
Amenah sibuk dari subuh, begitupun Ali yang telah memotong 10 ekor ayam. Bi Dewi membantu menyiapkan hiasan, bi Ikah memasak di dapur dengan ene Amah. Kakek nenek Yunus pun sudah datang membawa banyak hadiah.
Ya.. hari ini Acara syukuran usia Berlian ke 8 tahun, Salma 6 tahun, Aida 4 tahun.
Salma senang bukan main, banyak balon dan hiasan lainnya. "Alma sini, nenek sudah belikan Alma gaun yang cantik" Salma menghampiri nek Yunus "ini baju princess ya nek. ibu sudah bilang nenek mau belikan baju princess" Nek Yunus memperlihatkan gaun berwarna pink yang sangat cantik, sengaja neneknya beli di Singapore ketika ikut kunjungan kerja. Salma sebetulnya kurang begitu senang. tapi semalam ibunya bilang "Alma kita harus menghargai pemberian orang lain, walaupun Alma tidak suka. ambil ya, agar nenek kakek senang dan bahagia".
Salma ingat pesan itu. Salma tersenyum " iya nek, nanti Salma pakai ".
Pukul 9 pagi mengadakan pengajian ibu-ibu, dan Siangnya acara syukuran bersama anak anak. tidak ada tiup lilin ya, hanya nasi tumpeng yang dibuat ene Amah.
__ADS_1
Salma mengenakan Gaun berwarna pink dengan payet mute-mute yang sangat cantik, begitupun Aida baju yang sama. Berlian mengenakan Tusedo dasi kupu-kupu. undangan yang hadir terpesona dengan Salma. ya Salma dan berlian memiliki wajah oriental Pakistan. baru kali ini memakai gaun rambut hitam lebatnya tergerai indah dengan bandana yang serasi.
Bukan hanya anak-anak yang bilang Salma cantik, ibu-ibu pun kagum akan kecantikan Salma. "Subhanallah cantiknya, biasanya tomboi itu anak" ucap Dewi. Namun tetap saja Nenden Merasa iri "achh.. biasa saja bi Dewi. anak yang lainpun sama memakai gaun tuh" ya memang beberapa anak perempuan memakai gaun "iya wa.. tapi bagi saya Alma lebih cantik" tidak mau kalah Nenden menimpali "gimana ga cantik orang di dandani, putri saya juga kalo di dandani tidak kalah cantik" tidak mau ribut Dewi meninggalkan Nenden.
Walau memakai gaun Salma merasa gerah dan tidak bebas. Salma terus saja mengangkat angkat gaun nya ke atas. beberapa kali Amenah menurunkan gaunnya. Potong tumpeng pun selesai. Salma berlari menghampiri ke 4 sahabatnya memberikan potongan tumpeng "ini.. kita makan bersama" sambil duduk sila Salma makan bersama sahabatnya. Amenah hanya tersenyum. nek Amah bertanya "itu keponakan dan cucunya bi Kiah ya? " Amenah meng iyakan.
Sambil menikmati hidangan Nenden dan beberapa ibu dari keluarga besar Maher menggosip "Alma jadi makin bandel, karena gaulnya sama anak-anak kampung kulon tuh" menimpali lagi "iya bener kemarin Alma dan beberapa anak di marahi nek Haji Husen karena mencuri buah di kebunnya" nek Haji Husen (adiknya Alm. Aki Hasan) "anak saya juga Diana 2 hari lalu di tonjok Alma. ini liat biru kan?" lengan kanan Diana memang biru "ya Allah, kamu marahin Alma ga, bilang sama Ame kelakuan Anaknya biar ga tambah liar" Nenden mulai mengompori. "tapi aneh ya disekolah Tk Kemarin malah menyuruh Alma langsung ke SD" beberapa ibu penasaran "oh iya, kata guru TK nya Alma sangat cerdas, sudah pandai segala hal. gurunya tidak tau saja kelakuan Alma dirumah. Bikin repot! " sambil pada makan cemilan "Ame kurang perhatian sama Alma. Liat saja tuh.. Aida yang masih digendong"
"Terima kasih Dew.. " ucap ibu-ibu yang sedang bergosip "Sama-sama, lagi pada ngomongin apa sih. heboh nih kayanya" sengaja Dewi ingin tau "biasalah Dew.. masalah anak-anak" Dewi masih penasarannya "owh.. memang anak-anak kenapa? " Nenden menjawab "ada aja.. sesuatu pokoknya". Dewi pun pergi menawarkan minuman ke yang lain.
__ADS_1
Acara syukuran pun selesai
" Alhamdulillah, acara hari ini berjalan lancar" ucap Ali "kami mengucapkan Terima kasih banyak untuk ayah, ibu, Amah dan semua yang sudah membantu" Salma dan Berlian sudah tidak sabar ingin membuka kado "cepetan ayah.. " sambil menarik-narik lengan Ali "iya sebentar Alma, kami bersyukur diusia 4 tahun Aida sudah bisa berjalan dengan sempurna. kami mohon dukungan dan doanya dari keluarga semua" Alma malah merobek kado dengan tidak sabar "Alhamdulillah Alma juga jadi juara kelas" semua tersenyum melihat Alma "iya.. iya.. ayo kita buka kadonya" Pak Yunus menegaskan, karena melihat Alma tidak sabar jika dibiarkan ancur semua kado nya.
membuka jadi pertama "ini buat abang" Salma memberikan kadonya yang ternyata seperangkat alat melukis "ini Alma apa Aida.. yang mau" Salma melihat Bang Berlian" ternyata boneka Barbie "buat Aida saja, Alma tidak suka bang.. " sahut Salma "yeee.. baju .. bagus" Salma melirik Aida. dilihat nya dress lengan pendek.
Sambil menyuapi ke tiga anak nya Amenah berseru "coba yang itu Alma.." Amenah menunjuk sebuah kado berwarna pink. Salma mengambil dan membukanya "ini buat Aida lagi kayanya bu" raut wajah Salma agak kecewa. ini kado ke 3 yang dia buka. berisi, sepatu ukuran Aida "Abang ini buat abang juga nih" Pak Yunus memperlihatkan kado sebuah tas ransel laki-laki.
Salma semakin sedih, belum menemukan kado untuknya, semua juga dapat merasakan perasaan Salma "Coba buka, ini kado dari kakek dan nenek" ibu Yunus memberikan sebuah kado. Salma mengambilnya lalu segera membukanya "yeaacchh.. Terima kasih nenek" Salma memeluk nek Yunus "Sama-sama sayang, kamu suka? " Salma memeluk hadiahnya "suka nek.. " . " alhamdulillah " coba tebak nenek dan kakek Yunus memberi kado apa ?..
__ADS_1
Hari ini semua bahagia mendapatkan hadiah, walaupun kebanyakan untuk Aida. Salma tetap bersyukur mendapat sebuah kado spesial.
"Saatnya tidur.. kita berdoa dulu" ucap Amenah "bismillah hirrohmanirrohim.. " Amenah menuntyn anaknya berdoa dan membaca surat pendek hingga terlelap.