TAKDIRKU

TAKDIRKU
PART 97. Milla kembali.


__ADS_3

Milla menggores tangan nya menggunakan Batu tajam yang berada di sekitar nya. dan Darah pun keluar dari pergelangan tangan Milla.


Milla " : Kenapa Aku tidak merasa sakit.?"


Milla heran dengan dirinya sendiri. Tangan nya berdarah, Namun Tidak merasakan sakit. Milla Mengarahkan Tangan nya ke Sebuah lubang Segel, lalu meneteskan darah nya Di sana.


Tiba tiba Dari lubang itu mengeluarkan Cahaya yang menyilaukan mata. Milla memejamkan matanya, Dan setelah beberapa Saat cahaya itu Redup. Milla membuka kembali matanya dan kaget, karena Goa yang tadinya Gelap gulita , Menjadi Berkilauan. Dan Segel Batu rubi itu juga sudah terbuka.


Dari luar, Paman li melihat Cahaya yang sangat terang keluar dari Celah celah goa itu. Dan seketika langit mengeluarkan warna warna indah seperti Aurora. Padahal itu di pertengahan malam.


Paman li " : Memang seharusnya kamu lah yang memimpin. Benda itu berada di tangan orang yang tepat."


Sedangkan Milla sendiri sedang berusaha mengeluarkan Batu ruby itu dari temparnya.


Milla " : Batu apa sebenarnya ini. Kenapa aku merasa seperti di negeri dongeng saja. Magical.?? Hahaha.. Milla , apa kau gila.."


Milla heran sendiri dengan apa yang di alaminya. Setelah selesai mengeluarkan Kotak Batu rubi itu, Milla Memasukan nya kedalam kantong Hitam yang di berikan oleh paman li.


Milla pun keluar dari dalam goa itu. dan menemui paman li.


Milla " : Paman, kenapa malam malam begini ada fenomena Aurora.? "


Paman li " : Itu karena Batu rubi itu sudah menemukan siapa pemiliknya yang baru. Dan fenomena ini adalah sebagai tanda bahwa kamu sudah memilikinya. "


Milla " : Tapikan aku belum meneteskan darah ku ke batu ini.??"


Paman li " : Batu itu dapat mengenali sendiri pemiliknya. Tanpa harus kamu meneteskan darahmu, dia sudah mengenalimu. "


Milla " : kenapa seperti mahluk hidup saja. Ya sudah paman ayo pulang, Ini sudah hmpir jam 1 Malam. "


Paman li mengangguk. kemudian naik keatas kudanya. di susul oleh milla yang duduk di belakang paman li. Mereka berjalan kembali Menuju rumah paman li.


Sedangkan di Rumah Edwin / Eden. Ia melihat Fenomena Alam itu pada saat ia sedang tidak bisa tidur. Entah mengapa Hari itu ia merasa tidak enak.


Edwin " : Aurora.? Di tengah malam begini.? Pertanda apa ini.?"


Edwin mondar mandir di teras balkon rumahnya. Ia tidur di kamar Joell, yang menghadap langsung ke pegunungan Wuling.


Setelah lama berpikir, akhirnya Edwin mengingat kejadian 55 tahun yang lalu. Di saat ia dan Adam menjalani sebuah proses Kepemilikan batu Rubi, Tanda kekuasaan SHADOW.


Edwin " : Apakah Itu pertanda kepemilikan Batu rubi itu.? Jadi adam menyimpan nya disini. Berarti Miller Ada di Beijing.."


Edwin Mengepalkan tangan nya. Edwin tak tahu bahwa sebenarnya sekarang Miller sudah menikah dan menetap Di korea bersama Istri dan mertuanya.


Edwin Duduk di ranjang Joel dan membayangkan Luka lama nya itu. dimana Ia di banding bandingkan dengan Adam . Dan di kucilkan karena tidak memiliki darah yang Seistimewa Adam.


Tak terasa Waktu sudah hampir pagi. Edwin mencoba untuk tidur.


Di tempat Lain, Milla dan paman li Sampai di rumah . Dan Membangunkan Xi li dan Joell Lalu Langsung Membereskan semua Barang barang mereka yang akan mereka bawa.


Joell " : Paman dan Milla habis dari mana.?"


Milla " : Tidak dari mana mana, Aku hanya baru melakukan Latihan berkuda dengan paman."


Joell " : Sepagi ini.??"


Milla " : Iya, Sudah selesai belum.? Aku harus memasukan nya kedalam Koper."


Joell memberikan Pakaian nya kepada Milla. Dan milla langsung menaruh pakaian Joell di jadikan satu dengan pakaian nya sendiri. Joell tersenyum melihat Pakaian nya di jadikan satu dengan pakaian Milla.


Milla " : Kenapa kamu senyum senyum.?"


Joell " : Tidak ada."


Tiba tiba paman li datang dari luar..


Paman li " : Apakah kalian dudah siap.?"


" Sudah paman " Jawab Milla dan joell bersamaan.


Dan tak lama kemudian Orang orang yang di kirimkan adam datang Menggunakan Helikopter.


Jun jae " : Good Morning Miss Milla.? Do You remember me.?" { Selamat pagi Nona Milla.? Apa Anda Ingat Saya.? " }


Milla " : Jun Jae..?? "


Jun jae tersenyum senang saat Milla menyebut namanya.


Jun jae " : Yes Am I.. I so Happy to see you Again miss." {Ya, aku .. Aku sangat senang melihatmu lagi Nona " }


Milla " : Hahaha.. Me Too.. Oh, where is Grandpa.?"


{ Hahaha.. Aku juga. Oh , dimana kakek.?" }


Jun jae " : Mr. Adam is in Indonesia Right Now. Waiting For You Miss." { Tuan Adam ada di Indonesia Saat Ini. Menunggu Anda Nona. }


Milla " : Oh.. Okay. "


Jun jae mengulurkan tangannya kepada Milla, untuk membantu milla naik keatas helikopter. Nmaun Joell langsung Meraih tangan Jun jae.


Joell " : May I go up first, Milla?"


{ Bolehkah aku naik duluan Milla.? }


Jun jae bingung, Siapa gerangan Pria yang kurang ajar Itu.


Jun jae " : Sorry, Who Are You.?"


{ Maaf, Kamu siapa.? }


Milla " : Oh..


Jun Jae. introduce him Joell. he is.."

__ADS_1


{ Jun jae, perkenalkan dia Joell. Dia adalah.."


Joell " : Milla's Husband."


{ Suami Milla. }


Milla memukul Lengan Joell, sedangkan Xi li dan paman li senyum Senyum sendiri.


Jun Jae " : Ohhh ... I'm sorry, Mr. Joel, did you change your face? Plastic Surgery.?"


{ Oh. Maafkan saya tuan joel, apakah anda mengubah wajah anda.? Operasi plastik.? }


Milla , Xi li dan Paman li tertawa terbahak babak mendengar pertanyaan Jun Jae. Sedangkan Jun jae sendiri kebingungan.


Joell langsung Naik ke Helikopter itu tanpa bantuan dari Jun jae. Di susul Milla, kemudian Xi li , lalu Paman Li.


Jun jae tidak bertanya lagi, Dan fokus mengemudikan Helikopter nya dan menuju ke bandara international.


Setelah sekitar 15 Menit. mereka sampai di bandara, Lalu langsung menuju Tempat landasan pesawat Jet Pribadi Milik Adam. Lalu langdung lepas landas menuju Indonesia.


Sedangkan di tempat lain, Edwin mendatangi Rumah paman li, namun tak kunjung Ada yang membuka kan pintu rumah itu. Edwin mendobrak Pintu rumah itu dan masuk. Ia bingung Sendiri dengan Lorong lorong yang seperti tak berujung.


Edwin " : Kemana mereka Semua Pergi. Apa Guru li membawa pergi Joell.?"


Edwin Kembali Keluar dan menyuruh orang orang nya mencari keberadaan Joell. Edwin tidak Melihat Foto Kiyomizu dan Xiao li di dinding.


Edwin " : Awas saja kalau sampai dia membawa putra ku pergi jauh.!!!"


Edwin Gelisah, Dia mondar mandir tidak karuan. Ia Membatalkan niat nya melakukan penyerangan. Ia mengerahkan semua anak buahnya untuk mencari keberadaan Joell.


Di tempat lain..


Jakarta, Indonesia.


Joel Riu dan V, Sedang Berada di Jalan Jendral Sudirman. Karena Hari ini Adalah hari minggu, Disana di berlakukan Car Free Day. mereka Di kawal oleh beberapa orang Yang juga berpakaian Biasa agar tidak mencolok.


Joell " : Klian sudah gila yah.? Membawaku ke tempat umum seperti ini.?"


Riu " : Tenang saja, Lagi pula Pengawal Kita dimana mana. Aman.. "


Joel " : Bukan masalah Aman atau tidak. Tapi lihatlah Para Wanita wanita itu. Mereka melihat Kita seperti Mangsa. "


V " : Hahahaha.. Boss, kau terlalu tampan. "


Riu " : Maksudmu hanya joel saja yang tampan.? Aku tidak Begitu.??"


V " : Hahahaha.. tentu saja Kau juga tampan Boss. Lihat lah mereka semua melihat ke arah kalian."


Tiba tiba dari belakang ada yang menepuk Pundak V. V pun berputar Badan.


" Kakak, Boleh Minta foto.? Kakak Manis sekali, mirip Oppa oppa korea. " Ucap seorang gadis muda.


Joel dan Riu tertawa Terbahak bahak, karena melihat V yang merasa Risih.


Gsdis itu mendekatkan dirinya Ke sebelah V, lalu ia berpose Seperti Mencium V.


" Terimakasih Kak " Ucap gadis itu. lalu langsung lari.


Joel " : Lihat lah oppa oppa korea ini. Langsung bertemu Fansnya. Hahaha.. "


V hanya bisa Nyengir mendengar kan Perkataan Joel.


Riu " : Oppa.. Minta foto dong.."


Riu menirukan gaya seorang Gadis. dan membuat Joel tertawa terbahak bahak.


V " : Boss, padahal kan kau yang Asli Korea, mengapa dia bilang aku seperti oppa oppa.?"


Riu " : Ntah lah.. Mungkin aku tidak Se M A N I S dirimu.. Hahahaha.."


Joel kembali tertawa. Mereka bertiga Membuat gelak tawa sendiri. Hingga membuat Orang orang yang berada di sana Melirik kearah mereka.


Tiba tiba Handphone Joel Berbunyi. Ada panggilan masuk dari Miller.


Joel " : Hallo kak.?"


Miller " : Jol, kau dimana.?"


Joel " : Aku sedang lari pagi bersama kak riu dan V. ada apa kak.?"


Miller " : Jol, aku dapat kabar dari kakek bahwa Hari ini Milla akan pulang ke Indo."


Joel langsung berkaca kaca.


Joel " : Benarkah kak.? Benarkah apa yang kakak katakan.?"


Miller " : Benar. Kakek Baru saja mendarat di Indonesia pagi ini. Kau jemputlah Milla di bandara International."


Joel " : Baiklah kak, Terimakasih Atas infonya kak. Tapi kira kira jam berapa Dia Mendarat.?"


Miller " : Mungkin sekitar 1 Jam lagi, Mereka berangkat Pagi pagi buta sekali."


Joel " : Mereka.?? Mereka siapa kak.?"


Miller " : Mereka.. Nanti akan di jelaskan oleh kakek, Maafkan aku tidak bisa kesana. Anak kumasih membutuhkan aku."


Joel " : Tidak masalah kak, Titip salam untuk Kak Caca dan Jonah kecil."


Miller " : Baiklah.. Bersiaplah, kau akan bertemu dengan Milla lagi. Kita lihat, apakah dia Bisa mengingatmu atau tidak."


Joel " : Baiklah kak, Aku akan pulang sekarang dan bersiap. Terimakasih kak. "


Miller " : Jangan sungkan adik ipar."

__ADS_1


Joel mematikan sambungan telepon nya, lalu tersenyum bahagia..


Riu " : Ada apa Jol.?"


Joel " : Kak.. Milla pulang hari ini. Milla kak.. Dia.. dia pulang hari ini.."


Joel Terlalu bahagia, Hingga lupa mereka berada di tempat umum. Joel langsung Berlari Menuju Gedung tempat ia Memarkirkan mobilnya. Di susul oleh Riu dan V Beserta seluruh pengawalnya.


Ketika Di mobil Joel tersenyum senyum sendiri. Membayangkan Akan pertemuan nya dengan Milla.


Joel Tidak menyadari luka nya terbuka. Hingga mengeluarkan darah Lagi.


Riu " : Jol.. Kamu boleh senang, tapi lihatlah dirimu. Berdarah lun tidak menyadarinya. "


Joel " : Aku terlalu senang kak, aku akan bertemu lagi dengan Milla. Setelah sekian lama."


Riu " : Haduh, Dia di mabuk Cinta. V Setelah ini, ayo kita Cari pasangan kencan."


V " : Mmmm... aku tidak suka kencan buta boss."


Riu " : Aku juga sama."


V " : Kenapa boss mengajak ku.?"


Riu " : Ntah lah, melihat Joel sebahagia ini.. Sepertinya akan menyenangkan kalau kita punya pasangan. Oh, Bagai mana dengan Tina.?"


V " : Mmm.. Tina.? Adikku.?"


Riu " : Iya , Tina adikmu. Apa kabarnya dia.?"


V" : Dia baik baik saja Boss. Sekarang dia Kembali bekerja di Caffe nya."


Riu " : Baguslah.."


Setelah beberapa saat, mereka sampai di rumah joel. Dan joel langsung berlari keatas. Namun ketika menaiki anak tangga terakhir , Ia terjatuh Lalu pingsan.


" JOEL.!! "


V dan Riu langsung lari Ke atas menyusul joel. Mereka menggotong joel ke ranjangnya. lalu V berlari mencari dokter Zo.


Setelah dokter Zo datang, Joel langsung di periksa. Dokter Zo juga mengguntung Baju olah raga Joel, karena darah nya bercampur keringat. Dan Akan sulit melepas Baju itu dari joel saat Joel pingsan.


Dokter Zo Membersihkan Darah yang keluar dari Bekas luka tembak yang kembali terbuka itu. Lalu memasangkan Perban yang baru. Dokter Zo juga memasangkan selang infusan kepada Joel.


Riu " : Dokter, apa yang terjadi.??"


Dokter Zo " : Jantungnya berdetak tidak beraturan. Dan luka ini terbuka lagi. Dia tidak apa apa, Saya sudah Memberinya Anti biotik."


Riu " : Lalu kenapa dia pingsan.?"


Dokter Zo " : Karena ia tidak bisa mengendalikan dirinya. Apa ada sesuatu yang terjadi.?"


Riu " : Hari ini Kekasihnya pulang, Apa mungkin dia terlalu senang.?"


Dokter Zo " : Bisa jadi. Tapi luka ini Kian makin serius, jika selalu Kembali terbuka. "


Riu " : Baiklah dokter, aku akan sampaikan kepada Joel saat ia sadar nanti."


Dokter Zo " : Baiklah, saya permisi."


Dokter Zo pergi dari kamar Joel, V dan Riu juga keluar dari sana. membersih kan diri masing masing, Karena berkeringat banyak.


V kembali masuk ke kamar Joel setelah selesai Membersihkan dirinya. Dan tiba tiba joel sadar.


Joel " : V . Jam berapa sekarang.? "


V " : Jam 11 Siang, kenapa.?"


Joel langsung bangun dari tidur nya.


Joel " : Berapa lama aku pingsan.?"


V " : Sekitar 25 Menitan."


Joel langsung berdiri dan hendak berlari, Namun V menghalanginya.


Joel " : Lepaskan aku V, Aku harus menjemput Milla.!"


V " : Jol, Luka mu baru saja di perban kembali Oleh Dokter Zo. Akan terjadi Infeksi jika terus terusan seperti itu."


Joel " : Tapi V. aku harus menjemput Milla."


V " : Lagi pula kamu sudah telat, saat kamu sampai disana, kemungkinan Nona Milla sudah pulang. Kau bisa menemuinya Saat sudah di rumah."


Joel terduduk lepas, Lalu menangis.


V " : Bersabarlah. Kau akan segera bertemu dengan nya. Setidak nya kamu sudah tau kalau dia ada di Indonesia sekarang."


Joel Menghapus air matanya. Lalu Berdiri Dan berjalan kearah Pintu keluar. V hanya bisa menghela Nafas nya.


V " : Huuftt.. Aku akan mencari tahu keberadaan Nona Milla Jol."


Joel " : Percuma, Kakek akan menyembunyikan Milla seperti Sebelumnya"


V " : Lalu apa yang harus akau lakukan.?"


Joel " : Sudahlah, Kau boleh keluar V. Aku mau Membersihkan diri."


V Mengangguk, Lalu Keluar dari kamar Joel.


Setelah kepergian V, Joel kembali menangis. Ia menyenderkan Dirinya Di pintu Keluar. Hatinya sakit menerima kenyataan.


Joel " : Kenapa aku tetap tidak bisa menjadi pelindung nya.!! Bahkan hanya menjemputnya saja aku tidak mampu.!! Aaaarrrgg Dasar tidak berguna..!!!

__ADS_1


__ADS_2