
***
Setelah memakai seragam nya, Bella merasa risih karna roknya agak pendek. masing-masing mendapatkan 3 seragam warna hitam putih di pakai dari hari Senin - Rabu dan warna pink kamis dan jumat terakhir warna biru dipakai hari sabtu dan Minggu.
" Ehhh kamu bawah ini ke tuan muda hazel " perinta Laurens sebagai senior yang akan membimbingnya.
" Baiklah! " mengambil napan yang sudah berisi teko, satu cangkir kosong dan sepiring cemilan "
" Kamu sudah tahu kan kamar tuan muda hazel " tanya Laurens memastikan.
" Di lantai 5 kamar yang berada di pojok kanan " jawab Bella.
" Bagus, pergilah jangan lakukan kesalahan aku akan mengawasi mu " ujar Laurens.
Bella mengangguk namun lupa arah karena mansion tersebut terbesar dan ribet menurut nya.
" Kenapa diam? " tanya Laurens lagi.
" Saya tidak tahu jalannya " ucap Bella ragu.
" Disini ada dua lift, lift yang sebelah kiri ini khusus untuk Pelayan dan para pekerja yang ada di mansion ini " Ucap laurens menjelaskan.
Bella mengangguk paham!
" Jika kamu sudah paham dan mengerti silahkan kerjakan sekarang, jangan melakukan kesalahan tuan hazel sedang sakit jangan menanyakan apapun, antarkan saja ini lalu keluar dari kamarnya setelah menaruhnya "
Bella lagi-lagi mengangguk.
Bella lalu berjalan masuk ke dalam lift yang ditunjuk laurens tadi, Bella berjalan sambil melihat-lihat mansion ini sangat mewah ia sangat kagum.
Lift terbuka ia melihat sekelilingnya lalu melihat dirinya di sebuah cermin besar, Bella tersenyum melihat bentuk tubuhnya yang sempurna dengan kulit putihnya, andaikan ia bisa menguraikan rambutnya akan terlihat jauh lebih sempurna namun semua maid harus mengikat rambut nya.
Sampai di lantai lima ia melihat beberapa pintu kamar dan pandangan matanya tertuju pada pintu pintu kamar yang ada di pojok kanan, bella berjalan menghampiri pintu tersebut dan mengetuk pintu pelan namu tidak ada jawaban setelah beberapa saat tidak ada jawaban ia memilih untuk masuk sendiri.
Bella memutar ganggang pintu perlahan dan masuk kedalam kamar ia tercengang melihat kamar tersebut kamar yang sangat luas dan mewah.
__ADS_1
* Kira-kira seperti ini yah readers kamar tuan muda Hazel Fitzgerald 😁😁🙏.
Bella menyusuri kamar tersebut dengan matanya ia terkejut saat matanya melihat seseorang yang duduk di kursi roda di depan jendela besar sambil membaca buku.
Ia tampak serius membaca sampai tidak menyadari kehadiran Bella.
" Permisi tuan muda Hazel,, "
Laki-laki itu menoleh dan melihat Bella.
" Taruh saja disitu " jawab Hazel laki-laki berusia 25 tahun.
Bella lalu menaruh nampan yang dibawanya diatas meja bundar dekat kursi roda Hazel, Bella sejenak menoleh menatap Hazel yang melanjutkan membaca buku nya.
" Waahhh,, aku sudah membaca buku ini sampai seri k 5 dan-.... " Bella membulatkan matanya ketika ia sadar dia sudah melakukan kesalahan dengan berbicara santai pada Hazel padahal dia sudah diperingatkan oleh Laurens tadi. Bella tertunduk!
" Ma.. maafkan saya tuan Hazel " lirih Bella sambil memukul bibirnya pelan karena tidak bisa menjaga sikap nya.
" Hahahaa,, ayoo duduk disini " mempersilahkan Bella duduk disampingnya.
" Tidak tuan, saya.. "
" Silahkan duduk, ini perintah " kata Hazel
membuat Bella terpaksa duduk disamping lelaki tampan tersebut yang sedang duduk dikursi roda.
" Maafkan saya tuan, saya... "
" Aku lebih senang jika kamu berbicara santai " ucap Hazel.
" Tidak tuan, saya tidak punya wewenang berbicara santai pada tuan muda " jawab Bella.
" Tidak perlu berlebihan, berbicara santai lah saat hanya kita berdua. " ucap Hazel.
__ADS_1
Bella hanya diam dan menundukkan kepalanya.
" Apa benar? kamu sudah membaca buku ini ? " tanya Hazel.
Bella menganggukkan kepalanya.
" Sudah saya sudah membacanya sampai seri k 5 " jawab Bella.
" Aku sudah memiliki semua seri buku ini "
" Wahhh... sampai seri k 7 ? " tanya Bella.
" Iyh,,, tapi aku baru membacanya di seri ke 2 " ucap Hazel.
" Kamu membacanya dimana ? " tanya Hazel.
" Aku membelinya sampai di seri ke 3 karena tidak mampu membelinya lagi aku meminjam seri k 4 dam 5 dari teman ku untuk membacanya" jawab Bella.
" Kamu bisa meminjam buku ku nanti "
" Waahh benarkah?? aku dengan senang hati menerimanya " ucap Bella sambil menuangkan teh dari teko ke dalam cangkir kosong.
" Silahkan diminum "
" Bagaimana pendapatmu tentang buku ini " tanya Hazel.
" Kalau aku bertemu dengan penulisnya aku akan sangat berterimakasih karena sudah membuat buku inspratif sebagus itu karena tak semua yang terjadi akan terus menyulitkan, karena pasti ada bahagia yang menantinya semua itu hanya waktu yang menjawab.
" Aku sudah terlalu lama disini, aku pergi dulu dicari nanti "
" Bisakah ceritakan padaku semua yang kau ketahui dari buku ini nanti ? " tanya Hazel.
Bella menganggukkan kepalanya.
Tanpa mereka sadari sejak tadi seseorang mendengar semua yang mereka bicarakan, didepan pintu kamar Hazel yang terbuka lebar. Namanya Sky Fitzgerald Umur 28 tahun saudara kandung dari Hazel Fitzgerald.
__ADS_1