Terjebak Cinta Diantara Tuan Muda

Terjebak Cinta Diantara Tuan Muda
Part.56


__ADS_3

Sementara itu ditempat yang berbeda Sky memakirkan mobil nya di pelataran parkir sebuah rumah sakit.


Bella sesaat menatap wajah Sky, Bella memicingkan mata melihat rumah sakit tersebut adalah rumah sakit dimana Misyah dirawat.


"Kita mau apa kemari? tanya Bella pada akhirnya.


"Menjenguk adikmu? jawab Sky santai.


"Aku bisa menjenguknya sendiri. Ucap Bella yang masih tak mau kalau keluarga nya tahu tentang pernikahan diam-diam yang di lakukannya deng Sky.


"Kenapa bella, kamu sudah menyelesaikan urusanmu deng Hazel sekarang kita selesaikan ini juga dengan keluarga mu.


"Kamu-..


"Bella kamu harus yakin kamu bisa melakukan nya, Kita boleh diam-diam seperti ini terus, Kamu sedang hamil lambat laun perut mu akan membesar, sebelum mereka terkejut kamu harus memberitahukan pada mereka.


"Tapi-..


Sky mengengam tangan Bella, menyalurkan kekuatan padanya dan mencoba menyakinkan Bella bahwa semua akan baik-baik saja.


Sementara itu Bella hanya takut ibunya marah karena, dan berpikir bahwa ia tak lagi membutuhkan keluarga nya.


"Aku akan menemanimu, dan aku yakin mereka akan menerima pernikahan ini.


Bella mengangkat wajahnya menatap wajah Sky yang kini memberikan keyakinan dari matanya. Bella sedikit ragu namun ia tak ingin menolak permintaan Sky.

__ADS_1


"Bell, aku tahu aku sudah tidak memiliki keluarga bahkan keluarga ku sudah tak lagi menganggap ku ada, namun aku ingin kamu terus berada dekat dengan keluarga mu.


Ucap Sky membuat Bella memandang sedikit ke arah gedung rumah sakit kemudian menghela nafasnya.


"Baiklah. Ucap Bella.


"Yah sudah ayo keluar. Ucap Sky kemudian turun dari mobilnya dan mengitari mobilnya untuk membukakan pintu untuk Bella.


Bella menghela nafasnya dalam-dalam kemudian turun dari mobil.


"Ayo! kata Sky kemudian mengengam tangan Bella.


Keduanya kemudian berjalan masuk kedalam gedung rumah sakit.


...


Aris terus menatap keduanya yang mulai berjalan masuk kedalam ruangan Misyah.


"Kakak. panggil Misyah dengan senyum mengembang di bibirnya.


"Hallo dek, gimana kabarmu? tanya Bella tersenyum lalu berjalan menghampiri adiknya dan memeluk erat Misyah tersenyum senang melihat sang kakak yang sudah lama tidak mengunjunginya.


Namun mata Misyah tertuju pada seorang pria yang sedang berjalan mendekati mereka.


Misyah memincingkan matanya melihat Sky yang sudah berada didekatnya. Bella melepaskan pelukannya dan berbalik melihat Sky yng sedang berdiri disampingnya sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.

__ADS_1


"Kakak datang dengan siapa?


"Kakak datang dengan....-


"Perkenalkan namaku Sky, aku suami kakak mu


ucap Sky memotong ucapan Bella. membuat Misyah membulatkan matanya penuh kemudian beralih menatap sang kakak yang menghela nafasnya.


"Kakak sudah menikah? tanya Misyah.


Bella kemudian menatap Sky yang memberikan kode bahwa semuanya akan baik-baik saja, Bella sebenarnya belum yakin memberitahukan pada keluarganya termasuk adiknya itu tentang pernikahan diam-diam yang di lakukan mereka.


"Kak jawab kaka sudah menikah? tanya Misyah lagi.


"Iya dek, kaka sudah menikah. Jawab Bella membuat Misyah beralih menatap Sky yang sedang berdiri dengan kedua tangannya dimasukkan kedalam saku celana.


Terlihat tampan dan juga setidaknya ia bukan dari keluarga biasa seperti mereka itu terlihat dari pakaian yang dipakenya.


"Dek kamu jangan marah sama kak Sky dya yang membiayai semua pengobatan mu selama ini. Ujar Bella melihat tatapan tak suka Misyah pada Sky.


Seketika Misyah melebarkan matanya terkejut mendengar ucapan sang kakak ternyata kakaknya menikah karena dirinya.


Misyah kemudian menundukkan kepalanya matanya mengembun rasa bersalah timbul dihatinya karena penyakitnya kakaknya harus berkerja keras dan berhenti kuliah kemudian menikah dengan pria kaya itu semua karena penyakitnya andai ia tak menderita penyakit mematikan ini mungkin kakaknya bisa maraih impian dan masa depannya.


Bella melihat adiknya yang menundukkan kepalanya ia tahu apa yang dipikirkan adiknya itu, ia langsung memeluk Misyah seraya berkata.

__ADS_1


" Tidak apa-apa, jangan memikirkan apapun kamu masih terlalu kecil dek, kamu harus sembuh!


"Maafkan aku kak, karena aku kakak jadi begini isak Misyah memeluk kakaknya erat.


__ADS_2