Terjebak Cinta Diantara Tuan Muda

Terjebak Cinta Diantara Tuan Muda
Part 23


__ADS_3

Bella terisak sejadi jadinya ketika akhirnya harus memilih menikah dengan Sky dari pada membiarkan ibunya dipenjara.


Sky memang selalu melakukan semuanya sesuka hatinya, tanpa memikirkan perasaan Bella itulah yang membuat Bella tak nyaman berada didekat nya.


Bella duduk disudut gereja, menangisi nasibnya yang kian membuatnya tak bisa bergerak bebas dan berbuat apa-apa, ia tak bisa kemana-mana lagi ia sudah sah menjadi istri Sky, istri yang tak diketahui semua orang hanya ada Kai pendeta dan dua orang bodyguard nya.


Sky telah merencanakan ini sejak lama dan Bella tidak bisa berbuat apa-apa hal ini membuatnya semakin tersiksa ia sangat mencintai Hazel sangat mencintai pria itu namun semuanya dikacaukan oleh Sky saudara kandung pria itu sendiri.


Sesaat kemudian Bella mendengar suara deheman seseorang di sampingnya, Bella menoleh dan melihat Sky duduk disampingnya dengan memberikan sedikit jarak. Sky tahu saat ini Bella sedang marah besar padanya dan tak ingin berada di dekat makannya ia memilih duduk dengan jarak sedikit jauh.


" Jangan menangis, semuanya sudah terjadi" jawab Sky dengan enteng


" Mudah sekali kau mengatakan itu, lalu apa rencana mu? " tanya Bella yang ia sudah tahan sejak tadi, dan kali ini ia tak bisa lagi menahan dirinya untuk tidak bertanya.


" Menjalani pernikahan pada umumnya" ucap Sky bersedekap menatap Bella.


" menjalani pernikahan pada umumnya? apa kau gila, begini caramu memperlakukan ku, apa kamu masih berpikir menjalani pernikahan pada umumnya" tanya Bella membuat Sky tersenyum tipis.

__ADS_1


" kau bisa melanjutkan tangis mu nanti, tapi sekarang kita harus pergi dari sini " Ucap Sky lalu beranjak dari duduknya.


" Aku tidak mau pergi, aku akan tetap disini " ucap Bella.


" Jangan keras kepala bella " ucap Sky menatap bella dengan mata yang memerah ia sangat marah dengan sikap Bella yang seperti itu.


" Aku akan tetap disini, kalau kamu mau pergi silahkan saja " tolak bella sekali lagi.


" Baiklah, kalau itu mau mu, tetaplah disini ponselmu ada di mobil, dan kamu tidak bisa menghubungi siapapun " Ucap Sky lalu berjalan meninggalkan Bella.


Bella tak peduli dengan kepergian Sky, ia juga sudah terbiasa sendirian, meski begitu ia yakin seseorang pasti akan datang karena ia sedang berada di gereja.


Seseorang kembali menghampiri Bella, namun bukan Sky tapi Kai sekertaris juga sahabat Sky yang selama ini menemani Sky kemanapun ia pergi.


" Ayo kita harus pergi sekarang " Ucap Kai. Namun Bella mengabaikannya,


" Aku tidak mau, aku akan tetap disini " Ucap bella menolak.

__ADS_1


" Ayolah, nona gereja ini adalah gereja yang sepi akan pengunjung, meski kau menunggu di sini takakan ada yang datang, kau bisa membuktikannya jika memang bisa melakukanya " ucap Kai membuat Bella terkekeh pelan ia sudah seperti orang gila.


" Aku mohon pergilah dari sini, aku akan tetap disini meski gereja ini sepi pengunjung akan tetap disini dan tak akan kemana-mana " Ucap Bella mencoba kuat dan tangguh di depan Kai.


" Yah sudah, aku tidak akan membujuk mu lagi aku akan pergi sekarang dan selamat menunggu " Ucap kai lalu berjalan pergi meninggalkan Bella.


Bella hanya sulit menerima kenyataan bahwa ia sekarang sudah menjadi istri Sky, menjadi istrinya secara terpaksa, Selama ini Bella bertahan agar tidak goyah, namun nyatanya ia tak bisa bertahan karena ancaman Sky, ia tahu betul Sky tak pernah main-main dengan ucapannya dan itu yang membuat nya takut ia takut ibunya dipenjara lalu kedua adiknya terlantar.


Bella duduk dengan tenang dan melihat lilin yang kini menjadi cahaya di gereja itu, gereja itu memang berada di tempat terpencil dan sulit untuk menemukan kendaraan yang berlalu lintas disini ataupun menelpon taksi online untuk datang. Bella tak habis pikir kenapa Sky membawanya ke Gereja itu dan menikahi nya.


Bella menghela nafas panjang lalu menundukkan kepalanya dan menitikkan air matanya, ia mencoba menahan segalanya meski dadanya terasa sesak, kepada siapa ia akan mengadu, ia tak pernah menyangka kalau semuanya akan berakhir seperti ini, entah kesalahan apa yang dilakukanya di masa lalu sehingga ia mendapatkan nasibnya seperti itu.


Bella menyusuri seluruh tempat dengan matanya, tempat itu sangat sepi dan hanya ada bangku bangku tempat jamaat berdoa dan hanya ada lilin kecil yang menerangi tempat itu tak ada siapapun.


Bella akan menunggu sampai pagi lalu akan berusaha mencari tumpangan, entah bagaimana selanjutnya ia tak tahu apa yang harus ia katakan pada Hazel dan keluarga nya pernikahan yang terjadi tiba-tiba sore tadi akan membuat mereka syok itu sudah pasti apa lagi ia menikah secara diam-diam.


Bella mencoba membaringkan kepala lalu memejamkan matanya di kursi tak berselang lama kantuknya pun datang dan ia tertidur.

__ADS_1


__ADS_2