TAKDIRKU

TAKDIRKU
Milla hilang ingatan.


__ADS_3

Setelah selesai acara itu. Mereka pun makan bersama.. dan baru menyadari ketidak hadiran Milla dan joel.


Caca" : Kemana Milla dan Joel.?"


Gio " : Oiyah, kok mereka nggak kelihatan."


Miller " : Biar aku lihat ke atas, kakek Bisa ikut aku sebentar.?"


Miller bertanya kepada Adam.


Adam " : Ayo. "


Miller dan Adam menaiki tangga menuju kamar Miller. Meninggalkan yang lain nya dengan pertanyaan di fikiran mereka masing masing. Di Antara mereka semua hanya Riu dan Sean yang tahu Kejadian Milla pingsan.


Khatleene " : Ada apa kak.?


Khatleene bertanya kepada Riu..


Riu " : Ntah lah.. "


Gio " : Apa kita ikut ke atas.? "


Riu" : Jangan, Biarkan saja Mereka. kita makan saja."


Caca merasa Curiga dengan apa yang Riu Sembunyikan. Caca paling tahu Sifat Riu.


Caca pun menatap Riu dengan tatapan bertanya, namun riu membuang muka.


Sesampainya Miller dan Adam di kamar, Mereka Melihat muntahan darah. dan Joel sedang menangis memeluk Milla sambil menghapus Bekas darah yang bercecer di Bibir Milla.


Joel " : Millaaaa.... Sayang, apa yang terjadi padamu.. Hiks.. Apakah sakit ??"


Milla hanya menggeleng sambil menangis.


Miller dan Adam langsung panik dan berlari menghampiri Milla dan Joel.


Miller " : Kenapa dengan Milla.?"


Joel " : Tidak tahu kak, Tadi milla hanya merasa pusing, Sekarang dia muntah darah. Tolong Milla kak.. hiks.. Tolong bawa dia kerumah sakit."


Miller " : Kamu menjauh dari dia.!!! "


Joel " : Kak.."


Miller" : Pergi.!!!"


Joel " : Tapi kak, aku.. "


Miller " : Aku bilang pergi.!!! Sebelum nya milla tidak pernah seperti ini. ini pasti karena kamu.!!"


Adam" : Miller.!! Ini tidak ada hubungan nya dengan Joel.."


Miller" : Aku Bilang Pergi Kau.!!! "


Joel makin Terpuruk, satu sisi Milla Semakin lemas, dengan wajah yang Pucat . Satu sisi lagi miller menyuruh nya pergi. Joel memohon kepada Miller, namun Miller justru menodongkan Pistol ke arah Joel.


Joel " : Kak, Hik.. aku mohon izinkan aku menemani Milla, aku menyayanginya."


Miller " : Kalau kau tidak pergi, jangan salahkan aku membunuh mu.!! Kalau kau sayang pada adikku, tidak mungkin dia seperti ini."


Adam " : Miller. !!! Kakek tidak mengajarkan kamu membunuh orang tidak bersalah. Ini memang takdir Milla, jangan Salahkan Joel.


Turun kan pistol mu, bukan waktunya kau berdebat, sekarang ayo bawa milla menemui Dokter Shawn."


Miller Melempar Pistol nya, dan langsung Merebut Milla dari Pelukan Joel. Lalu langsung membawa Milla ke mobil.


Saat Miller menuruni tangga, dengan menggendong Milla, semua orang langsung berdiri dan panik.


Riu" : M, kenapa dengan Milla.?"


Miller" : Tolong siapkan Mobil kak, Aku dan kakek harus membawa milla menemui dokter Shawn."


Riu sigap berlari memanggil orang orang nya, untuk mengantarkan Milla dan Miller serta kakek Adam.


Miller Menaiki Mobil dengan posisi masih menggendong Milla. Miller memangku Milla yang sudah lemas di pangkuan nya. Adam Berada di Samping kiri.


Setelah Mobil melaju, Miller seketika Menangis meraung raung. Melihat kondisi adik nya..


Miller" : Milllaaaa... Kamu harus bertahan Okay, Hik.. Hik.. Hik.. kakak akan menyembuhkan kamu."


Adam" : Miller, kenapa kamu sangat kasar kepada Joel .? Dia kan tidak tahu apa apa tentang Ini."


Miller " : Ini yang terbaik Kek, Aku tidak ingin oranglain tahu, bahwa Milla sebenarnya Sakit. hiks .. Aku mengizinkan Milla melakukan apa saja yang Milla mau. bahkahan aku mengizin kan dia menempuh bahaya demi cintanya kepada Joel, Sudah cukup.! Sudah cukup, Milla terlalu banyak mengeluarkan Tenaganya."


Adam " : Sudahlah.. Joel perlu tahu hal ini."


Miller " : Tapi Kek.. Aku Tidak mau melihat Milla terpukul. Biarkan saja tidak ada yang tahu selain kita. jika orang lain tahu, pasti pandangan mereka berubah terhadap Milla.


Adam " : Miller, kamu terlalu banyak berfikir. Sudah saat nya Joel juga tau kondisi milla. Kakek lihat dia sangat menyayangi Milla."


Miller " : Aku tahu kek."


Disisi Lain, Joel dan Riu mengikuti Mobil Miler secara Diam diam. joel menceritakan kemarahan Miller tadi, yang sampai menodongkan pistol nya.


Gio, Crish dan khatleene tetap di rumah.


Riu " : Jo, kamu yang sabar.. Setahu ku Waktu kecil Milla pernah terjatuh, Dan kepala serta punggungnya terbentur Trotoar. Ini pasti ada hubungan nya dengan itu."


Joel" : Aku Terlalu bodoh.!!! Bahkan kekasihku sendiri sakit pun aku tidak tahu.!! Bodoh.!! Bodoh.!!"


Riu" : Sudahlah.. kamu yenang dulu, kita ikuti mereka.


Tak lama kemudian, mereka sampai di sebuah Rumah Sakit Khusus. Dan Miller keluar menggendong milla, masuk keďalam dan langsung di sambut oleh seorang dokter dan perawat lengkap dengan Brankarnya.


Mereka pun masuk dengan panik menuju IGD, Miller ikut masuk ke ruangan itu, namun Adam tetap Di luar. Joel dan Riu masih tetap mengikuti mereka diam diam.


Joel" : Kak, kenapa Milla di bawa ke rumah sakit ini.? Bukan kah ini rumah sakit khusus.?"


Riu" : Ntah lah.. sekarang kita harus fokus mengikuti mereka."


Lama menunggu, akhirnya Milla keluar dari IGD dan di Di tubuh nya sudah terpasang selang selang Infus, dan Selang transfusi Darah.

__ADS_1


Joel meneteskan Air matanya melihat kondisi Milla.


Joel " : Kenapa kamu sebenarnya sayang.."


Joel tidak berani mendekat, mengingat Miller sudah mengusirnya.


Akhirnya hanya bisa melihat Milla dari jauh.


Mereka menunggu hingga 3 jam lamanya.


Riu" : Jo, Kita sudah Menunggu 3 Jam, mereka belum juga keluar. bagaimana kalau kita pulang saja.?"


Joel" : Aku mau tetap di sini kak, jika kakak lelah, pulang lah.. kasihan kak Caca sendirian."


Riu" : Ya sudah, aku pulang ya.. jika ada apa apa kamu hubungi aku."


Joel " : Hati hati kak, dan terimakasih."


Riu hanya mengangguk dan menepuk pundak joel, lalu dia pergi. selanh 10 menit Riu pergi, miller keluar dari ruangan itu. dan melihat Joel yang terduduk sambil menundukkan kepalanya.


Miller" : Joel.?"


Joel" : Kak, bagaimana keadaan Milla.?"


Miller" : Dia ada dibdalam bersama kakek.


Jo, maafkan aku yang tadi marah marah padamu."


Joel" : Tidak Masalah kak, Aku tahu perasaan kakak. Boleh aku melihat Milla kak.??"


Miller" : Jo, ada satu hal yang harus aku sampaikan. Milla Sakit, dan penyakitnya ini sangat langka. belum ada Obatnya yang dapat menyembuhkan nya. Jika Saat sadar nanti dia melupakan mu, Kamu harus Kuat. Aku juga tidak yakin kalau dia akan mengingat ku."


Joel" : Kenapa bisa begitu kak.??"


Miller" : Penyakit ini Tidak ada yang mengalaminya di dunia, kecuali Milla.


Dia akan Melupakan sesuatu yang sering dia pikirkan. Dan bahkan Dia Sukai. Selama ini, dia menjadi Pendiam dan penyendiri itu karena penyakit ini menghapus ingatan Nya perlahan. Dokter bilang, Kasih sayang akan mendorong daya Ingat milla kembali.


Jo, Aku minta.. apa pun yang terjadi jangan tinggalkan Milla, Atau pada saat nanti Milla mengingatmu kembali, dia akan sedih.


Joel" : Aku akan selalu bersama milla kak, apapun yang terjadi. Aku tidak akan meninggalkan Milla. "


Miller" : Dia sedang melawan leukemianya , kamu harus Sabar menghadapi dia."


Joel" : Apa.!!! Leukemia.??"


Miller" : Iya, sejak kecil dia sudah terkena Leukemia. Bisa bertahan hingga sekarang itu adalah mukjizat dari Tuhan."


Joel terdiam, Miller menepuk pundak Joel dan pergi dari sana.


DI TEMPAT LAIN.


Caca dan khatleene panik, menunggu kabar dari Riu, namun Riu tidak mengabarinya.


Karena sudah larut malam, khatleene dan Gio pun pamit dari rumah Crish Tan.


Gio" : Paman Crish, kami pulang dulu yah.?"


Khatleene" : Paman, jika kak Riu datang, tolong suruh dia mengabariku yah.?"


Crish" : Ya nak, kau pulang lah."


Gio dan Khatleene pun pulang.


Tak lama kemudian Riu datang, dengan tampang sedih nya.


Caca" : Kak, bagaimana keadaan Milla.?"


Riu" : Dia di rawat."


Crish" : Sepertinya Ini akhir perjuangan Milla."


Caca" : Apa maksud papah.?"


Crish" : Tidak ada yang tahu mengenai Kondisi Milla selama ini, kecuali Kami."


Riu" : Pah, katakan sejujurnya. Lalu siapa yang papah maksud kami.?"


Crish" : Papah, Kakek adam dan Miller."


Caca" : Apa yang terjadi pah.??"


Crish" : Kalian tidak Boleh mengetahui Hal ini. Sudahlah. Nanti kalau kalian bertemu Milla, dan milla tidak mengenali kalian. Kalian jangan kaget. Ayo Istirahat."


Caca dan Riu masuk ke kamarnya masing masing. Tak lama Miller datang. San masuk ke kamar Caca. di sana Caca masih belum tidur.


Miller" : Sayang, kok belum tidur.??"


Caca" : Aku menunggumu. bagaimana dengan Milla.??"


Miller" : Dia baik baik saja. hanya kelelahan, dia di rawat di rumah sakit."


Caca" : Kapan dia boleh pulang ?"


Miller" : Masih menunggu keputusan Dokter. ayo tidur."


Caca pun tidur memeluk miller.


Sedangkan Di rumah sakit.. Joel menemani Milla Sendirian, karena Joel menyuruh Adam pulang ke rumah nya. Joel selalu memegangi Tangan Milla, hingga ia sendiri tertidur.


KE ESOKAN PAGINYA.


Milla mengedipkan Matanya, Dan menatap atap ruangan yang serba putih. Lalu MillaMenelan ludah nya, karena Merasa Haus. Saat Milla hendak bangun, Milla merasa tangan nya di pegangi seseorang.


Milla " : Hei.. ?"


Merasa ada yang menepuk pundak nya, joel pun terbangun. dan melihat Milla yang sudah sadar.


Joel" : Sayang, kamu sudah bangun.?"


Milla hanya mengangguk..

__ADS_1


Milla" : Aku haus."


Joel" : Sebentar aku ambilkan."


Joel mengambil Minuman di gelas sebelah ranjang Milla, dan memberikan nya kepada Milla. milla menerima gelas itu dan meminumnya.


Joel " : Apa kepalamu masih sakit.?"


Milla hanya menggeleng. Joel memanggil dokter Shawn yang di khusus kan untuk Milla. Dokter Shawn pin memeriksa keadaan Milla.


Dr. Shawn " : Apa kabar Milla.?"


Milla" : Baik dok. "


Dr, Shawn " : Milla masih ingat saya.?"


Milla" : Tentu saja ingat, Dokterkan dokter nya Ayah."


Dr. Shawn" : Lalu, Apa milla memgingat dia.?"


Dr. Shawn menunjuk Joel, yang sedang berdiri di samping Milla.


Milla" : Mmm...??"


Joel" : Sayang, kamu ingat sama aku.?"


Milla" : Tidak."


Di saat yang bersama an, Miller datang.


Dan melihat Milla yang sedang bingung.


Dr. Shawn melihat miller, dan menanyakan Miller kepada Milla.


Dr. Shawn" : Lalu bagaimana dengan dia.??"


Milla" : Siapa mereka.?"


Miller tak kuasa menahan tangis nya, ini sudah kejadian kesekian Kalinya, jika di gabungkan dengan sebelum Miller menemui Milla.


Miller " : Milla, Ini kakak. kak Miller, apa kamu ingat.?"


Milla tetap menggelengkan Kepalanya..


Milla" :Kalau Kamu.. ?"


Milla menatap Joel..


Joel " : Aku.. Aku .. "


Joel tidak bisa menyelesaikan ucapan nya, Dia keluar dari ruangan itu. Hatinya sakit melihat Milla benar benar melupakan semuanya.


Milla bingung kenapa tidak menjawab pertanyaan Milla, dan Malah pergi keluar.


Miller " : Milla, Dia Joel.. Apa kamu tidak ingat juga.?"


Milla " : Jo..el..??"


Miller" : Iya, dia pacarmu."


Milla terbengong mengingat ingat sesuatu, Ia teringat dengan Seorang laki laki, namun Hanya samar samar di ingatan nya.


Dr. Shawn meminta Miller ikut dengan nya keluar, untuk mengatakan kondisi Milla.


Dr. Shawn " : Miller, kondisinya makin parah, tapi Jika ia berhasil mengingat kenangan nya meskipun itu Hanya Sedikit. Berarti masih ada kemungkinan dia sembuh."


Miller" : Lalu Bagaimana dengan Leukemia nya.??"


Dr. Shawn " Selama ini, sangat jarang Ada orang yang sembuh dari Leukemia nya. Tapi dengan kasus Milla ini, aku sendiri sangat kaget. Dia memiliki keinginan Besar dalam Lubuk hatinya. Dan keinginan itu yang terus mendorong nya untuk berjuang hidup. Hanya saja Milla tidak menyadari itu. Aku pernah Membuat Milla kembali ke ingatan masa kecil nya, dengan cara Hipnoterapi. Ingatan nya memang terputus putus, namun semua Yang ia katakan hanya Satu, Yaitu Joel."


Miller" : Sebesar itukah Rasa cinta nya pada joel.? Bahkan aku yang kakak nya saja tidak di ingat nya."


Dr. Shawn " : Kau tidak pernah hadir di dalam hidup nya. Hanya Sesekali kau datang, pasti tidak akan di ingat nya. Yang aku heran kan. Hanya Satu nama itu saja. yang sering ia Gumam kan."


Miller" : Tapi dok, Belum lama ini dia pernah menyukai lelaki lain. bernama Nathan, Dia teman kecilnya juga. Lalu apa kali ini hanya Nathan yang di ingat nya.? Karena setahu ku dia lebih lama menyukai Nathan."


Dr. Shawn" : Baiklah.. Kita lakukan Hipnoterapi lagi kepadanya. apakah ada sesuatu yang diningat Milla atau tidak."


Miller" : Terimakasih dok."


Dr. Shawn " : Sama sama. saya permisi.


Dr. Shawn pergi meninggal kan Miller. Di ujung Lorong Joel sedang duduk Dan mendengarkan semua yang di katakan Dr. Shawn kepada Miller. Ada rasa senang, namun juga sakit.


Joel " : Jadi di alam bawah sadar nya Ada aku,? Tapi itu dulu.. Apakah sekarang akan terganti.? Aku baru kembali kepadanya belum lama ini."


Joel merasa frustasi, Fikiran nya berkecamuk takut. Joel takut Milla akan melupakan nya kali ini. Akhirnya dia Menghubung i V.


Tut... tut.. tut..


V " : Hallo Jo.. kenapa pagi pagi kau menelepon.?"


Joel " : V. apakah Kamu bisa membantuku.?"


V " : Tentu saja bisa, kau kan Atasan ku. kenapa.? Dan kau ada di mana.? Kenapa tidak ada kabar sama sekali, Aku sudah berhasil menyelidiki penguntit yang memata matai mu. "


V masih berkolat kalet, karena di Indonesia memang 2 jam lebih lambat dari di Korea.


Dan joel menghubungi V jam 6 di Korea.


Jadi di Jakarta Masih jam 4 Pagi.


Joel " : V, dengarkan Aku. Masalah penguntit itu, lupakan dulu saja dia. Sekarang aku ingin kamu memantau Nathan. Apa hubungan nya dia dengan Wanita yang bersama nya waktu mengunjungi pemakaman Ibuku. "


V " : Apakah dia mencurigakan.??"


Joel " : Tidak, Situasi nya sulit di jelaskan. Milla kehilangan Ingatan nya.."


V " : Apa..!!!


V langsung terbangun dari posisi tidur nya, mendengar Milla Hilang ingatan.

__ADS_1


__ADS_2