ada yang taaruf? "tanya Ayu bertubi-tubi membuat Aldi menggaruk tengkuknya sekilas.
__ADS_1
"Duh Saya bingung harus ngomong bagaimana, kamu tapi ada niatan mau nikah? "tanya Aldi membuat Ayu langsung bingung
"Kok malah nanya aku? kan yang mau nikah Kakak?" tanya Ayu lagi, Aldi langsung merilekskan badannya lalu menarik nafas panjang.
" Iya tapi aku mau... Aku," Aldi gugup membuat Ayu langsung menyandarkan tubuhnya di kursi sambil cemberut.
"Kakak mau ngomong apa sih sebenarnya? kok gugup gitu yang tadinya belum lapar jadi lapar dengarnya lama."Ayu mulai kesal membuat Aldi langsung menunduk lalu kembali mengangkat pandangannya.
"aku berniat ingin melamarmu Ayu. "
Jeleb!
"Hah? "
"nama pacar kakak ayu juga, "Jawab Ayu mencoba berpositif thinking, tidak ingin merasa baper dulu.
Aldi yang mendengar itu malah semakin gugup.
' kok aku gini ya? Mana Ayu cantik banget malam ini, Ayo Aldi... Utarakan perasaan kamu. Ayu udah mandiri bisa menghidupi dirinya sendiri dan Ibrahim, jangan sampai dia hilang kepercayaan pada semua laki-laki yuk bisa yuk... 'Ucap Aldi dalam hati menyemangati dirinya.
untuk beberapa saat ia diam, Aldi mencoba mengatur kata-kata di dalam pikirannya kemudian Ia turun dari kursi membuat Ayu semakin bingung.
sekarang posisi Aldi sedang berlutut di depan Ayu, membuat Ayu refleks berdiri dari duduknya
" Kakak ngapain? kok seperti ini ayo bangun nggak enak Nanti orang kiranya kakak kenapa-kenapa, ayo bangun Kak jangan kayak gini."ucap Ayu panik sambil memegang bahu Aldi berharap laki-laki itu mau berdiri.
bukannya berdiri Malah mendongak melihat wajah Teduh itu.
"Ayu Saya suka sama kamu sejak kita dari SMA dan sekarang aku berniat ingin mempersunting dirimu." ucap Aldi membuat Ayu langsung mematung
" aku? kakak suka sama aku? apa Kakak tidak salah orang? rasanya tidak mungkin kak.
jika aku yang jadi istri Kakak, itu ibarat di langit dan bumi. aku nggak mau Kakak jadi bahan omongan orang gara-gara aku." jawab Ayu dengan lembut mencoba memberi pengertian, membuat Aldi langsung menatap sendu wanita itu.
sehina itukah Ayu menganggap dirinya sendiri sampai dilamar Aldi pun Ayo merasa tidak cocok dan memikirkan omongan orang lain.
" Ayu aku tidak peduli omongan orang itu, aku tidak peduli Masa Lalu kamu. aku mohon terima aku ingin menunjukkan padamu bahwa pernikahan itu sangat indah." terang Aldi.
__ADS_1
Tes!
Ayu tidak bisa membendung air matanya mendengar kata-kata itu baru pertama kali ada laki-laki yang merambah padanya hingga seperti ini