Terjebak Cinta Diantara Tuan Muda

Terjebak Cinta Diantara Tuan Muda
Part. 15


__ADS_3

" Ada apa ini? " Tanya Hazel.


Bella berbalik melihat Hazel yang tengah menatap nya dengan Sky bergantian.


" Tidak ada apa-apa " Jawab Bella.


" Aku hanya bertanya padanya, apa dia benar-benar mencintai mu atau tidak " Ucap Sky membuat Bella menatap nya.


" Dan dia menjawab dia sangat mencintai mu " sambung Sky.


Hazel tersenyum bahagia mendengar ucapan Sky.


" Aku pergi dulu, aku ada pekerjaan lain" Pamit Bella, Hazel mengangguk membiarkan Bella pergi.


Bella hendak melangkah tapi Sky mencolek bagian pribadi belakangnya membuat Bella menatap Sky dengan wajah yang ditekuk Sky hanya mengulum senyumnya melihat Bella.


Bella berjalan hendak menuruni tangga tapi ada sesuatu yang membuatnya terkelincir dan hampir jatuh.


Sky yang melihat itu segera berlari menangkap Bella. Hazel yang melihat itu melotot karena posisi mereka sangat intim.


Hazel menatap lututnya, dengan kecewa ia tidak bisa menjaga dan melindungi wanita yang dicintainya.


Sementara Sky dan Bella saling bertatapan.


Bella mengerjapkan matanya ketika ia sadar posisi mereka yang intim.


Bella melepaskan dirinya, lalu berlalu meninggalkan Sky dan Hazel yang menatap punggungnya.


" Maafkan aku, Aku hanya menolongnya " Ucap Sky tapi Hazel tidak menanggapi hanya menatap tangga.


" Jangan bersedih, kau hanya belum bisa berjalan " Ucap Sky dengan senyum penuh kemenangan lalu berjalan meninggalkan Hazel yang masih termenung di tempat nya.


Sky lalu masuk ke kamarnya dan berbaring di ranjang king sizenya ia tertawa karena berhasil membuat Hazel cemburu dan tak berguna.


" Aku akan membuatmu menjadi milikku Bella Chalista, Aku akan membuat Hazel merasakan apa yang aku rasakan dulu saat ia mengambil wanita yang ku cintai " Lirih Sky sambil menatap langit kamarnya yang berbeda dari kamar-kamar yang ada dimansionnya, desain kamarnya tidak semewah Hazel dan kedua orangtuanya. Sky menyukai kesederhanaan


__ADS_1


# Ini model kamarnya Sky yah.


Sementara itu Bella yang sedang berada di dapur mansion bekerja sambil melamun kata-kata Sky berputar putar dikepalanya.


" Seperti nya kamu sangat menikmati waktumu bersama tuan muda Hazel " sindiri Laurens yang memang tidak menyukai Bella sedari awal Bella bekerja dimanasion tersebut.


Namun Bella tidak menanggapi nya membiarkan laurens berbicara sendiri yang didengar beberapa pelayan yang sedang bekerja.


" Bella baru bekerja disini, tapi ia sudah tembus kekamar tuan muda Hazel " tambah yang lainnya.


" Kalian tahu kan orang miskin memang butuhkan status dan uang " Sindir Laurens lagi, tapi Bella hanya menghela nafas panjang, menahan amarah dihatinya.


" Jangan berpikir tuan muda Hazel cacat lalu kau memanfaatkan nya " ucap lainnya.


Membuat Bella menatap kedua orang yang sedari tadi menyindirnya.


" Kenapa, kamu marah? kenyataan kan " ucap lainnya. Mendengar itu Bella lalu menyiram mereka berdua dengar air cuci piring yang ada dicangkir yang sedang Bella cuci.


"Apa yang kau lakukan j*lang " tanya Laurens yang tak terima Bella menyiramnya.


" Kami jangan macam-macam yah " Ancam laurens.


" Kamu yang harus menjaga mulut busukmu itu " jawab Bella.


" Kenapa, kamu mau marah? memang benar yang aku katakan kan, kamu membutuhkan uang dan status, makanya kamu mengoda tuan muda Hazel lalu memanfaatkannya " Ucap Laurens membuat Bella geram...


" Plaakkk " suara tamparan mengema membuat para maid tercengang melihat Bella yang berani menampar Laurens


Laurens yang marah langsung menarik rambut Bella. Para maid yang melihat itu hanya diam tanpa melerai perkelahian antara Bella dan Laurens.


Beberapa saat kemudian, Barbara yang datang hendak mengecek pekerjaan para bawahannya melihat perkelahian itu.


" Ada apa ini? " tanya Ny. Barbara membuat para maid menundukkan kepalanya.


" Berhenti! " Teriak Ny. Barbara membuat aksi keduanya berhenti.


" Apa yang kalian lakukan? Apa kalian berdua sudah gila melakukan hal seperti ini dijam kerja? " Tanya Ny. Barbara.

__ADS_1


" Bella dulu nya ia sudah mempermalukan saya " Jawab Laurens.


" Kalian berdua sama-sama salah, saya akan menghukum kalian berdua "


" Tapii nyonya ,,, " ucap laurens.


" Cukup, laurens! " Ucap Ny. Barbara mengangkat tangannya sebagai kode bahwa ia tidak ingin mendengar alasan apapun.


" Kalian saya hukum selama tiga hari kalian tidak bekerja dan selama itu juga kalian saya potong " Lanjut nyonya Barbara lalu berlalu meninggalkan mereka berdua.


Sepeninggal nyonya Barbara semua menatap Bella dengan tajam dan mencibir nya.


Bella melangkah meninggalkan mereka semua ia berjalan ke kamarnya, ia menanggis sejadi-jadinya.


" Mengapa harus sesulit ini tuhan " lirih Bella.


Awalnya ia bekerja hanya untuk mendapatkan uang untuk pengobatan adiknya. namun jalannya tak semudah yang ia pikirkan ia harus terjebak diantara tuan muda keluarga konglomerat.


****


3 ( Tiga ) hari berlalu.


Hari ini Bella mulai bekerja lagi setelah masa hukumannya selesai.


Bella berjalan ke arah dapur membawa nampan berisi sisa sarapan Hazel. Ia baru selesai mengantarkan dan menemani Hazel sarapan.


Namun langkahnya harus terhenti karena Emilia ibu dari Sky dan Hazel menghadangnya.


" Bisa kita berbicara sebentar " Tanya Emilia.


Bella menundukkan kepalanya.


" Bisa nyonya " jawab Bella.


" Baiklah ikut saya " Perintah Emilia lalu berjalan lebih dulu melewati Bella.


Segeralah bella menaruh nampan yang dipegangnya lalu berjalan mengikuti langkah Emilia.

__ADS_1


__ADS_2