
Cinta yang abadi bukan sampai tua Apalagi sampai menutup mata
Melainkan
Cinta yang sampai ke jannahNya
~Takdir Terindah~
Ukhfira
~Cerita ini hanyalah karangan penulis semata, dan berharap dapat diambil manfaat serta pelajaran yang tertuang dalam cerita ini untuk kehidupan kita agar lebih baik lagi~
Sebelum baca cerita ini jangan lupa sholat dan baca Al-Quran dulu yah
Selamat membaca
Semoga suka
🌻🌻🌻
Dinginnya suhu malam tidak menyulutkan semangat Alesya untuk terbangun dari tidurnya, menghidupkan malam dengan kegiatan rutinnya. Sholat tahajjud untuk mendekatkan diri agar lebih dekat kepada menciptanya.
Suara lantunan ayat-ayat kalamullah terdengar indah di telinga Alesya. Dengan khusu' Afnan melantunkan ayat-ayat suci Al-Quran disela-sela menjalankan sholat tahajjudnya sebagai seorang Imam sholat.
Akhirnya Alesya merasakan kembali nikmatnya beribadah bersama imam hidupnya. Nikmat Allah manakah yang Alesya dustakan?. Tiada kenikmatan selain nikmat dari Allah yaitu dapat menunaikan sholat malam bersama kekasih halal.
"Assalaamu 'alaikum warohmatullah wabarokaatuh."
Sholat tahajjud berjamaah yang didirikan oleh Afnan dan Alesya kini mencapai salam. Lalu mereka berdua dengan kompaknya menengadahkan kedua tangan seraya berdoa kepada Allah Subhanahu Wata'ala.
"Ya Allah ya Robbi ya Rohman ya Rohim, Allahumma Sholli ala Muhammad. Ya Allah hamba kembali bersimpuh dihadapanMu bersama istri hamba yang kini sudah berkumpul lagi bersama hamba. Terima kasih ya Allah atas izinmu kini hamba sudah berkumpul kembali bersama istri hamba dan juga anak-anak hamba. Hanya Engkaulah Allah yang pantas hamba sembah dan Hanya Engkaulah Allah tempat hamba meminta. Tuhan semesta Alam." Doa Afnan dalam hati.
"Ya Allah ya Rohman ya Rohim, Allahumma Sholli ala Muhammad. Ya Allah terima kasih Engkau telah mengembalikan kembali suami hamba, terima kasih Engkau telah mengembalikan kembali ayah dari anak-anak hamba. Jadikan kami keluarga yang sakinah mawadah dan warohmah." Doa Alesya di dalam hatinya.
"Aamiin Allahumma aamiin." Ucap keduanya sama-sama mengucapkan kata amiin dalam hati.
Afnan memutar tubuhnya untuk menghadap ke Alesya yang duduk di belakangnya. Lalu Alesya mencium punggung tangan Afnan dengan hormat. Afnan mencium kening Alesya dengan sayang.
__ADS_1
"Einy sebelum aku pergi ke masjid, mumpung masih ada waktu ayo kita baca Al-Quran bersana-sama ya, perdengarkan kepada Arsya dan Arsy agar nantinya saat mereka dewasa mereka terbiasa untuk membaca Al-Quran."
"Iya Alby, aamiin Allahumma aamiin."
Alesya dan Afnan bergegas untuk menggendong Arsya dan Arsy di tempat tidurnya kemudian mereka duduk berdekatan dan ditangan satu mereka sudah ada Al-Quran yang baru saja diambil dari meja kecil yang berada disekitar kamarnya.
Dengan sangat khusu' Afnan dan Alesya memulai membacakan ayat-ayat Al-Quran dengan suara merdu nan indah agar bayi kembar mereka dapat mendengarkannya dengan tenang.
خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ
“Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al Quran dan mengajarkannya.”
HR Bukhari dari Utsman bin ‘Affan radhiyallahu’anhu.
∆∆∆∆∆
Hari ini Alesya dan Afnan mengajak buah hati mereka, si kembar, Arsya dan Arsy jalan-jalan ke taman yang letaknya tidak jauh dari rumahnya dan masih sekitaran perumahan yang mereka tempati. Alesya dan Afnan berjalan beriringan. Alesya memeluk mesra lengan Afnan. Sementara kedua tangan Afnan memegang serta mendorong kereta dorong yang didalamnya ada si kembar.
Di setiap perjalanan para tetangga saling bertegur sapa dengan Afnan dan Alesya. Bahkan ada beberapa yang menghampiri mereka untuk melihat kelucuan Arsya dan Arsy. Sangat menggemaskan.
Kini Alesya dan Afnan sudah sampai di taman. Banyak juga orang-orang yang sedang menghabiskan waktu bersama keluarga mereka masing-masing.
"Ayo Alby."
Alesya dan Afnan duduk di bangku taman yang sedang kosong tak berpenghuni. Mereka duduk begitu dekat. Dan Afnan merangkul Alesya. Mereka berdua tersenyum kearah Arsya dan Arsy yang berada dalam kereta dorong di depan mereka.
"Maa syaa Allah, sekarang aku bahagia sekali Alby, alhamdulillah Allah menghadirkan kamu, Arsya dan Arsy dalam hidup aku, aku bersyukur banget." Ucap Alesya yang membenamkan wajahnya di dada bidang Afnan. Dan Afnan mencium puncak kepala Alesya dengan berkali-kali seakan menggambarkan perasaan Afnan saat ini yang juga bahagia.
"Alhamdulillah, aku juga bersyukur dan bahagia bisa menjadi bagian dari hidup kamu. Membangun rumah tangga bersama kamu dan mempunyai anak-anak yang sholih-sholihah in syaa Allah."
"Aamiin." Ucap Alesya mengamini.
"Alby."
"Iya Einy."
"Alby, aku ingin terus berada di samping kamu selamanya."
__ADS_1
Afnan mencium kening Alesya dengan sayang. "Aku juga ingin terus menemanimu Einy, in syaa Allah selamanya juga."
"Alby."
"Iya Einy."
"Aku ingin berjodoh sama kamu."
Afnan menyerngitkan dahi. "Lho bukannya kita sudah berjodoh kan?, buktinya sekarang kita sudah dipersatukan sama Allah bahkan Allah sudah menitipkan Arsya dan Arsy kepada kita."
Alesya tersenyum tulus. "Iya tapi aku ingin berjodoh sama kamu bukan cuma di dunia saja tapi di akhirat juga, kita ke syurga sama-sama, kamu mau kan menggandeng aku ke syurganya Allah?"
Afnan pun ikut tersenyum. Kemudian menggenggam erat tangan Alesya. Mencium tangan Alesya dengan rasa cinta yang membara. "Aku mau menggadeng kamu ke syurganya Allah, kita ke Syurga-Nya Allah sama-sama ya."
Alesya mengangguk setuju. "Aamiin Allahumma aamiin."
"Tapi Alby, nanti di syurganya Allah, banyak bidadari yang cantik-cantik, bahkan mereka lebih cantik dari aku dan lebih mulia dari pada aku, apa kamu nggak tertarik sama mereka?"
Afnan memutar bola matanya seakan sedang berpikir. Kemudian kembali berucap. "Hm, ya nggak lah Einy, aku akan tetap memilih kamu menjadi istriku dunia akhirat, in syaa Allah. Bahkan nanti bidadari-bidadari syurga itu iri sama kamu karena kamu adalah Bidadari dunia yang taat kepada suaminya. Dan aku bangga sama kamu."
Alesya tersenyum bahagia. Puas dengan jawaban yang Afnan utarakan kepadanya. Alesya semakin mempererat pelukannya. Afnan juga turut membalas pelukannya dengan tak kalah eratnya.
"Aku mencintaimu karena Allah, Alby."
"Aku juga mencintaimu karena Allah, Einy."
Alesya dan Afnan saling menatap dengan rasa cinta diantara keduanya. Cinta yang halal diatas ridho Allah subhanahu wata'ala. Dan mereka berharap cinta mereka bukan hanya cinta sampai menutup mata melaikan cinta yang sampai ke jannah-Nya. Maa Syaa Allah.
Perjalanan cinta
M. Afnan Rafisqy
❤
Alesya Faihanah
.....TAMAT......
__ADS_1
❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤