Takdir Tuhan ( Anak Nakal )

Takdir Tuhan ( Anak Nakal )
Salma Cemberut


__ADS_3

Berlian dan Salma terbangun dari tidurnya ketika mendengar sudah banyak orang di rumahnya.


Salma menarik lengan Berlian keluar kamar"Bang ian.. alma mau ke mbu". Berlian dan Salma keluar bersama


"Haloo Abang ian, kaka Salma sudah bangun ya" sama nenek Yeni.


Mendengar suara orang dewasa sedang tertawa di kamar Amenah. membuat Salma penasaran dan berlari ke sumber suara. "onti Dewi..om Fikal.." Alma menerobos kerumunan orang dewasa..


Ya kamar Amenah saat ini ada Fikar dan istrinya bernama Dewi serta putranya bernama Salman, ada Aki Hasan dan ene Amah juga. juga 2 orang tetangga nya. padahal waktu masih menunjukkan pukul 6 pagi lochh.. mereka antusias datang ketika mendengar kabar Amenah sudah melahirkan. Maklum namanya di kampung suka heboh hehe..

__ADS_1


"Alma hati-hati sayang" ene Amah berusaha mencegah Alma yang mendekat ke ranjang ibunya "mbu tenapa? " Alma merasa heran dengan ibunya yang terbaring diranjang tidak melihat bayi karena bayi Aida digendong Aki Hasan. "Alma ini adik Alma sudah lahir" ene Amah menunjuk bayi yang digendok Aki Hasan.


Alma melompat lompat ingin melihat adiknya "euuhh.. euuhh.. " ene Amah mengambil Aida dan berjongkok sejajar Alma "ini adik nya Alma cantik kan. sama seperti Alma" Alma mencolek coleh pipi dan lengan Aida. beby Aida menangis "oeekk. oeekk.. " Alma kaget "uuiihh.. jangan nanis.. ade... " mengusap lengan beby Aida.


Aki Hasan dan Fikar keluar kamar diikuti 2 tetangga lainnya "mungkin beby Aida kegerahan karena banyak orang disini" Desi pun ikut keluar.


Berlian naik atas ranjang dan melihat beby Aida yang sedang menyusu. " ini adik Abang ian dan kakak Alma namanya adek Aida" Amenah berusaha menjelaskan kepada anak anaknya. Berlian mulai tersenyum "Adek Aida" keluar dengan lembut suara Abang.


"Adek.. Aida.. halo.. adek Aida.. " Berbeda dengan suara Alma yang cukup keras, Sampai beby Aida bergetar terperanjat ketika menyusu. "suara kakak alma nya kecilkan sedikit ya, biar adek Aida nya tidak kaget".

__ADS_1


Berlian menempelkan jari telunjuk dibibirnya " sssttt.. jangan berisik Alma.. nanti beby Aida menangis"


Alma cemberut. Ene Amah mengajak Aida keluar "ayo Aida, minum susu dulu. nenek sudah buatkan susu yang banyak buat Aida". Aida menuruti neneknya itu.


Alma masih cemberut, sorot matanya yang tajam. membuat orang dewasa melihat nya sangat lucu.


Onti Desi sampe penasaran "kaka Alma kenapa kok cemberut? " Alma memalingkan wajahnya dari tatapan Onti Desi "eehhh.. cantiknya hilang deh" Ongi Desi merasa geli sendiri. kali ini bukan hanya cemberut namun Alma menyilangkan kedua tangannya di dada. "anak ayah kenapa. pagi-pagi sudah ngambek? " ayah menggendong Alma. Alma pun tidak menolaknya. "ini susu Alma sudah nenek buatkan diminum dulu ya. Lalu kita kasih makan ayam dibelakang. Alma tidak cemberut lagi dan meminum susunya hingga habis dengan sekejap.


Ali membawa Alma ke belakang rumah. dimana banyak ayam kampung peliharaan Ali dan 4 petak kolam Lele "Alma ini kasih makan ayam nya, terus kita kasih makan Lele nya. Ok" Alma berteriak sambil lompat "yeaahhh.. " membuat ayam ayam pada kaget krepekkk..krepekk menjauh "alma jangan lompat, ayamnya pada kabur tuh.. "

__ADS_1


__ADS_2