TAKDIRKU

TAKDIRKU
PART 110. Akhir perjuangan. {The end}.


__ADS_3

Semua orang tidak Bisa bergerak, Karena Eden menodong Miller dengan Pistolnya.


Eden " : Jika kau bergerak Satu langkah saja, Maka kepala kakak mu akan pecah.!!"


Milla" : Kek, Aku mohon.. Hiks.. Kakek Sudah salah paham, Aku tidak tahu bahwa Kau adalah Ayah Joell Saat itu. Aku Minta maaf Kek.. Tolong lepaskan Kakak ku."


Eden " : Hahahaha.. Kau pikir aku akan percaya begitu Saja.?? Tidak akan.!!"


Miller " : Paman..."


Eden " : Diam Kau.!! Jangan panggil aku paman. aku bukan Pamanmu.!"


Joel " : Tuan, tolong jangan kau Sakiti mereka yang tidak Bersalah, Mengapa kau menyekap mereka semua, Mereka tidak ada hubungan nya dengan Urusan Keluargamu bukan.??"


Eden " : Tentu saja ada. Ayah Mereka lah yang sudah Membuat ku semakin tidak terlihat. Dan juga Ayahmu, Ayahmu Juga Yang sudah menghapus data diriku Saat itu. Menyatakan Bahwa aku sudah mati.!! "


Miller" : Bukan kah Kau sendiri yang menghapus data dirimu sendiri. Mengapa Kau menyalahkan orang lain. Jika kau masih hidup Saat itu, Mengapa kau tidak muncul dan pulang kerumah? Dan mengapa kau baru muncul setelah Usia Joell 4 Tahun.?"


Eden " : Karena selama itu Aku Koma. Dan saat aku sadar, aku mendapatkan Fakta Mengenai Hal itu. Membuatku makin tidak ingin kembali Kerumah ktu lagi. Aku hanya memikirkan Tentang nasib Putraku saja, Maka dari Itu Aku Berencana Membawa pergi putraku, Namun adik mu menghalangiku. Dan Khirnya seperti ini."


Miller " : Tapi tetap saja Kau salah.!! Mengapa Kau Tidak memberi tahu aku saat itu. Aku saat itu sudah Remaja. Tahu kah kau, Aku mecari cari mu saat itu. Saat Kebakaran Terjadi, mungkin aku terlalu kecil untuk mengerti, Tapi Saat kau kembali, Saat Itu usiaku cukup Untuk Membantumu.!"


Eden " : Ha.!! Kau.?? Membantuku.?? Sudahlah, Kalian ini Selalu pintar bersandiwara."


Saat Itu Ethan Mulai sadar. Ethan masih belum tahu Bahwa Edwin yang di hadapan nya sekarang ini adalah Eden.


Ethan" : Baj*ngan.!! Lepaskan Aku.!!"


Eden " : Oooh.. Putra Ruly sudah sadar rupanya, Bagaimana kabarmu .??"


Ethan" : Kau Brengs*k.!! Lepaskan Istriku.! Urusan mu dengan ku bukan dengan nya.!!"


Eden" : Hahahaha.. Seorang anak ingusan berusaha melindungi Istrinya. Kau tahu, Kau sama Lemahnya dengan Ayah mu. tidak bisa melindungi Istrinya. Akhirnya Mati. Hahahaha.. "


Miller " : Aku mohon.. Lepaskan mereka semua."


Eden " : Kau memohon padaku.?? Hahaha, Lucu rasanya seorang Ketua mafia memohon kepadaku, Orang yang tidak di anggap ini.. Jangan Harap.!! "


Milla" : Kau salah Tuan, Akulah Ketua SHADOW yang sebenarnya.!! Kau melukai Kakek Ku, Maka jangan Hagap bisa Pergi dari ku. Aku memohon kepadamu dengan Cara Baik baik, Tapi kau tidak mendengarkan nya. Kalau begitu, Aku akan melakukan Cara Kasar.!!


Milla maju melangkah Mendekati Eden Dan..


Dor.!!


Eden Menembak Milla..


Joel " : Milla.!! Eden Baj*ngan Hentikan tembakan mu.!!"


Namun Milla masih tetap Berjalan Kearah Eden.


Dor.!!


Eden kembali menembak Milla.. Namun Milla masih tetap Berjalan mendekati Eden.


Joel " : Milla.!! Eden Tolong hentikan Tembakan mu, Bukan kah dia juga Cucumu.!"


Tiba tiba Eden Mengarah kan Senjatanya Ke arah Miller Dan..


Dor.!!


Bruk..!!


Eden Berniat menembak Miller, agar Milla berhenti Berjalan kearahnya. Namun bukan Miller yang ter tembak, Melain kan Joell, Putra nya sendiri.


" JOELL.!!! . Semua orang berteriak, Saat melihat Joell yang Ter tembak.


Eden " : Jo.. Joell..? Joell Anak ku, Apa yang kau lakukan.!! Mengapa kau Melindunginya.?! "


Eden Duduk Bersimpuh di hadapan Joell yang tengah Terkapar Sekarat dan Penuh darah. Karena Eden Menembak Pas di bagian Jantung nya.


Eden Menggenggam Tangan Joell sambil Menangis.


Joell" : Ja.. Jangan begitu.. Ay..ah..


(Dengan Terbata Bata.)


Kau pernah Menyayangi.. nya. Ber main dengan nya Setiap.. Hari.. Membuat kan nya Pesawat Kertas. Dan Tersenyum bahagia Bersama nya.. "


Eden Membantu Joell Duduk, Lalu memeluk Joell sambil Menangis Ter sedu sedu.


Eden " : Ayah Juga ingin melakukan Hal hal itu bersama mu Nak, Ingin melihat mu tumbuh Bahagia, dan membuatkan mu Pesawat kertas. Hidup bahagia bersama mu.. "


Joell " : Hentikan Ini.. Ay..Yah.. A..ku Bahagia Memiliki Ayah Seperti mu, Aku Su.. dah Tahu semua tentang Mu.. Kak Miller dan Pa..man Adam yang menceritakan nya kepadaku. Betapa Baiknya Ayah. Dan Sayang Nya Ay..yah.. kepadaku. Maaf kan aku.. Aku tid..dak mengetahui Nya lebih Awal."


Eden " : Jangan Bicara Lagi nak, Kau akan kehabisan Darah. Ayah Akan..."


Belum Selesai Eden Bicara, Joell Kembali menyela Perkataan eden.


Joell" : Hentikan Ini Ayah.. Aku Mohon.."


Setelah mengatakan Itu, Joell Tidak sadarkan Diri.

__ADS_1


Edwin menangis Tersedu memeluk Tubuh Joell. Putranya yang selama ini ia rindukan. Putra nya yang selalu ingin Ia Peluk. Karena kesalahan nya sendiri, Membuat Dirinya Semakin sulit bertemu Putra nya.


Eden " : AARRRGGHHH.!!!!! Joell, bangun nak.. Bangun.. Ayah Janji akan mengahiri ini Semua, Bangunlah nak.. Jangan Tinggalkan ayah Sendirian. Ayah mohon..."


Eden Mengatakan Itu sambil mengguncang tubuh Joell, Sambil Menangis tersedu Sedu.


Semua orang yang melihat Itu , Ikut Sedih.


Milla Mencopot Peluru yang menancap Pada dirinya, Seolah tidak terjadi apa apa. Tidak ada luka yang yang terlihat. Bahkan darah pun tidak ada.


Eden " : Baiklah Nak, Ayah akan akhiri ini.. Seperti keinginan mu. Karena kau tidak Ada, Maka Ayah Juga tidak bisa Hidup Lagi. Ayah akan akhiri ini Sekarang. Dan Ikut Pulang bersama mu."


Eden Berbicara sangat pelan, Hingga Miller pun hanya Samar samar mendengarnya. Eden Mengeluarkan Isi Peluru dari Pistol nya. Setelah Pistol Itu Sudah kosong, Lalu Ia Merebahkan Tubuh Joell. Dan kembali Berdiri.


Eden " : Karena Putra Ku Sudah Mati. Maka Dia juga harus mati.!!"


Eden Mengarahkan Pistol nya Kepada Miller Dan seolah akan menarik Pelatuk nya.


Eden Menghadap Miller dan berkata dengan suara pelan, Hanya Miller yang bisa mendengarnya..


Eden " : Maaf kan Paman Nak, Kamu tetaplah Miller Kecil kesayangan Paman. Paman Minta maaf kepadamu, Paman Akan akhiri ini Sekarang."


Cklek.!!


Suara pelatuk yang di tarik.


Miller " : Jangan.!!!!"


Dor.!! Dor.!! Dor.!! Dor.!! Dor.!!


Suara tembakan bertubi tubi menghujani Eden. Hingga darah Eden menciprat ke wajah Miller.


Miller " : Hentikan.!!! Dia tidak punya Peluru.!!"


Seketika Semua orang berhenti Menembak. V menghampiri Miller dan membuka Rantai Ikatan Yang mengikat Tangan Miller, Nathan, dan Ethan.


Miller " : Paman.!! Paman bertahanlah paman. Tolong jangan begini, Kita bisa memulainya lagi dari Awal. Paman.. Sadar lah."


Miller Menangis di hadapan Eden..


Eden " : Terima.. kasih Nak,.. Tol.. ong, Maaf kan paman."


Eden Meraih Tangan Joell yang Berada Di Sebelahnya, Seketika Eden Tewas Saat Tangan nya berhasil Meraih Tangan Joell..


Miller " : Tidak.!! Paman, Tolong Jangan Pergi, Hiks.. hiks.. Paman.!! Panggil Para Medis, Cepat.!! "


Semua anak Buah V, dan Dexel Turun tangan. Mereka memanggil Ambulance.


Milla" : Aku tidak menyangka , Akhirnya seperti ini Kak. Hiks.. Hiks.. Joell.."


Joell " : Mi..lla.."


Lalu Joell kembali kehilangan Kesadaran. Setelah Ambulance Datang, Mereka Membawa Jasad Eden, Adam serta Joell yang Kritis ke rumah sakit.


Setiba nya di rumah sakit, Adam Dan Joell Langsung masuk Ruangan Operasi. Sesangkan Jasad Eden Langsung di Urus untuk di makam kan.


Eden di makam kan Di pemakaman Khusus keluarga Alfredo. Tepat nya di samping Makam Eyang buyut Miller. Dengan Foto wajah Eden yang masih Muda dulu.


Miller" : Istirahatlah dengan Tenang paman. Jangan Khawatirkan tentang Joell. Dia Adik ku.. Aku akan menjaga nya dengan Segenap Hati dan Jiwaku. Maaf kan semua Kesalahan Ku, Yang tidak pernah tahu Tentang penderitaan Hatimu. Semoga kau juga memaafkan aku."


Milla " : Kakek, Aku sudah memaaf kan semua kesalahan mu. Semoga kau juga memaafkan aku. Aku juga ingin berterimakasih, Sebab.. Jika bukan karena alat pengendali pikiran yang kau tanamkan padaku, Mungkin aku sudah tidak ada di dunia ini.


Istirahatlah dengan Tenang Kek.."


Setelah Itu, Mereka semua pergi dari makam itu. dan Pulang ke rumah Masing masing.


Dexel tidak menghadiri Pemakaman Itu, Kini ia sedang menemani Tina di makam Axel.


Tina" : Xel, Harus kah aku bahagia di atas tangisan Orang lain.? Orang yang membunuhmu, kini sudah terbunuh. Tapi Setelah mendengar Alasan nya melakukan kejahatan, Aku Merasa sesikit Sedih.


Xel, Aku sudah Memutuskan untuk Memaafkan Dia. Karena kini dia juga Sudah Tiada. Kamu sudah Bisa istirahat Dengan Tenang Di Surga. Hiks.. hiks.. hiks.. "


Tiba tiba Tina Menangis, Ketika Mengatakan Hal itu semua..


Dexel " : Sudahlah Ray, Axel sudah tenang disana.. sekarang jalani lah Hari harimu dengan bahagia, Agar Axel juga bahagia melihat mu dari Atas. Jangan terus terusan Sedih berlarut larut. Aku yakin Axel pun sedih melihat mu rapuh."


Tina Memeluk Dexel.. Setelah beberapa saat. Mereka Pun pergi dari Makam Axel..


2 TAHUN KEMUDIAN...


Dua tahun sudah berlalu, Kini Semua Orang hidup Bahagia.. Karena sudah tidak terjadi masalah Lagi. Semuanya sudah berakhir.


Hari ini adalah Hari Bahagia bagi Dua Pasangan Pengantin Yang sedang melakukan Resepsi Pernikahan Secara Bersama an. Yaitu Milla dengan Joel, dan Nathan Denagn Melody. Namun di Negara yang berbeda.


Milla Menikah dengan Joel di korea, Karena Kini Ia akan menetap di korea. Seperti Kakak nya, dan meninggalkan Tanah Air. Joel Dan Milla Mengucap kan janji Suci mereka Berdua. di hadapan Pendeta, dan di saksikan Semua orang.


Milla " : Kek, Terimakasih.. Sudah Menemani Milla di hari bahagia ini."


Adam " : Kamu Cucu kesayangan Kakek, Bagaimana Bisa kakek melewatkan nya. Meskipun sekarang kakek hanya bisa duduk di kursi Roda, Tapi kakek Harus Melihat secara langsung Cucu perempuan Kakek Menikah. "


Joel" : Terimakasih kek, Kakek memberikan Cucu yang paling Spesial Ini untukku. Aku Janji akan menjaga Cucu spesialmu."

__ADS_1


Adam" : Aduh.. Mata kakek Kemasukan debu gara gara kamu. Hehehehe.. Hiks.."


Milla" : Kakek, Jangan Menangis..."


Milla memeluk Adam, Kemudian Di Susul Joel yang memeluk Mereka Berdua.


Tiba Tiba Terdengar Suara Lantunan Piano. Semua orang Melihat siapa yang memainkan nya dan terkesima melihat nya. Dia adalah Miller, yang sedang Memain kan Lagu Beautifull in White, Dari Shane Filan.




Semua Orang Terharu, karena Suara Miller yang Merdu dan pandai memainkan piano. Setelah Permainan Piano Itu selesai, Tiba tiba Beribu ribu balon Berbentuk Hati Berterbangan disana. Di susul dengan Burung merpati 100 Burung merpati putih yang terbang bebas .


Setelah Itu, Kelopak bunga Mawar Menghujani Semua Orang. Karena Miller menyuruh Anak buahnya untuk Membuat hujan Bunga Mawar. Akhirnya Para anak buah Miller menggunakan Helikopternya dan Menghujani Semua orang dengan kelopak Bunga Mawar.


Milla " Terimakasih Kak.. "


Miller" : Selamat untuk kalian berdua, Adik Adik ku. Semoga kalian selalu bahagia hingga Tua nanti."


Joel" : Terimakasih kakak ipar."


Joell " : Hei.. hei.. hei.. Jangan lupa ini juga adalah Rencana ku loh.."


Milla " : Kaell.."


Ya, Joell Mengganti nama nya menjadi Kaell Iskandar Alfredo. Karen Joel Tidak Mau nama nya kembar dengan Paman nya.


Adam " : Kaell Kemana Xi li.?


Kaell " : Ada, Dia sedang Makan Kim Chi. Semenjak dia Disini Dia sangat sering makan Kim Chi.


" Hahahahaha.. " Semua orang tertawa bahagia..


Di tempat lain..


Paris, Prancis.


Nathan Dan Melodi Juga sedang melakukan Resepsi Pernikahan. Meskipun Berbeda Waktu, Namun mereka Tetap Menjalan kan pernikahan mereka sesuaiperjanjian Nathan Dan Joel.


Saat memasuki Pintu masuk, Terlihat Foto Pre wedding Melody dan Nathan yang Bertemakan Putih..



Mereka mengucap janji Suci Bersama di hadapan Pendeta, dan Ayah Melody yang bersetatus Tahanan. Ya, V tidak membunuh Ayah melody, karena Ayah Melody menyesal i perbuatan nya karena Sudah menjual Pitri kandung nya sendiri.


Akhirnya V menyerahkan Fabrigo Kepada Nathan. Dan Nathan memasuk kan Fabrigo ke penjara.


Nathan" : Terimakasih sayang, kamu Mau menemani ku Selama Perjalanan Dua tahun terakhir ini. Meskilun banyak terjadi Hal hal yang Mengerikan, Namun lambat laun, Aku bisa melewatinya. Aku beruntung menemukan mu."


Natham Mencium kening Melody..


Melody " : Aku mencintaimu.."


Fabrigo" : Selamat Nak, Kau Sudah menjadi seorang istri sekarang. Maafkan Ayah yang tidak pernah memberikan hal Yang membahagiakan mu.


Malah ayah selalu membuat mu menderita."


Melody " : Ayah, aku sudah memaaf kan ayah.. Setelah Hukuman ayah selesai, Kita bisa bertemu kembali."


Melody Memeluk Ayahnya. Dan Nathan hanya melihat mereka saja. Setelah Acara itu selesai, Fabrigo Kembali ketahanan, Dan Para tamu pun pulang dari kediaman Nathan.


Gio" : Kak, Aku Harus segera pulang. Gereel ku mencariku.."


Nathan" : Hah, Jagoan Paman sudah kangen papa nya yah.?? Mana dia.??"


Gio" : Ini...



Nathan " : Gereel, Sudah kangen papa yah.??"


Khatleene Mengajari Gereel Menjawab Nathan..


Gereel " : Iya Aman. ( Iya paman. )


Nathan" : Ya sudah, Paman suruh papa mu pulang sekarang."


Gereel " : Engku Aman. ( Thank you Paman. )"


Gio pun segera pulang kerumah nya sendiri.


Hari Hari panjang sudah Berlalu. Penderitaan Sudah berakhir..


** Flashback on **


Sebelumnya Satu tahun yang lalu, Ichiro Berhasil menemukan Potongan tubih ayahnya. Yaitu Profesor Kiyomizu, Ichiro Membawa tubuh itu Pulang Ke jepang dan Memakamkan nya disana. Ichiro Menjalankan Serangkaian Upacara Pemakaman yang hanya Di hadiri Dirinya dan Xi Li Saja.


Dan Tepat Sehari Setelah Pemakaman PotonganTubuh Ayah nya, Ichiro sendiri Perlahan Menghilang. Tubuhnya Berubah menjadi Partikel Partikel Kecil yang berterbangan..


Ichiro " : Hittomi, Hiduplah dengan Damai.. Dan janganlah menjadi Orang yng serakah. Kakak Menyayangimu.. Selamat tinggal.."

__ADS_1


Ichiro Menghilang dari hadapan Xi li yang masih menangis..


THE END...


__ADS_2