
Miller" : Do Whatever is best doc.!"
( lakukan apapun yang terbaik dok.")
Dokter mengangguk mengerti dan langsung masuk kembali kedalam. mereka melakukan operasi dadakan karena caca benar benar sudah tidak bisa bertahan lama.
Setelah sekoan jam, akhirnya bayinya berhasil di keluarkan.
Owek... Owek.. Owek...
Terdengar suara tangisan bayi dari Dalam ruangan Caca. Miller dan Riu langsung berdiri . Mata miller langsung berkaca kaca dan Riu Dengan sigap memeluk Miller.
Riu " : Selamat adik ipar. kau sudah menjadi seorang ayah. Terimakasih sudah memberiku Keponakan."
Mendengar ucapan Riu, miller benar benar tidak mampu memendam ekspresinya.
miller menangis terharu, hingga berbicara terbata bata.
Miller " : K.. kak.. Ak.. aku sudah jadi ayah.??
Aku sudah jadi ayah kak.? hahaha.. Yeyaah.."
Riu Ikut senang melihat Miller. Tak lama kemudian Caca dan Bayinya di dorong keluar dari kamar Bersalin menggunakan Brankar, untuk di pindah ke ruang rawat.
Bayi Caca Di letakkan di dalam inkubator , karena kondisi nya lemah.
Miller" : Doctor. are my wife and child okay??"
(Dokter. apakah istri dan anak saya baik baik saja.?" )
Dokter " :they are fine sir. It's just that the condition of the baby is rather weak, because it's not yet time to be born. we will do our best to restore his condition.
And, congratulations you have become a father."
( Mereka baik-baik saja pak. Hanya saja kondisi bayinya agak lemah, karena belum waktunya untuk dilahirkan. kami akan melakukan yang terbaik untuk memulihkan kondisinya. Dan, selamat Anda telah menjadi seorang ayah." )
Miller " : Thank you dok, Thank you So much."
Dokter itu mengangguk, lalu Berjalan dan Masuk ke ruangan rawat caca yang tak jauh dari sana. Miller Belum di perbolehkan masuk, karena Para Dokter masih melakukan pemasangan alat medis pada caca dan Bayinya.
Riu " : Miller, Kau Beruntung memiliki Jagoan yang Sangat tampan."
Miller " : Apa kakak melihatnya tadi.?"
Riu " : Tentu saja aku melihat nya. dia benar benar tampan."
Miller" : Apakah seperti aku.? Atau seperti Joel.?"
Miller masih saja mempermasalahkan Tentang Joel, idola istrinya.
Riu " : Hahahahaha.. Kau ini. Memangnya benih itu milil siapa.?"
Riu tertawa terbahak bahak mendengarkan perkataan Miller.
Miller " : Tentu saja milikku."
Riu" : Lalu kenapa Kau bertanya begitu.?"
Miller " : Karena caca selalu bilang, Bahwa ingin Jonah terlihat seperti Joel. Lihat saja, Namanya saja di ambil dari Awalan nama Joel."
Miller menjelaskan panjang kali lebar.
Riu" : Hahahahahaha... Aduh, sakit perut ku.!! Hei Bodoh, kau ayah nya.. tentu saja bayi itu mirip dengan mu. Maksud ku kombinasi antara Kau dan Caca , makanya terlihat tampan."
Riu berbicara dengan nada meledek, dengan mengatakan kombinasi.
Miller " : Jadi, maksud mu aku ini memang jelek, Begitu.??"
Riu" : Pfft.. Kau pikir saja sendiri."
Riu berjalan masuk ke ruangan rawat caca, karena Para dokter sudah keluar dari sana.
Lalu di susul oleh miller yang masih dengan tampang Monyong nya.
Cklek..!!
Pintu ruangan Caca terbuka. Riu dan Miller masuk secara perlahan. Agar tidak Membangun kan sang bayi. Kalau caca sendiri masih Terpengarus obat Bius. jadi Belum sadarkan diri.
Miller " : Wooahh.. Ini Bayiku.?? Betapa mengagumkan nya ia. Mungil sekali Anak Daddy.."
Miller Menghampiri bayinya, dan memandanginya dengan penuh kagum.
Riu " : Tentu saja ia mungil, kau tidak dengar tadi dokter bilang.?"
Miller" : Aku dengar, Tapi Maksud ku.. Bayiku ini Sangat imut. Benar katamu kak, ini kombinasi antara Aku Dan Caca. Tidak ada sama sekali Yang Mirip dengan Joel."
Riu kembali tertawa melihat Miller yang gerus mempermasalah kan tentang joel.
Akhirnya Riu keluar ruangan untuk menelepon Joel.
Tut... tut.. tut..
Joel " : Hallo kak.."
Riu " : Jo, kemarilah.. Caca sudah melahirkan."
Joel " : Tap.. tap. tapi kan aku di Jakarta kak."
__ADS_1
Riu" : Sudah, jangan berbohong. Kamu di Seoul kan.? Kemarilah, lihat ponakan mu."
Joel " : Bagaimana kakak bisa tahu.? Dan Keponakan... Apakah Dia bemar benar sudah lahir.?"
Riu" : Aku tahu semuanya. Kau Datang lah ke rumah sakit. Tanya saja pada Orang di rumah sakit, Ruangan Cassandra Tan. aku akan mengirimi mu Alamat lewat Maps."
Joel " : Baiklah kak.. "
Riu mematikan Panggilan nya, dan masuk kembali keruangan Caca. Saat Masuk, caca sudah sadarkan diri. dan Miller sedang memegang erat tangan Caca sambil mengelus kepala Caca.
Riu " : Ca.. Kau sudah sadar.?"
Caca " : Kakak.. Aku Menjadi seorang ibu."
Caca Tersenyum bahagia, meskipun keadaan nya lemah.
Riu " : Iya.. selamat, Kalian menjadi sepasang orang tua sekarang. Dan Kakak harap kalian bisa lebih dewasa sekarang."
Miller " : Itu pasti kak."
Sedangkan di tempat lain.. Joel sedang Terburu buru Turun daei unit nya, menuju Parkiran Apartemen. Ia tinggal di apartemen Hannam the hill. Yang terkenal sebagai apartemen Mewah di Di Seoul.
Joel Menyalakan mobil nya dan melaju menuju rumah sakit yang di sebutkan oleh Riu. Beberapa saat kemudian Joel sampai di sana. Dan menanyakan Di mana Letak Kamar pasien bernama Cassandra Tan. Dan Petugas di sana langsung mengantarkan Joel.
Sesampainya di depan kamar Caca, Joel Ragu untuk mengetuk. Namun Akhirnya ia memberanikan Diri.
Tok.. tok.. tok..
Riu " : Comein."
Joel membuka Pintunya perlahan, dan memasukan kepalanya terlebih dahulu. Joel Tersenyum lebar dan kaku, Saat malihat Riu , Miller dan Caca.
Miller " : Kau.!! Kenapa kau bisa tahu Kita di sini.?Dan apakah kau terbang dari jakarta.?"
Joel Masuk dan menutup pintunya.
Joel " : Eh.. Mm.. Itu.. "
Joel gugup Saat ingin mengucapkan sesuatu.
Riu " : Tentu saja ia bisa tahu, kan dia memiliki ikatan Batin dengan anak mu."
Caca Tersenyum mendengar Riu beekata demikian.
Miller " : Tidak bisa.!! kau jangan melihat anak ku."
Miller langsung berdiri dan Menutupi Inkubator anak nya.
Joel " : Kak, aku hanya ingin menengok keponakan ku."
Miller merentangkan Kedua tangan nya untuk menutupi Bayinya dari Pandangan Joel.
Joel " : Kak, Aku sungguh hanya ingin melihat nya saja. tidak akan berebut dengan mu. lagi pula nanti aku juga akan memiliki Bayiku sendiri dengan Milla."
Joel berkata sambil nyengir.
Miller " : Apa katamu.!! Enak saja, Aku tidak akan mengizinkan nya."
Caca" : Honn...Kenapa kau ini.? Joel kan hanya ingin melihat saja, lagi pula joel bukan mau menculik bayi kita."
Miller " : Tapi.. Kau lihat saja dia, tiba tiba datang Dari jakarta, bahkan Kakek dan papah saja belum sampai. Bukan kah dia seperti alien.??"
Riu " : Hahahahahahaha... Miller, kenapa kau ini jadi bodoh sekali. Tentu saja Joel sudah tinggal di korea sebelumnya. "
Miller" : Apa.? Kau sudah tinggal di sini.?"
Miller bertanya kepada joel.
Joel " : Iya kak, sudah satu minggu. Aku mencari tahu keberadaan Milla kak. aku merindukan dia."
Tiba tiba suasana di kamar itu menjadi hening ketika melihat wajah sendu Joel.
Miller " : Uummmm.. Jol, Bisa ikut aku sebentar.??"
Joel mengangguk dan Mengikuti Miller dari belakang. Sedangkan Caca dan Riu saling pandnag dan saling mengangkat bahu karena Bingung. barusan Miller masih posesif terhadap anak nya dan sekarang ia akur dengan Joel.
Miller " : Jol, Maaf kan kakak yang sudah membuatmu gusar. Sebenarnya kakak Juga Khawatir dengan keadaan Milla. Tapi kakak juga tidak bisa melihat nya sekarang."
Joel" : Apa yang terjadi pada milla kak.?"
Miller" : Sebenarnya milla Bukan di Korea atau di Jerman..Tapi.."
Joel" : Di Inggris.??"
Miller " : bukan, Milla.. Sebenarnya Dia.. ada Di China."
Joel " : Apa.? Kenapa jadi di China.?? Lalu milla dengan siapa di sana.?"
Miller " : Milla sendirian."
Joel " : Kakek Sungguh sungguh mengirim milla ke China, Untuk membuka Segel itu sendiri.? Kenapa kakek setega itu.? Bukan kah Sebelum hilang ingatan Milla sudah mengatakan untuk Memikirkan nya kembali.?"
Miller " : Itu kemauan Milla sendiri, kakek sebenarnya tidak memaksa milla. Tapi milla bilang, akan lebih bagus untuk membuka nya sekarang dari pada menunggu ingatan nya kembali. Milla dan kakak berangkat ke China berdua, Tapi pada saat sampai di sana.. Orang yang akan mengantarkan kita menuju tempat Rubi merah itu berada, mengatakan bahwa milla Tidak bisa membuka nya . Karena milla di kendalikan seseorang , Seperti yang kamu bilang."
Miller menjelaskan kepada Joel setiap detilnya.
Joel" : Lalu , Kemana milla sekarang.?"
__ADS_1
Miller " : Kau ingat waktu kakak Meminta alat pengendali itu bukan.? Saat itu Milla sedang bersama Hittomi."
Joel" : Hittomi.? Bukan kah dia Seharus nya di jepang. Pantas saja Aku menyuruh orang mencarinya namun tidak menemukan Jejak nya."
Miller " : Ya , Hittomi tinggal bersama paman nya, yang ternyata adalah Teman kakek, yang akan mengantarkan kita menuju Tempat Rubi itu Berada. Hittomi ini... Benar benar Mengagumkan."
Joel " : Maksud Kakak.?"
Miller " : Dia adalah Sebagian data dari program milik ayah dan kakak nya. Sebagian dari dirinya adalah Mesin. yang berarti ia manusia setengah Robot. Ia juga sudah menceritakan kepada Milla, tentang penyakit leukemia yang di derita milla. Ia menyaran kan untuk Milla menjalani Operasi pengangkatan Alat pengendali pikiran di kepala Milla. Agar milla tidak bermimpu buruk terus menerus, dan juga tidak kehilangan Kenangan nya. "
Joel " : Apakah milla melakukan nya.? Bukan kah Jika Alat itu di angkat, maka Nyawanya dalam bahaya.?"
Joel memejamkan matanya, Memikirkan Bagaimana milla jika bemar benar di operasi.
Miller " : Ya, Milla melakukan apa yang Hittomi katakan. Dan Sudah dari semnggu yang lalu Milla Di operasi."
Joel " : Kenapa kakak tidak bilang padaku kak.?? Jika saja kakak bilang maka.. "
Miller " : Maka apa.? Maka kau akan menggagalkan nya.? Jol, Itu keputusan milla, Tidak ada yang memaksanya. Bahkan milla berkata kepada kakek bahwa Dia mengingin kan kenangan nya kembali."
Joel Langsung menangis, Ia tidak bisa membayangkan betapa menderitanya Milla sekarang. Milla sendirian, dan menahan sakit.
Joel " : Kak, Antarkan Aku ke sana kak, Aku ingin menemui Milla."
Miller " : Tidak Bisa Jo."
Joel " : kenapa.?"
Miller " : Hittomi Bilang, tidak boleh ada yang kesana sebelum saat nya tiba."
Joel " : Kapan saat itu tiba.?"
Miller " : Saat kondisi Milla Mulai stabil, kita bisa melihat nya kesana bersama sama."
Joel menunduk kan kepalanya, Hatinya sakit. benar benar sakit , Ia Sudah merindukan milla namun Masih harus menunggu lama.
Miller " : Paman Li mengabariku, Milla masih belum melewati Masa kritisnya. Karena Milla juga melawan Sakit Leukemia nya."
Joel " : Millla... "
Miller " : Bersabarlah, Kita semua juga merindukan Milla, Kita hanya bisa menunggu dia Sampai Benar benar Sembuh."
Joel " Iya kak. Aku yakin milla Akan sembuh."
Setelah pembicaraan mereka selesai, Miller masuk kembali kedalam menemui Caca dan bayinya. Sedangkan Joel, masih merenung di Luar. tak berapa Lama Riu keluar dan menghampiri Joel.
Riu" : Jo, Ku dengar Axel meninggal.?"
Joel " : Iya kak, Axel meninggal Menyelamatkan Tina."
Riu " : Kenapa dia sampai mempertaruhkan nyawa nya demi Tina."
Riu bingung sendiri. Riu Belum tahu bahwa sebenarnya Axel dan tina sudah berpacaran.
Joel " : Ia mati demi tugas dan juga mati demi menyelamatkan orang yang ia Cintai. Sepertinya cinta nya sangat besar pada tina. bahkan Tina menuliskan namanya sebagai istri axel. mereka benar benar saling mencintai. "
Deg..
Riu Terdiam saat joel mengatakan bahwa Axel dan tina saling mencintai, dan Riu kaget saat mengetahui bahwa Tina menuliskan nama nya sebagai Istri Axel.
Joel " : Seseorang yang saling mencintai, terpisah oleh maut. bukan kah itu sangat menyakitkan.? Sekarang Tina kembali menjadi seorang Agent untuk mencari pembunuh Axel. "
Riu " : Jadi akhir nya mereka benar benar bersama..."
Riu bergumam pelan..
Joel " : Apa kak.??"
Riu" : Bukan apa apa.. Baiklah, Lalu bagaimana Dengan mu.?"
Joel " : Aku.?? kenapa dengan ku.?"
Joel bingung dengan pertanyaan Miller.
Riu " : Apakah kamu juga sangat mencintai milla.?"
Joel " : Tentu saja. Kau tau kak, kisah cinta kami itu unik. Dulu mula nya milla lah yang sering mengejarku. Itu saat kita masih sama sama kecil , dan aku malah mengabaikan dia. Tapi setelah dia tidak pernah datang lagi, baru aku sadar bahwa Sepi tidak ada dia. Tidak ada gadis yang cerewet lagi, tidak ada gadis yang selalu mengajak ku menikah, dan juga selalu membuat onar. Hehe.. Aku Memendam rindu itu dari aku kecil,sampai aku bertemu Milla lagi saat Milla lulus SMA. dulu aku sangat kasar dan posesif padanya. dan lambat laun aku mengerti Cinta tidak bisa di paksakan. Akhirnya aku mencoba Merelakan dia. Tapi... Pada akhirnya, ia kembali kepadaku. Kau Tahu, tuhan seperti mempermainkan perasaan kami. tapi aku juga bersukur, dengan begitu.. Aku dan milla Bisa saling mengerti pada akhirnya. "
Riu " : Begitu yah.. ternyata kalian memang jodoh dari kecil. Hahaha.. aku tidak bisa membayangkan, milla kecil mengajak mu menikah. "
Joel " : Hahaha.. Bagaimana dengan mu kak.?"
Joel bertanya balik kepada Riu.
Riu " : Tidak ada yang terjadi, Aku dan tina bernasib sama."
Joel " : Jadi, kekasih kakak juga meninggal.?"
Riu " :Iya, dia meninggal karena menghadang peluru yang akan melesat padaku. Bodoh bukan.?"
Joel " : Kak, Mulai sekarang.. Aku akan belajar dari kakak dan tina. Untuk mencintai pasangan ku sampai akhir."
Joel tidak tahu bahwa sebenarnya Riu menyukai Tina. Hanya saja Riu selalu diam dan tidak pernah mengutarakan perasaan nya.
Joel " : Baiklah.. Ayo kita masuk kak."
Riu mengangguk dan berdiri dari duduk nya.Lalu mereka berjalan kembali, Masuk ke dalam kamar rawat Caca.
__ADS_1