TAKDIRKU

TAKDIRKU
PART 78 pengintaian.


__ADS_3

Paman li " : Dalam kasus mu, paman juga bertemu dengan gadis yang Nasibnya persis sepertimu selalu bermimpi buruk, sampai hilang ingatan. Tapi dia lebih berani menjalani pengobatan, sekarang dia sedang koma. Karena terapi nya. gadis itu Bernama Milla."


Joell " : Milla.??"


Paman li " : Iya Milla, Eh.. bukankah kamu juga selalu memanggil nama Milla saat tidur. Wah... kebetulan sekali."


Joell " : Guru, Apa aku boleh melihatnya.?"


Paman li " : Dia masih koma, kalau pun kamu ingin melihatnya tunggulah sampai keadaan nya sedikit membaik. Saat ini, dia sedang melawan sakit kerasnya."


Joell " : Baiklah guru"


Paman li " : Tapi.. Tumben sekali kamu mau melihat seseorang.? biasanya kamu tidak tertarik sama sekali dengan Orang lain."


Joell " : Ntahlah.. Aku seperti terpanggil saja."


Paman li " : Begitu. ? Kalau begitu Nanti jika Milla sudah sedikit membaik, kunjungilah dia. Mungkin Kamu akan sedikit tenang, karena nama yang sama."


Joell " : Iya. Guru.? Aku ingin tidur. Bisakah guru menemaniku disini.? sudah seminggu ini aku tidak bisa tidur. Jika di dekat guru, aku mungkin bisa tidur pulas."


Paman li " : Baiklah.. Tidurlah, Guru tidak akan Pergi kemana mana."


Joell merebahkan dirinya di sofa, dan Paman li Selalu menunggunya. Beberapa saat kemudian, Joell kembali mengalami mimpi buruk. tubuh nya gemetaran dan berkeringat dingin. Mulut nya terus bergumam.


Joell " : Milla.. Milla.. Jangan ganggu Milla. Tolong.. Ugh.. Milla.. "


Paman li langsung menenangkan Joell. paman li menggenggam tangan Joell dan menepuk nepuk lengan joel.


Paman li " : Sudah.. sudah.. tenanglah, Guru disini."


Joell menjadi sedikit tenang, tubuhnya tak lagi bergetar mekipun mulut nya terus bergumam. Paman li bemar benar bisa menenangkan Joell.


Paman li " : Anak yang malang, kau bahkan tidak tahu siapa ayahmu. Kenapa ayahmu setega itu mengasingkan mu disini."


Paman li teringat pada waktu pertama ia bertemu Joell.


** Flashback on **


Saat Itu.. paman li sedang berjalan dengan kudanya, ia berjalan pelan mengelilingi hutan untuk mencari Buah Buahan Hutan. paman li sangat senang jika mencari buah buahan hutan, Karena buah buahan itu tumbuh alami dan tanpa sentuhan tangan manusia dan tanpa obat obat an.


Paman li " : Zhexie shuiguo hen xinxian."


( Buah buahan ini sangat segar." )


Paman li memetik Buah Apel liar yang berwarna hijau di atas bukit. Saat ia sedang memetik apel itu, dari atas ia melihat Seorang anak laki laki yang nampak ketakutan. Dan dari kejauhan, ia melihat seorang laki laki yang nampak Bersedih, namun tidak bisa mendekat. Laki laki itu pergi, di kawal pengawalnya.


Paman li turun dari pohon apel itu lalu menghampiri Si anak tersebut. Anak tersebut Adalah Joell. Saat itu Joell berusia 10 tahun.


Paman li " : Hei, ni zai zheli zuo shenme?”


( Hei, apa yang kamu lakukan disini."? )


Joell tidak memnjawab, malah makin ketakutan. paman li memberikan Sebuah apel pada anak itu. Dan Anak itu menerimanya.


Paman li " : Ni milule ma.?"


( Apa kamu tersesat.?" )


Joell makin bingung.. namun tidak berbicara.


paman li " : Kan zheli... ”


( Lihat disini." )


Paman li dengan lembut memegang Wajah Joell, mengarahkan nya untuk menatap Wajah paman li. paman li menatap lekat lekat wajah Joel yang sedang kebingungan.


Paman li " : Ni de fangzi zai nali? "


( Dimana rumah mu.?" )


Joell makin bingung. paman li tersenyum lalu ia menuju Ke arah kudanya, ia menyuruh joell naik ke atas kudanya.


Joell " : Apakah dia jinak.?"


Paman li " : Oh.. kamu orang Indonesia.? Apa kamu mau saya antar pulang.??"


Joell hanya mengangguk.


Paman li " : pantas saja kamu diam saja tadi nak. baiklah, ayo naik.. Aku akan mengantarmu pulang. Kamu tunjukan jalan nya yah.?"


Joell " : Terimakasih.


Itu pertama kalinya joel mau sedekat itu dengan orang lain. selama ini ia tidak pernah mau berada dekat dengan orang lain. meskipun itu Nenek dan kakek nya.


Joell dusuk di depan, dan paman li Di belakang joel. mereka menuju ke rumah Joell. Saat tiba di rumah itu, paman li tercengang melihat rumah yang begitu megah berada di tengah hutan.


Paman li " : Kau tinggal disini.?"


Joell " : Iya."


Paman li " : Baiklah, Masuklah.. hari sudah mulai Siang, Aku harus pulang."


Joell melangkahkan kaki nya memasuki gerbang utama. Namun langlah nya terhenti dan ia membalikkan badan nya. Dan berteriak kepada paman li.


Joell " : Guru.!!"


Paman li menengok kembali..


Joell " : Bolehkah aku memanggil mu guru.?"


paman li " : Tapi aku bukan gurumu nak."


Joell " : Aku akan belajar dari Guru , Guru Bisa datang mengajar kerumah ku .?


Paman li " : Baiklah, Besok kita akan bertemu lagi.".


Joell tersenyum, itu adalah pertama kalinya joell tersenyum semenjak kejadian waktu ia kecil. joell masuk ke dalam, dan paman li pergi. semenjak itulah, paman li menjadi guru joell. joell Selalu bergantung pada paman li.

__ADS_1


** Flashback Off. **


Paman li berdiri dan Naik ke atas, ia masuk ke kamar Joell untuk mengambilkan selimut untuk Joell. Setelah ia Memasangkan Selimut di tubuh joel, dia pun Duduk di seberang sofa tempat Joell tidur.


DI TEMPAT LAIN.


Miller dan adam sedang bingung, mereka ingin sekali menjenguk milla, tapi Xi li tidak mengizinkan nya.


Miller " : Kek, kenapa Kita tidak boleh menjenguk milla.?"


Adam " : Seperti yang Xi li bilang, milla belum pulih. Dan takutnya kehadiran kita akan membuat milla tambah Drop."


Miller " : Apa melihatnya saja tidak boleh.?"


Adam " : Sudahlah, lagi pula kamu ada yang harus di jaga. Lihatlah anakmu ini.. Jika kau pergi, siapa yang akan menjaganya nanti."


Miller " : Haiiisshh.. Pokoknya Jika sampai 1 bulan milla belum juga sadar, Alu akan kesana kek."


Adam " : Miller, Kamu jangan egois begitu. bukankah kamu juga yang mengusulkan rencana operasi ini.?? Tunggulah keputusan dari Xi li."


Miller " : Baiklah kek, aku hanya takut akan kehilangan Milla."


Adam " : Tenangkan dirimu, dan masuk lah.. Anak mu menunggu mu. "


Miller kembali masuk ke ruangan rawat Caca.


Adam Pergi dari sana, karena ada urusan.


KE ESOKAN PAGINYA.


Di tempat lain.


Orcid sedang mengintai Rumah orang yang di sebut master itu. Sedari semalam, orchid tidak beranjak sama sekali dari persembunyian nya. Dan heran nya, tidak ada yang keluar atau masuk ke rumah itu.


Orcid " : Apa rumah ini tidak berpenghuni.?"


Orc kesal sendiri, Karena ia sampai tidak makan bahkan tidak tidur untuk mengintai.


Akhirnya orc memutuskan untuk pergi.


Namun Saat orc akan beranjak dari Persembunyian nya, sebuah mobil keluar dari rumah itu.


Orc memotret mobil itu , lalu dia melihat hasil Potretnya. Orc mengamati tiap detail nya dan menemukan sebuah wajah seseorang di balik layar kaca mobil.


Orcid " : Aku akan kirimkan ke V "


Orcid mengirim kan foto itu kepada V. Lalu ia bangun dari persembunyian nya. ia merasa lapar, Akhirnya ia memesan makanan dan menunggunya di sana.


Tak berapa lama makanan pun datang. Orcid menggunakan alamat rumah Orang Yang di sebut master tadi. Dan pengantar makanan itu berhenti di sana. Orcid berteriak memanggil sang pengantar makanan.


Saat orcid sedang mengeluarkan Uangnya untuk membayar, tiba tiba Ada yang menembakinya. Orcid berhasil menghindar dan melindungi sang pengantar makanan tadi.


Orcid langsung mengeluarkan senjatanya dan langsung menembaki Seseorang yang berada di atap rumah itu. Dan seketika orang itu tewas di tempat. Pengantar makanan itu langsung kabur dari sana karena takut, Padahal orcid belum bayar.


Orcid " : Pak.!!! Saya belum bayar makanan nya."


Orc berteriak kepada pengantar makanan itu, namun tidak Di jawab.


Orcid kembali ke tempat persembunyian nya, dan memakan makanan nya dengan santai.


tak lama kemudian, mobil yang tadi keluar kembali masuk lagi ke gerbang utama rumah itu.


Orcid langsung bangun dari duduk nya dan membidik menggunakan senapan nya. terlihat semua orang di sana sedang ribut mencari sesuatu.


Orcid " : Mereka pasti sedang mencariku. "


Orcid langsung pergi dari sana. Sebelumnya Ia sudah memasang CCTV tersembunyi yang mengarah langsung ke rumah itu. dan juga ia menggunakan CCTV berbentuk kupu kupu yang terbang, untuk mengintai kondisi di dalam rumah itu.


Orcid menghubungi V untuk menjemputnya di ujung jalan.


Tut.. tut.. tut..


V " : Hallo "


Orcid " : V, tolong jemput aku. Keadaan sudah gawat."


V " : Baiklah, kau tunggu aku di ujung jalan."


V langsung bergegas menjalan kan mobilnya menuju ke arah rumah Yang tsdi di intai Orcid. Saat sampai di Belokan Terakhir, terlihat Orcid sedang lari dengan kaki yang pincang.


V langsung membuka pintu depan mobil, dan orcid langsung masuk. V langsung menancap penuh Gas mobilnya meninggalkan tempat itu.


V " : Mereka mengejarmu.?"


Orcid " : Ya, tadi saat sambungan telepon kita berakhir, Ada 3 orang menembaki ku. kaki ku tertembak, namun aku berhasil membunuh mereka Semua."


V " : Bagus. Ayo kita pulang ke markas."


V melajukan mobilnya menuju markas besar agar kaki orcid segera di obati. Sesampainya di markas, V memapah Orcid. badan Orcid dan V tidak seimbang. V lebih kecil dari pada Orcid, akhirnya mereka Jalan jalan perlahan lahan.


V " : Orc, kau tunggulah di sini. aku akan memanggil dokter Zo."


Orcid " : Baiklah."


V memanggil Dokter Zo, dan langsung menangaani luka tembak Orcid. Dokter Zo mengeluarkan Peluru yang menancap di Paha Orcid Dengan Mencongkelnya menggunakan Pisau medis.


Dokter Zo " : Masih pagi, kau sudah dapat luka tembak dari senapan. bagaimana kalau sudah siang. Haiihhh... "


Orcid " : Terimakasih dok. sudah menolong saya."


V " : Orc, aku bertanya padamu kau jawab jujur yah.??"


Orc " : Apa.?"


V " : Kau mengintai sambil makan Ayam KFC ya.?"


Orcid " : Bagaimana kau tahu.?"

__ADS_1


V " : Hhhaaiiisshh..!"


V pun pergi ke kamar mandi, ia mencuci tangan nya yang tadi memapah tangan Orc,


Karena bau ayam KFC.


Joel datang menemui Orc, menanyakan perkembangan pengintaian nya.


Joel " : Orc, Bagaimana.?"


Orcid " : Saya memotret sebuah mobil yang keluar dari rumah itu Tuan, dan sudah saya kieim ke V."


Joel " : Ok, tidak ada yang lain.?"


Orcid " : tidak ada, mereka benar benar seperti Kutu rumahan. tidak keluar sama sekali. Oiyah, aku sudah memasang CCTV di sana. Semoga tidak ketahuan."


Joel " : Baiklah, biar aku lihat nanti. Bagaimana keadaan mu.?"


Orcid. " : Baik baik saja tuan. "


Joel tersenyum , menepuk bahu Orcid lalu ia pergi keluar. Joel Merasa hari harinya mulai hampa. tidak ada milla yang menemaninya.


Joel memutuskan untuk Fokus Menyelesaikan masalah peneroran itu.


Joel pergi ke sebuah Mall di daerah Gandaria Citty, dan disana ia Tidak sengaja bertemu dengan Nathan.


Joel " : Nathan.?"


Nathan" : Oh hai Jo.? Apa kabarmu.?"


Joel " : aku baik, kau bagaimana.? Oiyah Gio dan kak kathleene Bagaimana.?"


Nathan " : Aku baik, mereka juga baik. Mana milla.?"


Joel " : Milla sedang di inggris bersama kakek. Ini...?


Joel melihat melody di sebelah Nathan..


Nathan " : Ah.. ini melody, dia kekasih ku."


Joel tersenyum pada melody. melody pun membalas senyuman Joel.


Mereka berbincang bersama di sebuah Caffe.


Nathan " : Apa kau sangat sibuk.? sepertimya jarang terlihat.?"


Joel " : Iya, aku sedang menyelidiki Sesuatu. Markasku di teror menggunakan Elang mati. dan anak buah ku pun mati, jumlah nya sama dengan bangkai elang itu."


Nathan" : Elang mati.!!?"


Joel " : Iya, Apa kau tahu sesuatu.?"


Nathan" : Teror seperri itu adalah cara EAGLE meneror musuh mereka. tapi kan papahku...


Tunggu, apa kau sudah tau siapa orangnya.?"


Joel" : Kemarin V mengikuti seseorang yang membunuh Axel.. dan ia bertemu dengan seseorang yang di Sebut Master. Aku yakin itu dia, karena Mereka membicarakan tentang kehancuran SCORPION . tapi penyelidikan ku belum lengkap, Jadi masih mencari tahu."


Nathan " : Axel.?? Axel Bodyguard mu itu.?"


Joel " : Iya, Kasus setelah kematian ayahmu makin banyak. aku tidak tahu jika akan menyinggung seseorang hingga membuat orang ku Tewas."


Nathan" : Kau butuh bantuan ku.?"


Joel " : Kau bersedia.? Aku menolak Bantuan Kak Riu dan kak Miller, karena Mereka punya urusan lain. aku tidak enak meminta bantuan mereka."


Nathan" : Jol, Sejak kesalah pahaman Tentang pembunuhan Ayahmu. Aku sudah memutuskan kita unruk berdamai. Meskipun dulu aku Masih mencintai Milla.


Melody melirik Nathan dengan tajam.


Melody " : Aaahhh.... aku tau sekarang.. kalian sebelumnya adalah Rival yah.??


Hahahaha.. menarik. "


Joel " : Hehehe.. pacarmu ini yang mau bererebut kekasih denganku."


Melody " : Benarkah.??"


Melody memandang sinis kearah Nathan.


Nathan " : Hei.. hei.. hei.. itu sudah lama sekali okay, aku kan sekarang hanya milikmu."


Nathan merasa terintimidasi. Ia duduk dengan gelisah.


Joel " : Hahahahaha... kau takut dengan wanitamu huh.??"


Nathan " : Siapa yang takut, aku kan hanya menjelsakan."


Melody memukul Lengan Nathan, sampai nathan mengaduh.


Plok.!!


Nathan " : Aduh.!! Sakit sayang.."


Melody " : Awas kau yah.. Urusan kita belum selesai. Aku mau berkeliling saja di Mall, malas melihatmu."


Nathan " : Hei.. jangan marah okay, kau tunggu saja di bioskop, nanti aku susul."


Melody hanya mengangguk dengan malas lalu pergi. sebelumnya melody tersenyum pada Joel.


Joel " : Sudah berapa lama kalian bersama.?"


Nathan " : Mmm.. dari Waktu Aku mengunjungi makan Om Rully."


Joel " : Wooahh.. Sudah lumayan lama yah.? Tapi.. sepertinya aku pernah melihat dia waktu Di Bar, Saat aku Menemui klien."


Nathan " : Ya, sebelumnya dia tingval di Bar Wanita simpanan ayahku. Dia di jual Oleh Ayahnya."

__ADS_1


Joel " : Kasihan sekali. Sepertinya dia gadis baik baik. "


Nathan " : Iya, Hanya saja Ayahnya Yang gila itu, terjerat hutang dengan pengedar Narkoba terbesar yang bernama Daniel. Daniel ini merupakan Kakak dari Wanita simpanan Ayahku. "


__ADS_2