
Miller" : Karena wajah yang Ayahmu adalah wajah ayah Nathan.."
Joell" : Jadi wajah itu.. adalah Milik Ayah Nathan?, Ayahku mengambil Status dan identitas Orang lain.? Lalu kemana Ayah Nathan.?"
Miller" : Edwin yang sesungguhnya Sudah Tiada.
Joell, Berjanjilah Untuk tidak memberi tahu Nathan Kebenaran ini."
Joell" : Kenapa.? Bukankah Jika Dia tahu kebenarannya maka akan lebih Baik.? Dia tidak akan merasa bahwa dia menyerang ayahnya sendiri."
Miller" : Kakak melakukan itu agar Nathan bisa berdiri tegak memimpin Kelompok Mafianya sendiri. Tanpa Selalu bergantung kepada orang lain."
Joell" : Jadi kakak mengorbankan Ayahku untuk Hal itu.??"
Mata Joell memerah..
Miller" : Bukan begitu Joell, Kakak hanya.. "
Joell" : Hanya apa.?? Kakak hanya menjalankan apa yang seharus nya kakak lakukan sebagai ketua.? Lalu mengorbankan orang lain sebagai.. Tidak, Ayahku bukan orang lain .. Ayahku adalah orang yang Pernah menemanimu saat kecil. Apa kau sungguh tega melakukan nya kak.??"
Joell berbicara dengan nada suara bergetar.
Miller" : Joell .."
Belum selesai bicara Joell kembali menyela Perkataan Miller.
Joell" : Sebagai seorang anak, aku.. Aku merasa keberatan kak. meskipun dia jahat kepada kalian, dan juga salah dalam mengambil jalan. Tapi dia juga punya hak untuk.. ( Joel menelan ludahnya. ) untuk.. Mati menjadi dirinya sendiri. Aku mengatakan ini Hanya untuk berjaga jaga. Jika saja Pada akhirnya Dia harus Mati, Aku ingin dia mati dalam Identitasnya sendiri. Aku tahu Dia terlalu jahat. Tapi tolong kak.. Pikirkan Lagi keputusanmu itu. Terimakasih kak."
Joell Tidak dapat lagi membendung air matanya, Ia lantas Menangis di tengah tengah pembicaraan nya dengan Miller. Setelah Joell mengutarakan Permintaan nya kepada Miller, lantas dia pergi dari sana Naik keatas lalu masuk kedalam kamarnya.
Miller terdiam.. Benar yang dikatakan Joell, Meskipun Eden jahat, Namun dia punya hak untuk mati menjadi dirinya sendiri. Miller menimbang nimbang kembali Rencananya. Kemudian dia masuk kedalam ruangan tengah Tempat nya tadi Berkumpul.
Adam" : Mana Joell.?"
Miller" : Dia naik keatas kamarnya Kek."
Wajah Miller nampak bimbang, Membuat semua orang bertanya tanya.
Adam" : Apa yang terjadi.??"
Miller " : Kek, bisa ikut aku sebentar.? Ada yang ingin aku bicarakan."
Adam " : Baiklah.."
Miller dan adam keluar dari ruangan Itu. dan mulai bicara..
Miller" : Kek, Joell sudah tahu tentang rencana kita menyembunyikan identitas Eden dari Nathan. Dan dia keberatan dengan hal itu."
Adam " : Bukan kah dia takut dengan Eden.? Lalu apa yang akan kita lakukan.?"
Miller" : Kita jujurkan saja kepada Nathan, Siapa Edwin yang sebenarnya. Aku sendiri jujur merasa sedih melihat Joell yang tertekan. Aku yakin dalam hatinya joell sangat menyayangi ayahnya. Hanya saja rasa takut nya lebih besar dari pada rasa Rindunya. "
Adam" : Kalau begitu, Biar kakek yang bicara kepada Joell.. Kamu bicaralah kepada Nathan."
Miller " : Baiklah kek.."
Adam dan Miller berpencar, Adam naik keatas menuju kamar Joell, dan Miller kembali masuk ke ruang tengah.
Miller " : Nathan.. Sebelumnya Kakak minta maaf atas sesuatu yang kakak sembunyikan. Edwin.. dia sebenarnya bukan ayahmu. Dia adalah Ayah Joell, yang mengoperasi wajahnya menyerupai ayahmu.".
Nathan" : Apa.!! Apa maksudnya ini semua kak.?"
V " : Boss, Kau yakin akan ini.??"
Miller" : Maafkan aku V, Ini permintaan Joell. Dia ingin Jika ayahnya mati, maka ia menyandang namanya sendiri. dan bukan sebagai edwin."
Joel" : Benar, Aku juga setuju dengan Joell.. Sejahat jahatnya Edwin. dia tetap ayah nya."
Nathan" : Tunggu.!! Jadi kalian semua sudah mengetahui akan hal ini.?? dan menyembunyikan nya dariku.??"
Miller" : Tenang Nath, Niat kami bukan untuk membohongimu. Niat kami adalah agar kau bisa Menjadi Ketua mafia yang sesungguhnya. Dan itu bekerja padamu kan.??"
Nathan" : Tapi kak, Kalian salah. Kalau pun dia adalah edwin yang sesunggunya, dan aku tahu itu. aku akan tetap melawan nya. Aku sudah memutuskan itu. Sekarang aku Berhutang Maaf kepada Orang itu. Aku menembak nya tadi sore. dan aku berhutang maaf kepada Joell, karena sudah menganggap ayahnya sebagai ayahku."
Miller " : Jadi kami Lah yang salah.. Aku minta maaf Nathan, aku terlalu gegabah."
Nathan" : Tidak masalah kak, Sekarang apa yang harus kita lakukan.?? Aku tidak mungkin kan membunuhnya.??"
Miller" : Biar aku yang melakukan semua ini. Dia begini juga karena kesalah pahaman nya kepada kakek. "
Joel " : Jadi Apa rencana kita.?? "
V " : Kita serang Eden bersama an.?
Miller " : Kita tunggu kakek, sekarang dia sedang bicara kepada joell."
Sedangkan Di kamar Joell, Adam sedang Berbicara kepada Joell.
__ADS_1
Adam " : Maaf kan paman Nak, tidak bisa menghalangi Ayahmu yang menggila."
Joell" : Paman.. Apa kau menyayanginya.?"
Adam " : Tentu saja.. Dia dan paman lahir dari perut Nenekmu, Kita memiliki wajah yang sama. Kakek sangat menyayanginya. hanya saja sungguh di sayangkan, Dia salah mengambil jalan."
Joell" : Tidak bisakah paman menjelaskan kepadanya, Bahwa ini semua adalah kesalah pahaman.? tidak bisakah paman menghentikan pertumpahan darah ini.? Paman bisa kan Mengatakan kepadanya bahwa Dia salah paham pada paman.??"
Adam" : Paman bisa melakukan nya, Hanya saja.. Ayahmu terlalu keras kepala. Dia tidak mungkin mendengarkan paman. apa lagi ini sudah 20 tahun lamanya. Nak, Satu satu nya orang yang bisa menghentikan pertumpahan darah Ini adalah Ayahmu sendiri. "
Joell Menetes kan air matanya, Hatinya sakit, juga bimbang. Sebenarnya ia sangat ingin menemui Ayahnya, Dan memeluknya. Namun rasa itu tertutup Oleh rasa benci dan Takutnya.
Joell" : Paman.. Apa yang harus aku lakukan..Hik.. hik.."
Joell menangis menunduk kan kepalanya di hadapan Adam. membuat adam juga ikut menangis.
Adam" : Maafkan paman nak, Paman tidak punya jalan lain. Hanya dia yang bisa menghentikan ini semua.."
Adam memeluk Joell, Dan Akhirnya Joell menangis di dalam pelukan Adam.
Joell" : Mungki seperti inilah pelukan Ayahku.."
Adam makin menangis mendengar perkataan Joell.
Adam" : Istirahatlah nak, Tenangkan dirimu. Paman akan mencari Solusi untuk hal ini."
Joell mingangguk. Adam keluar dari kamar joell menuju Ruangan berkumpulnya tadi.
Miller" : Bagaimana kek.??"
Adam " : Dia Sangat terpukul."
Nathan" : Tentu saja dia akan terluka.. Kek, boleh aku menemuinya.??"
Adam " : Boleh, Kamarnya ada di Sebelah kanan di Nomor dua dari tangga. "
Milla" : Aku ikut Nath, aku ingin Berbicara kepada Joell."
Nathan mengangguk, lalu Milla dan Nathan Keluar dan menuju kamar Joell. Sesampainya disana, Milla langsung membuka Pintu kamar Joell dan Memeluk Joell yang sedang duduk tertunduk dan menangis di lantai.
Nathan kaget dengan Milla yang memeluk Pria lain selain Joell, Ada sedikit terbesit rasa Cemburu Di hatinya.
Milla" : Joell, Jangan Sedih, aku disini.. Jika kamu takut, Maka Katakan saja padaku. aku akan menemanimu."
Joell memeluk Milla, Dan menangis di pelukan milla , Sambil berkata..
Joell" : Milla, Mengapa Tuhan sejahat ini kepada ku.? Aku kehilangan Orang yang aku Cintai, Dan sekarang Aku juga harus kehilangan Ayahku. Apakah Aku pernah membuat dosa di masalalu.? Milla.. Apa yang harus aku lakukan sekarang.?Semua orang yang aku sayangi Pergi satu persatu dariku."
Joell terdiam, Namun ia berbicara di dalam hatinya..
" Bagaimana aku bisa menjalani semua ini Milla, Sedangkan Kau akan pergi bersama Joel kekasihmu. Kau lah orang yang aku cintai Milla.. ".
Nathan" : Joell, Aku Minta maaf kepadamu.. Aku sudah mengambil hak mu sebagai putra ayahmu. Aku juga Minta maaf, Karena sudah menembak ayahmu. Jika aku tahu dari Awal, Mungkin aku tidak akan melakukan nya.. Maafkan Aku."
Nathan Keluar dari kamar Joell. Entah mengapa Hatinya terasa sesak, melihat Milla memeluk Pria lain.
Nathan" : Apa yang terjadi kepadaku, Aku sudah Punya Melody. Seharusnya aku tidak begini."
Nathan Turun kebawah lalu Pamit kepada semua orang yang ada disana.
Nathan" : Kek, Aku pamit pulang dulu.. Sudah Malam."
Adam " : Baiklah kalau begitu."
Miller" : Aku juga Harus keluar bersama V. Ayo V."
V " : Iya Boss."
Miller, Nathan dan V keluar dari rumah itu bersama an. Sebelum mereka berpencar, Miller mengatakan kepada Nathan Untuk tetap Berpura pura tidak tahu bahwa Mereka semua sudah tau siapa edwin sebenarnya.
Miller" :Nath, Tetap lah berpura pura di depan Eden jika kau kita semua sudah tau siapa dia sebenarnya.
Dan lakukan apa pun yang ingin kau lakukan seperti sebelumnya. "
Nathan " Aku akan berpura pura untuk tetap menganggap nya sebagai ayahku. Tapi aku tidak akan melancarkan rencana ku. Jika Aku membunuhnya, akan tidak adil bagi Joell."
Miller" : Baiklah.. Hati hati di jalan."
Mereka pun berpencar. Miller da V Menuju Caffe Milik Tina. Karena V Mengatakan kepada Miller, bahwa V ingin memperkenalkan seseorang.
Miller" : V, Siapa yang ingin bertemu dengan ku malam malam seperti ini.??"
V " : Kejutan Boss. "
Miller" : Aku bukan perempuan. Tidak akan terkejut."
V " : Benarkah boss.? Mari kita buktikan nanti. "
V melajukan kendaraan nya dengan Kecepatan Tinggi, Sekitar 25 Menit, Mereka sampai di caffe Tina.
Miller " : R&R's Caffe.?? bukan kah ini nama Caffe Tina.?? "
__ADS_1
V " : Betul. "
Miller" : Kau mau mempertemukan aku dengan Tina.?"
V" : Bukan Tina, Tapi Dia."
V menunjuk seseorang yang sedang Asik mengobrol Dengan Jessi kariawan Tina. Sedangkan Tina Sedang duduk di Meja Kasirnya, Menghindari Orang itu.
Miller " : Axel.!!?"
V " : Bukan Axel, tapi Dexel."
Dexel Menoleh kearah V dan Miller..
Dexel " : Hai V.. Kau lama sekali. Aku menunggumu dari tadi, dan hanya mengobrol dengan Jessi saja."
Miller" : Kau.. Bukan Axel.??"
Dexel " : Bukan, Aku kembaran Axel, namaku Dexel. Anda pasti Tuan Miller yah.??"
Miller" : Ya.. Aku baru tahu Bahwa ada saudara kembar yang 100 % Sama. Kau benar benar seperti Axel. "
V " : Tina, Buatkan Latte untuk Tuan Miller,, dan Minuman untuk kakak."
Tina" : Ya kak."
Miller" : Ada apa dengan Tina.?? Dia nampak begitu dingin tidak seperti biasanya. "
Dexel " : Karena Dia menghindari ku tuan. Entahlah.. Sedari aku datang, senyum nya hilang."
V " : Kau harus bisa membuatnya terbiasa menatap mu, Sampai saat ini, dia masih Mencari Pembunuh Axel."
Dexel " : Apa kau sudah menemukannya.??"
V " : Sudah, Maka dari itu aku mempertemukan mu dengan Tuan Miller."
Miller" : Memangnya ada apa.??"
V " : Boss, Orang yang membunuh Axel, adalah Eden. Dialah yang mendorong tina ke Jurang batu karang, yang akhirnya Axel lah yang Tewas karena menangkap Tina."
Miller" : Apa.!! Kau baru bilang kepadaku sekarang."
V " : Aku sengaja menyembunyikannya darimu Boss, karena aku menunggu Waktu yang pas. Dan inilah waktunya. Dexel Akan membalas dendam kepada Eden Atas kematian Axel. Dia akan muncul di hadapan Eden, Kita akan melihat bagaimana Reaksinya."
Miller" : Teror.??"
V " : Betul, Kita akan menerornya Lewat Dexel. Setelah itu Baru kita Serang Dia. Pasti dia Akan... "
V tidak menyelesaikan Kata katanya setelah Matanya Melihat Siska yang sedang duduk di Taman seberang Caffe Tina itu. Siska Merubah penampilan nya, Kini Siska terlihat Feminin.
Miller" : Akan apa.? V.??"
Miller menepuk Pundak V..
V " : Eh.. Mm.. Apa yang aku katakan tadi Boss.??"
V kembali sadar setelah Di tepuk Miller.
Miller " : Kita akan meneror Eden menggunakan Dexel, setelah itu baru kita serang dia, lalu dia akan apa.??"
V " : Pasti dia akan gila sendiri."
Miller" : Tidak akan.. Satu satunya orang yang bisa menghentikan dia Adalah dia sendiri. Sebenarnya ini adalah masalah pribadi keluarga ku. Namun Eden Mendendam Ke semua Keluarga 5 Mafia. Jadilah seperti ini. Dexel, Kita akan berperang dengan Eden yang sudah membunuh Axel bersama sama. Sebenarnya Eden ini adalah keluarga ku, Dia adalah Paman ku. Saudara kembar Kakek ku, Yang salah mengambil Jalan."
Dexel Hanya diam mendengarkan Miller Bicara, Di dalam hatinya berkecamuk kecewa Namun juga sedih.
Miller" : Dexel, Kau jangan kecewa. Apapun yang ingin kau lakukan demi Axel , Aku tidak akan menghalanginya. lakukan lah.. Itu adalah Hak Mu untuk mencari keadilan Untuk Axel. "
Tina mendengarkan Miller Berbicara, Mata nya berkaca kaca Lalu ia menaruh Minuman Itu di hadapan Jessi dan Lari keluar.
Jessi Melihat Tina Menangis, Dan bingung dengan apa yang terjadi. Semua Karyawan Di Caffe itu Melihat Tina Yang berlari sambil Menangis.
V " : Tina Tunggu.!!!"
Saat V hendak bangun dan Mengejar Tina, Dexel menahan tangan V..
Dexel " : Biar aku yang mengejarnya."
Dexel Lari keluar mengikuti Tina Dari belakang. Tina berhenti di Tepi sebuah danau, Tina duduk di bangku Lalu Menangis sejadi jadinya.
Tina" : Hiks.. Hiks.. Hiks.. Axel.. Maafkan aku, Maafkan aku tidak bisa mencari keadilan untukmu. Maafkan aku Xel.. Hiks.. Hiks.. "
Dexel mendekat kearah Tina.. Dan memegang Pundak Tina, Lalu Dexel Duduk di sebelah Tina.
Tina hendak Bangun, Namun tangan nya di tahan oleh Dexel.
Dexel " : Sebentar saja.. Tina..
( Dengan Suara parau,menahan Tangis. )
Tolong jangan menghindar dariku. Bukan hanya Kamu yang Sakit hati atas Apa yang menimpa Axel, Aku juga Sama sakitnya seperti dirimu. Aku Mencarinya bertahun tahun lamanya, Berharap Bisa berkumpul dengan nya. Dan menjalani Hari hari Bahagia bersama nya. Namun yang aku Temukan adalah Sebuah Batu nisan Miliknya.. Aku mohon Tina.. Berhentilah Menyiksa dirimu sendiri, Jalani hidupmu kembali."
__ADS_1