Terjebak Cinta Diantara Tuan Muda

Terjebak Cinta Diantara Tuan Muda
Part. 7


__ADS_3

Setelah beberapa jam berlalu.


Bella keluar dari kamar Sky berjalan perlahan mencoba kuat walau sekali-kali ia meringis menahan sakit di area itu.


Bella tak pernah menyangka apa yang ia jaga selama ini hilang, kehormatan nya direngut secara paksa oleh majikannya sendiri bahkan di hari pertama ia bekerja.


Ingin rasanya ia berhenti bekerja dan melaporkan majikannya itu namun wajah Misyah yang pucat dengan alat-alat medis yang menempel ditubuh kecilnya membuatnya mencoba menerima semua ini hanya di mansion ini ia bisa menerima gaji utuh karena kebutuhan sehari-harinya sudah di tanggung.


***


Beberapa hari berlalu.


Bella masih saja sering meringis kesakitan karena perih yang tidak bisa ia tahan bahkan ia harus merapatkan pahanya saat berjalan.


" Bell, kamu kenapa? itu lehermu juga ada merah-merah nya ? " tanya salah satu maid rekan Bella.


- Diperkosa majikan brengsek! " umpat Bella dalam.


Bella lalu berpura-pura mengaruk tengkuknya yang tidak gatal.


" Ini tadi di gigit semut yang jatuh dari ranting pohon sewaktu ke taman belakang tadi " jawab Bella asal " bodoh amat mau dipercaya atau tidak pikir dalam hati.


Maid tersebut hanya menatap wajah Bella dengan bingung.


" Sudah jang bercerita kembali bekerja masing-masing, Bella kamu ambil sarapan tuan muda Hazel lalu antarkan " perintah Nyonya Barbara.


" Baik, nonya " jawab Bella.


Bella mengambil nampan lalu menghela napas panjang, ia sungguh tidak sanggup setiap kali harus menjalankan tugasnya untuk kedua tuan mudanya itu, ia merasa seperti berjalan ke arah neraka dan surga, surga setiap ia masuk ke kamar Hazel dan neraka ketika ia perintahkan ke kamar Sky.


Ia lalu berjalan masuk ke dalam lift yang membawanya naik ke lantai 5 letak kamar ke dua tuan mudanya.


Lift terbuka ia terkejut melihat Sky yang sudah berdiri didepan lift seperti menunggunya.

__ADS_1


Bella berjalan tanpa memperdulikan Sky ia berusaha menghindar dari pria tersebut yang sudah sering memperkosanya.


Namun Sky tidak memperdulikan ia terus mengikuti langkah Bella.


" Apa mau mu tuan muda Sky? " tanya Bella jengkel dengan sikap pria itu.


" Bisakah tidak menganggu ku lagi, aku sudah sangat muak dengan perlakuan mu yang semena-mena " ucap Bella lagi.


" Aku hanya memberikan ini " jawab Sky menaruh satu strip obat tablet dan salep kedalam kantong baju seragam maid yang di pake Bella.


" Aku sengaja menunggu mu karena aku tahu jam begini kamu mengantarkan sarapan untuk Hazel " ucap Sky lagi.


Bella menatap Sky jenggah, lalu ia bergeser jauh ia takut Sky menariknya kekamar.


Sky terkekeh dengan tingkah Bella.


" Jangan Khawatir hari ini aku tidak menganggu mu karena aku punya banyak pekerjaan di kantor " ucap Sky.


" Berhentilah melakukan itu padaku aku mohon " Kata Bella memohon.


" Jangan lupa minum obatnya dan pakai salep nya, agar kamu tidak menjadi bahan gosip teman- teman mu " Ucap Sky lalu berjalan meninggalkan Bella masuk kedalam lift khusus.


Bella lalu berjalan menghampiri kamar Hazel mengetuk pintu sebelum masuk, memperlihat Hazel yang masih di atas tempat tidur.


Bella lalu menaruh nampan sarapan di atas meja ia lalu berjalan menghampiri Hazel membantu Hazel duduk di kursi roda dan mendorongnya dekat meja yang sudah tersaji sarapannya.


" Ini sarapan mu, dan juga obat mu " kata Bella.


" Hazel kemana kedua orang tua kalian selama aku bekerja disini aku belum melihat mereka ? " tanya Bella.


" Mom dan Daddy sedang keluar negeri mereka sedang melihat kondisi cabang perusahaan di beberapa negara mungkin akan kembali 3-4 hari lagi " jawab Hazel.


" Bell kamu tahu aku merasa lebih sakit saat semua orang seakan tidak peduli padaku! " ucap Hazel dengan raut wajah sedih.

__ADS_1


" Mereka bukan tidak peduli padamu, hanya saja kesibukan tanggung jawab pekerjaan membuat mereka tidak sempat menemani mu " ucap Bella menenangkan.


Hazel hanya diam dan menundukkan kepalanya.


" Kamu tidak usah bersedih zel, ada aku disini yang menemanimu " lanjut Bella.


" Terimakasih bell " ucap Hazel.


" Sama-sama, harusnya tidak perlu berterima kasih aku ini pelayanmu juga temanmu " jawab Bella tersenyum.


Hazel tersenyum, semenjak ada Bella ia mulai samangat menjalani harinya setelah ia terpuruk dan putus asah bahkan hampir bunuh diri setelah mengalami kecelakaan mobil dengan mantan kekasihnya yang membuatnya tidak bisa berjalan lagi.


Kebersamaannya dengan Bella membuat ia menaruh hati lebih pada wanita cantik dan sederhana itu.


" Hmmm... apa kamu sudah punya pacar?? " tanya Hazel ragu sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


Bella mengangkat wajahnya lalu menggelengkan kepalanya


" Belum, " jawab Bella.


" Waahh ada apa ini, kenapa wanita secantik mu belum memiliki pacar? " tanya Hazel.


" Cantik?, jangan bercanda Hazel " ucap Bella tertawa.


" Kamu cantik, Siapa yang bilang kamu tidak cantik adakah?? mungkin orang tersebut matanya katarak " ucap Hazel tertawa kecil.


" Kamu jangan terus memuji ku terus, zel nanti aku besar kepala seperti salah satu tokoh di film Alice through the looking glass " Ucap Bella tertawa.



*Yang dimaksud Bella tokoh dalam film tersebut ini yah 😁😁 yang sudah pernah nonton film nya pasti tau dong yah..


" Makan sarapan mu zel, jangan memandang ku terus " ucap Bella menyodorkan sarapan Hazel.

__ADS_1


Hazel hanya tersenyum tipis menerima sarapan yang di berikan Bella lalu memakannya.


#Semoga lolos yahh, udah capek banget ngetiknya buat ngerivisi isinya tapi selalu ditolak. 🥺


__ADS_2