Tak Sanggup Hidup Denganmu

Tak Sanggup Hidup Denganmu
06.mengcari


__ADS_3

itu lah seseorang yang serakah ,sudah kehilangan baru mau mengcarinya lagi tanpa ia sadar kalau itu semua adalah slahnya sendiri.tapi berusaha untuk menyalahkan orang kembali.


"Rehan..Rehan ."teriak Sinta yang baru saja datang


Rehan yang masih tidur merasa keganggu dengan suara orang yang teriak pagi pagi,dia pun berusaha membuka matanya dan meraih ponsel yang ada di sampingnya. rehan melihat jam yang menunjukkan 08:30 langsung bangun dan membuka pintu,dia berharap yang datang adalah Ayu tapi nyatanya bukan Ayu melainkan Sinta ibunya.


"kamu kenap belum ke kantor ?" tanya Sinta ke Rehan


"aku lambat bangun Bu." jawab Rehan


"Eman istri tak tau diri kamu itu ke mana sampai banguning kamu aja gak becus."ucap Sinta


"Ayu pergi ma."kata Rehan


"apa Ayu pergi?" tanyanya lagi untuk memperjelas apa yang barusan ia dengar


"iya Bu Ayu pergi karena mendapati aku selingkuh,tapi yang anehnya Ayu punya bukti foto waktu aku ketemu di restoran padahal ayu gak pernah kemana mana selain di rumah." jelas Rehan ke Sinta


"ya udah kan bagus kalau Ayu pergi, dia juga bukan istri yang kamu suka." kata Sinta yang mana membuat Rehan mengangguk


"sudah ma aku mau siap siap ke kantor ini sudah lambat."lanjut Rehan dan berjalan menuju kamarnya untuk mandi


setelah Rehan masuk ke kamarnya untuk mandi ,Sinta yang tadi membawa sarapan untuk Rehan menyiapkannya di meja dan menunggu Rehan keluar dari kamar


"sini kamu sarapan dulu." ajak Sinta tapi Rehan menoklanya dengan alasan lambat


"gak usah Bu nanti sarapan di kantor aja ini udah jam berapa aku sudah lambat" titah Rehan dan berpamitan oleh ibunya ,setelah itu Rehan berlalu pergi.


***


seminggu berlalu Ayu juga tak kunjung pulang,dia memilih tinggal di rumah Nita karena tinggal dia teman satu satunya yang dia punya


"maaf ya Nit kalau aku ngerepotin kamu"ucap Ayu ke Nita .

__ADS_1


"iya gak usah ngomong seperti itu aku juga senang ada temannya di sini" kata Nita


"Yuk kita nulis aja"ajak Ayu


"Eman dengan pikiran kamu seperti ini masih bisa memikirkan alur cerita?" tanya Nita


"iya Nit aku juga sudah terlalu tebal untuk masalah seperti ini" jawab Ayu


"ya udah aku bawa Ibrahim dulu ke kamar " lanjut Nita


tak terasa mereka menulis sampai jam 4 sore dan ayu menulis sekitaran 5000 kata


"Alhamdulillah gak kerasa ya nit udah sore aja,baru kali ini aku nulis sampai 5000 kata" ucap Ayu


"itu ma msih belum seberapa Yu,nanti kamu bisa tulis 10.000 kata sekaligus." lanjut Nita


"sini aku cek pendapatan kamu di situ" ucap Nita dan mengambil ponsel milik Ayu


"subhanallah Ayu kamu sudah ada pemasukan tinggal tunggu tanggal gajian kamu ini" kata Nita


Ayu sangat semangat menjadi penulis novel di aplikasi karena Nita sudah menceritakan semua keberhasilan dia dari situ untuk membantu keuangan dia,jadi Ayu mulai tergiur ingin ikutan seperti Nita


****


di sisi lain Rehan seperti orang yang tidak ke urus semenjak kepergian Ayu,rumah yang biasanya bersih dan mengkilap sekarang menjadi rumah yang sperti tak berpenghuni.sampai sampai dia sendiri jijik untuk tinggal di rumahnya sendiri


"aku harus pake baju ap ini,hari ini aku ada mitin dan semua kemeja aku sudah tidak ada lagi yang bersih.biasanya Ayu semua yang ngerjakan ini malah perempuan itu pergi ,dasar kamu Ayu istri tidak tau diri." teriak Rehan dengan emosi melempar lempar pakaian yang ada di dalam lemari


setelah sampai di kantor rehan hampir tekat untuk rapat,tapi untungnya dia buru buru untuk cepat datang.


setelah rapat Rehan keluar kantor dan berjalan menuju restoran yang tidak jauh dari kantor untuk makan siang.pikirannya sangat tidak karuan dengan memikir Ayu terus,entah kenapa dia merasa kehilangan saat Ayu pergi.


****

__ADS_1


sebulan berlalu Ayu dan Nita sudah menerima gaji mereka dari menulis, Ayu sangat bahagia dengan hasil kerjanya sendiri dia bisa pegang uang sendiri.


"baru kali ini aku bisa pegang uang sebanyak ini Nit semenjak aku sudah menikah dengan mas rehan."curhat Ayu


"makanya kamu harus bisa bangkit jangan teru terus untuk seperti dulu lagi belajar membahagiakan diri kamu sendiri "ucap Nita


setelah itu mereka berangkat ke pasar untuk belanja kebutuhan dapur dan belanja bulan karena gaji mereka juga di hitung lumayan


"Nit aku ke sana lita -liat dulu ya"ucap Ayu dan menunjuk ke arah yang berbeda ,Nita membalas dengan mengangguk


setelah sampai di penjual sayur Ayu ingin membeli beberapa macam sayur untuk besok sama lusa supaya gak ke pasar lagi belanjanya, tapi dia kaget dengan suara yang memanggilnya dari belakang,tapi Ayu berfikir sejenak bahwa suara itu sangat dia tau


"ohh ternyata kita ketemu di sini permepuan tak tau diri" ucap Sinta mertua Ayu


mama batin ayu


"maaf ya Bu aku gak ada waktu buat ribut dengan ibu " jawab Ayu


"keman aja kamu sebulan ini gak pulang pulang atau kamu sudah jadi perempuan malam supaya bisa bertahan hidup"sahut Sinta dengan senyum kecut


"Bu jangan ngomong yang asal kalau ibu gak tau apa apa"ucap Ayu dan berusaha menghindar tapi tetap saja ibu mertuanya itu selalu menahan Ayu


"gak usah sok alim kamu,aku juga tau kalu kamu gak bisa cari uang jadi pasti dengan kerja begitu kamu bisa hidup,makanya gak usah soksok ingin pergi dari rumah,ank saya kan baik mau kasi makan kamu gratis malah ngelunjak juga jadi terserah kamu ja sih."jalas Sinta dengan sntainya ,tanpa mereka sadari bergagai mata sudah tertuju dengan mereka


"hey ibu mertua yang baik hati,harusnya anda bahagia dong aku pergi dari rumah ,kan gak bikin anak kamu keluar uang lagi dan gak ada pengemis yang tinggal gratis di rumah anak kamu .tapi aku heran kenapa kamu seolah berat kalau aku pergi dari rumah atau kalain masih membutuhkan tenaga gratis ku ini"tegas ayu tak kalah dengan Sinta, saat itu Sinta sudah merasa malu tak tau harus ngomong apa lagi


"dan satu lagi ya jangan pernah ganggu hidup aku lagi karena aku pergi dari rumah anakn kamu gak bawa emas atau pun uang jadi stop ngusik hidup aku"lanjut ayu dan berlalu pergi


tapi langkanya berhenti karena Sinta menarik jilbab ayu dengan keras sampai sampai ayu meringis kesakitan


"auuuu ..lepasin sakit.." teriak ayu tapi Sinta tak menghiraukannya


terlihat Nita yang dari juh melihat kerumunan itu segera menghampiri karena mendengar suara ayu yng meringis kesakitan segera menepis tangan Sinta dengan kasar lalu memperbaiki jilbab ayu

__ADS_1


"lepasin .. dasar mertua gak tau diri,Ayu salah apa sampai sampai kau buat dia sakit seperti itu." ucap Nita


__ADS_2