TAKDIRKU

TAKDIRKU
Detik detik kehancuran Edwin II


__ADS_3

Miller" : Kau punya satu kesempatan. katakan di mana Ayah Ethan, atau aku tembak mati kau sekarang."


Edwin" : Hahaha.. Siapa kau.? Anak buah ku ada di semua tempat ini. mereka mengepung mu."


Dor.!! Dor.!! Dor.!!


Tiba tiba tembakan bertubi tubi datang kearah Mereka. Akhirnya mereka pun berpencar. dan saling tembak.


Di sisi lain, Milla dan Riu sedang memantau keadaan . setelah mereka melewati Beberapa orang orang edwin, hingga riu dan milla sedikit Terluka.


mereka sudah menemukan Ruangan penyekapan Rully. Dan bersiap masuk, tapi di sana ada beberapa Pengawal.


Riu" : Ayo kita masuk, kau lindungi aku dari belakang okay.?"


Milla" Kak, jangan gegabah. kita pancing saja mereka keluar, kita sudah memutar mutari bangunan tua ini. dan pengawal nya dimana mana. "


Riu" : kau benar. Tapi mereka menyekap Ayah nya Ethan di ruangan bawah tanah kan.?"


Milla" : Iya. sepertinya bangunan ini adalah pintu lain dari Ruangan bawah tanah."


Riu" : Ayo kita masuk.!"


Milla" : Kak.!! jangan gegabah.Biar aku yang memancing mereka keluar."


Milla berlari ke arah lain dari pin itu. Dan benar saja, semua orang yang berada di sana mengejar Milla, milla berlari sekencang mungkin. saat Orang orang itu mengejar milla, Riu dengan sigap menembaki mereka semua. Dan Mereka semua tewas seketika.


Milla" : Hufff... Hufff.. Hufff.. Ayo kak kita masuk."


Milla Ngos ngos an karena lari sangat kencang. Dan akhir nya mereka berhasil masuk kedalam. mereka melihat beberapa anak buah lain nya. dengan sigap Riu menembaki mereka.


Milla mencari cari Ayah Ethan. meskipun tidak pernah bertemu Ayah ethan sebelum nya. tapi milla cukup yakin dengan seseorang yang sedang berbaring lemah di lantai, dengan kondisi tangan terantai dan lusuh.


Milla" : Paman rully.??"


Rully bangun, mendengar namanya di sebut. Rully mencoba bangun namun tenaganya tidak bisa di keluarkan lagi. tubuh nya benar benar lemah.


Riu" : Paman, Bisakah anda berdiri. kami akan memapah paman keluar dari sini. kita teman teman Ethan. "


Rully" : Ter.. i..mak..asih.. "


Rully kemudian mencoba bangkit dari posisi nya, di bantu Milla dan Riu. mereka berdua memapah Rully menuju pintu keluar. Namun saat hampir sampai, ada beberapa Anak buah Edwin. Akhirnya Riu dan Milla membawa tubuh Rully Untuk bersembunyi.



Riu" : Milla, jaga paman Rully di sini. kamu jangan kemana mana. aku akan keluar mengurusi Mereka."


Milla" : Hati hati kak."


Riu mengangguk, lalu dia langsung pergi keluar, menghadapi Anak buah EAGLE.


Riu terlibat baku tembak.


Cukup Lama mereka saling tembak, dan tiba Tiba Axel datang.


Axel menembaki musuh yang sedang menyerang Riu. Dengan senapan nya dia berhasil membunuh semua yang mencoba membunuh Riu.


Dor.!! Dor.!! Dor.!!



Axel" : Beraninya kalian.!! Satu lawan banyak. Dasar pecundang "


Riu" : Thanks.. Xel."


Axel" : Tidak masalah tuan, apa kau baik baik saja. dimana Milla dan Tuan Rully.?"


Riu" : Wow.. wow.. wow.. pertanyaan mu banyak sekali. dia ada di dalam, ayo kita jemput mereka."


Axel" : Tuan, apakah Tuan Rully Baik baik saja.?"


Riu" : Kondisinya Parah, dia sepertinya dehidrasi berat. Oiyah.. apa kalian berhasil melumpuhkan Edwin.?"


Axel" : Kami berhasil tuan. Namun sekarang Yana belum kita temukan, tadi aku mencari dia. tidak sengaja bertemu tuan."


Riu" : Hmmm.. Dia juga ancaman yah.."


Axel dan Riu sampai di tempat peesembunyian Rully dan Milla. Milla memapah Rully untuk keluar. dan mereka membawa Rully ke Arah Mobil.


Dari dalam mobil, Ethan melihat ayahnya di gotong Oleh Axel.


Ya, tubuh Axel memang terbilang tinggi besar. Dan di tambah dia adalah seorang Agent terlatih, Jadi mampu menggendong Rully.


Ethan Lari keluar dari Mobil.


Ethan" : Ayah.. Ayah.. bangun yah.."


Riu" : Beri dia ruang untuk bernapas. dan Ambil alat bantu pernapasan di bagasi mobil."


Axel membuka Bagasi mobil, dan mengambil alat bantu pernapasan berupa Selang oxygen dan Alat Infus serta cairan nya. Lalu memberikan nya kepada Riu.


Riu pernah mendalami ilmu kedokteran, tak heran di mobil nya ada alat alat medis.

__ADS_1


Riu berusaha Membangun kan Rully, namun rully tidak merespon. Matanya masih tertutup dan napas nya lemah.


Riu " : Paman..!! Paman..!! Ku mohon paman, dengar aku. respon aku paman..!!"


Riu masih berusaha. Riu meminta Agar Semuanya menjauh dari tubuh rully agat Rully bisa bernafas dan tidak merasa sesak.


Ethan" : Ayah.!! Ini Ethan, tolong buka matamu, Dengar aku ayah.. aku mohon."


Ethan teriak teriak. Riu Membuka pakaian Rully, dan di temukan luka luka cambukan yang terlihat sangat parah, dan juga Sampai bernanah.


Ethan yang melihat kondisi sang ayah langsung berteriak histeris.


Ethan" : Aaaaaarrrrggghhhh.!!! Edwin Anggara.!! Ku bunuh kau sekarang.!!!"


Ethan berlari masuk ke dalam. Joel mengejar Ethan. Sedangkan Tina Mengobati luka Milla.


Joel" : Ethan.! Ethan.! tolong jangan gegabah ini wilayah Musuh."


Ethan" : Aku tidak perduli . aku akan membunuh Edwin dengan tangan ku sendiri.!!"


Tanpa mereka sadari Ada sepasang mata yang menatapi mereka dengan tatapan sendu. Orang itu Sedih dengan apa yang terjadi, dan melangkah ke arah lain..


Joel" : Aku tau Ethan. tapi ini bukan hanya dendam mu saja. Ini dendam ku, Milla, V, Tina dan banyak lagi yang kehilangan karena Edwin. ku mohon jangan gegabah,."


Ethan" : Baiklah, Ayo kita masuk dan temukan Kak Miller dan V."


Ethan dan Joel masuk menyusuri ruangan demi ruangan yang tergeletak banyak mayat mayat, Ethan melangkah kan kaki nya mengikuti Arah Mayat yang bercecer itu .


Mereka Berhasil menemukan Ruangan tangga yang turun ke bawah. Ethan dan Joel menuruni anak tangga itu, dan melihat Lebih banyak lagi mayat. dan juga Se ekor Beruang Hitam yang Sangat besar, namun sudah mati.


Ethan mendengar Suara V sedang berteriak.


V " : Katakan.!!!!


Edwin" : Hahaha.. kau putra Nichollas yang mengedihkan.!! Mati saja kau bersama ayah mu.!"


Ethan dan joel berlari kearah Suara itu. Dan melihat V sedang menodongkan pistol ke arah Edwin.


V " : Katakan di mana Tuan Rully.!!"


Joel" : V, Tuan rully sudah di selamatkan."


Edwin" : Hahahahahah... para anak anak orang bodoh.!!! Kalian pikir Rulky akan selamat.??"


Miller" : Kau mau mencobanya. Atau aku Potong potong saja jari jari mu.?


Seperti ini.!!"


Edwin" : Aaaarrghh.!!!! Kurang ajar.!!! Kenapa kau memotong Jariku.!"


Miller" : Biasanya Kami selalu Memotong Satu persatu jari penghianat, Atau orang yang jahat. yang melanggar Hukum Mafia.


Kami Hanya Memberi pilihan. Hidup Di Siksa, Atau mati saja.!"


Edwin" : SHADOW.!! Kau sang SHADOW ?!"


Miller" : Pintar .!!"


Edwin" : Kau SHADOW tapi kenapa.. kenapa kalian bersama.??


Miller" : Kau bodoh kah.? Tentu karena kami memang sudah saling mengenal. Dan kau bilang tadi kami adalah putra Dari orang orang bodoh.? Biar aku beritahu kekuatan putra dari orang orang bodoh itu.!!


Dor.!! Dor.!!


Miller menembak kedua telapak tangan Edwin. Hingga edwin berteriak kencang.


Edwin" : Aaaarggh..!!!! Ampuni Aku, aku salah.!! Aku mengaku Salah.!!"


Miller" : Ampun.??!! Bukan kah kau tidak pernah kenal kata ampun.? Saat Orang orang yang kau bunuh Memohon ampun pada mu, apakah kau mengampuni mereka.? Saat mereka bahkan mengatakan memiliki keluarga dan Anak anak mereka, apakah kau mengampuni nya.?


Edwin, aku beritahu padamu. aku SHADOW tau semua yang kau lakukan."


Edwin" : Tolong Ampuni aku, berikan aku kesempatan kedua. ku mohon.!"


Edwin bersimpuh di kaki Miller. dengan memohon, dan memegang celana Miller. hingga celana itu penuh dengan Noda darah dari telapak tangan Edwin.


Miller" : Saat orang tua V memohon kepada mu, Apakah kau mendengarkan nya.? Tidak bukan.? Kau bahkan tidak memandang ke arah nya . dan Menyuruh orang orang mu membunuhnya. Apa kau memikirkan perasaan Anak anak nya.?"


Edwin Berpindah ke kaki V dan memohon kepada V. untuk memaafkan nya. namun V malah menendang Edwin sampai terjatuh.


Edwin" : Aku mohon Nak, maafkan aku. aku berjanji tidak akan melakukan hal hal seperti itu lagi."


V" : Kau tau, Aku masih hidup saat Kau menembakkan Pelurumu padaku. Peluru itu mengenai ibu ku yang melindungiku. Aku berpura pura Mati, agar kau tidak menembak lagi. Dan apa kau tau, aku sangat ketakutan saat itu. Kedua Orang tua ku mati di depan mataku sendiri dengan cara yang sadis.


Aku masih Mengingat kejadian itu. Aku yang tadinya tidak pernah ingin terlibat dengan dunia yang kejam seperti ini, akhirnya aku terjun juga. Apa kau tau betapa sakit nya perasaan ku.!!! Aaargghh.!!! Jika saja, Jika saja kau bukan Orang tua dari putra yang sudah baik kepadaku. Aku pasti sudah membunuhmu.!!!"


Edwin" : Putra ku, siapa.?"


V " : Awan yang sudah mengganti namanya menjadi Gio.! Seandainya aku tahu jika dia putra mu, aku tidak akan menerima uluran tangan nya.."


***Flashback on***..

__ADS_1


Saat itu V sedang meraung raung sendirian di tepi jalan. Saat itu V berusia 14 Tahun. V ketakutan Hingga lari dengan pakaian penuh darah, V berlari Untuk meminta bantuan. Namun tidak ada orang saat itu..


V tertunduk sedih, sampai seorang Anak laki laki datang ke arah V, dan mengulurkan tangannya. Dia adalah Awan, yang sekarang mengganti nama nya menjadi Gio, saat itu gio masih 12 tahun.


Gio" : Apa kau baik baik saja.?"


V " : Tolong aku.."


Gio" : Apa sesuatu terjadi padamu. kenapa tubuh mu penuh darah.?"


V" : Orang tua ku di bunuh, tolong aku panggilkan Ambulance Hik.. hik.."


Gio" : Jahat sekali orang yang membunuh orang tua mu, Baiklah aku akan membantumu. aku akan menyuruh Pengawalku yang mengurus jasad orang tua mu."


V" : Terimakasih.


Lalu Gio menyuruh pengawalnya memanggil ambulace khusus untuk keluarga. dan membawa jasad Orang tua V ke Rumah sakit agar di ueus di sana. Membutuhkan 1 Hari untuk mengurusi jasad orang tua V.


Gio kecil sangat terabaikan oleh Edwin, namun Fasilitas dan pendidikan tetap edwin berikan Full dan terbaik.


Gio" : Dimana kau akan memakam kan Jasad orang tua mu kak.?"


V " : Aku tidak tahu, Adik ku pun Hilang."


Gio" : Baiklah, Kalau begitu biar Pengawal ku yang urusi semuanya. Orang tua mu akan di makam kan di pemakaman Sandiego Hills."


V" : Tapi itu pemakaman orang Elit ."


Gio" : Orang tua adalah segalanya. berikanlah yang terbaik."


V sangat kagum dengan Gio kecil, usianya lebih muda tapi pikiran nya sangat dewasa.


Setelah melewati beberapa Proses, akhirnya jasad orang tua V di bawa ke pemakaman.


Di sana hanya di hadiri V, gio dan kedua pengawal Gio.


V menangis melihat peti mati orang tua nya di turun kan di liang kubur.


V" : Ayah, ibu, aku berjanji akan membunuh orang yang sudah membunuh mu. dan aku akan mencari Adikku."


Pemakaman itu selesai.. dan Gio mengantar V ke rumah nya. Saat di perjalanan V menanyakan nama Gio.


V " : Tuan muda, siapa nama mu.?"


Gio" : Nama ku Briant Arawan Anggara."


Saat Itu Nama Gio masih Awan.


V" : Terimakasih banyak, tuan muda sudah membantu memakam kan orang tua ku dengan layak. aku pasti akan membalas budi mu."


Gio" : Baiklah.. Hidup lah dengan damai."


Mereka sudah sampai di depan rumah V.


V pun turun. lalu membungkuk ke arah Gio.


Gio" : Semoga kita bertemu lagi.. bye kak."


V" : Terimakasih tuan muda."


Gio pun pergi. V tidak kembali ke dalam rumah nya, dia masih teringat dengan pembantaian orang tua nya itu. V melangkah menjauhi rumah nya sendiri. V pergi hingga berhari hari. dia menjadi anak jalanan.


Dan Di saat itu.. V melihat pembunuh Orang tuanya bersama dengan Gio. Dan V mendengar Gio memanggil pria itu dengan sebutan ' A Y A H ' V sangat kaget dan tidak menyangka.


Dia sangat Menyesal sudah menerima bantuan dari Gio, seandainya V tahu dari awal jika Gio adalah putra pembunuh orangbtua nya. pasti V tidak menerima Bantuan Dari Gio.


*Flashback Off*..


Edwin" : Jadi putra ku yang membantumu.? bukan kah sudah impas.?!"


V" :Impas kata mu.? kau merebut masa kecil bahagia ku. dengan membunuh orang tua ku. lalu kau anggap impas.?? Kau memang iblis.!!"


Edwin" : Setidak nya putra ku memakamkan orang tuamu dengan layak."


V " : Yah. aku berhutang terimakasih kepada putra mu itu. Tapi tidak pada mu. dendam ku padamu masih tetap sama. Aku beruntung.. Setelah kejadian Itu aku bertemu Tuan muda Joel . Yang hampir kau bunuh."


Flashback On..


Saat Itu, V sedang mencari makanan di tempat tempat sampah. V benar benar tidak mau kembali ke rumahnya. dia lebih memilih hidup di jalanan. Saat V sedang mengambili Makanan di Tempat sampah V melihat Seseorang anak laki laki yang akan di bunuh.


V teringat kejadian kematian orang tuanya. Dan saat dia melihat Pria yang menodongkan pistol ke arah anak laki laki itu, V tertegun dia adalah Pria yang membunuh Orang tuanya.


Seketika V berlari Membawa balokan kayu, dan memukul Tangan Pria tersebut. Lalu dia menarik tangan Anak laki laki itu dan lari dari sana..


V Membawa anak itu lari sejauh mungkin, dan mereka berhenti ketika di rasa sudah aman.


V " : Huuff.. huff.. huff.. Apa kau tidak apa apa.?"


Joel" : Tidak, Terimakasih kau sudah menolongku."


V" : Sama sama, kenapa dia mau membunuh mu.?"

__ADS_1


Joel" : Aku tidak tahu, aku di culik dari pengawal ku, lalu di bawa kemari dan mau di bunuh."


__ADS_2