
1 jam kemudian Milla, Joel dan Axel sampai di depan ANGGARA COMPANY . Joel turun dengan Cool nya, dengan Milla yang berada di blakang nya . Axel Memarkirkan Mobilnya, dan melaporkan kepada Ethan."
Axel" : Tuan, kita sudah sampai."
Ethan" : ok.. aku memantaumu dari kejauhan. Jika ada yang tidak beres, aku akan mulai bergerak . Kau lihat arah jam 3, aku di atap.
Juga Anak buah ku dan Joel menyebar di sekitar mu.
Axel melirikkan pandangannya dan benar saja beberapaborang mengangguk dan tersenyum padanya. Axel merasa tenang lalu di masuk ke dalam, menyusul Boss nya.
Saat Axel memasuki loby, Milla dan joel sudah tidak ada. Al hasil dia meminta resepsionis untuk mengantarkan nya ke ruangan Edwin.
Dan saat dia sampai dia melihat milla yang tengah menodongkan Pistol nya ke arah Edwin sedangkan Edwin menodongkan Pistol ke arah joel.
Axel langsung mengeluarkan pistolnya dan mengarahkan ke arah Edwin. Namjn di saat bersamaan, Axel juga di todong pistol oleh sekertaris Edwin.
Edwin" : Hahahahahaha... Coba lihat, kau seorang membawa Dua pengawal.? Apalagi yang satunya seorang wanita. Aku tahu, pasti kau kan yang sudah membunuh semua Anak buahku.? Seorang Wanita tangguh, namun terjebak di sini."
Milla" : Kau mau memulai baku tembak Dengan ku.? ku beritahu kau tuan Edwin. peluru dari pistol ku ini Melesat lebih cepat dari pada punya mu."
Edwin" : Jadi memang benar, kaulah yang sudah menghabisi Orang orang ku. kau tau pria yang kau lindungi ini cuma anak ingusan. kalau kau mau, kau bisa bergabung dengan ku."
Milla" : Terimakasih tuan, saya tidak berminat."
Edwin" : Huh.!! keras kepala.! Kita akan lihat apakah kalian bisa keluar dari perusahaan ku atau tidak."
Joel" : Kau bisa mencobanya Pak tua. Sekarang kau tandatangani saja dokumen pembatalan kerjasama kita . Lalu kita lihat apakah Aku dan kedua pengawalku bisa keluar dari sini atau tidak."
Edwin" : Baiklah, Yan. Bawakan kontrak kerja sama antara aku dan perusahaan Alexander."
Yana" : Baik tuan."
Sang sekertaris Itu langsung pergi ke ruangan Di balik dinding, Tubuh sang sekertaris itu Benar benar Sexy. dengan Rok super pendek dan kemeja super ketat yang menonjolkan sesuatu di bagian dadanya.
Joel" : Tidak di sangka yah, seorang sekertaris pun terlibat di dunia mafia. Apakah dia juga salah satu mainan Ranjangmu.?"
Edwin" : Hahahaha.. kau memang pintar menebak, Kau pikir selama 13 tahun aku sendiri benar benar sendiri.? tentu saja tidak."
Joel" : Dasar sinting, kau benar benar gila akan harta dan kekayaan huh.? Sampai kau membuang anak dan istrimu.?"
Disaat Joel menanyakan tentang sekertaris Edwin, milla menekan Pena perekam suara untuk merekam percakapan Joel dan Edwin.
Edwin" : Mereka hanyalah Alat kekayaan ku. Tapi sayang, setelah mereka mereka mengetahui kebenaran tentang diriku Mereka pergi lagi. Dan itu adalah karena dirimu.!! Kau tau.?? Aku sangat sangat membencimu, karena baik dirimu atau ayahmu. sama sama perusak rencana ku."
Joel" : Hahahahaha.. Padahal aku tidak melakukan apa apa. kau yang selama ini sering menyerang ku. meneror ku, bahkan kau mencoba membunuh ku waktu itu.
Pak tua, apa kau Percaya ada karma.?"
Edwin" : Karma.?? karma apa.?? Aku tidak percaya.!!"
Sekertaris edwin datang kembali ke ruangan itu. Dan menyodor kan Dokumen kerja sama antara joel dan Edwin. Dan Juga sekertaris itu duduk di paha Edwin dengan senyum sinisnya.
Joel" : Bagus. Tanda tangan i itu, dan berikan kepadaku."
Edwin menandatangin Dokumen itu dan Mendorong nya dari Meja kerja nya ke arah joel.
Edwin" : Sudah, silahkan keluar. Tapi.. jika kalian bisa keluar. Hahaha..
Ayo Sayang kita bersenang senang."
Edwin menggendong Sekertaris nya sambil berciuman, sang sekertaris pun membalas ciuman Edwin. dan masuk ke ruangan Di balik Dinding.
Joel" : Dasar rubah tua.!!! sudah tua pun dia masih bermain wanita."
Axel" : Tuan, Ayo kita keluar. Orang orang kita sudah melumpuhkan beberapa anak buah Edwin."
Milla" : Dia sungguhan mengerahkan anak buahnya.!!"
Dor.! dor.! dor.!
Milla menembak seseorang yang mengarahkan pistol ke arah Axel.
Milla" : Ayo kita pergi."
Joel" : Mill, Berhati hati lah."
Milla mengangguk dan mulai keluar dari Ruangan itu, di sana ada beberapa anak buah Edwin. namun dengan sigap Milla dan Axel menembaki mereka. Milla benar mendalami peran sebagai Agent sekarang.
Milla" : Xel, bawa Joel ke arah mobil. Aku dan Ethan akan menyelesaikan Ini."
Dor.! dor.! dor.!
Seorang anak buah Edwin menembaki mereka dengan Bertubi tubi. Milla, joel dan Axel sembunyi di balik Dinding.
Joel" : Milla , izin kan aku ikut bertempur. aku tidak mau terjadi sesuatu padamu.!!"
Milla" : Tidak.!! Jika kau ikut menembaki mereka, Mereka akan melapor kepada edwin bahwa kau juga Bisa Menembak. Peran mu sekarang hanya berpura pura bodoh. agar edwin terkecoh. Percaya padaku , aku bisa melakukan nya."
__ADS_1
Dor.! dor.! dor.!
Mereka kembali Menembaki, dan makin dekat dengan posisi Milla, Joel dan Axel.
Milla" : Xel, pergi bawa boss mu dari sini. Biar aku dan Ethan yang menyelesaikan nya."
Axel" : Baik Nona Boss, Ayo Boss kita pergi."
Axel menarik tangan Joel dan lari ke arah lain untuk Pergi ke arah mobil. Axel Berbicara kepada Ethan lewat Ear peace di telinganya.
Axel" : Tuan, Nona Milla sendirian di Bagian Barat , aku dan Boss Sudah pergi menuju ke arah Mobil.
Ethan" : Di mengerti."
Ethan langsung membidikkan Senapan Barrett.416 Model 99 nya kearah barat yang di maksud Axel. dan membantu Milla dari atap gedung. untuk menembaki musuh.
Meskipun Ethan berada cukup Jauh, namun tembakan nya tak pernah meleset. dan juga tidak ada yang tahu posisi ethan ada di mana. karena kelebihan Sniper itu adalah tidak bisa di tebak dari mana asal tembakan nya.
Milla merasa Sudah Aman, dan dia berjalan keluar sambil sesekali melihat ke adaan.
Setelah di rasa aman. Milla pun Berhasil keluar dari gedung itu. dan masuk ke mobil Joel. lalu langsung melesat pergi dari sana.
Dor.! Dor.! Dor.!
Suara Tembakan kembali menghujan i mobil yang di naiki Milla, joel dan Axel. Namun Milla dengan sigap Menembak Orang itu dari Balik pintu Mobilnya. Seketika orang itu Tewas.
Joel makin tercenganng melihat keahlian menembak milla, hanya Setahun belajar tapi bisa secepat itu dia menguasai skil menembak.
Joel" : Sayang apa kau terluka.?"
Milla" : Tidak El.. kau lihat kan aku baik baik saja. Apa kamu terluka.?"
Joel langsung memeluk Milla. yang duduk di samping nya. Joel Merasa Takut, namun merasa bangga kepada kekasih nya itu.
Joel" : Aku tidak menyangka kamu sehebat itu. bahkan hanya dalam satu tahun , kamu bisa menguasai skil skil yang sulit bagi pemula."
Milla" : Mungkin memang darah ku ini adalah darah seorang Mafia. hehehe.."
Joel" : dasar gadis nakal."
Joel mengeratkan pelukan nya kepada milla. dan menyenderkan kepalanya di bahu kecil milla. Mereka menuju Ke kantor joel untuk memproses semua pembatalan kerja sama Joel dan Edwin di depan semua Anggota Client nya.
Di tempat lain..
Sisi berakting senatural mungkin, sebelumnya Sisi sudah meminta izin kepada Riu. Riu mengizinkan Sisi bergelayutan kaya monkey.
Sisi" : Kakak, Milla pasti merindukan kakak. kenapa kakak tidak ikut saja dengan Milla.?"
Riu" : Milla, kakak masih banyak urusan. Oiyah kamu Hati hati saat di penerbangan nanti yah."
Sisi" : Baiklah. kakak hati hati juga yah, milla pergi dulu. bye bye kak.. Bye Tina."
Sisi pun melangkah masuk ke bandara. Dalam hati sisi Tidak menyangka Akan memeluk Pria setampan Riu.
Riu" : Tina, apakah Milla bergelayutan seperti Gadis tadi saat bersama Miller.?"
Tina" : Kurang lebih seperti itu tuan, maafkan kelancangan sisi."
Riu" : Sudahlah.. demi Akting. Ayo kita lanjutkan lagi Akting kita. Aku yakin setelah ini akan ada penyerangan. di mana yang namanya V. aku tidak melihat nya."
Tina" : Kakak ada di antara Kita tuan, hanya saja dia tidak menampakan dirinya."
Riu" : Apakah dia hantu ,? Ada ada saja. ya sudah ayo kita kembali."
Riu dan tina berjalan kembali ke Arah rumah yang sudah di rencanakan. Rumah itu di beli oleh Tina, untuk Melancarkan aksinya. dan agar orang orang EAGLE tidak mengetahui rumah asli SHADOW yang sebenarnya .
Saat di tengah jalan sepi, Para orang orang itu Mulai menembaki Mobil Tina. Mereka menembaki ban Mobil yang di kendarai Tina.
Hingga Terpaksa tina pun Menghentikan Mobil nya. dan mulai menembak.
Dari Arah blakang, Ada sebuah truck besar yang Melaju kencang. seketika Orang orang tadi di tabrak oleh Truck itu, lalu truck itu berhenti pas di hadapan Riu dan tina.
Lompat lah seorang pemuda berwajah Sangar namun tampan. siapa lagi kalau Bukan V.
Tina" : Kakak."?
V" : Kalian tahu, sedari tadi Para musuh ingin mencelakai kalian saat di bandara. untungnya aku ini tidak terlihat. bisa melindungi kalian."
Riu" : Jadi kau yang bernama V.?
V" : Iya, Salam Kenal tuan BLACK PANTER."
Tina" : Apa..!! BLACK PANTER.??"
V" : Iya, dia Tuan Riu Tan. Mafia terkuat di Korea."
__ADS_1
Riu" : Kau jangan begitu, Aku Tidak suka di tinggi tinggi kan. Panggil saja aku seperti teman kalian."
Tina" : Tapi tuan, sungguh saya minta maaf tidak mengenali anda. "
Riu" : Ya sudah, dan aku juga tidak menyangka Bahwa yang Bernama V ternyata sehebat ini."
Dor.!! Dor.!! Dor.!!
Saat Sedang berbincang tiba tiba Mereka di hujan i peluru, sepontan Tina, Riu Dan V bersembunyi di balik truck.
V" : Sial.!! itu pasti orang orang yang tadi mengejar ku.
*Flashback on..
Saat V sedang menghabisi musuh yang akan menembak Riu secara diam diam, tiba tiba Ada salah satu orang EAGLE yang melihat V. Pas saat itu juga Riu dan tina sudah pergi.
Akhirnya V yang menjadi incaran Orang Orang EAGLE. V berlari ke arah sebuah Truck yang terparkir namun kondisi nya menyala, sang supir truck sedang buang air di tepi jalan.
V melajukan truck itu meninggalkan orang orang EAGLE yang mengejar nya tadi. Namun tidak di sangka mereka mengejar hingga ke tempat V bertemu Tina dan Riu.
Flasback off..
Tina" : Apa yang harus kita lakukan.?"
Riu" : Aku akan memanggil anak buah ku."
Riu menghubungi Anak buahnya, dan juga menghubungi Axel lewat ear piece nya.
Riu" : Xel, kita sudah menyelesaikan misi. tapi kita di serang . di mana posisi mu sekarang.?"
Axel" : Tuan, bala bantuan ada di sekitar kalian, Tembakkan saja pistol Suar ke langit. saya akan kesana sekarang. di mana posisi anda.?"
Riu" : Dimana Pistol itu. Aku di sekitar jalan dekat dengan rumah Cadangan kita.?"
Axel" : Di laci Laci tengah Jok belakang mobil tuan. Baiklah saya akan menuju ke sana."
Riu" : Okay."
Riu menjelaskan kepada Tina Dan V. Bahwa ada pistol suar di tengah Jok belakang mobil.
Riu" : Jika menunggu pasukan ku, kita akan mati di sini. aku tidak membawa pistol ku.
dan cuma mengandalkan kalian berdua. tapi itu akan membuang tenaga kita dengan percuma.
Axel bilang ada Pistol suar di mobil. Tina, aku membutuhkan mu menjaga ku dari belakang, aku akan lari ke depan masuk ke mobil. Dan Kau V kecoh mereka dari belakang truck ini."
V " : Baik Tuan."
Tina" : Aku akan melindungi tuan."
Riu Menghitung 1 sampai 3, V mulai mengecoh mereka dengan sesekali menunjukan dirinya di balik truck, dan benar saja Orang orang itu menembaki V.
Dor.!! dor.!! dor.!!
Sementara itu Riu Lari ke arah Mobil dan tina melindungi Riu dari belakang, sesekali Tina menembak i musuh.
Riu" : Tina Awas..!!!
Riu melihat Seseorang mengarahkan Pistol ke arah tina yang sedang menembaki Musuh di sisi lain. Riu menembakan Pistol Suar ke atas, lalu dia lompat ke arah Tina. Seketika Riu jatuh Di atas Tubuh Tina. Dengan Bahu tertembak.
Tina" : Tuan.!! Tuan.!!"
DOR.!! DOR.!! DOR.!!!
Secara tiba tiba suara gemuruh tembakan menghujani Musuh, dan Axel muncul di antara mereka. Seketika Semua musuh pun tewas.
Axel langsung lari ke arah Tina dan Riu.
Seketika Axel diam, melihat tina yang berbaring di bawah tubuh Riu. Hati Axel sakit melihatnya. Axel tidak tahu kalau sebenarnya Riu ter tembak. Sampai akhir nya tina berteriak.
Tina" : Xel.. tolong tuan Riu, dia tertembak."
DEG .
Riu tersadar, seketika dia Langsung berlari menolong Riu. Axel mengangkat Tubuh riu yang bersimbah darah. darah nya bahkan sampai mengotori baju Tina.
V " : Xel, Baw tina dan Tuan Riu ke rumah sakit. biar aku yang tangani ini."
Axel" : Baiklah."
Axel menopang Tubuh Riu yang lemas, namun masih mampu berjalan meskipun harus di topang. Riu terkena 3 tembakan di Bahu, punggung, dan lengan nya ketika melompat melindungi Tina.
Axel mengemudikan mobilnya dan tina duduk di belakang memangku kepala Riu. Sesekali Riu mengerang kesakitan. Dan sesekali Yina Membelai kepala Riu tanpa Sadar karena panik. Dan saat itu juga Hati Axel sakit kembali.
Axel mencoba Se profesional mungkin, agar tidak terlihat cemburu. karena dia tahu posisinya masih di dalam lingkaran pekerjaan. Jadi dia mengesampingkan Urusan pribadinya.
Riu Tan.
__ADS_1