Terjebak Cinta Diantara Tuan Muda

Terjebak Cinta Diantara Tuan Muda
Part. 11


__ADS_3

....


" Aku tahu adikmu sedang sakit dan membutuhkan uang banyak saat ini pengobatannya " Ucap Sky.


Bella lalu berbalik menatap nya.


" Dari mana kamu tahu?? apa mencari tahu latar belakang ku ? " tanya Bella.


" Tentu saja, aku bisa melakukan apapun dengan uang ku " ucap Sky dengan sombong.


" Lalu ? apa kau menertawakan ku mengejek keadaan ku ? " tanya Bella.


" Tidak, aku akan membantu mu" jawab Sky


Jawaban Sky membuat Bella tertawa kecil menggelengkan kepala nya, ia tau maksud Sky.


" Tertawa ? "


" Jangan membuat ku semakin terlihat buruk di mata mu, aku tidak butuh bantuan dari laki-laki brengsek seperti mu " ucap Bella lalu hendak berjalan keluar.


Tapi langkahnya terhenti saat Sky menarik kasar lengannya.


" Lalu bagimana kalau ibumu yang menjual dirimu padaku " tanya Sky berbisik.


" Apa maksudmu, ibuku tidak mungkin melakukan itu "


" Benarkah,?? " tanya Sky


" Jangan mengada-ada tuan muda " jawab Bella.


" Terserah padamu mau percaya atau tidak, Nanti aku kirimkan buktinya " bisik Sky lalu melepaskan genggamannya.


****


Sepeninggalan Bella, Sky tertawa penuh kemenangan, ia lalu mengambil ponselnya mengirimkan buktinya pada Bella.

__ADS_1


Setelah mengirimkan buktinya ia tersenyum puas, Sky berusaha untuk mendapatkan Bella.


Awalnya Sky hanya ingin Hazel tau bahwa Sky telah melukai wanitanya, karena selama ini hazel selalu diutamakan dalam keluarga nya, bahkan sebelum Hazel mengalami kecelakaan yang menyebabkannya tak bisa berjalan lagi.


Hazel selalu mendapatkan apa yang ia inginkan, dan yang Sky dapatkan hanyalah sisa dari ketidak inginan Hazel.


Katakanlah Sky iri pada Hazel, Karena hazel selalu di utamakan. Kursi jabatan yang diduduki nya sekarang adalah milik Hazel sebelum Hazel mengalami kecelakaan dan Sky senang mendapatkan itu semua.


Dering ponsel membuyarkan lamunan Sky.


Sky melihat ponsel ternyata yang meneleponnya adalah medina.


" Hmmmm " jawab Sky setelah menerima panggilan telepon medina.


" Sayang, apa kau baik-baik saja? " tnya medina di seberang.


" Aku baik-baik saja, ada apa? " ucap Sky


" Aku merindukan mu "


" Heemm "


" Aku banyak pekerjaan akhir-akhir ini juga beberapa hari kedepan jadi aku tidak bisa menyusul mu " jawab Sky datar.


" Baiklah, setelah pekerjaan ku selesai aku akan secepatnya kembali "


" Aku harus rapat medina, aku tutup telpon nya " bohong Sky karena ia sedang malas berbicara dengan medina.


" Baiklah " Ucap medina.


****


Waktu menunjukkan pukul 06, Sky kembali ke mansion saat sampai di mansion ia melihat Hazel bersama Bella di taman sedang berpelukan. Pemandangan yang merusak suasana hati Sky


__ADS_1


" Haiss merusak moodku hari ini " gumam Sky melihat pemandangan didepannya yang membuat dadanya bergemuruh karena marah melihat kemesraan Hazel dan Bella ia merasakan panas di hatinya.


" Perasaan apa ini? apa aku cemburu, itu tidak mungkin " batin Sky membantah perasaan nya sendiri.


Saat Sky melamun memikirkan perasaan nya Hazel berbalik melihat Sky.


" Sky kemari " panggil Hazel membuyarkan lamunannya, Sky pura-pura tersenyum agar tidak membuat Hazel curiga padanya ia lalu berjalan menghampiri Hazel dan Bella.


" Ada apa ? " Tanya Sky.


" Kenalkan, Bella " Ucap Hazel memperkenalkan sambil menggenggam tangan Bella jari jemari mereka saling bertautan.


Membuat Sky yang melihat semakin marah namun mencoba tetap tenang. Sky melihat Bella sekilas, Bella hanya menunduk dengan raut wajah yang cemas, Bella takut Sky memberitahukan apa yang terjadi antara ia dan Sky di belakang Hazel selama ini.


" Lalu?? " tanya Sky cuek.


" Bella pacar ku " jawab Hazel percaya diri.


" Ohhh.. " jawab Sky datar.


" Mom dan dad setuju dengan hubungan kami " Ucap Hazel.


Membuat Sky mengingat hal yang tak ingin di ingatnya lagi, dimana Sky harus mengalah pada Hazel yang menginginkan kekasih nya dulu, menyerahkan rasa cinta nya pada Laura. Pada wanita yang dulunya hampir Sky nikahi. Emilia sendiri yang datang pada Sky memohon agar Sky melepaskan Laura untuk Hazel.


" Selamat atas hubungan kalian " Ucap Sky memberi dukungan.


" Aku pergi dulu " ucap Sky lagi.


"Iyh " jawab Hazel dengan anggukan.


***


Sky masuk ke dalam lift yang membawanya ke lantai 5 dimana kamarnya berada.


Ia berdiri sambil memikirkan Bella,

__ADS_1


" Aku harus membuat Bella menjadi milikku satu satunya " gumam Sky.


Sudah cukup baginya untuk mengalah selama ini, dulu ia banyak mengalah demi ibunya demi membahagiakan ibunya, tapi kali ini ia tidak akan mengalah lagi meski ibunya yang datang memintanya.


__ADS_2