
Sky beranjak dari duduknya saat melihat Kai memberikan isyarat agar mereka segera pergi.
Sky menatap wajah Emilia yang saat ini tak sudi menatap nya.
"Selama ini aku salah paham, ternyata aku bukan siapa-siapa dimata mommy" Ucap Sky dengan mata berbinar meskipun ia seorang pria dewasa yang bisa saja menahan rasa sakit dan luka yang ia rasakan, namun ia pun akan lemah jika berhadapan dengan ibunya sendiri.
"Selama ini aku sangat menyayangimu mom, aku sangat mencintaimu sampai-sampai aku rela terluka karena mengalah pada Hazel itu semua demi melihat mommy bahagia, namun tidak bisa memberikan sedikit kebahagiaan untuk ku dengan mendukung ku" Ucap Sky lalu berjalan melintasi Emilia dan disusul Kai dari belakang.
Kai setengah berlari untuk menyeimbangkan langkahnya deng Sky.
"Kamu jangan ambil pusing dengan ucapan aunty Sky" Ucap Kai membuat langkah terhenti dan menoleh padanya.
"Aku sadar sekarang Kai, aku bukan siapa-siapa, aku bukan anak mereka jika aku anak mereka, seharusnya mereka bersikap adil padaku"
"Apa yang kamu katakan, kamu anak uncle dan aunty hanya saja yang mereka lakukan saat ini karena Hazel sakit dan cacat Sky ia tidak bisa melakukan semuanya sendiri"
"Bukan hanya saat Hazel seperti ini, dari dulu juga Mommy selalu membuat ku selalu mengalah dan terus mengalah pada Hazel, kamu jangan menutup mata Kai, kamu sendiri yang paling tahu apa saja yang sudah aku lakukan untuk Hazel dan Mommy" ucap Sky lalu melanjutkan langkahnya.
"Sky aku.-"
__ADS_1
"Cukup!Kai saat ini aku ingin sendiri"
"Aku akan mengantarmu Sky"
"Cukup Kai, jangan mengikuti ku! atau ku bunuh kau" Ucap Sky membuat Kai berhenti mengejar Sky.
Sky lalu berjalan masuk kedalam mobilnya saat ini ingin sendiri dan kembali ke villa karena saat ini Bella sedang sendirian di villa.
Sky melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi, ia tak peduli dengan semua yang ada disekelilingnya saat ini ia sedang marah dan terluka.
Ia hanya tak menyangka ibunya sama sekali tak mendukungnya bahkan terkesan menyalahkan atas apa yang terjadi semua pada ayahnya.
Hampir 1 jam Sky mengendarai mobil untuk sampai ke villanya, karena villa yang ia tempati cukup jauh dari pusat kota Roma.
Sky sengaja membawa Bella jauh dari pusat kota agar ia bisa menenangkan dirinya.
Sky lalu turun dari mobilnya dan berjalan masuk kedalam villa, tak lama setelah ia masuk hujan tiba-tiba turun membasahi bumi.
Sky lalu menatap kearah sofa di mana Bella sedang tertidur pulas, tanpa merasa terganggu dengan suara hujan yang deras tak jarang diikuti dengan suara petir.
__ADS_1
Sky menggelengkan kepalanya ketika melihat wajah damai Bella, ia wanita sederhana wajah saja sudah membuat Sky betah berlama lama melihat nya.
...
Ditempat yang berbeda.
Sudah seminggu ini Hazel tak lagi bertemu dengan Bella.
Hazel kebingungan mencari keberadaan Bella sudah berkali kali Hazel menghubungi nomor Bella namun hasilnya nihil, ponsel Bella tak bisa dihubungi karena tidak pernah aktif.
Hazel sudah berusaha mencari keberadaan Bella dengan menyuruh orang-orang nya namun belum juga mendapatkan jawaban.
Itu membuat Hazel frustasi, andaikan ia bisa berjalan saat ini ia sudah berlari kesana-kemari untuk mencari Bella sendiri.
Hazel sangat mengkhawatirkan Bella.
Hazel lalu menyandarkan kepalanya pada sandaran tempat tidurnya dan memijit pelipisnya.
Ia menatap ponselnya yang kini ber wallpaper foro dirinya bersama Bella, sungguh saat ini ia sangat merindukan Bella.
__ADS_1
Bahkan Hazel tak bisa tidur dengan baik karena terus memikirkan Bella.
Sesaat kemudian ponselnya berdering, Hazel terkejut...