
Tiba tiba Seseorang mengetuk pintu rumah itu. Joell bangun dan membuka kan pintu Rumah itu.
Krreekkk..
" Joell Putra ku.." Ucap Seseorang Yang berada di depan pintu.
Joell Mencoba menutup pintu rumah itu, Namun Orang itu Menahan nya. Di saat yang bersamaan, Xi li keluar dari kamarnya, dan melihat Joell yang sedang Mendorong dorong pintu.
Xi li " : Joell, apa yang sedang kamu lakukan.??"
Xi li Melihat Joell yang nampak Menangis dan ketakutan. Denga segera Xi li Berlari dan menendang Pintu itu, hingga tertutup dan xi li langsung menguncinya.
" Buka pintunya, aku adalah ayah mu nak.."
Teriak pria itu dari luar. Namun Joell tidak Bergeming sama sekali, Justru Joell jatuh terduduk Di Lantai.
Melihat itu, Xi li langsung Menyuruh Joell untuk masuk kekamarnya.
Xi li " : Pergilah, Masuk ke kamarmu.. Biar aku yang bicara kepadanya. "
Joell Bangun dari duduk nya dan Justru pergi Masuk ke kamar Milla. Joell melihat Milla yang dudah tertidur pulas. Joell membaringkan dirinya di Belakang Milla. Lalu memeluk milla dari belakang, Sambil menangis.
Sementara Itu, Xi li membuka pintu rumah itu dan menemui Pria yang mengaku sebagai Ayah Joell .
Edwin " : Dimana Putra ku.? Siapa kau.?"
Xi li Memandangi Pria Itu dengan seksama. Dan Merasa Aneh. Karena setahu Xi li , Wajah Ayah Joell hancur. Namun Tidak dengan pria ini.
Xi li " : Anda siapa.??"
Edwin " : Saya Eden, Ayah Joell.."
DEG.
Xi li langsung Berkaca kaca ketika pria itu menyebutkan namanya. Nama itu adalah nama yang Milla sebutkan, yang merupakan Saudara kembar Kakek nya. Dan sekaligus Orang yang sudah Membantai Ayah dan kakak nya, Dan mengambil Alat pengendali pikiran milik Ayahnya.
Edwin " : Apakah saya bisa menemui nya.?"
Xi li " : Maaf tuan, Dia tidak bisa menemui anda.. Sekarang Pergilah. "
Edwin " : Saya hanya ingin menemuinya, Hanya sebentar."
Xi li " : Temuilah dia saat dia sudah siap , jangan paksakan dia. Kondisinya belum terlalu Stabil. "
Xi li berbicara Tanpa menatap Wajah Eden.
Xi li takut tidak bisa mengendalikan dirinya. dan di saat yang bersamaan, ntah mengapa Robot yang ia ciptakan menyerupai Ichiro Berjalan keluar seperti terpanggil.
Edwin langsung membelalakan matanya, Karena Melihat Ichiro ada di belakang Xi li.
Edwin " : K..kau..?!!"
Xi li berbalik melihat ke belakang nya, dan kaget karena Robot Ichiro ada di belakangnya.
Xi li " : Pergilah. "
Robot Ichiro tidak mendengarkan apa yang di katakan Xi li. dan tetap berdiri di sana memandang Edwin.
Edwin " : Ah.. Kau bukan kah putra Profesor Kiyomizu.? Ternyata kau basih hidup.?"
Edwin mencoba menutupi Ekspresi kaget dan bencinya. Karena ada Xi li di hadapan nya. Edwin tidak Menyadari bahwa itu hanya sebuah robot. Karena Xi li membuatnya benar benar mirip seperti manusia.
Robot Ichiro tidak Bereaksi sama sekali.
Ia hanya berdiri menatap tajam ke arah Edwin.
Xi li Merasa aneh dengan robot itu, Terasa seperti Hidup sungguhan.
Xi li " : Chiro.. Masuklah, Aku tidak apa apa."
Setelah Xi li Mengatakan seperti itu, Ichiro benar benar bergerak masuk ke dalam.
Edwin " : Nona. Tolong pertemukan saya dengan Joell. Ini kartu nama saya, Terimakasih sudah Merawat dia disini. Saya pamit Pergi dulu. Hubungi Saya jika Joell sudah siap menemui saya. "
Xi li " : Terimakasih. "
Setelah Mengatakan itu, Xi li langsung masuk kedalam. Namun Edwin masih berdiri di sana. Merasa Aneh dengan tatapan Xi li.
Edwin " : Apa itu tadi. Sebuah Benda di tengah bola matanya.? Dan mengapa Baj*ngan kecil itu ada disini.?!"
Edwin kembali emosi melihat Orang ysng sudah ia lenyapkan ternyata masih hidup. Edwin tidak mengenali Xi li. Karena dulu wajah Xi li tidak seperti itu dan juga Dulu Xi li bertampang bodoh
Edwin Menyuruh Orang orang nya untuk Melakukan penyerangan Mulai Besok Malam.
Kini ia menuju pulang kerumah nya yang berada di tengah hutan itu.
Saat di Pertengahan jalan, Edwin bertemu dengan Guru Joell, Yaitu paman li. Edwin memanggil nya.
Edwin " : Tuan, tunggu sebentar."
Paman li " : Anda memanggil saya.?"
Edwin " : Ya. Saya memanggil anda. Tuan, tolong bantu saya bertemu dengan Anak saya."
Edwin turun dari kudanya. Dan berjalan mendekati Paman Li.
__ADS_1
Paman li merasa bingung dengan apa yang di ucapkan oleh Edwin.
Edwin " : Oh.. pasti tuan bingung yah? Saya Eden, Ayah Joell."
Deg .
Paman li kaget mendengar Apa yang di ucapkan oleh Edwin. Paman li lompat turun dari kudanya.
Paman li " : Bukan kah Wajah anda.."
Edwin " : Ya, Saya melakukan Sedikit operasi Plastik. Agar Tidak terlihat terlalu menakutkan Bagi anak saya. Saya ingin memperkenalkan diri kepadanya. Saya baru saja Dari rumah anda. Dan dia tidak mau menemui saya. "
Paman li " : Akan saya bicarakan kepada Joell nanti tuan. Mungkin dia masih kaget , Karena Belum pernah melihat Ayahnya. "
Edwin " : Baiklah, Kalau begitu saya permisi ."
Edwin kembali menaiki kudanya , Dan pergi dari sana. Sedangkan Paman li Semakin terburu buru pulang, Merasa Khawatir dengan keadaan di rumah nya.
Setelah Memacu kudanya dengan kecepatan tinggi. Paman li sampai di rumah nya, Dan langsung Mengikat kudanya. lalu ia masuk kedalam.
Saat membuka pintu, Paman li melihat Xi li yang sedang menangis. Dan Robot Ichiro berada di dekatnya.
Paman Li " : Xi.. Kau sudah bertemu dengan nya.? Bagaimana Dengan Joell.?"
Xi li " : Paman, Aku belum siap untuk Menghadapi ini. Dia Adalah orang yang membunuh Ayah dan kakak ku."
Paman li " : Xi, Kamu harus bisa Mengendalikan dirimu. Kamu harus kuat, Agar tidak terlihat mencurigakan. "
Xi li " : Paman, Aku merasa aneh dengan robot ini. Dia seperti hidup sungguhan, saat Eden ada di sini, Dia keluar. Eden sudah melihat Chiro , Pasti dia akan melakukan Sesuatu. "
Paman li " : Kita harus pergi dari sini Besok. Sekarang, kamu Istirahatlah. Paman akan menyiapkan tempat persembunyian Yang lain. Apakah tadi dia bertemu dengan Milla juga.? "
Xi li ": Tidak paman, Milla sudah tidur."
Paman li " : Bagus kalau begitu. Xi, Kamu dengarkan paman, apapun yang terjadi Kepada Ayah dan kakak mu, adalah kesalahan Eden Bukan Joell. Jadi jangan Sampai kamu membenci Joell."
Xi li " : Aku tidak Membecinya paman. Aku tahu apa yang terjadi padanya. Dia sama menderitanya dengan Ku dan Milla. "
Paman li " : Kamu memang anak yang baik. Baiklah, paman masuk dulu."
Xi li mengangguk, Sedangkan Paman li masuk kedalam. saat Paman li melewati kamar Milla, Paman li melihat joell yang sedang Menangis Memeluk Milla yang sedang tertidur.
Paman li Menghela Nafasnya, ia tidak Masuk dan Berjalan pergi dari sana.
Saat paman li sudah berada di kamarnya, Ia Menghubungi Adam yang berada di Jerman.
Tut.. tut.. tut..
Paman li " : Hallo Tuan Adam."
Paman li " : Tuan, Sebenarnya saya Berniat untuk menyembunyikan kesembuhan Milla , Agar menjadi sebuah kejutan untuk anda.
Milla Sudah sadar, bahkan sudah pulih. Ia berhasil mengingat semuanya kembali. "
Adam " : Benarkah Apa yamg kau katakan Li. Apakah Aku bisa menjemputnya sekarang.??"
Paman li " : Jangan dulu Tuan. Ada hal yang lebih penting dari Ini."
Adam " : Hal apa yang lebih penting dari kesembuhan cucuku."
Paman li " : Tuan, Tuan EDEN Sudah kembali.."
DEG.!
Adam terdiam saat Paman li mengatakan Hal itu.
Paman li " : Hallo tuan.?"
Adam " : Li . Apa kah benar yang kau katakan tadi.?"
Paman li " : Benar Tuan, Ia mengoperasi wajahnya. "
Adam " : Kenapa Ia bisa ada di sana.?"
Paman Li " : Ceritanya panjang tuan, Aku ini adalah guru dari Putra nya yang bernama Joell. Sebelumnya aku tidak tahu bahwa Joell ini adalah putra Tuan Eden. Karena dulu Wajah tuan Eden Hancur penuh dengan luka bakar.
Namun setelah Milla menceritakan Apa yang anda ceritakan, aku mengerti bahwa Joell adalah putra Tuan Eden yang selama ini Hilang."
Adam " : Mengapa kau tidak memberitahu aku sebelumnya.? Lalu Bagaimana keadaan di sana.? Apa Eden sudah bertemu joell dan Milla.?"
Paman li " : Tuan Eden hanya bertemu Joell, Belum bertemu Milla. Tuan, Banyak rahasia yang kita sembunyikan. Pada akhirnya kita bingung saat akan menceritakan semuanya. "
Adam " : Akan aku kirim kan orang orang ku untuk Menjemput kalian.. dan Kalian tinggal lah di Rumah ku yang berada di Indonesia. "
Paman Li " : Baiklah Tuan. Dan Tuan.. Ada sebuah rahasia yang sebenarnya saya tidak ingin memberi tahukan kepada anda.
Adam " : Li , Kita sudah berteman sangat lama. Kenapa masih saja kau tidak percaya kepadaku.?
Paman li " : Karena ini Keinginan Adikku. Tuan, Sebenarnya Hero Kiyomizu adalah Adikku. Dia di bantai oleh Tuan Eden, dan tuan eden mengambil alat pengendali pikiran yang di ciptakan oleh Adiku. Dan memasangkan nya kepada Milla. "
Adam " : Apa.!!! Tapi Bagaimana mungkin, Milla tidak pernah menjalani operasi Sama sekali, Kecuali saat dia kecil . Sedangkan Pembantaian Kiyomizu sekitar 5 Tahunan yang lalu. "
Paman li " : Tuan, Mungkin ada hal yang lolos dari pandangan Anda. Tapi memang di kepala Milla sudah ada luka bekas jahitan , Saat aku dan Xi li melakukan pembedahan."
Adam tidak percaya dengan apa yang terjadi. Bahkan Rudi putranya tidak pernah mengatakan Kepadanya tentang operasi yang di lakukan Milla.
__ADS_1
Adam " : Baiklah, Anggap saja aku lalai.. Sekarang kalian bersiap lah, Aku akan mengirimkan orang orang ku ke Beijing. dan ketika besok Mereka datang ke rumah Mu, kalian harus segera pergi dari sana. Dan bawalah keponakan ku itu. Aku tidak mau Dia menjadi gila seperti ayahnya."
Paman Li " : Baiklah tuan. "
Adam Mengakhiri panggilan Itu. Adam menangis tak menyangka bahwa ia gagal melindungi Keluarganya. padahal selama ini ia Selalu merasa Berhasil melindungi keluarganya. Namun Adam tidak pernah menyangka bahwa Eden akan berbuat sejauh itu.
Adam " : Bagaimana aku bisa Lalai.!! Aku gagal menjaga Keluarga ku Sendiri."
Selama ini Adam fokus dengan Kasus Kematian Johan, Dan kesalahpahaman Joel terhadap Miller.
Adam Langsung menelepon Bawahan nya untuk menyiapkan Jet pribadinya. Ia akan Pulang Ke Indonesia, Ke rumah nya yang berada di indonesia. Tadinya Rumah itu di bangun untuk Milla. Namun melihat keadaan Menjadi rumit, Akhirnya ia menggunakan rumah itu.
Di tempat lain..
Beijing, China.
Paman li Keluar, dan Masuk ke kamar Milla. Paman li melihat Joell yang sudah tertidur. Dan dengan perlahan Paman Li membangunkan Milla.
Paman li " : Milla.."
Ntah Apa yang terjadi, Milla langsung bangun. Padahal sejak tadi ia bahkan tidak berkutik saat Joell menangis Di Belakangnya.
Milla " : Paman.?"
Paman li " : Sssshhh... Joel sedang Tidur. "
Paman li menunjuk ke arah belakang Milla.
Milla " : Joell.?"
Milla melihat ke belakangnya. Dan kaget melihat Joell di sana.
Paman li " : Milla, Ayo ikut paman leluar."
Milla bangun perlahan dari ranjangnya, dan berjalan di belakang Paman li. Saat sudah berada di luar, paman li memberikan Jubah Hitam Tebal kepada Milla.
Paman Li " : Pakailah, Kita akan pergi ke suatu tempat."
Milla " : Malam malam begini paman.? Lalu Di mana Xi li.?"
Paman li " : Hanya kamu dan paman yang pergi."
Milla " : Kita mau kemana.?"
Paman li " : Nanti Kamu akan tahu."
Paman li naik ke kudanya, Dan menyuruh milla Naik di belakang nya.
Paman li " : Kita akan melalui Jalan yang terjal, Kamu Siap.?"
Milla " : Siap paman."
Paman li pun Memacu kudanya. Dan pergi dari sana.. Mereka melewati Hutan hutan, Lembah, Dan Juga Beberapa Air terjun. Hingga mereka sampai di sebuah Danau Berwarna. Di sana terdapat Sebuah Goa Buatan, yang di jaga oleh Orang orang asli suku Itu.
Paman li " : Kita sudah sampai."
Milla " : Tempat apa ini paman.?"
Paman li " : Milla, Besok kita akan berangkat Ke Indonesia. Sebelum itu, Paman ingin menyempurnakan kekuatan Mu. Pemulihan mu Sangat cepat. Paman Hanya ingin kamu memegang apa yang seharus nya menjadi milikmu. dan tandailah itu. "
Milla berfikir keras, dengan apa yang di maksudkan oleh paman li.
Milla " : Apakah ini tempat batu Rubi itu berada.?"
Paman li mengangguk.
Paman li " : Ya, Buka lah dan tandailah Batu itu."
Milla " : Lalu bagaimana dengan Kakak.? Seharusnya Kakak juga menandainya kan.?"
Paman Li " : Sebenarnya, Yang Paling memungkinkan menjadi pemimpin adalah Darah mu. Namun Miller juga memiliki Angka yang hampir mendekati mu. Tapi kita akan lihat apa yang akan terjadi Nanti. "
Milla " : Tapi paman, bukan kah ini sama saja aku menghianati kakakku.?"
Paman li terdiam , Sebenarnya apa yang di katakan milla benar, Namun paman li juga tidak tahu harus berbuat apa lagi.
Paman li " : Kalau begitu. Kau Ambil dulu saja. Kita bawa batu itu Ke Indonesia."
Milla mengangguk. Lalu Milla mencoba membuka nya dengan Kalung Liontinnya.
Pintu pertama Berhasil di buka oleh nya.
Setelah itu, paman li tidak ikut masuk.
Paman li " : Masukkan Batu itu, Bersama dengan kotak nya ke dalam kantong hitam ini. Paman tidak bisa masuk ke dalam, Paman hanya bisa mengantar mu sampai di sini saja."
milla mengangguk Mengerti. Lalu ia melangkah masuk Kedalam Goa itu.
Saat Berada di dalam, Milla Mencari Keberadan Batu itu, Dan terlihat ada sebongah Batu berwarna merah menyala. Namun Ada Sesuatu yang menghalanginya.
Milla " : Apa ini Segel.??"
Milla kebingungan, Dengan apa ia akan membuka segel itu. Milla teringat dengan perkataan kakek nya.
Milla " : Darah ku.."
__ADS_1