Takdir Tuhan ( Anak Nakal )

Takdir Tuhan ( Anak Nakal )
Ulang tahun Berlian dan Alma


__ADS_3

Kini Amenah tinggal menghitung hari, menati kelahiran ke 3 nya. Memasuki usia 9 bulan bidan Arum menyarankan agar Amenah tidak terlalu capek.


Mobil yang ditumpangi Ibu Yeni dan Berlian sudah terparkir di pekarangan. ibu Yeni turun dari mobil sambil menggendong Berlian yang masih tertidur. Amenah menyambut kedatangan ibunya


"Assalamu'alaikum ibu".


"Waalaikumsalam Ame, bagaimana kabar mu dan Alma? "


Ame mencium tangan Ibu


"Alhamdulillah kami baik baik saja ibu"


Ali menghampiri dan mencium tangan ibu "Biar sy yang gendong Berlian bu"


Ali mengambil Berlian dan membawanya ke Kamar.


ibu Yeni melihat kesegala arah "mana Alma, Ame? " belum Amenah menjawab sudah ada yang berteriak sambil berlari dari arah dapur.


"neneeeekkk.. " Alma minta di gendong ibu Yeni


"Masayaalah putri cantik nene sudah besar"


Alma digendong Nenek sambil di ciumi terus. "muaachhh.muaacch..cup..cup."


"Ctop.. nenek.. " Alma geleng-geleng dan minta turun.


Alma berlari keluar rumah. bi Kiah yang mengikuti Alma ikut berlari.


"hati hati Almaa... " Nenek berteriak mengingatkan alma.

__ADS_1


Amenah membawa minuman


"silahkan diminum bu.. "


ibu terus memperhatikan Alma yang terus mengejar ngejar ayam


"aduuhh.. Ame, itu Alma takut jatuh.. "


"Alma tidak bisa di cegah ibu" jawab Amenah.


"yeeaahhh... ooo... ooo..oookk" alma berteriak kegirangan


"neng Alma.. ayamnya jangan dicekik nanti mati". bi Kiah agak ketakutan, kalau ayamnya mati seperti beberapa waktu lalu. Alma malah senang ayamnya di pegang kuat dan di Ayun ke atas kebawah.


"ya Allah alma... " nenek berlari hendak mengambil ayam yang dipegang Alma


"kasian ayam Alma. bisa mati"


Amenah dan bi Kiah mengikuti ibu Yeni dari belakang sambil tertawa.


"ibu jangan dikejar, nanti Alma larinya semakin jauh, biarkan saja bu..".


" Menangani Alma harus pintar pintar. tarik ulur ibu.. hehehe.. "


Amenah teringat sesuatu..


" Alma.. ibu punya kue dan balon, Alma mau tidak" Alma menggeleng.


"ya sudah Kue dan balon nya untuk Bang Lian saja. Ayoo bu.. bi Kiah.. kita tinggalkan saja " suara ibu agak keras biar terdengar Alma. merekapun meninggalkan Alma.

__ADS_1


Alma mengekor mereka. sambil menggedong ayam. "Tuh.. kan bu.. Alma mengikuti kita"


ibu Yeni langsung ke kamar mandi membersihkan diri. Amenah dan Bi Ikah pergi ke dapur. Alma menarik ujung baju Amenah. "mbu.. mana kuenya..?"


Alma jongkok sejajar Alma "simpan dulu ayamnya dibelakang, terus mandi sama Bi Ikah. ibu siapkan kuenya. Ok.. "


Alma berdiri tegak "OK... " berlari kebelakang mencari bi Ikah.


Berlian berada di pintu dapur "ibu.. nenek mana? ".Amenah menghampiri Berlian " nenek sedang mandi, Lian Mau mandi juga? " Lian menggedor pintu kamar mandi. "nenek.. nenek.. Lian mau mandi.. " ibu Yeni membuka kamar mandi "iya, ayo.. sini nenek mandikan.. Alma mana Amenah biar sekalian mandinya? " Amenah menoleh ke arah ibu Yeni "Alma sedang mandi dibelakang ibu".


" hmm.. ya sudah... " ibu Yeni menutup pintu kamar mandi


.........................


Pukul 4 Sore. semua keluarga besar sudah berkumpul dirumah Amenah, tetangga, kerabat membawa anak anak mereka.


Ya.. hari ini tepat ulang tahun Berlian dan Alma.


Berlian berusia 4 tahun, Alma 2 tahun. seperti direncanakan mereka lahir di bulan dan tanggal yang sama. sudah Takdir Tuhan.


Amah dan Aki Hasan sudah membelikan gaun untuk Alma, namun Alma mengamuk. tidak suka gaun itu. Alma lebih senang memakai kaos dan celana gaya casual. Dari pada acara berantakan lebih baik menuruti kemauan Salma.


Acara sederhana hanya pengajian ibu ibu dan Pembagian snack untuk anak anak.


Ibu Amah yang membuat nasi tumpeng serta lauknya. karena jika masak dirumah Amenah, waduuhhh bisa gawat...


Berlian duduk manis ketika ibu ibu pengajian membacakan doa, sholawat dan ayat suci. lain halnya dengan Alma. entah Alma sekarang sedang dimana. para nenek clingak clikuk mencari Alma. "Alma dimana bu Amah? " tanya bu Yeni.


"entahlah dari tadi tidak terlihat" Ibu Amah pemanggil Amenah sambil melambaikan tangannya "sini.. Alma kemana". Amenah menghampiri ibu mertuanya " Alma ikut Om Fikar membeli minuman bu".

__ADS_1


sambil mengelus dada bu amah " alhamdulillah, takutnya ngacak acak makanan di dapur hehehe.. "


Amenah tersenyum


__ADS_2