
Jaman dulu belum ada acara beby shower ya..
beby Wardah tepat berusia 40 hari. semua orang sibuk mempersiapkan acara untuk beby Wardah.
kemarin Aki Hasan memotong Domba terbesar peliharaan Ali yang berusia 1 tahun. untuk Akikah.
Kakek Yunus dan Fikar tak lupa ikut membantu memotong 20 ekor ayam.
Hari ini acara sakral akan dimulai
pukul 06:00 bidan Arum sudah ada dirumah Amenah
"Assalamu'alaikum... " ibu Amah menyambut kedatangan Bidan Arum
"Waalaikumsalam Arum.. ayo masuk " Arum mencium tangan ibu Amah
"bagaimana kabarnya Wawa..? "
ibu amah mengelus pundak Arum
"Alhamdulillah wawa baik Arum.. ayo kita ke kamar beby Wardah.. dia sudah siap mau di sunat.. "
Bidan Arum memasuki kamar beby Wardah "Assalamu'alaikum kak Ame.. wahh... cantik nya beby Wardah"
Amenah memeluk Arum "waalaikumsalam Arum. Wardah sudah siap di sunat dan ditindik nih.. "
__ADS_1
Amenah mengelus Arum yang sedang digendong ibu Yeni
"Assalamu'alaikum bu Yeni, kapan datang dari Jakarta? " Arum mencium tangan ibu Yeni.
ibu Yeni tersenyum " waalaikumsalam, kemarin pagi Arum. "
Bidan Arum mempersiapkan peralatan yang dibutuhkan dari tas kebanggaannya. tas Doraemon.. semua kebutuhan bidan Arum ada disana.
Ibu Yeni membaringkan Beby Wardah, Amenah duduk diranjang sebelah kiri beby Wardah. ibu Yeni duduk di ranjang sebelah kanan beby Wardah sambil mengelus elus lengan beby Wardah tak lupa kedua orang ibu dan nenek Wardah sambil berdoa dalam hati
Bidan Arum sudah siap, menghadap beby Wardah "halo cantik, sholeha.. bismillah ya.. sakitnya sedikit.. kaya digigit semut kok.. " sambil cilukba.. menghibur beby Wardah.
"Bismillah, kita baca Sholawat bersama".
alhamdulillah beby Wardah nangisnya sebentar, setelah disusui tidak menangis lagi.
acara Selametan pun di gelar, dimulai pukul 09:00 pagi. mengundang ibu -ibu pengajian dengan membaca doa, sholawat, dzikir, marhaba.
2 jam berlalu. acara pun selesai.
berbagai masakan telah terhidang mulai dari, ayam bakar, gulai kambing, kentang balado, sup kambing, sate kambing, capcay, kimlo, es kelapa, es cendol dll.
Alhamdulillah barokallah tamu undangan cukup banyak hingga malam hari.
ucapan selamat berdatangan, saudara, kerabat, tetangga. bahkan warga desa sebelah pun ikut hadir.
__ADS_1
Melihat kemeriahan tersebut ada yang senang, ada pula yang iri.
"alaaahh.. acara gini sampe di meriah meriahin segala.. Bapak memang pilih kasih Bang.. waktu anak anak kita lahir Bapak sama Ibu ga pernah begini.. "
Nenden sambil menarik narik lengan Aden.
"sudah lah bu, ini kan ditanah kelahiran Bapak dan Ibu, keluarga semua ada dikampung ini.. "
Nenden memukul lengan Aden "abang sih.. terlalu baik.. sekali kali minta sama orang tua abang.. orang tua abang tau tidak kehidupan kita dirantauan bang..? " Aden hanya melirik nenden "Aku yang bekerja bang, kadang aku cape harus menunggu Truk pasir hingga penuh sampai pagi... liat si Ali sama Amenah.. enak tinggal mengelola kebun Bapak.. "
nenden cemberut meninggal Aden.
Fatimah yang melihat Nenden dan Ali langsung menggeleng gelengkan kepala. dalam hati nya "apalagi yang di inginkan Nenden..semoga saja bukan niat jahat lagi".
" hey... ayoou.. kak Fatimah melamun"..
Fikar datang menghampiri Fatimah sambil menepuk bahu Fatimah.
"astaghfirullah Fikar, ngagetin saja"
"ayoo.. kakak sedang mikir apa?.. ayo.. ayo.. " sambil menunjuk nunjuk hidung Fatimah.
"iisshh kamu ach.. awass.. " Fatimah menepis tangan Fikar.
Fikar tersenyum melihat kakak nya cemberut.
__ADS_1