Takdir Tuhan ( Anak Nakal )

Takdir Tuhan ( Anak Nakal )
Pertemuan


__ADS_3

Pukul 7 pagi bi Kiah datang, seperti biasa merapikan piring bekas sarapan, membersihkan rumah "Alma, ibu mau mengantarkan Bang ian sekolah, mau ikut tidak?" Salma menggeleng "Alma ikut bi Kiah ibu.. " ya Salma lebih memilih ikut bi Kiah, mencuci di sungai "ya sudah ibu pergi dulu, Hati-hati di sungai jangan main jauh-jauh". Salma mencium tangan Amenah. Amenahpun pergi ke sekolah mengantar Berlian.


Pukul 8 bi Kiah sudah bersiap membawa ember cucian " ayo neng.. " Salma mengikuti Bi Kiah. Dengan perasaan senang dan riang Salma berlari lari kecil, sesekali bertanya pada bi Kiah apa yang dilihat diperjalan. banyak yang menyapa Salma juga.


Tetangga dan saudara bi Kiah senang dengan Salma karena menurutnya Salma selain cantik, Periang dan cerewet juga. Salma senang berada di keluarga bi Kiah. seperti hari ini.


Di sungai ada beberapa ibu ibu yang masih mencuci "Mak Kiah, Salma tidak ikut? " Bi Kiah menunjuk Salma yang sedang memetik bunga dipinggir sungai "tuh.. anaknya lagi ngambilin bunga" keponakan bi Kiah itupun melihat kearah yang dituju bi Kiah "hei.. neng geulis, dikira ga ikut" sapa nya. Salma turun ketempat mencuci "hati-hati neng, mau kemana? " Salma terus turun ke sungai "eehh.. eehh.. hati-hati.. Awas..!! "


sreeaat... kcepluk.. biuurrr..

__ADS_1


Benar saja Baru di ingatkan Salma sudah kepeleset dan tercebur ke sungai. "yaelaahhh neng.. udah dibilangin.. mau kemana atuh.. itu bocah.. " emak emak pada ribut. Bi Kiah mengangkat Salma dan memindahkan ke tempat yang tidak begitu dalam "biarin dah Kiah, biar maen air dulu ntuhh bocah.. baru kalo udah beres mandiin dah.. " tutur emak satu lagi "iya mpok". Salma anteng bermain air dan ikan kecilny.


Selang beberapa menit Salma melihat 4 anak Laki-laki yang usianya berbeda 3 sampai 4 tahun dengan Salma. Salma penasaran.


Salma mengikuti anak-anak tersebut "eh.. neng Alma.. " anak laki-laki itu ada yang kenal dengan Salma. Salma melihat rajutan kayu bambu yang berbentuk kerucut"lagi main apa? " tanya Salma "ini mau bikin jebakan buat ikan" Salma memperhatikan benang dan ada kail nya "kalo itu untuk apa? " itu buat ngurek, mau cari Belut disawah".


"tahh.. tahh.. lubang belut, sok asupkeun umpanna" (itu lubang belut, ayo masukan umpannya) "heuueh sabar dak, keuheula cacingna acan di kait" (iya sabar, cacingnya belum di kaitkan) Salma serius mengikuti 4 anak laki-laki itu. "eta neng Salma milu tru nanaon kitu? " (itu neng Salma ikut tidak apa-apa?) "heeh.. eyy.. bisi mak Kiah nyarekan. teu bebeja" (takut Mak Kiah nyariin. kita ga bilang)


Setelah satu jam Bi Kiah selesai mencuci sekarang mau mandiin Salma "Neng Salma... Neng.. eleuhh.. Neng Salma kamana? " bi Kiah ketakutan "tadi pan tidinya Kiah" (tadikan disana Kiah) jawab Kakak bi Kiah "iya teh, tapi teu aya" (iya teh tapi ga ada) "Astaghfirullah" semua panik "coba mak urang papai.. mugia we ulah ka kebon luhur itu" (coba kita cari, mudah mudahan jangan ke kebun atas sana)

__ADS_1


degg.. hati bi Kiah mulai gelisah "Moal kaditu mah, poek, jukutna jarangkung" (Tidak kesana, gelap, rumputnya tinggi tinggi) "coba belah dinya. disawah"(coba sebalah sana, di sawah) kata kakak bi kiah. Bi Kiah naik ke atas melihat Sawah yang Luas. nmaun bi Kiah teringat baju yang dipakai Salma dan terlihat ada di ujung sawah "alhamdulillah, aya tuh..ti ditu" (Alhamdulillah ada itu disana) semua melihat arah telunjuk bi Kiah. "oh jeung Si Asep, si Wawah eta mah lin? " (oh sama si Asep, si Wawah itu) keponakan bi kiah menimpali "iya.. "


semua emak emak bertepuk tangan lalu melambai memanggil anak-anak


"Asep.... Wawah... kadieu... hei... "


mereka berlima menoleh arah suara yang tidak terlalu terdengar jelas. "sep.. dititah kaditu.. " (Sep.. disuruh kesana) kata wawan "hayu.. ajakan neng Salma, mak Kiah arek balik meureun" (ayo.. ajakin Neng Salma, Mak Kiah mau pulang kayanya) mereka mendekati Mak Kiah. Salma di elus elus "Ya Allah neng bikin kaget bibi, dikira hilang kemana.. ayo mandi dulu" Salma dibawa ke sungai dan segera dimandikan disana. Begitupun ke 4 anak lelaki yang bersama Salma ikut mandi di sungai. mereka malah bermain air "ehh.. tong nyonyoo cai.. bisi kana soca" (eh.. jangan main air, takut kena mata) Salma dan ke 4 anak lelaki itu sangat senang hari ini.


Inilah awal persahabat Salma dengan Asep, Wawah, Ahmed, Ari

__ADS_1


__ADS_2