
Joel" : Waktu begitu cepat berlalu, Dulu aku selalu di lindungi oleh V, sekarang pun sama. Cepat lah sembuh Jol, Dan Selesaikan semua masalah yang ada. "
Joel memejamkan matanya, dan tertidur.
Sementara itu, Di luar V sedang bersiap untuk pergi Untuk mencari tahu keberadaan Tina adiknya. Karena sejak Pergi hanya dengan meninggalkan sepucuk surat, V tidak mendapatkan kabar lagi dari tina. bahkan tina tidsk dapat di hubungi.
V menaiki Mobilnya, dan pergi dari Markas Utama SCORPION.
Di tempat lain..
Tina sedang Membereskan Perlengkapan nya, ia memutuskan untuk mempercayai perkataan Dexel. Awal nya tina ragu, dan berpikir kesekian kalinya. Namun akhirnya ia Memutuskan untuk menyerahkan semuanya kepada Dexel. Karena Mafi, hanya bisa di lawan Oleh Mafia.
Tina Berhenti sejenak, dan memandangi Sebuah foto yang berada di laci kerjanya.
Foto itu adalah fotonya bersama Axel saat mereka Berada di rumah Tina.
Tina " : Axel.. Maafkan aku yang memutuskan untuk berhenti mencari pembunuhmu. Aku mempercayakan ini kepada Dexel kakakmu. Aku Tidak bisa melawan Mafia sendirian. Jangan khawatir , Aku akan membuat orang yang membunuhmu, merasakan kesakitan yang sama seperti mu."
Tina mencium Foto Axel, lalu memasukan nya kedalam Box yang berisi barang barang nya.
Setelah selesai berkemas, malam itu juga tina Memutuskan untuk Berhenti dari Kantornya. Ia berhenti Untuk menjadi soeorang Agent Federal.
Ketua Tim " : Tina, apa kau yakin dengan keputusan mu.?"
Tina " : Aku yakin Ketua, maafkan aku yang tidak Bisa konsisten Sebagai seorang Agent."
Ketua Tim " : Tina, aku sudah lama mengenalmu, Kau adalah seorang agent yang hebat. Tidak ada misi mu yang gagal, dan juga Tina.. Aku menyukaimu. Meskipun aku tahu kau mencintai Pria yang bernama Axel itu. Tapi.. Izinkan aku untuk hanya menyukaimu."
Tina " : Maafkan aku Ketua , Aku tidak bisa memberimu harapan apa apa. Lupakan saja Aku. Kau pria yang baik, pasti bisa mendapatkan Cinta yang tulus. Aku pamit."
Setelah Berpamitan kepada ketua nya, Tina pun keluar dari Kantor Agent itu.
Saat Tina menuju ke parkiran mobilnya yang berada di bawah sebuah pohon , Tina melihat V berdiri disana.
Tina " : Kakak , Kenapa kakak disini.?"
V " : Dasar Anak nakal. Kau mau membuat kakak mu mati khawatir huh.?? Cepat pulang.!"
Tina tersenyum melihat Wajah V yang terlihat khawatir.
Tina " : Kak, Aku bawa mobilku sendiri saja."
V " : Kita bareng saja, tinggalkan saja mobilmu disini. Besok kakak Akan mengantarmu."
Tina " : Aku sudah berhenti kak, Aku Memutuskan untuk berhenti menyelidiki tentang pembunuh Axel."
V " : Apa kau sudah Menyerah dengan Kasus axel.?"
Tina " : Bukan, Aku memutuskan agar.. "
Dexel " : Agar aku saja yang menyelidiki kasus kematian Axel."
Saat tina Sedang berbicara tiba tiba Dexel datang dan memotong perkataan Tina.
" Dexel ? " Ucap Tina dan V bersamaan.
Tina " : Kenapa kau disini.?"
Dexel " : Aku sedang Berjalan jalan saja, dan kemudian lewat sini. Kebetulan bertemu kalian. Oh.. V apa kabar.??"
V " : Aku Baik baik saja. Apa yang kau lakukan.?"
Dexel " : Seperti yang aku bilang tadi. Hanya berjalan jalan."
V " : Tina, Kau pulang sendiri Bawa mobilmu. kita ketemu di rumah."
Dexel " : Hei.. hei.. hei.. Lalu bagaimana dengan ku.?"
V" : Bukan kah kau bilang sedang berjalan jalan tadi.?"
Dexel " : Mmm.. Aku sudah selesai dan aku lelah. bolehkah aku ikut denganmu.??"
V " : Tidak bisa.!!"
Dexel " : Hei, Kau jahat sekali.. Aku kan sudah membantumu Untuk meng....Mmmppp..."
Mulut Dexel di bungkam oleh tangan V, Sebelum menyelesaikan kata kata nya.
V " : Hehehehe.. Baiklah.. baiklah.. ayo ikut dengan ku."
Tina hanya menggeleng gelengkan kepala nya, Lalu berjalan menuju mobilnya. Sedangkan Dexel ikut dengan Mobil V.
Saat sudah di mobil , V kembali bertanya kepada Dexel.
V " : Xel, Apa kau yang menyuruh Tina berhenti menyelidiki kasus Axel.?"
Dexel " : Iya."
V " : Apa kau berhasil meyakinkan Tina.?"
Dexel " : Iya."
V " : Apa Kau datang kemari Sebelumnya.?"
Dexel " : Iya."
__ADS_1
V " : Lalu, Apa kau sengaja datang kemari Tadi.?"
Dexel " : Iya.. Eh tidak.! tidak.! Aku tidak sengaja kok. kan tadi aku sudah Bilang padamu, Bahwa aku sedang berjalan nalan saja. "
Dexel mencoba menutupi kebenaran nya. Sebenarnya Dexel memang sengaja datang ke kantor Tina, untuk menemui tina.
V " : Pembohong besar."
V pandai membaca Gelagat seseorang. Hingga mudah bagi V mencari kejujuran dan kebohongan orang lain, dari sikap nya.
Dexel " : Baiklah... Okay.. okay..Aku memang sengaja datang ke kantor Tina. Ntah mengapa Aku ingin melihatnya."
V " : Xel, Apa Mungkin karena kalian kembar, jadi perasaan kalian sama.?"
Dexel " : Mana mungkin.. Tapi bisa jadi seperti itu. Seringnya aku dan Axel saling merasakan jika salah satu diantara kita sakit."
V " : Tapi Xel, Jika itu hanya karena perasaan mu yang Tidak jelas, Lebih baik kau jaga jarak dari tina. Aku Sebagai kakak nya hanya menginginkan yang terbaik untuk Tina. Karena aku juga belum lama ini Bertemu tina kembali."
Dexel " : Benarkah.? Jadi kalian kakak beradik yang terpisah.? sama seperti aku dan Axel.?"
V " : Iya, Hanya saja aku dan tina terpisah sedari kecil, dengan cara yang Menyakitkan."
Dexel " : V, Ntah perasaan apa yang aku rasa terhadap tina sekarang ini, Tapi aku janji tidak akan menyakiti perasaan Tina. Meskipun Wajah ku dan Axel sama. Tapi sebenarnya sifat Kami berbeda. Adikku memang lebih dewasa dari pada aku."
V " : Baiklah, Lagi pula Tina sudah dewasa. Aku yakin dia bisa memilih yang terbaik untuk dirinya sendiri."
Setelah Beberapa saat, sampailah mereka di rumah Tina. Tina membuka pintu gerbang nya dan Membuka pintu garasi Bawah tanah nya menggunakan Remote Otomatisnya.
Tina Memasukkan mobil nya di garasi bawah tanahnya, sedangkan Mobil V di parkirkan di garasi Luar. Dexel Terkagum kagum melihat rumah Tina yang minimalis namun Sangat canggih.
Saat Dexel keluar dari Mobil V, dan masuk kedalam rumah Tina, Ia menginjak sesuatu dan langsung lompat.
Dexel " : Gyaa.!! Apa itu tadi.?"
V " : Hahaha.. Dasar kau. Itu hanya Vacum Cleaner otomatis. "
Dexel " : Vacum Cleaner Otomatis.? Apa di rumah ini tidak ada Pelayan.?"
Tina " : Tidak ada, Silahkan masuk."
Tina muncul dari Pintu kaca.
V dan Dexel masuk kedalam rumah Tina, dan duduk di Sofa ruang tamu.
Tina " : Kak, Kau mau minum kopi.?"
V " : Tidak, ini sudah larut malam.. Kau istirahat saja."
Tina langsung pergi Masuk kedalam kamarnya. Dexel merasa bahwa Tina Sengaja menghindarinya.
Dexel " : V, Sepertinya tina menghindariku."
Dexel " : Aku akan buktikan, Jika aku dan Axel bukan orang yang sama. Meskipun wajah kami sama. Sudah Larut malam, aku pamit pulang yah.?"
V " : Apa kau bisa pulang sendiri.?"
Dexel " : Jangan khawatir, Aku Selalu kemana mana Sendiri. Bye V."
Dexel Berjalan menuju pintu Keluar. Dan V membuka kan Gerbang otomatisnya. Lalu Dexel keluar, sambil melambaikan tangannya.
V menutup kembali gerbang nya, setelah Dexel keluar.
Dari Balik sebuah jendela, Tina Menatap kepergian Dexel . Sebenarnya Tina sangat ingin memandangi wajah Dexel, karena dengan begitu, Tina bisa melepaskan sedikit kerinduan nya. Namun Tina takut Akan terlulka lagi ketika menyadari kenyataan bahwa Axel sudah tiada.
Tina " : Maaf kan aku Dexel, Aku hanya takut akan kembali terpuruk ketika menyadari kenyataan nya, Bahwa kau bukan Axel.."
Tina kembali ke ranjangnya dan menangis sambil tertidur. Hatinya sangat merindukan Axel. Namun takut Ketika akan menatap wajah Dexel.
Sedangkan V sendiri membaringkan Dirinya di sofa, Ia mendengarkan Sedikit tangisan Tina. Hatinya ikut sakit, ketika melihat adiknya terluka. V hanya bisa mendengarkan lalu tertidur.
Ke esokan Paginya.
Beijing, China.
Seperti yang sudah di katakan oleh paman li, Hari ini Milla, Xi li dan Joell akan mengunjungi sebuah Festival. Namun Sudah Jam 9 Pagi, Milla dan Joell belum terbangun.
Tidak ada yang tahu Bahwa Joell tidur di kamar Milla.
Xi li berniat membangun kan Milla, namun saat ia Membuka pintu kamar milla, Ia melihat pemandangan pagi yang Romantis. Xi li melihat Joell yang tertidur sambil memeluk Milla, Begitu pun Milla. Mereka Tidur saling memeluk dengan posisi Milla berada di dada Joell.
Xi li " : Lihatlah mereka berdua.. Jadi ini Alasan nya merek belum bangun, Bahkan sampai Jam 9 pagi."
Xi li hanya tersenyum senyum sendiri. Saat Xi li sedang tersenyum senyum , Joell terbangun dari tidurnya dan melihat Xi li di sana.
Xi li " : Aku akan keluar. "
Xi li keluar dari kamar Milla..
Joell yang mulai Sadar dengan keadaan, perlahan Bangun dari posisi nya. Namun saat Joell hendak melepaskan Pelukan Milla, Milla Semakin Erat memeluk Joell. NMun Joell Terus berusaha agar Milla bisa melepaskanpelukan nya.
Dan setelah Beberapa saat, Joell pun terlepas dari Pelukan milla. Joell tersenyum melihat Milla yang tidak bangun bahkan Saat Joell bergerak.
Joell " : Dasar Kerbau."
Joell keluar dari kamar Milla, dan kembali ke kamarnya sendiri untuk bersiap.
Milla mulai sadar, ia meraba ke segala arah seperti mencari sesuatu.
__ADS_1
Milla " : Joel.."
Milla mengira ia berada di indonesia, dan bersama Dengan Joel. Ketika milla membuka matanya, Ia terdiam..
Milla " : Ternyata Cuma mimpi."
Di tempat lain..
Jakarta, Indonesia.
DEG..
Tiba tiba Jantung Joel berdebar dan memikirkan Milla .
Joel " : Milla .. "
Joel bangun dari Posisi tidurnya dengan sedikit kesusahan, menjadi Duduk.
Joel " : Milla, Apa kamu Baik baik saja. aku sangat merindukan mu."
Joel mencari Handphone nya, lalu menghubungi Miller.
Tut.. tut.. tut..
Miller " : Hallo "
Joel" : Kak, Apa kabar.?"
Miller " : Baik, Kau apa kabar jo,? Sudah lama tidak mengabariku."
Joel" : Aku hanya sedikit Sibuk kak. Kak , Apa aku boleh tau keadaan Milla.? Aku merindukan nya. "
Miller terdiam sejenak. Sebenarnya Miller tidak tega terus menyembunyikan Kebenaran daei Joel.
Joel" : Kak.?"
Miller " : Jol, Untuk Saat ini Milla belum sadar. Jadi Tidak ada yang tahu kondisinya sperti apa. "
Miller dan Kakek Adam memang belum mengetahui Keadaan Milla yang sebenarnya.
Joel menangis Karena masih belum juga bisa Mendengar Suara pujaan Hatinya.
Miller " : Jol, Kita semua juga masih menunggu kabar . Aku janji, jika Sudah ada kabar dari Sana, Aku akan memberi tahumu."
Joel " : Dimana sebenarnya Milla berada kak.?"
Miller " : Maaf Jol, Aku tidak bisa memberi tahumu. Kau Tenang saja. Milla akan segera sembuh."
Joel " : Baiklah kak.."
Joel Mematikan Sambungan telepon nya, Hatinya merasa sangat sakit. Mengetahui Milla masih belum memberi kabar. Joel Menangis Dalam diam, sambil memandangi Foto nya bersama Milla Saat masih bersama.
Joel " : Mila, Kembalilah.. Meskipun Kamu tidak bisa mengingat ku nanti, aku akan membantumu Mengingat semua kenangan kita. Aku tidak bisa hidup tanpa mu."
Joel memeluk Foto Milla. Setelah Merasa sedikit tenang, Joel menyimpan Foto itu di laci yang berada di sebelah Ranjangnya.
Saat Joel meletakkan Foto itu, Joel melihat Liontin yang Sama seperti milik milla.
Joel " : Bukankah ini Liontin milla.? Mengapa ada disini.?"
Joel membuka Pengait liontin itu, Dan melihat Foto di dalamnya. Joel membelalakan matanya, Karen Yang berada di dalam Liontin itu, bukan Foto Milla dan orang tuanya. seperti Liontin pertama uang ia Lihat dulu.
Joel " : Foto siapa ini.? Bukan kah ini kakek adam.? Lalu siapa Bayi kecil ini.? Dan Wanita di sebelahnya.? Apakah Ini tuan Om Rudi.? Tapi jika di lihat dari Foto ini, sepertinya Kakek Adam Sudah tua, tidak mungkin baru memiliki Putra kan.?? "
Joel Tenggelam dalam Fikiran nya. Lalu ia teringat dengan yang di katakan Miller. Bahwa Kakek Adam memiliki Saudara kembar. Dan seorang putra.
Joel membolak balikan Liontin itu, Dan menemukan Sebuah Inisial di tengah Bintang berwarna Biru itu..
Joel " : ' J ' .? Joel.?? Apakah ini milik Putra Kakek Eden, Saudara kembar kakek Adam.?"
Saat Joel Sedang berfikir keras, V datang dari luar. Dan masuk kedalam kamar Joel.
V " : Apa yang kau lakukan.?"
Joel" : V, Dari mana liontin ini berasal.?"
V " : Oh, Itu milik Nona Milla bukan.? Aku menemukan nya di rumah Master E . saat kami melakukan Penyerangan. Ada apa.?"
Joel terdiam. Mengingat semua kejadian yang terjadi akhir akhir itu.
V " : Jol, apa ada sesuatu yang terjadi.?"
Joel " : V, Dimana Master E berada sekarang.,?"
V " : Dia melarikan diri setelah kami melakukan penyerangan. dan kita tidak bisa menemukan nya di mana mana. Dia hilang seperti di telan bumi. Lenyap begitu saja. "
Joel " : V, Segera cari dia sampai ketemu."
V " : Ada apa sebenarnya Jol.?"
Joel " : Kak Miller pernah mengatakan kepadaku, bahwa kakek adam memiliki saudara kembar. Ia memiliki Sifat yang buruk. dan juga pendendam. Wajah nya sama persis seperti kakek adam."
V " : Jadi.. Foto yang aku lihat saat itu Adalah foto kembaran kakek Adam.?? Berarti Master E ini Adalah Eden.??"
Joel " : Kau lihat Dimana.?"
V " : Sebelum Aku menemukan kalung ini, Aku mencari Orc kemana mana, Hingga aku memasuki sebuah ruangan Dengan Lampu yang berwarna Merah. Aku melihat Foto Kakek Adam, namun Wajahnya terlihat sadis. Tapi aku juga melihat Foto 5 kepala keluarga sebelumnya. Aku juga melihat foto Ayahmu. Aku pikir itu mungkin pengambilan foto yang salah, tapi Ternyata Itu memang Dua orang yang berbeda.? Saat aku berjalan keluar, baru aku menemukan kalung ini."
__ADS_1
Joel " : Kalau begitu Master E adalah Eden, dan Eden adalah orang yang Membantai Keluarga Prof. Kiyomizu, Dan mengambil alat pengendali Pikiran itu. Lalu.. "