TAKDIRKU

TAKDIRKU
PART 108 Penculikan Miller.


__ADS_3

Dexel " : Sebentar saja.. Tina..


( Dengan Suara parau,menahan Tangis. )


Tolong jangan menghindar dariku. Bukan hanya Kamu yang Sakit hati atas Apa yang menimpa Axel, Aku juga Sama sakitnya seperti dirimu. Aku Mencarinya bertahun tahun lamanya, Berharap Bisa berkumpul dengan nya. Dan menjalani Hari hari Bahagia bersama nya. Namun yang aku Temukan adalah Sebuah Batu nisan Miliknya.. Aku mohon Tina.. Berhentilah Menyiksa dirimu sendiri, Jalani hidupmu kembali."


Tina Berbalik memandang Dexel yang duduk di belakangnya. Karena tina mendengar suara parau Dexel.


Tina" : Apa Kau menangis.??"


Dexel Menunduk kan kepalanya. Ia tidak bisa lagi menahan tangisnya, Akhirnya tangis Dexel pecah di hadapan Tina. Tina Melihat Sisi dexel yang terlihat sangat Rapuh, Akhirnya tina Ikut Menangis, dan memeluk Dexel.


Tina" : Jangan Menangis.. Aku mohon. Maafkan aku, Aku hanya tidak terbiasa dengan kehadiran Mu. Aku masih butuh sedikit Waktu, Benar yang kamu Bilang.. Bukan hanya aku yang sakit Dan terluka karena kehilangan Axel.. Aku melupakan fakta Bahwa kau pasti lebih sedih dan terluka dari pada aku. Maaf kan aku Dexel."


Dexel Menangis dalam Pelukan Tina. Entah mengapa Ia terlihat sangat Rapuh. Tina menepuk Punggung Dexel sambil ikut menangis.


Tina" : Aku mohon Dexel.. Jangan Menangis lagi."


Dexel Menghapus air matanya, kemudian Memandangi Tina..


Dexel " : Tolong jangan Abaikan aku lagi tina.. Bisakah kamu melakukan nya.??"


Tina Mengangguk sambil menangis..


Tina" : Aku janji, Aku tidak akan mengabaikan kehadiran mu lagi, Aku akan belajar Membiasakan diri dengan mu.. Maafkan aku."


Dexel memeluk Tina, Dan sebalikny tina Juga memeluk Dexel. Entah mengapa Pelukan itu Nyaman bagi tina. Mungkin karena Dexel dan axel Kembar. Mereka berpelukan Sambil menangis.


 


Sedangkan di Caffe, Miller Dan V sedang Membicarakan Mengenai Dexel. V juga memberi tahu bahwa Dexel adalah ketua Kelompok BLACK ROSES. Sebuah kelompok Tersembunyi, yang Tidak pernah Ada yang tau siapa ketuanya.


 


Miller" : Jadi Dialah BLACK ROSES.? Peneror , Pembunuh, dan Pemusnah Paling keji. Dia bukan Mafia seperti kita. Namun kekuatan nya Menyamai BLACK PHANTER . "


V " : Tapi dia mengatakan kepada Tina bahwa Kelompok nya hanya kelompok kecil. Tidak Sebanding dengan kelompok mafia."


Miller" : Sudah pasti dia menyembunyikan Jati dirinya. Baiklah V, Hari sudah malam Aku pulang dulu."


V " : Apa Boss sedang berpamitan denganku.??"


Miller" : Tentu saja. Lagi pula Caffe ini siapa yang jaga, Dan sekarang adikmu sedang Sedih. Hiburlah dia.. Aku pulang sendiri saja."


V " : Tapi..."


Miller " : Jangan Khawatir.. Percaya padaku."


V " Baiklah Boss. hati hati di jalan.. "


Miller mengangguk, Lalu Ia keluar dari Caffe itu, dan masuk kedalam mobilnya.


V " : Boss, Jika sudah sampai disana, Tolong kabari aku yah.??"


Miller" : Kau kira aku ini anak kecil apa.?? Cih, Dasar.!"


Miller Menyalakan Mobil nya lalu Menancap gas mobilnya Meninggalkan V. Sementara V kembali Melihat Ke sisi Taman, Dan Masih melihat siska disana.


V berjalan menghampiri Siska dan duduk di sebelah siska. Siska tidak menyadari kehadiran V, Karena Telinganya terturup Ear phone dan matanya terpejam. V mencopot Sebelah Ear phone Siska.


V " : Kau sedang apa.??"


Siska kaget Melihat Pria Di sebelahnya. Dan langsung bangun dari duduknya.


Siska" : Ma.. maafkan saya tuan. Saya sudah tidak bekerja disini lagi, Saya hanya sedang menunggu teman saya Jessi."


V tersenyum melihat Siska yang tergagap, Entah mengapa Siska Yang ia lihat saat ini lebih Nyaman di pandang.


V " : Tidak apa apa.. Duduklah."


Siska Duduk Di Bangku seberang tempat duduk V. dan sekarang posisi Mereka berhadap an. Siska dan V saling diam. Siska Terlihat ketakutan Dengan V, Sedangkan V Bingung Melihat siska yang Seperti itu.


V " : Apa kamu tidak ingat Apa pun.??"


Siska Menggeleng..


Siska " : Tidak Tuan, Apa.. Sebelumnya kita saling kenal.?"


V " : Jika aku bilang I Y A , Apa kau akan percaya.??"


Siska" : Entahlah.. Aku merasa Sepertinya kita Pernah Dekat, tapi.. "


V " : Tapi apa.?"

__ADS_1


Siska" : Tapi juga Saling menyakiti. Aku tidak ingat apa pun. Tuan, Bisakah kau menceritakan kehidupan masa laluku.?"


V terdiam bingung . Jika Ia menceritakan kehidupan masa lalu siska, Maka siska akan tahu masa lalu kelamnya.


V " : Aku tidak bisa, Kita tidak sedekat itu. Yang kau bilang barusan itu Salah."


Siska" : Begitu yah.?? Maaf kan saya tuan. Oiyah, Apakah Jessi sudah selesai.?"


V " : Sekitar 5 menit lagi Dia akan keluar. Angel, Biar Aku beritahukan kepada mu sesuatu.."


Siska" : Apa tuan.??"


V " : Jika kau sudah nyaman dengan kehidupan mu yang sekarang, Maka Jangan pernah mencari Tahu kehidupan masa lalumu. Hidup lah sebegai Angel Selamanya, selama kamu tidak mengingat Kehidupan Masa lalumu. Jalani saja apa yang ada di Depan matamu sekarang, Okay.?"


Siska" : Tapi tuan, Aku selalu merasa ketakutan jika Lewat ke Tempat tempat tertentu. Aku selalu mendapatkan pandangan Sinis dari seseorang, dan juga.. "


V" : Dan juga apa.??"


Siska" : Dan Juga.. Aku selalu takut Jika melihat Pria itu.."


Siska memandang kiarah Dexel Dan Tina yang sedang berjalan kearah Caffe. V melihat Siska yang tiba tiba Meneteskan Air matanya. Dan Tangan nya bergetar Hebat.


V " : Apa yang terjadi padamu.?"


Siska Hanya diam, Ia menunduk dan menangis..


V " : Seperti yang aku bilang barusan , Jika kau sudah lupa dengan kehidupan masa lalu mu, Maka biarkan saja itu. Kau tidak usah mencari tahu Tentang itu. Karena.. Karena Kau mungkin tidak akan sanggup menjalaninya."


Siska" : Apakah dulu aku ini Adalah seorang *******.? Atau penjahat dan semacamnya.?"


V kaget dan memandang ke arah Siska yang masih menunduk.


V " : Jaga dirimu baik baik, Aku pergi dulu. San jangan katakan pada siapa pun jika aku menemuimu."


V melangkah pergi karena ia melihat Jessi yang berjalan kearah siska. Diam nya V membuat Siska semakin yakin, Bahwa dirinya yang dulu pasti adalah seorang penjahat . Ia Semakin menangis memikir kan hal itu. Hingga Jessi Datang..


Jessi" : Angel.?? Apa yang terjadi Kepadamu.? "


Jessi duduk di Sebelah siska, Lalu Siska Memeluk Jessi dan menangis tersedu sedu.


Jessi " : Apa kau merasa ketakutan lagi.??"


Siska hanya mengangguk, Tidak menjawab..


Jessi" : Angel, Aku sudah bilang padamu.. Jika Kenangan Ingatan mu Menyakitkan, Maka jangan di ingat. Kau yang sekarang Adalah Angel. Gadis Yang cantik, Baik, Penyayang , Seperti namamu. Apa kau mengerti.?? Sudah jangan menangis lagi. Angel, Dengarkan aku. Siapa pun kamu, Bagaimana pun kehidupan mu sebelumnya, Aku tetap adalah teman mu. Jika nanti kau mendapatkan kembali ingatan mu Dan mengetahui Fakta yang sebenarnya tentang dirimu Dan ternyata itu buruk, Maka kau harus berusaha Melupakan nya, Dan jadikan itu sebagai pelajaran hidup untukmu. Okay.?"


Siska" : Terimakasih Jessi, Kau teman ku satu satunya yang paling baik. "


Setelah siska merasa Tenang, Mereka pun Berjalan pergi dari tempat itu. Dari Tempat Duduk lain, V mendengarkan percakapan Antara Jessi dan Siska.. Dan merasa Iba melihat siska.


V " : Mungkin ini cara tuhan Menghukummu siska. Dengan membuatmu merasa bersalah dan Ketakutan setiap harinya. "


V pun berjan Pergi dari sana. Saat V hendak Masuk kedalam Caffe itu, Ternyata sudah di kunci. dan Tina juga sudah tidak disana.


V " : Haiiisshh.. V.. v.. Kau terlantar malam ini."


V menggaruk Kepalanya.. Lalu berjalan pergi.


Di tempt lain..


Miller sedang melewati Jalan an Yang sepi Menuju ke pintu Masuk Tol. Tiba tiba Beberapa Mobil seperti menggiring Mobil Miller Untuk menepi. Mobil Miller Di Kepung dari Samping kiri kanan dan Depan belakang, membuat miller akhirnya Mengikuti kemauan Orang orang itu.


Setelah Menepi, Miller keluar dari mobilnya dan Berkata..


Miller" : Siapa kalian, dan apa mau kalian.!??"


Orang orang Itu tidak ada yang menjawab, Namun langsung menyerang Miller. Akhirnya Miller berkelahi 1 lawan 6 Orang.


Brak.!!


Miller Menendang dan memukuli Semua Orang orang itu. Namun tiba tiba keluar Edwin dari dalam mobil.


Prok.. prok.. prok..


Edwin Bertepuk tangan Dan berjalan kearah Miller.


Edwin " : Wah.. wah.. wah.. Memang yah, Ketua SHADOW tidak bisa di remehkan. Hebat.. Hebat.. Satu lawan Enam orang masih menang, kalau begitu Lawan 6 Lagi tidak keberatan kan.??"


Tiba tiba Keluar lagi Anak buah Edwin dari Dalam mobil mobil tadi, dan menyerang Miller. Miller Berusaha Mati matian Melawan mereka Semua. Karena Miller sudah terlatih dari kecil, Jadi oranng orang itu tidak ada apa apa nya bagi miller. Namun tiba tiba..


Dor.!!


Edwin menembak Lengan Kanan Miller, dan membuat Miller Kesakitan. Lalu anak buah Edwin menangkap Miller dan memasukkan nya kedalam Mobil Edwin , Lalu Mereka pergi dari sana. dan meninggalkan Mobil Miller di tepi jalan dengan kondisi yang masih menyala.

__ADS_1


Anak Buah Edwin menyuntikkan Sesuatu kepada Miller, Lalu miller pun pingsan.


Edwin " : Anak Baik.. Kita Pulang.!!"


Edwin menyuruh anak buahnya. dan membawa Miller Ke Rumahnya di Bogor.


Sementara Itu, V Yang sedang berjalan Kaki, dari jauh melihat Mobil Miller Yang berhenti Di pinggiran Jalan. V Langsung berlari Kearah Mobil Miller.


V melihat Kedalam Kaca Mobil Miller, namun tidak menemukan Miller disana. Lalu V juga melihat kesekaliling tempat itu, namun tidak ada siapa siapa Disana.


V " : Boss..!!! Kau dimana.?"


V Mengitar i mobil Miller, dan melihat percikan darah Disana. Dan V yakin Telah terjadi sesuatu kepada Miller. V memandang ke Atas Tempat Itu, mencari CCTV Jalan. Namun tidak ada CCTV disana.


V " : Siall.!!! Siapa yang berani menculik Boss. Cari mati.!!"


V Masuk kedalam mobil Miller dan duduk disana. Ia memutar Rekaman CCTV Mobil Miller. V menghubungkan nya Kedalam Handphone nya. Dan mencari Durasi Menit terakhir.


V menemukan Nya, dan melihat Mobil Miller yang di giring Empat Mobil dari Samping Kiri kanan dan depan belakang. Karena Camera tidak bisa Melihat wajah Orang orang itu, Akhirnya V Hanya mendengarkan Percakapan mereka.


V Mendengar Suara Tembakan, Dan Erangan Miller yang kesakitan. V semakin Emosi Mendengar itu.


V " : Edwin.! Pasti ini Ulah Edwin. Sial.!!"


V Duduk sambil berfikir keras. Ia tidak boleh gegabah dalam hal ini. Karena Hari yang Sudah larut Malam, Akhirnya V memutuskan untuk Pulang Ke Alam sutera, Dan mengatakan nya secara langsung kepada Adam.


V mengendarai Mobil Miller dengan kecepatan Tinggi, Hingga tak sampai 20 menit, Dia sudah sampai di Gerbang utama Rumah Adam. Saat mobil sudah masuk, dan V Turun dari Mobil itu, V melihat Joell yang sedang duduk Di taman Sendirian.


V tidak Memperdulikan Joell, Ia langsung Masuk kedalam rumah, dan mencari keberadaan Adam.


V " : Tuan Besar.??!"


Namun Tidak ada jawaban dari Adam. tiba tiba Joell Masuk dari arah luar.


Joell" : Kak V, Kau Mencari Paman??"


V " : Iya."


Joell" : Paman pergi sekitar 5 Menit yang lalu, Dia nampak Begitu terburu buru. Sepertinya telah terjadi sesuatu kepada kak Miller. Kak V, Tolong Selamatkan Kak Miller."


V " : Tidak perlu khawatir Tuan Muda. Aku adalah Anak buah Nya, Pasti aku akan menyelamatkan nya, Apa pun yang terjadi. Tuan muda Tidur saja, Ini sudah larut malam. "


Joell" : Baiklah Kak V. Terimakasih banyak. "


Joell melangkah pergi Naik Keatas kamarnya.


V menghubungi Damian.


V " : An, Tolong lacak Plat nomor Ini ××××××× . Dan beri aku lokasinya. "


Damian" : Baik V. "


Lalu V pergi dari sana..


Sedangkan Joell di kamarnya Sedang Melamun Memikirkan Apa yang Ia dengar Barusan saat Ia melihat Adam Menerima Telepon dari seseorang.


** Flashback On. **


15 Menit yng lalu, Sebelum V datang.. Joell Sedang Menuruni Tangga, Dan tidak sengaja mendengar Adam yang berteriak Marah kepada seseorang Di telepon.


Adam" : Bagaimana Bisa kau melakukan itu kepadanya. Dia adalah Keponakan mu sendiri.! Eden, Dendam mu adalah padaku, Jangan kau libat kan orang yang tidak bersalah untuk mati Bersama mu.!! Jika kau ingin nyawa ku maka ambil lah, Aku tidak keberatan. Tapi jangan kau sakiti Miller. Katakan dimana Kau membawa Miller. !"


Joell tidak bisa mendengar apa yang di katakan Eden. Tiba tiba Adam Bangun dari duduknya dan keluar menuju Pintu luar.


Adam " : Baiklah, Aku akan datang kesana."


Lalu adam pergi dari rumah itu..


Joell hanya memandang kepergian Adam, Lalu duduk Di bangku taman. Dan 5 Menit kemudian V datang.


** Flashback Off. **


Joell" : Apakah keputusan ku meminta kak miller untuk memikirkan baik baik rencana nya itu salah? Sepertinya Ayahku memang Tidak bisa tertolong lagi. seharus nya aku tidak mengatakan hal yang memberatkan hati kak Miller dan Paman Adam."


Joell merebahkan Dirinya di Ranjang, Setelah itu ia Memejamkan matanya. Pikiran nya berkecamuk memikirkan bagaimana caranya untuk mengahiri Kejahatan Ayahnya. Akhirnya Joell bangun dan keluar dari kamarnya.


Joell Turun lalu ia Meminta tolong Salah satu anak buahnya untuk Mengantar nya kerumah Edwin yang ada di bogor. Saat Ia berbicara dengan Adam, Adam memberikan Alamat Edwin kepada Joell. Adam ingin agar Joell Bisa perlahan menerima Eden, Meskipun Eden Sangat Jahat.


Pada saat tengah malam Ia keluar dari sana. dan Menuju Bogor tanpa sepengetahuan Siapa pun. Karena Milla, Joel, dan Xi li sudah tidur.


Supir" : Tuan Muda, Kita mau kemana.?"


Joell" : Antarkan saya ke Alamat ini pak."

__ADS_1


Supir " : Baik tuan muda, Apakah Tuan muda sudah mengabari Tuan Besar.?"


Joell" : Jangan beritahukan siapapun pak."


__ADS_2