
Supir " : Tapi tuan muda.."
Joell" : Tolong pak, ini adalah Masalah Hidup dan Mati Seseorang "
Supir itu mengangguk, lalu mereka pun pergi dari sana. Karena perjalanan Dari Rumah Adam ke bogor lumayan jauh, Saat Joell sampai disana waktu sudah hampir pagi.
Supir " : Tuan Muda.? Apa kita akan masuk kedalam.?"
Joell" : Kita tunggu disini saja Pak. Kalau bapak mengantuk tidur saja."
Supir " : Terimakasih tuan Muda. "
Supir Itu Tidur sambil terduduk, Sedangkan Joell masih mengamati sekeliling bangunan Rumah Edwin.
" Apakah aku harus masuk sekarang.?? Apa Paman adam dan kak miller ada di dalam.?"
Joell berbicara dalam hatinya. Lalu Ia Keluar dari Mobil Saat Sang Supir sedang tidur. Joell berjalan mengendap Endap menyusuri Dinding pagar Rumah Edwin.
Joell melihat Dua Orang Yang sedang berjaga disana sambil mengobrol.
Penjaga 1 " : Apa kau merasa ada yang berbeda pada Tuan Edwin.?? "
Penjaga 2 " : Apa nya,? Menurutku sama saja."
Penjaga 1 " : Apa kau tidak merasa kini dia Makin Kejam.? Semenjak Ia menerima Paket Berisi Kepala kepala anak buah yang lain, Ia Jadi Murka."
Penjaga 2 " : Bukan kah biasanya juga dia Kejam.? Kau jangan Asal Bicara, Jika nanti ada yang dengar dan Di adukan kepada Tuan Edwin, Bisa jadi kepalamu yang melayang."
Penjaga 1 " : Ih.. Membayangkan Isi kontainer Besar tadi Membuat ku kembali ingin muntah. "
Ya, Paket yang Berisikan 100 Mata mata Edwin sudah sampai. Dan paket itu Kiriman dari Ernest. Karena Itu Edwin Murka dan menculik Nathan Dan juga Miller. Edwin berencana Menculik Semua Penerus 5 keluarga mafia Itu.
Joell Melempar Batu kearah semak semak.
Srakk.!!.
Penjaga 1" : Siapa disana.!!"
Penjaga 2 " : Ayo kita lihat, jangan jangan Penyusup.!"
dan Kedua penjaga itu menghampiri Suara tersebut, Sementara Joell menyelinap masuk kedalam.
Joell lari Masuk kedalam Pekarangan Rumah Edwin, Dan bersembunyi di Balik Pot Besar. Tiba tiba Ada Penjaga lain yang sedang berkeliling Mengitari Rumah itu. Beruntung Joell tidak terlihat, Karena Joell menggunakan Hoodie Hitam.
Joell" : Paman, Kakak, Kalian dimana.?"
Joell Bergumam sendiri. Karena sebentar Lagi Fajar menyingsing. Akhirnya Joell bersembunyi Di dalam Bagasi Mobil Edwin Yang terparkir.
Dan tiba tiba Terdengar Suara Orang yang berteriak.
Miller" : Lepaskan aku.!! Kau Baj*ngan.!! "
Edwin " : Berteriaklah sebisamu, Jangan Harap ada Yang akan datang menyelamatkan Mu. Bahkan Kakek mu saja sudah tidak berdaya."
Miller" : Jika kau sudah menangkap ku, Mengapa harus membawa kakek ku juga.!!?"
Edwin " : Karena dialah Ketua SHADOW s*alan yang membuat hidup ku Hancur. Aku akan membuat hal yang sama Kepada kalian. Dan Juga Dia.!!"
Edwin menatap Nathan yang sudah lemah tidak berdaya. Nathan di pukuli Hingga Babak belur, Dan Darah mengalir di Pelipis juga Mulutnya.
Nathan" : Ha.! Hahahaha.. Kau, Sungguh Seorang yang kejam. Tian Edwin.!! "
Edwin" : Diam Kau.!! Karena Ernest sudah mengirimiku kepala Anak buahku, Maka aku akan mengirimkan kepala mu padanya.!! Tunggu saja Giliran mu."
Mereka semua masuk kedalam Mobil, Dan Joell Berada di bagasinya. Lalu pergi dari sana.
Di tempat Lain..
Saat Joel bangun dari tidurnya, Ia mendapatkan pesan berupa Foto Adam, Miller dan Nathan yang berdarah Darah. Sebenarnya Itu bukan Asli darah Mereka. Edwin menyiram nya dengan Darah Buatan, yang menyerupai Darah Asli.
Joel" : Kakek, Kakak Ipar dan Nathan.?!"
Joel langsung Bergegas Menyiapkan dirinya. Dan Milla pun terbangun Saat Joel sedang Memakai Jaket kulitnya.
__ADS_1
Milla" : Kau mau kemana.??".
Joel" : Milla , Kamu dirumah saja yah. Aku akan pergi Sebentar. "
Milla" : Kau mau kemana.?"
Joel" : Edwin menculik kakak dan Kakek Serta Nathan."
Milla" : Apa.!! Aku harus ikut.!!"
Joel" : Jangan Milla, Kamu dirumah saja oakay.?"
Milla" : Tidak, Akulah yang seharusnya mengakhiri ini semua. Kakek Eden Melakukan ini Karena ambisinya menjadi Penguasa. Aku harus Ikut El."
Joel" : Baiklah, Bersiaplah.."
Milla Langsung bersiap siap, Dan mengenakan Hoodie. Mereka langsung pergi ke Alamat yang dikirimkan Edwin.
Sedangkan V Saat Ini Juga sedang dalam perjalanan nya menuju Tempat Yang di Kirimi Damian. Damian Melacak Mobil Yang di gunakan Edwin, yang terekam di CCTV Mobil Miller.
V " : Bagaimana ini Bisa terjadi. Tak disangka edwin begitu Cepat bergerak."
Dexel " : V, Bukan kah Dia adalah paman Tuan Miller.? Mengapa dia tega melakukan Hal sesadis itu kepada Keluarganya Sendiri?"
V " : Aku kurang tahu Xel.. Aku harap kita tidak terlambat Sampai disana."
V Mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi. Mereka Menuju sebuah Pelabuhan Lama.
Semua orang sedang menuju Kesana. Joel dan Milla, V dan Dexel.
Sementara Itu Di pelabuhan, Miller dan Nathan di ikat Di sebuah Tiang. Tangan Mereka di ikat, sementara kaki nya menggantung.
Miller " : Edwin.!! Apa sebenarnya tujuan mu.??"
Edwin tidak Menjawab, Matanya memandangi Jam tangan nya. Dan Tiba tiba Datang Ethan Dan Michelle yang Juga Di ikat dalam kondisi tidak sadarkan Diri. Sebelumnya Edwin mengirmkan anak buahnya untuk Menculik Mereka.
Edwin memerintahkan anak buahnya.
" Lalu bagaimana dengan Gadis ini Tuan.?" Ucap anak buah Edwin yang memegang Michelle.
Edwin " : Ikat saja Dia. Dan Duduk kan dia di sebelah adam. ."
" Baik tuan.. " Jawab anak buahnya.
Michelle Di ikat Oleh Anak buah Edwin. Lalu Di letakkan di sebelah Adam. Dan tiba Tiba Milla, Joel, V, Dexel datang di tempat Itu bersama an.
Joel " : Edwin.!!! Lepaskan mereka.!!"
Edwin menengok kearah Suara Joel. lalu bertepuk tangan..
Prok.. prok.. prok..
Edwin " : Wah... Kalian Datang bersama an..? "
Edwin belum Melihat Milla, karena Milla Berada di belakang Joel.
Milla " : Hentikanlah Kakek.. Aku mohon."
Edwin tertegun Melihat Milla disana..
Edwin " : Kau.!!!"
Milla" : Aku lah Yang seharusnya ada disana. Bukan kakak ku, Akulah Ketua SHADOW yang baru. Bukan kakak ku. Tolong Lepaskan mereka Semua."
Edwin " : Bagaimana caranya kau bisa sembuh.!!?"
Ichiro " : Karena Aku.!!"
Ichiro Mengikuti Kemana Pun Edwin Pergi. dengan menyamar Menjadi Salah satu Anak buah Edwin. Dan edwin tidak menyadari Itu. Karena Ichiro Memakai Masker.
__ADS_1
Eden " : Kau.!! Kenapa kau masih hidup.?!!!"
Ichiro " : Aku harus hidup, agar aku bisa Membalaskan Dendam ku dan ayahku padamu."
Edwin " : Hahahaha.. Kalian semua pasti terkejut bukan.?? Aku adalah Eden. Bukan Edwin. Edwin yang sebenarnya Masih berada di bawah tanah. Hanya Nisan nya ssaja yang aku ratakan."
Nathan" : Beraninya kau.!! Kau mengambil Identitas ayahku.!"
Eden " : Hahaha.. Bagaimana yah, Jika tidak seperti itu, Aku tidak akan bisa membuat kejutan untuk kalian. "
Miller " : Tapi kami Tidak terkejut.. Paman."
Deg.!
Eden Kaget Mendengar Miller Menyebut dirinya sebagai Paman..
Eden " : Kau tahu bahwa aku adalah Eden.??"
Miller" : Aku sudah tahu sejak Awal. Kau adalah Eden. Tolong hentikan ini semua Masalah Ini seharusnya hanya menjadi urusan Kita. Jangan libatkan mereka."
Edwin " : Diam.!! Memang nya kenapa kalau kau sudah tau siapa aku.? Aku tidak peeduli. Tangkap Mereka Semua.!! "
Eden menyuruh Anak buahnha untuk menangkap Joel dan V.
Dor.!! Dor.!! Dor.!!
Tiba tiba Dexel Keluar dengan seluruh pasukan BLACK ROSES nya, dan menembaki Anak Buah Eden Hingga Habis tak tersisa..
Eden" : Kau..!! Bukan kah kau sudah Mati.?!!"
Dexel " : Ya, Seperti yang kau katakan, Aku memang sudah mati. Dan kini Aku datang untukembalaskan dendamku padamu atas kematian Adikku."
Eden " : Hahaha.. Jadi Disini Ada dua saudara kembar yah.? Aku.. Dan Adam, Kau dan Adikmu yang dudah mati itu.?"
Dexel " : Berhentilah Tuan, Kau Sudah tidak Bisa melakukan Apa apa lagi. Tempat Ini sudah di aman kan oleh Pasukan ku."
Eden " : Apa.!! Tidak Mungkin.!"
Eden Melihat Kesekelilingnya. Dan Hanya ada Anak buah Dexel disana. Sedangkan Semua Anak Buah Eden di Sandera.
Dexel " : Menyerahlah Tuan, Kau sudah tidak bisa berbuat apa apa lagi. "
Eden " : Hahahaha.. Kalian Bahu membahu melawan ku.?? Adam, Kemana keberanian mu yang dulu menjadi kebanggaan semua orang.? Nampak nya kau sudah kehilangan Semua itu. Hingga untuk menangkap ku saja Kau tidak mampu, dan meminta bantuan BLACK ROSES."
Dexel " : Bukan Tuan Besar Adam yang meminta bantuan padaku. Tapi karena Aku memang ingin membunuhmu Untuk membalas atas Kematian adikku."
Ichiro " : Aku pun sama, Aku datang.. Adalah untuk Membunuhmu, Sama seperti yang kau lakukan kepadaku dan ayah ku dulu."
Eden " : Begitu.? Kalau begitu, Bunuh saja aku sekarang. Mudahkan.??"
Miller " : Paman, Kami memang berniat membunuhmu, Tapi mengingat kau adalah keluarga kami, Aku dan kakek Tidak melakukan nya. Aku Akan memberimu Penjelasan atas semua pertanyaan di kepalamu. Paman..
Eden " : DIAM.!!! Jangan panggil aku Paman, Aku Bukan Paman mu.!"
Adam " : Eden, Aku minta Maaf, Jika dulu membuat mu Sangat terluka. Semua yang terjadi dulu, bukanlah niatku.. Eden , Batu itu memang Memilih sendiri Pemiliknya."
Eden " : Bukankah kau bangga.?? Bahkan kau menghindari ku setelah Penandaan Darah itu. Aku tidak akan pernah lupa Hari itu. Persaudaraan Kita yang begitu harmonisnya , Kebersamaan kita yang selalu kita lalui bersama, kau buang begitu saja. Kau meninggalkan aku Seakan aku ini Benar benar tak berguna. Ha.!! Bisakah kau bayangkan betapa Sakitnya perasaan Ku saat itu.? Aku di jauhi Seluruh keluarga Alfredo, Karena aku tidak memiliki darah yang spesial. Dan Kau.. Kau Satu satu nya orang yang Selalu mendukung ku, Tiba tiba Menjauh. Bisakah kau Bayangkan betapa Kesepian nya aku.??"
Adam " : Itu bukan maksud ku Den, Semenjak Hari itu.. Ayah Mengajarkan ku banyak Hal, dan ayah bilang kau tidak boleh tahu akan hal itu. Karena Kau Tidak memiliki Darah Spesial. Aku tahu Cara nya salah, Saat itu aku mencoba berbicara kepada Ayah, Agar tidak memperlakukan museperti itu. Aku Sungguh Berusaha Mengembalikan Keadaan. Agar kau tidak merasa Sendirian.. "
Eden " : Bohong.!!! Bahkan Sampai kau menikah dan Memiliki Anak, Kau selalu bersikap dingin Kepadaku. Kau makin senang saat Istriku Sulit untuk memiliki Anak. Kau semakin puas, Karena hanya keturunan mu yang bisa Memiliki kekuasaaan. Benarkan.?? Ayolah Dam.. Kau Tidak perlu berbohong lagi, Aku sudah tahu Semuanya. Kau lah yang haus akan kekuasaan. Hingga Menyuruh Seseorang Memusnahkan Aku, Istri dan Anak ku. Setega itu kau padaku. Padahal Kau tahu aku baru saja menemukan kebahagiaan Ku setelah menunggu puluhan Tahun lamanya. Sebenarnya aku sudah tidak mempermasalahkan Lagi Tentang Batu itu. Tapi Kejadian Di Villa itu, Aku tidak akan pernah lupa. Kau menyuruh Orang orang itu Membakar Aku dan anak Serta istriku hidup hidup.. Kau..
Adam " : Eden.!!! Dengarkan aku.. Bukan aku yang melakukan nya. Bahkan aku sendiri lah yang menyelamatkan Anak dan Istrimu. Aku tidak Bisa menemukan Jasad mu. Maka dari itu aku menyatakan kau meninggal. Aku tidak tahu jika kau masih Hidup. Sampai kasus Pengendali pikiran di kepala Milla terbongkar. Kau Lah yang kejam, Kau menanam Alat Pengendali pikiran Pada Milla , dia adalah Cucumu Juga. Adik dari Miller, Anak yang selalu kau sayang i sejak kecil. Den.. Ada yang memanfaatkan Mu untuk keuntungan pribadi mereka. Percayalah padaku Den.. Aku tidak pernah Sedikit pun berpikir Untuk mengabaikan mu, Atau Meninggalkan mu. "
Eden " : Sudahlah, Tidak perlu kau bicarakan panjang lebar. Aku sudah tahu Semuanya, tidak usah kau berbelit belit membohongiku lagi. Kau membunuh Istriku, Lalu menahan putraku di rumahmu. Jika aku tidak menyuruh Kakek dan nenek nya menjemput nya, Kau pasti masih menahan nya hingga sekarang. Saat aku Menemuinya, Ia sudah Besar, Sedang bermain dengan Gadis itu. Awal nya aku Berhasil Mendekati Putra ku, Namun tiba tiba Gadis itu Menarik Tudung kepalaku, Hingga Putraku melihat Wajah ku Yang mengerikan. Kau tidak akan tahu bagaimana sakitnya dan Hancurnya aku Saat itu. Sekian lama terpisah, saat bertemu kembali aku di katakan sebagai Zombie yang mengerikan. Aku ingin Membawa Putra ku pergi, Namun Gadia itu mengira Aku akan menculik Putraku sendiri. Hingga Sampai membuat Putra ku selalu bermimpi Buruk tentang ku. Ia Ketakutan dan Menderita.!! ( Dengan Nada Teriak dan Air mata yang Bercucuran ) Hingga akhirnya aku Mengasingkan nya di Negara Lain.!! Bisakah Kau bayangkan Masa depan nya.!!? Dia , Seorang anak kecil, yang lugu, yang tidak tahu apa pun, Menjadi sangat Tertekan karena Mimpi buruknya.!! Maka dari itu, Aku menanam kan alat pengendali pikiran kepada Cucumu, agar dia merasakan apa yang putraku Rasakan.!! Aku hidup Berdampingan dengan nya, Namun aku hanya bisa memantaunya daei Jauh. Aku tidak bisa mendekat, Bahkan Tidak bisa Bertanya kepadanya.."
Adam " : Maaf kan aku Den.. Maaf kan aku. Aku tidak tahu Mengenai Hal itu. Aku baru tahu Dari Mimpi Buruk milla. Tapi sungguh Aku tidak membunuh Istrimu, Dia meninggal karena Sakit. Bukan aku yang membunuhnya. Dan aku juga tidak menahan putramu. Aku menganggapnya seperti anak ku sendiri. Aku Mencari keberadaan Putra mu, Namun seperti di telan bumi, aku tidak bisa menemukan nya. Bahkan di seluruh Negara aku Mencarinya. tetap tidak ada Hasil. Aku hanya mendapatkan Informasi mengenai Nenek dan Kakek nya yang sudah meninggal. Eden.. Aku sungguh tidak pernah memusuhimu, Aku selalu berusaha menjaga Persaudaraan kita. Percayalah pada ku Den. Putramu..
Dor.!!
Eden menembak Adam. Hingga Adam Hilang kesadaran.
Milla " : Tidak.!! Kakek.!!!"
__ADS_1
Eden " : Jangan Bergerak.!! Atau aku Tembak Kepala Kakak mu.!!"