
Melihat cannoli yang sudah tersaji di atas piring dan tiramisu disampingnya yang terlihat mengunggah selera membuat air liur Bella serasa ingin menetes ia langsung melahap nya dengan rakus.
Note: Cannoli adalah kudapan khas Italia
Sedangkan Sky mengintip semua yang dilakukan Bella dibalik pintu kamar tersenyum senang melihat tingkah Bella yang terlihat mengemaskan saat memakan cannoli tersebut.
Bella memang tidak pernah bertingkah seperti wanita berkelas tapi Sky menyukai Bella dengan sifat apa adanya tersebut.
Sky sengaja menyembunyikan sakit hatinya karena diasingkan keluarga nya dari Bella, ia tidak mau membebani pikiran Bella yang menyalahkan dirinya atas semua yang terjadi karena kehadiran nya.
.
.
.
.
.
Waktu menunjukkan pukul 11 malam tapi Sky masih menikmati dinginnya malam dengan semilir angin dan deburan ombak didepan sana ditemani sekaleng bir ditangannya.
Sky berdiri di balkon villa mengunakan sweater berwarna navy dan menutup kepalanya dengan tudung sweater agar ia tak kedinginan.
__ADS_1
Kemewahan yang dimilikinya selama ini ternyata tak lantas membuat nya bahagia, setelah Bella hadir di mansion dan tanpa sengaja masuk kedalam kehidupannya membuat nya seakan tersadar akan kebahagiaan yang sebenarnya.
"Apa yang kamu lakukan, kenapa belum tidur?" Sebuah suara lembut dari arah belakang membuat Sky berbalik melihat Bella sedang membawa secangkir kopi latte panas ditangannya.
"Kamu minum kopi lagi?"
"Aku memang hanya meminum kopi latte " jawab Bella sambil menyeruput kopi nya.
"Itu sama saja bell, kafein tidak baik untuk kandungan mu"
"Aku kan tadi bertanya sedang apa kamu disini?" ucap Bella mengulang pertanyaan nya kembali membuat Sky menghela nafas panjang.
"Aku hanya belum mengantuk" jawab Sky kemudian.
Sky lalu melangkah mendekati Bella duduk di kursi disebelah Bella mereka hanya terhalang sebuah meja kecil saja.
"Boleh aku bertanya?" tanya Sky
"Boleh, silahkan"
"Apa ayah ibu menyayangi mu?"
"Tentu saja, aku disayangi ayah ibuku meski ibu ku hanya ibu tiri"
__ADS_1
"Kedua adikmu itu bukannya saudara tiri?"
" yah, benar ibu kandung ku meniggal sewaktu melahirkan ku, dan aku dibesarkan dan dirawat ibu tiriku"
"Bagaimana dengan sekarang setelah ayah mu meninggal lagi?"
"Aku tetap disayangi, kasih sayang ibu tiri ku tidak berubah sama sekali, hanya kondisi ekonomi kami yang mulai memburuk semenjak adik bungsu sakit parah" Bella menghela nafas panjang setelah mengatakan itu, ia mengingat kebaikan juga kasih sayang yang dicurahkan ibu sambungnya, sampai-sampai ia rela menikah dengan Sky agar ibunya tak dipenjara, anggaplah itu balas budinya meski ia harus mengorbankan cinta dan masa mudanya.
Sky menundukkan kepalanya, membuat Bella menautkan alisnya melihat sikap Sky saat ini ia bisa menebak kalau Sky memiliki masalah dan Bella ingin tahu masalah apa yang kini dihadapi pria tersebut yang sudah menjadi suaminya.
"Ada apa Sky?" tanya Bella membuat Sky menatap bella dan tersenyum miris.
"Aku tidak apa-apa" jawab Sky masih mencoba menutupi semuanya.
"Aku tahu kamu ada masalah" ucap bella membuat Sky terdiam sebentar
"Yahh aku memang ada sedikit masalah" jawab pada akhirnya setelah beberapa saat terdiam.
"Katakan masalah apa yang sedang kau hadapi bukankah sekarang kita suami istri? tidak baik bukan kau menyimpan masalah sendiri" Ucap Bella membujuk Sky agar mau berbagi suka duka dengannya.
Namun Sky hanya diam dan menatap laut didepan sana, beberapa villa disekitarnya adalah miliknya yang sekarang sudah disewa beberapa pasangan dan keluarga yang sedang berlibur semuanya terlihat indah meski suara deburan ombak sedikit menganggu.
"Orang tua ku sudah mengetahui pernikahan kita juga kehamilan mu" lirih Sky membuat mata Bella membulat sempurna.
__ADS_1
" Apa mereka sudah tahu?, jadi bagaimana?"